• Features
  • LIFE STYLE
    • Traveling
    • Kuliner
    • Fashion
    • Entertainment
  • Kabar
  • Kesehatan
  • EkoBis
    • Ekonomi & Bisnis
    • e-Commerce
    • Entrepreneur
  • TELKO
  • Sport
  • Video
  • Majalah
Thursday, October 1, 2026
  • Login
Jayakarta News
Advertisement
  • Features
  • LIFE STYLE
    • Traveling
    • Kuliner
    • Fashion
    • Entertainment
  • Kabar
  • Kesehatan
  • EkoBis
    • Ekonomi & Bisnis
    • e-Commerce
    • Entrepreneur
  • TELKO
  • Sport
  • Video
  • Majalah
No Result
View All Result
  • Features
  • LIFE STYLE
    • Traveling
    • Kuliner
    • Fashion
    • Entertainment
  • Kabar
  • Kesehatan
  • EkoBis
    • Ekonomi & Bisnis
    • e-Commerce
    • Entrepreneur
  • TELKO
  • Sport
  • Video
  • Majalah
No Result
View All Result
Jayakarta News
No Result
View All Result

Film Ubah Jalan Hidup Manoj Punjabi

Film Ubah Jalan Hidup Manoj Punjabi

admin by admin
July 14, 2019
in Entertainment, Profil
0
0
SHARES
0
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter


JAYAKARTA NEWS – Siapa sangka, dunia film telah mengubah jalan hidup seorang anak lelaki bernama Manoj Punjabi (45 tahun).

Karena sang ayah, Dhamoo Punjabi (pendiri Parkit Film) sudah tua, maka sang anak, Manoj Punjabi yang studi manajemen di Amerika Serikat kembali ke Indonesia dan melanjutkan usaha yang telah dirintis sang ayah.

Pada 2003, dibentuklah MD Pictures, kepanjangan dari Manoj dan Dhamoo. Manoj pun menerapkan ‘ilmu’ yang telah dipelajari diAmerika Serikat. Dari sinilah, ia memulai usaha nan tak kenal lelah ini.

“Sejak kecil, saya telah mencintai film. Saya terobsesi menjadi pembuat film. Saya hampir tiap hari nonton film Hollywood, Bollywood dan film Indonesia, sehingga saya hafal judul-judul dan nama-nama pemainnya,” kata Manoj kepada penulis di suatu tempat.

Berkat kerja keras, gigih, tekun, disiplin dan jujur, Manoj kini menjadi ‘King of Movies’ dan pernah di suatu masa dinobatkan menjadi ‘King of Soap Operas’ (ketika sinetron marak di televisi).

Hampir tiap tahun, film-film produksi MD menjadi box office (di atas 1 juta penonton) dan kualitas film-filmnya sekelas Hollywood. Bahkan, tahun 2018 lalu, MD Pictures telah memasuki Bursa Saham Indonesia dan MD adalah rumah produksi pertama nasional yang masuk lantai bursa.

‘Cinta Fitri’ yang dibintangi Teuku Wisnu dan Shireen Sungkar adalah sinetron pertama yang dibuat MD dan puluhan episode sinetron ini telah menyedot minat pemirsa televisi untuk terpaku di depan layar televisi. Sinetron ini menjadi viral pada masanya, tahun 2003.

Ketika sinetron mulai redup dan dun ia film bangkit kembali, Manoj pun banting setir membuat beberapa film yang boleh dikatakan berkualitas sekaligus berkuantitas (menyedot lebih sejuta penonton).

Berturut-turut dibuat film nasional seperti ‘Habibie & Ainun’ (2002), ‘Ayat Ayat Cinta’ (2008), ‘Merry Riana – Mimpi Sejuta Dolar’ (2014), Surga yang Tak Dirindukan’ (2015), ‘Rudy Habibie’ (Habibie 2,, 2016), ‘Danur’ (2017) dan yang terbaru ‘Habibie 3’ (2019).

Khusus film ‘Habibie 3’ yang akan tayang 19 Desember 2019 akan menjadi film di akhir tahun dan bakal menjadi puncak kesuksesan dan keberhasilan Manoj dan MD Pictures di dunia film nasional.

Sutradara Hanung Bramantyo, pemeran Habibie masih sama yaitu Reza Rahadian (pernah meraih Citra di FFI berkat perannya sebagai BJ Habibie) dan Maudy Ayunda sebagai Ainun.

“Film ini sudah melakukan syuting sejak 2017 dan bakal meredar di akhir tahun 2019, Di episode Habibie ini, cerita akan fokus ke Ainun, sejak duduk di bangku SMA sudah menunjukkan kecerdasan dan kecantikannya. Kemudian Ainun dinikahi Habibie dan mendampingi sang suami yang mendapat bea siswa untuk belajar enginering pesawat di Jerman Barat,” papar Manoj.

Manoj melanjutkan, dia merasa terhormat mendapat kepercayaan penuh dari BJ Habibie (Presoden ke 3 RI) untuk membuat film biopic (biography picture) tentang seorang tokoh terkenal dari Indonesia.

“Ini tanggung jawabnya besar. Film ini puji Tuhan bisa dikerjakan dan diselesaikan dengan baik. Di dua seri Habibie, bahkan penontonnya melebihi target, Ini ‘mission to make the best’ buat saya, MD, sutradara, penulis skenario, pemain dan semua kru yang menggarap film Habibie. Boleh diibaratkan, tiga film Habibie buat saya adalah ‘it’s my baby from the start till the end,” harap Manoj lagi.

Lalu, Anda akan membuat film bertema apa lagi ?

“Masih digodog terus oleh staf saya. Bahkan, MD pernah membuat film animasi Sapo Jarwo yang memperoleh penghargaan di FFI,” jawabnya.

Anda akan berbisnis apa lagi, sinetron, film, penyewaan alat-alat film,, musik sampai memasuki bursa ?

“Enggak bisa dikatakan sekarang. Obsesi saya mengalir terus,”

Memasuki tahun 2020, tentunya Manoj Punjabi akan terus membuat film-film berkualitas dan berkuantitas. Tapi banyak orang yang tidak tahu, bahwa film ‘Titanic’ yang beredar 1977 yang telah menginspirasi dirinya terjun ke dunia film. Kisah cinta Jack dan Rose di Titanic telah jadi ikon percintaan sepanjang masa bagi Manoj Punjabi dan isteri serta anaknya. (pik)

\

Tags: Filmjayakartanewsmanoj punjabi
Previous Post

Pejuang Silaturahmi “Jayakarta News”

Next Post

Tangga Istimewa di Panggung “Pusaran”

admin

admin

Next Post
Tangga Istimewa di Panggung “Pusaran”

Tangga Istimewa di Panggung “Pusaran”

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

TERPOPULER

Plugin Install : Popular Post Widget need JNews - View Counter to be installed
  • Activity
  • Blog
  • Feature Terbaru Hari Ini
  • Home
  • INDEKS
  • KODE PERILAKU PERUSAHAAN PERS
  • Konfirmasi Pembayaran
  • Kontak
  • Members
  • Pasang Iklan
  • PEDOMAN PEMBERITAAN MEDIA SIBER
  • PENGELOLA JAYAKARTA NEWS

© 2018 JayakartaNews

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • Features
  • LIFE STYLE
    • Traveling
    • Kuliner
    • Fashion
    • Entertainment
  • Kabar
  • Kesehatan
  • EkoBis
    • Ekonomi & Bisnis
    • e-Commerce
    • Entrepreneur
  • TELKO
  • Sport
  • Video
  • Majalah

© 2018 JayakartaNews

Go to mobile version