• Features
  • LIFE STYLE
    • Traveling
    • Kuliner
    • Fashion
    • Entertainment
  • Kabar
  • Kesehatan
  • EkoBis
    • Ekonomi & Bisnis
    • e-Commerce
    • Entrepreneur
  • TELKO
  • Sport
  • Video
  • Majalah
Friday, October 2, 2026
  • Login
Jayakarta News
Advertisement
  • Features
  • LIFE STYLE
    • Traveling
    • Kuliner
    • Fashion
    • Entertainment
  • Kabar
  • Kesehatan
  • EkoBis
    • Ekonomi & Bisnis
    • e-Commerce
    • Entrepreneur
  • TELKO
  • Sport
  • Video
  • Majalah
No Result
View All Result
  • Features
  • LIFE STYLE
    • Traveling
    • Kuliner
    • Fashion
    • Entertainment
  • Kabar
  • Kesehatan
  • EkoBis
    • Ekonomi & Bisnis
    • e-Commerce
    • Entrepreneur
  • TELKO
  • Sport
  • Video
  • Majalah
No Result
View All Result
Jayakarta News
No Result
View All Result

Dua Hari Pelaksanaan TKA, Apa Kata Guru dan Peserta

Dua Hari Pelaksanaan TKA, Apa Kata Guru dan Peserta

Redaksi by Redaksi
November 4, 2025
in Edukasi
0
0
SHARES
0
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

JAYAKARTA NEWS – Tes Kemampuan Akademik (TKA) gelombang pertama serentak dilaksanakan secara nasional. Gelombang pertama berlangsung dari tanggal 3 sampai 4 November 2025, dilanjutkan gelombang kedua tanggal 5 sampai 6 November 2025.

Sebagaimana disampaikan Kepala Badan Standar, Kurikulum, dan Asesmen Pendidikan (BSKAP), Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen), Toni Toharudin dalam konferensi pers Senin (3/11/2025), peserta gelombang pertama mencapai sekitar 1,9 juta atau 97,9 persen dari total 3,5 juta siswa.

Hari pertama diujikan mata pelajaran wajib, yaitu Bahasa Indonesia, Bahasa Inggris, dan Matematika. Adapun hari kedua pada Selasa (4/11/2025) diujikan dua mata pelajaran pilihan. Peserta yang belum mengikuti dapat mengikuti TKA susulan pada 19–23 November.

Kepala Sekolah Menengah Atas Muhammadiyah 2 (SMAM-2) Surabaya, Astajab sangat mendukung penyelenggaraan TKA. Menurutnya, melalui TKA bisa menjadi validasi dari nilai raport sekaligus mengetahui kemampuan siswa sebenarnya. 

“Saya senang dengan adanya TKA karena tahu kemampuan anak-anak kami, yang sangat bermanfaat bagi perencanaan pengajaran di sekolah,” ujar Astajab.

Menyangkut persiapan, Astajab mengaku siswa SMAM 2 Surabaya tidak ada persiapan khusus, karena sistem pendidikan di SMAM 2 sudah terpola dengan rencana pendidikan lanjutan.

Menurut Astajab, yang juga sebagai Ketua Sub Rayon pengawas, TKA di Surabaya berlangsung lancar, tidak ada masalah seperti halnya pelaksanaan Ujian Nasional sebelumnya.

Sementara itu, Kepala SMA Muhammadiyah 3 Limau, Jakarta Selatan, Suranti telah mempersiapkan siswanya dengan E-Modul materi soal TKA secara intensif sebulan sebelumnya.

Selain itu, kata Suranti, mempersiapkan mental siswa dengan mengundang ESQ untuk motivasi, muhasabah untuk lebih mempersiapkan mental menghadapi TKA.

Semangat mengikuti TKA terpancar pada diri seorang peserta, Dinda Aulia Agustina, siswa   SMA Plus Persis 182 Rajapolah, Tasikmalaya.

Menurut Dinda, TKA memberi kesempatan setara bagi semua, materi tesnya pun sangat menantang untuk menguji kemampuan berpikir.

“Saya merasa TKA memberikan kesempatan yang setara bagi semua. Soalnya menantang tapi relevan, benar-benar menguji kemampuan berpikir dan pemahaman materi. Saya yakin ini adalah langkah besar menuju proses seleksi yang jujur dan berkualitas,“ ucap Dinda penuh semangat.

Sedangkan Muhammad Rifki Fadilah, SMA Muhammadiyah Cileungsi, Kabupaten Bogor, merasa TKA benar-benar menguji dengan soal-soal yang menantang, karena itu menuntut proses belajar yang fokus agar benar-benar siap.

“Materi soal sangat menantang, saya yakin proses belajar mandiri dengan fokus pada kisi-kisi dan latihan soal adalah kunci untuk menghadapi seleksi yang menuntut kualitas dan kesiapan maksimal ini,” ujar Rifki dengan mantab.

Toni menilai sebuah capaian luar biasa dengan peserta lebih dari 3,5 juta siswa, memperlihatkan semangat sekolah dan siswa yang tinggi dalam membangun budaya mutu pendidikan.

”Ikhtiar pemerintah dan sekolah untuk membangun budaya mutu dalam pendidikan terlihat dari antusiasme peserta TKA tahun ini,” ucap Toni.

Hal itu didukung Kepala SMA Muhammadiyah Cileungsi Dendi Komarudin, S.Pd,. Gr. Menurutnya, tes kemampuan akademik yang diinisiasi Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah, sangat bermanfaat bagi siswa-siswi.

Dendi berharap, semoga kelak, hasil tes dapat memberikan gambaran yang jelas mengenai kekuatan dan kelemahan siswa-siswi.

“Sehingga kami sebagai guru dan stakeholder sekolah dapat memberikan bimbingan yang lebih terarah. Ini adalah langkah positif untuk membantu siswa meraih kesuksesan di masa depan,” tegas Dendi. (yog)

Previous Post

BPS Prediksi Produksi Beras Naik 13,4 Persen

Next Post

Gerbang Kejujuran Negeri: Sebuah Renungan Integritas Nasional

Redaksi

Redaksi

Next Post
Gerbang Kejujuran Negeri: Sebuah Renungan Integritas Nasional

Gerbang Kejujuran Negeri: Sebuah Renungan Integritas Nasional

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

TERPOPULER

Plugin Install : Popular Post Widget need JNews - View Counter to be installed
  • Activity
  • Blog
  • Feature Terbaru Hari Ini
  • Home
  • INDEKS
  • KODE PERILAKU PERUSAHAAN PERS
  • Konfirmasi Pembayaran
  • Kontak
  • Members
  • Pasang Iklan
  • PEDOMAN PEMBERITAAN MEDIA SIBER
  • PENGELOLA JAYAKARTA NEWS

© 2018 JayakartaNews

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • Features
  • LIFE STYLE
    • Traveling
    • Kuliner
    • Fashion
    • Entertainment
  • Kabar
  • Kesehatan
  • EkoBis
    • Ekonomi & Bisnis
    • e-Commerce
    • Entrepreneur
  • TELKO
  • Sport
  • Video
  • Majalah

© 2018 JayakartaNews

Go to mobile version