DKP Provsu Tabur Benih Ikan di Kawasan Danau Toba

 DKP Provsu Tabur Benih Ikan di Kawasan Danau Toba

Kadis DKP Sumut, Mulyadi Simatupang diwakili oleh Kabid Perikanan Tangkap DKP Provsu, Yuliani Siregar bersama Bupati Samosir, Vandiko Timotius Gultom, S.T, anggota fraksi DPRD Sumut, Ir Tangkas Manimpan Lumbantobing dan lainnya saat tabur benih ikan nila di Samosir. (Foto. Ist)

JAYAKARTA NEWS – Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) Provinsi Sumatera Utara (Provsu) bersama DKP Kabupaten, anggota DPRD Sumut dari Komisi B, camat, kades, pemuka masyarakat, nelayan dan lainnya melakukan tabur benih ikan di kawasan Danau Toba beberapa hari lalu. 

“Ada 5 kabupaten di kawasan Danau Toba yang kita tabur benih ikan. Yakni, Simalungun, Dairi, Humbang, Taput dan Samosir. Sebanyak 80 ribu ekor dan per-kabupaten. Totalnya 400 ribu ekor benih ikan nila,”ujar Kabid Perikanan Tangkap DKP Provsu, Yuliani Siregar melalui WhatsApp nya, Rabu (14/12) saat mewakili Kadis DKP Sumut, Mulyadi Simatupang.

Dilanjut Yuliani, kegiatan rutin ini murni dilakukan oleh DKP untuk menambah pertumbuhan ikan nila, juga untuk mengimbangi pertumbuhan ikan predator red devil atau disebut Oscar yang belakangan ini diketahui ada di Danau Toba.

Kadis DKP Sumut, Mulyadi Simatupang diwakili oleh Kabid Perikanan Tangkap DKP Provsu, Yuliani Siregar bersama anggota Fraksi PDI Perjuangan DPRD Sumut, Pantur Banjarnahor dan lainnya saat tabur benih ikan di Desa Tipang, Kabupaten Humbang. (Foto. Ist)

Seperti dikutip dari CNN Indonesia beberapa bulan lalu bahwa ikan red devil (Amphilophus Labiatus) ini berasal dari wilayah Amerika Tengah dan sebagian dari Asia. Awalnya ikan ini masuk ke Indonesia sebagai ikan hias yang dijual dengan harga terbilang cukup mahal.

Dalam Jurnal Kebijakan Perikanan Indonesia, Balai Penelitian dan Pengembangan Kementerian Kelautan dan Perikanan Republik Indonesia disebutkan bahwa red devil ini merupakan jenis ikan yang sangat rakus, sehingga bisa mengganggu atau merusak kehidupan ikan lain di suatu perairan.

Maka dari itu DKP dan pihak terkait mengambil langkah-langkah yang akan dilakukan untuk mengurangi perkembangan ikan tersebut, antara lain akan melakukan lomba menangkap ikan red devil, kemudian mencari alternatif pengolahan ikan red devil untuk pakan lalu melakukan penelitian-penelitian dan restoking.

Acara tabur benih ikan oleh DKP Provsu ini disambut baik oleh masyarakat setempat dan perangkat daerah sekawasan kabupaten Danau Toba.

“Bahkan disambut dengan tarian Tor-tor di Kecamatan Bakti Raja oleh anak-anak Sekolah Dasar. Semoga tabur benih ini bermanfaat sehingga dapat meningkatkan perekonomian dan kesejahteraan rakyat di kawasan Danau Toba demi mewujudkan Sumatera Utara yang bermartabat,”ujar Kabid Perikanan Tangkap DKP Provsu, Yuliani Siregar yang mewakili Kadis DKP Sumut. (Monang Sitohang)

admin

Leave a Reply

Your email address will not be published.