Pemprov Jawa Timur Beri Pelatihan Entrepreneurship 360 Orang Difabel

SURABAYA, JAYAKARTA NEWS – Pemprov Jawa Timur terus melakukan penguatan keterampilan dan skill entrepreneurship pada seluruh masyarakat Jatim tak terkecuali bagi para penyandang disabilitas.

Berdasarkan data dari Dinas Koperasi dan UMKM Provinsi Jawa Timur, total sudah 360 orang penyandang disabilitas yang mendapatkan program pelatihan startup, pendampingan rintisan usaha, memulai bisnis, hingga pemasaran produk.

Pelatihan startup ini dilakukan di sejumlah daerah. Antara lain Kab. Jember, Kota Pasuruan, Kab. Jombang, Kab. Ngawi, Kab. Madiun, Kab. Trenggalek, Kab. Tulungagung, Kab. Situbondo dan Kab. Banyuwangi.

Terkait hal ini, Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa menyampaikan bahwa pelatihan tersebut adalah upaya nyata untuk membangun ketahanan ekonomi bagi masyarakat yang memiliki keterbatasan utamanya para disabilitas. Sehingga, bisa menjadi penguatan agar mereka bisa berdaya secara ekonomi dan mandiri.

“Kegiatan pelatihan ini merupakan upaya untuk meningkatkan kesejahteraan para saudara-saudara kita penyandang disabilitas. Dan harapannya usai pelatihan akan banyak pelaku startup dari penyandang disabilitas,” ungkapnya, Jumat (6/10).

Khofifah menjelaskan, pelatihan yang diberikan bermacam-macam bentuknya. Misalnya di Jember, penyandang disabilitas diajarkan untuk membuat batik, di Pasuruan pembuatan frozen food. Ada juga kriya tangan, pembuatan kue basah, dan lain sebagainya.

Materi pelatihannya juga tidak hanya terkait proses produksi saja, namun juga standarisasi produk, penguatan digital marketing, hingga pemanfaatkan aplikasi digital untuk membuat materi promosi seperti menggunakan canva.

Tak hanya itu, para penyandang disabilitas juga diajak untuk belajar berjualan melalui e-commerce Indonesia. Termasuk strategi berjualan tanpa modal sebagai dropshipper juga diajarkan pada mereka.

“Hal ini bertujuan agar para pelaku usaha disabilitas ini nantinya juga bisa go digital sesuai perkembangan teknologi saat ini. Sehingga usaha mereka juga bisa naik kelas,” imbuhnya.

Lebih lanjut dijelaskan Gubernur Khofifah, pelatihan yang diberikan Pemprov Jatim melalui Dinas Koperasi dan UMKM Jatim bukan hanya pada mereka yang belum punya usaha. Mereka yang sudah memiliki usaha skala rumahan atau tingkat kecil hingga menengah juga bisa mengikuti pelatihan agar mampu upscale usahanya.

“Bagi mereka yang sudah memiliki produk, mereka diberikan pelatihan khusus untuk memaksimalkan teknologi digital untuk pemasaran produknya,” tandasnya.

Hal itu sepeti yang dilakukan di Kabupaten Madiun. Para pelaku usaha Frozen food dari kalangan disabilitas diajak untuk mengikuti pelatihan bertajuk membangun karakter wirausaha berbasis digitalisasi.

Mereka diajari untuk mempromosikan produk jualan mereka di toko online dan website, praktek vacum dan sealer agar bisa dijual secara Frozen dan tahan lama dan beragam materi lainya agar usahanya bisa semakin berkembang.

Begitu juga yang diselenggarakan di Tulungagung dan Trenggalek. Tak hanya soal penguatan dan marketing produk. Namun pendampingan dan pelatihan yang diberikan juga sampai pada tataran manajemen bisnis dan keuangan.

Gubernur Khofifah menegaskan, penguatan sektor UMKM termasuk di dalamnya kalangan disabilitas sangat penting dilakukan. Hal ini karena kontribusi Koperasi dan UMKM terhadap PDRB Jatim sangat besar yaitu mencapai 58,36%.

Total saat ini populasi UMKM di Jatim mencapai 9,78 juta dimana sebanyak 5,16 juta merupakan berasal dari UMKM sektor pertanian dan 4,62 juta lainnya merupakan UMKM Non Pertanian.

“Jika sektor UMKM kita semakin berdaya, tentu pertumbuhan ekonomi kita juga akan semakin meningkat. Pelatihan ini pun akan terus kita lakukan dan menjangkau lintas elemen,” imbuhnya.

Di akhir, Gubernur Khofifah berharap dengan pelatihan wirausaha yang diberikan pada para pelaku UMKM disabilitas ini bisa mengembangkan usahanya. Sehingga, selain mereka bisa berdaya secara mandiri juga bisa membuka lapangan pekerjaan bagi masyarakat lainnya, terutama dari kalangan disabilitas.

“Jadi penguatan ini diharapkan bisa memberi multiplier effect ke depannya. Ketika usahanya berhasil berkembang tentu mereka akan membutuhkan tenaga kerja tambahan sehingga membuka lapangan pekerjaan bagi lainnya,” pungkasnya. (poedji)

Dukung Pembayaran Jalan Tol Nir Sentuh, bank bjb Kolaborasi dengan Roatex dan Dwi

JAYAKARTA NEWS— bank bjb melakukan Penandatangan Perjanjian Kerja Sama (PKS) tentang Kerja Sama Penyediaan Layanan Integrasi Pembayaran Jalan Tol Tanpa Henti dengan PT Digital Wahana International (DWI) dan PT Roatex Indonesia Toll System (RITS). Penandatangan PKS dilakukan di Gedung T Tower bank bjb, pada Rabu (4/10). Penandatanganan PKS tersebut dilakukan oleh Pemimpin Divisi Digital Banking bank bjb Arfianto Ramadhian dengan Presiden Direktur PT. Roatex Indonesia Toll System Attila Keszeg dan Direktur PT. Digital Wahana International Nurlia Nafusa, yang juga disaksikan oleh Direktur Information Technology, Treasury & International Banking bank bjb Rio Lanasier.

Melalui Penandatangan PKS tersebut, para pihak bersepakat untuk memberikan kemudahan kepada masyarakat dalam melakukan pembayaran jalan tol. Sekaligus memberikan kemudahan bagi masyarakat dalam menggunakan layanan perbankan dalam hal transportasi dan mobilitas. 

Kolaborasi yang dilakukan bank bjb dengan PT Digital Wahana International dan PT Roatex Indonesia Toll System (RITS), sekaligus juga merupakan upaya pengembangan bisnis bank bjb guna menjangkau khalayak yang lebih luas.

Direktur Utama bank bjb Yuddy Renaldi, mengungkapkan, bank bjb senantiasa berkomitmen memberi layanan keuangan berbabis digital yang solutif dan dapat diandalkan.

“Sinergi yang dilakukan bank bjb dimaksudkan untuk mendukung masyarakat dalam mendapatkan pelayanan perbankan dengan mudah dan efisien, terutama untuk mendukung kelancaran transportasi di jalan tol,” ucap

Disampaikan Yuddy, bank bjb saat ini sudah memiliki teknologi terdepan dalam mendukung berbagai layanan perbankan yang terkoneksi dengan teknologi maupun aplikasi pihak ketiga.

Yuddy memastikan, sistem teknologi informasi bank bjb akan mampu mendukung layanan pembayaran nir sentuh jalan tol karena bank bjb memiliki infrastruktur teknolgi yang memadai, baik hardware dan software.  

“bank bjb senantiasa melakukan pengembangan digitalisasi dengan mengacu pada cover security yang kuat, infrastruktur memadai, dan cloud system mumpuni,” imbuh dia.

Komitmen bank bjb dalam mendukung Penyediaan Layanan Integrasi Pembayaran Jalan Tol Tanpa Henti juga sebagai bukti nyata, bahwa bank bjb telah mampu melakukan digitalisasi di semua lini, termasuk dalam mendukung pembayaran jalan toll nir sentuh.    

Sebagai informasi, penerapan sistem transaksi non-tunai nirsentuh atau Multi Lane Free Flow (MLFF) di jalan tol Indonesia sebelumnya dilakukan RITS bekerjasama dengan BUJT untuk lebih lanjutnya akan dikoordinasikan dengan Bank Indonesia karena Multi Lane Free Flow (MLFF) termasuk dalam Sistem Pembayaran.

Nantinya, Roatex berencana membuatkan sistem solusi bernama Electronic On-Board Unit (e-OBU) dengan cara hanya mengunduh aplikasi bernama Cantas. Dalam aplikasi tersebut sudah ada built-in OBU sehingga pengguna tol tidak perlu lagi membeli OBU dalam bentuk fisik. ***

Berbagai Layanan Publik Ikut Semarakkan Jatim Fest Hari Jadi Jatim ke-78

SURABAYA, JAYAKARTA NEWS– Dalam rangka memperingati Hari Jadi ke 78 Provinsi Jatim, Pemprov Jatim bersama PT Debindo Mitra Tama kembali menyelenggarakan event pameran dagang tahunan terbesar di Jawa Timur.

Event yang sudah berlangsung sejak 13 tahun yang lalu(2010 – 2022 dan dikenal dengan nama “Jatim Fair”, pada tahun 2023 berganti nama menjadi Jatim Fest.

Dengan mengusung tagline “Pesta Belanja, Hiburan & Rekreasi Rakyat Jatim” dan tema “Jatim Bangkit Terus Malaju” pameran akan berlangsung 5 hari(4 hingga 8 Oktober) 2023 di Jatim Expo Surabaya, mulai pukul 10.00 – 21.00 WIB terbuka untuk umum dan gratis.

Terkait hal ini, Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa mengatakan, pergantian nama dari “Jatim Fair” menjadi “Jatim Fest” diharapkan dapat memberikan perspektif dan semangat baru. Sehingga, pameran dagang terbesar Jatim ini bisa menjadi ajang menggerakkan roda perekonomian sembari memberikan hiburan untuk masyarakat.

“Jatim Fair sudah kita lakukan sejak 2010, sudah lebih dari satu dekade. Jatim Fest ini memberikan fresh start, diharapkan ini menjadi penggerak ekonomi yang lebih besar sekaligus sebagai sarana rekreasi rakyat,” terangnya di Gedung Negara Grahadi Surabaya, Rabu (4/10).

Gelaran Jatim Fest, kata Khofifah, juga merupakan usaha pemerintah menjaga kestabilan ekonomi, utamanya untuk meningkatkan PDRB Jatim. Dimana, berdasarkan data yang ada PDRB Jatim pada triwulan II tahun 2023 berkontribusi sebesar 14,45% pembentuk Produk Domestik Bruto (PDB) Indonesia dan berkontribusi sebesar 25,23% PDRB Pulau Jawa.

“Sedangkan pertumbuhan ekonomi Jatim pada TW II tumbuh secara impresif sebesar 2,66% (q-to-q) dan tertinggi di Pulau Jawa,” katanya.

Khofifah menambahkan, kinerja ekonomi Jatim dari supply side ditopang oleh 3 sektor lapangan usaha. Dan salah satunya adalah Sektor Perdagangan yang berkontribusi sebesar 19,13% dalam pembentukan PDRB Jawa Timur dan serapan 19,07% tenaga kerja atau 4,27 juta orang.

Tak hanya itu, acara ini merupakan bentuk dukungan Pemprov Jatim bagi para pelaku UMKM dengan memberikan fasilitasi untuk mempromosikan produk-produk unggulannya. Hal ini cukup beralasan karena Koperasi dan UMKM merupakan backbone ekonomi kerakyatan atas kontribusi nilai tambahnya sebesar 58,36% pada PDRB tahun 2022.

“Kami berharap, momentum Jatim Fest 2023 menjadi landasan bagi UMKM Jatim untuk bangkit kembali, meningkatkan daya saing, memperluas akses pemasaran dan pada akhirnya dapat menjadi alternatif percepatan pemulihan ekonomi Jatim,” harapnya.

Sementara untuk hiburan, Gubernur Khofifah menjelaskan, Jatim Fest mempunyai konsep baru dibandingkan tahun-tahun sebelumnya. Dimana, akan tersedia fasilitas playground area wahana permainan anak, stand kuliner yang dapat dinikmati di tempat, sampai doorprize dengan grand prize paket umrah.

“Dan juga akan ada konser musik dan gelar seni daerah Jatim, talkshow kuliner Jatim, sharing session pelaku UKM di Jatim, workshop kerajinan hingga Jatim Bersholawat. InsyaAllah ini akan lebih seru dari sebelumnya,” katanya.

Untuk itu, Gubernur Khofifah mengajak seluruh lapisan masyarakat untuk ikut hadir menyemarakkan dan memanfaatkan berbagai layanan publik yang ada di Jatim Fest. Antara lain cek kesehatan gratis, layanan Adminduk Capil, layanan pajak kendaraan dan samsat, layanan perizinan, layanan konsultasi produk, layanan cek body fit, dan masih banyak lainnya.

“Ini dalam rangka peringatan Hari Jadi Jawa Timur. Masyarakat sudah sepatutnya bergembira dan merayakan potensi daerah yang kita miliki. Jadi mari datang ke Jatim Fest dan ikut semarakkan event pameran dagang terbesar ini,” pungkasnya.

Sebagai informasi, Jatim Fest 2023 akan diikuti 88 peserta Mereka menempati 190 stand, yang terdiri dari satu kementerian, 28 OPD Provinsi Jawa Timur, 10 BUMN/BUMD/Lembaga Tinggi Negara, 12 kabupaten/kota Jawa Timur, lima BLUD, dan 32 pihak swasta.

Selain layanan publik juga akan dipamerkan antara lain furniture & craft, produk kulit, fashion, peralatan rumah tangga, makanan dan minuman, produk kelautan, perikanan, dan pertanian, energi sumber daya mineral, bursa wisata, online / kosmetik dan herbal, industri kesehatan, dan lain-lain.

Sementara, untuk tiket konser musik regular berbayar Rp. 80.000 dan dapat dibeli secara online melalui aplikasi Blibli. Dengan guest stars antara lain Coldiac, Stars & Rabbit, Bagindas & Fake Dopp. (poedji)

Dorong Sinergitas BPD, bank bjb dan Bank Maluku Malut Teken MoU Sinergi Bisnis

JAYAKARTA NEWS – bank bjb kembali memperkuat sinergi bisnisnya sesama Bank Pembangunan Daerah (BPD). Setelah Bank Bengkulu dan Bank Sultra, paling anyar, bank bjb melakukan penandatangan Nota Kesepahaman mengenai Sinergi Bisnis dengan PT Bank Pembangunan Daerah Maluku dan Maluku Utara (bank Maluku Malut), bertempat di Gedung Kantor bank bjb di Jakarta, Selasa (4/10).

Penandatanganan Nota Kesepahaman tersebut dilakukan oleh Direktur Utama bank bjb Yuddy Renaldi dengan Direktur Utama Bank Maluku Malut, Syahrisal Imbar, yang juga disaksikan oleh Nia Kania selaku Direktur Keuangan bank bjb dan H. Nadjib Bachmid selaku Komisaris Utama Bank Maluku Malut. Kerjasama Sinergi Bisnis tersebut dilakukan dalam rangka pengembangan struktur Kelompok Usaha Bersama (KUB) bank bjb bersama Bank Maluku dan Maluku Utara.

Disampaikan Yuddy, sinergi bisnis KUB dilakukan berdasarkan kesamaan visi kedua belah pihak untuk memajukan ekonomi nasional melalui penguatan fundamental bisnis bank. Melalui skema KUB, bank bjb selaku induk usaha akan turut mendukung kebutuhan likuiditas dan permodalan dari anggota KUB-nya dalam memenuhi kebutuhan pertumbuhan bisnisnya, terlebih melihat potensi ekonomi Provinsi Maluku dan Provinsi Maluku Utara yang tinggi, dimana mampu tumbuh 5,18% year on year dan 23,89% year on year pada triwulan II tahun 2023 lalu. Melalui penguatan BPD, diharapkan pertumbuhan ekonomi dapat semakin dirasakan oleh masyarakat di daerahnya.

Pada tahap selanjutnya, akan dibahas proses sebagaimana dipersyaratkan dalam rangka pelaksanaan KUB tersebut. Dengan pengalaman proses KUB dengan Bank Bengkulu yang saat ini sudah mencapai tahap akhir, proses KUB dengan Bank Maluku Malut ini diharapkan dapat berjalan lebih singkat.

Yuddy menegaskan bank bjb selalu siap bersinergi dan kolaborasi meningkatkan pelayanan kepada nasabah dan pemerintah daerah dengan semangat saling memberikan nilai tambah bagi kedua belah pihak.

Ia mencontohkan, pada proses KUB yang sudah berjalan dengan Bank Bengkulu, sudah dilakukan berbagai kerjasama bisnis yang menguntungkan kedua belah pihak, Diawali oleh kerjasama BI Fast, setelah itu dilakukan akselerasi berbagai sinergi bisnis lainnya, terutama layanan e-tax, digitalisasi dan pembiayaan sindikasi.

Menurut Yuddy, kolaborasi adalah hal paling penting yang harus dilakukan BPD dalam melakukan inovasi dan transformasi agar bisa bersaing di industri perbankan. bank bjb yang telah sarat pengalaman dalam melakukan berbagai langkah strategis serta menjadi pionir berbagai aksi korporasi BPD, dapat berbagi pengalaman tersebut kepada sesama BPD untuk tumbuh kembang dan besar bersama.

Kolaborasi melalui KUB ini juga masih dapat bertambah luas, dimana bank bjb masih membuka peluang kerjasama dengan BPD lain di Indonesia, dengan prinsip untuk kemajuan bersama serta saling menguntungkan. Apabila proses KUB ini berjalan dengan lancar, maka struktur KUB bank bjb akan terdiri dari 4 bank, yaitu bank bjb syariah, Bank Bengkulu, Bank Sultra dan Bank Maluku Malut, dengan jaringan yang tersebar dari Indonesia bagian Barat sampai Indonesia bagian Timur.

BPD sendiri secara grup perbankan, memiliki potensi yang besar. Dengan total aset sebesar 936,1 triliun rupiah, BPD yang solid dapat menjadi salah satu kekuatan utama dalam mendorong pertumbuhan ekonomi nasional, bersanding dengan perbankan besar lainnya.

Sebagai tambahan informasi, bank bjb sendiri merupakan BPD terbesar di Indonesia dengan infrastruktur yang mumpuni sehingga infrastruktur tersebut dapat dimanfaatkan oleh anggota KUB-nya secara bersama sama. bank bjb juga telah memiliki infrastruktur IT yang mumpuni.

Kemudian, bank bjb juga memiliki bjb University yang merupakan Corporate University bank bjb, yang dapat dipergunakan untuk pengembangan SDM bersama. Dengan menjadi anggota KUB bank bjb, tentunya dapat memanfaatkan hal-hal tersebut secara bersama-sama untuk pengembangan bisnis model, efisiensi capex, sekaligus mengakselerasi bisnisnya.***PR

bank bjb Jadi Jawara di Ajang KIJB 2023 Kategori BUMN/BUMD di Jawa Barat

BANDUNG, JAYAKARTA NEWS – Berbagai inovasi yang dilakukan bank bjb untuk terus mengakselerasi bisnis, seperti memperkuat layanan digital untuk semakin memanjakan nasabah, kembali berbuah manis. Kali ini, bank bjb menerima penghargaan di ajang Kompetisi Inovasi Jawa Barat (KIJB) tahun 2023 sebagai juara 1 dalam kategori BUMN/BUMD di Jawa Barat dengan inovasi yang mengedepankan teknologi  / digitalisasi berjudul Pemberdayaan Perempuan Melalui Platform bjb BiSA! Dalam Rangka Mendukung Peningkatan Perekonomian dan Inklusi Keuangan di Jawa Barat Kelompok BUMN/BUMD.

Penghargaan kepada bank bjb diterima secara langsung oleh Direktur Information Technology, Treasury & International Banking bank bjb Rio Lanasier, di The Papandayan Hotel Bandung, Selasa (3/10).

“bank bjb terus melakukan berbagai inovasi yang mengedepankan teknologi  / digitalisasi untuk memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat dan nasabah. Kemampuan bank bjb untuk terus bertumbuh, salah satunya berkat inovasi yang berkelanjutan dan tanpa henti. Ini merupakan visi perusahaan sejak berdiri sampai sekarang yang terus diimplementasikan,” ucap Rio Lanasier.

Menurut Rio, inovasi merupakan kata kunci agar perusahaan dapat terus tumbuh di tengah berbagai tantangan ekonomi. Pimpinan organisasi atau perusahaan, dapat saja berganti, namun mereka yang terlibat di dalam organisasi tersebut harus terus berinovasi agar terus juara, memenangkan persaingan bisnis. Karena itu, budaya inovasi, juga terus diperkuat di internal bank bjb.

Disampaikan Rio, bank bjb senantiasa melakukan terobosan, yang bersifat unik dan berbeda dibandingkan perusahaan sejenis untuk memberikan nilai lebih bagi nasabahnya. Hal itu juga dimaksudkan agar perusahaan terus bertumbuh positif dan memberi manfaat kepada stakeholder maupun shareholder.

bank bjb juga konsisten memberikan value-added yang relevan dengan kebutuhan konsumen atau stakeholders-nya. bank bjb juga telah melakukan berbagai langkah dan terobosan sehinga perusahaan tetap berkinerja baik di masa pandemi maupun pasca pandemi.

Penghargaan KIJB 2023 yang diraih bank bjb, merupakan bukti nyata komitmen bank bjb untuk terus menghadirkan berbagai inovasi yang mengedepankan teknologi / digitalisasi dan memberikan kemudahan bagi para nasabah.

“bank bjb senantiasa melakukan inovasi yang mengedepankan teknologi / digitalisasi, sebagai bagian dari komitmen kami untuk mencapai visi dan misi perusahaan. Sekaligus juga memberikan layanan terbaik bagi masyarakat dan mengakselerasi pertumbuhan ekonomi bagi daerah, khususnya Jawa Barat,” ujar Rio.

Penghargaan ini akan menjadi pendorong semangat bagi seluruh insan bank bjb untuk terus mempertahankan kinerja terbaik sekaligus berinovasi demi mengakselerasi pertumbuhan bisnis dan memberi manfaat besar bagi shareholder dan stakeholder.

bank bjb percaya, melalui inovasi yang mengedepankan teknologi / digitalisasi berkelanjutan akan memberikan dampak kepada upaya untuk terus memperbaiki kualitas dan membentuk karakter perusahaan yang kuat dan adaptif untuk menghadapi tantangan yang diperlukan ada dalam rangka mengakselerasi pertumbuhan usaha.

Pencapaian positif yang diperoleh bank bjb saat ini tidak lepas dari lahirnya berbagai terobosan yang mengedepankan teknologi / digitalisasi yang mampu melampaui waktu sehingga memberi manfaat nyata bagi masyarakat. bank bjb akan terus melakukan inovasi agar memberikan keamanan dan kemudahan bagi nasabah dalam bertransaksi melalui bank bjb untuk memenuhi berbagai kebutuhan banking.

Sebagai informasi, tema KIJB 2023 yaitu “Mencapai Kemandirian Masyarakat Jawa Barat” dimana inovasi yang dinilai memiliki kontribusi kepada pencapaian kemandirian masyarakat jawa barat, seperti halnya inovasi yang bank bjb ikutsertakan dalam KIJB 2023 yaitu Pemberdayaan Perempuan Melalui Platform bjb BiSA! Dalam Rangka Mendukung Peningkatan Perekonomian dan Inklusi Keuangan di Jawa Barat.

KIJB tahun 2023 hadir dengan tagline “GAME ON AND BE CHAMPION!” untuk menjaring lebih banyak inovasi dari berbagai stakeholder pembangunan di Jawa Barat antara lain dari Perangkat Daerah dan Biro Pemerintah Daerah Provinsi Jawa Barat, Pemerintah Daerah Kabupaten, Pemerintah Daerah Kota, Kantor/Pusat/Balai/BiroKementerian/Lembaga/Perguruan Tinggi, serta BUMN dan BUMD di Provinsi Jawa Barat.

Kategori inovasi pada KIJB Tahun 2023 memfokuskan pada upaya Mencapai Kemandirian Masyarakat Jawa Barat. Selain itu, KIJB Tahun 2023 tidak hanya ajang kompetisi semata, tetapi ditindaklanjuti dengan tahapan pasca penghargaan meliputi diseminasi, pendaftaran kekayaan intelektual, replikasi, penelitian dan pengembangan, serta rekomendasi kebijakan.

Hal ini menjadikan Kompetisi Inovasi Jawa Barat (KIJB) sebagai platform yang dapat mengakselerasi ekosistem inovasi di Jawa Barat secara berkelanjutan melalui semangat kerjasama dan kolaborasi.

Adapun inovasi yang diikutsertakan dalam KIJB Tahun 2023 wajib memenuhi seluruh kriteria seperti Memiliki Kebaruan, yaitu seluruh atau sebagian unsur dari inovasi daerah tersebut  berbeda dengan rancang bangun yang telah ada.

Kriteria lain yaitu Efektif, memperlihatkan capaian yang nyata dan memberikan solusi dalam penyelesaian permasalahan.  Kemudian Bermanfaat, yaitu menyelesaikan permasalahan yang menjadi kepentingan dan perhatian publik, antara lain menambah Pendapatan Asli Daerah, menghemat belanja daerah, meningkatkan capaian kinerja Pemerintah Daerah, dan meningkatkan mutu pelayanan publik dan/atau ditujukan bukan untuk kepentingan pribadi atau kelompoknya.

Kriteria berikutnya, Dapat ditransfer/direplikasi, yaitu dapat dan/atau telah dicontoh dan/atau menjadi rujukan dan/atau diterapkan oleh penyelenggara pelayanan publik lainnya. Inovasi yang telah berhasil dilakukan oleh Pemerintah Daerah dapat direplikasi di daerah lain melalui tahapan prosedur dan mekanisme tertentu dengan mempertimbangkan kondisi dan karakteristik wilayah, sosiologis dan kebudayaan, serta potensi daerah yang akan mereplikasi inovasi daerah.

Kriteria terakhir, Berkelanjutan, yaitu mendapat jaminan akan terus dipertahankan yang diperlihatkan dalam bentuk dukungan inklusivitas, ramah lingkungan, program dan anggaran, tugas dan fungsi organisasi, serta hukum dan perundang-undang.***PR

Pemerintah Beri Insentif bagi Daerah Berprestasi Kendalikan Inflasi dan Tingkatkan Kesejahteraan Masyarakat

JAYAKARTA NEWS – Pemerintah melalui Menteri Keuangan Sri Mulyani dan Mendagri Tito Karnavian menyerahkan Dana Insentif Daerah (DID) kepada Pemda yang memiliki kinerja terbaik dalam pengendalian inflasi dan peningkatan kesejahteraan masyarakat. 

Total alokasi DID tahun 2023 sebesar Rp4 triliun, terdiri dari Rp1 T insentif pengendalian inflasi dan Rp3 T insentif peningkatan kesejahteraan masyarakat. Selain DID, hari ini Menkeu juga menyerahkan tambahan Dana Desa dengan total alokasi sebesar Rp2 triliun kepada 15.097 desa berprestasi tersebar di 37 provinsi.

Seremoni penyerahan tersebut dilakukan dalam acara International Seminar on Indonesia’s Fiscal Decentralization Policy For The Next Decades yang diselenggarakan Selasa (3/10/2023) di Aula Mezzanine, Kompleks Kementerian Keuangan, Jakarta.

Dalam sambutannya, Menkeu Sri Mulyani mengungkapkan bahwa pemberian insentif tersebut ditujukan untuk memotivasi Pemda dalam memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat. “Pemerintah daerah sekarang diberikan banyak insentif dalam rangka memberikan motivasi doing the right thing,” ujarnya.

Ia pun berharap, penyerahan insentif ini bisa menjadi inspirasi bagi daerah-daerah lainnya di seluruh wilayah Indonesia. “Kami berharap untuk daerah daerah yang terus mengukirkan prestasi bisa menjadi inspirasi,” ucap Sri Mulyani.

Pada kesempatan yang sama, Menteri Keuangan juga mengapresiasi peran dan kerja sama Mendagri Tito Karnavian dalam meningkatkan kinerja serta perekonomian di daerah.

“Saya itu senang sekali punya teman, sahabat, dan partner Menteri Dalam Negeri yang memiliki visi, punya intelektual, interest, curiosity, dan benar-benar menggerakkan Kementerian Dalam Negeri berpartner dengan kami,” terang Menkeu.

Ia memberi gambaran, kerja sama tersebut ibarat 2 sisi mata uang yang seiring sejalan.

“Karena itu adalah the same coin yang ada 2 sisinya. Pemerintahan dan fiskal itu adalah satu dan kita seiring,” ungkap sang Bendahara Negara.

Oleh karenanya, Menkeu berharap dua kementerian tersebut bisa bekerja sama secara sinkron, termasuk dalam menghubungkan bagan akun standar dalam sistem keuangan daerah dan sistem pemerintahan daerah.

“Ini nanti tinggal dari Kemendagri melihat dengan dashboard yang sama penekanannya pada pemerintahan, kita dashboard yang sama kita lihat pada performance keuangan, these gonna be beautiful”, pungkasnya.***/mel

Mengenal Filosofi dari Motif-Motif Batik Khas Nusantara

JAYAKARTA NEWS – Pastinya Sobat Parekraf sudah tidak asing dengan “batik”, bukan? Telah ditetapkan sebagai Warisan Kemanusiaan untuk Budaya Lisan dan Nonbendawi oleh UNESCO (2009), tentu tidak heran jika batik menjadi salah satu warisan budaya Indonesia yang mendunia. Hal inilah yang menjadikan batik sebagai salah satu simbol kebangkitan ekonomi Indonesia di subsektor fesyen. 

Fakta menariknya, setiap daerah di Indonesia memiliki ciri khas motif dan corak batik yang berbeda-beda. Uniknya, setiap motif batik yang digambarkan menyimpan makna dan nilai filosofi tersendiri. Baik itu berdasarkan kepercayaan maupun budaya dari setiap daerah.

Lantas, apa saja filosofi di balik motif batik khas Nusantara? Berikut penjelasan detailnya, dilansir dari Laman Kemenparekraf, Sabtu (30/9/2023):

Motif Parang

Dikenal sebagai motif batik tertua di Indonesia yang sudah ada sejak zaman Keraton Mataram, motif Parang menjadi salah satu batik yang cukup populer. Parang merupakan motif yang menggambarkan ombak di laut selatan Yogyakarta yang mengenai tebing karang.

Meski terlihat sederhana menyerupai huruf “S” yang disusun diagonal, batik motif Parang tidak boleh sembarangan digunakan, salah satunya saat menghadiri pernikahan. Pasalnya, batik motif Parang bisa diartikan sebagai senjata yang dianggap membawa kesialan dalam pernikahan. 

Motif Kawung

Motif batik dengan makna dan filosofi mendalam lainnya adalah batik motif Kawung. Dikenal sebagai salah satu motif batik terpopuler di Jawa Tengah dan Yogyakarta, motif Kawung identik dengan bentuknya yang bulat-bulat menyerupai buah kawung, atau buah aren yang disusun geometris.

Dalam kebudayaan Jawa, motif Kawung yang disusun secara geometris diartikan sebagai lambang kehidupan manusia. Dengan kata lain, motif batik ini mengingatkan manusia agar tidak melupakan asal usulnya.

Motif Sekar Jagad

Masih berasal dari daerah Solo dan Yogyakarta, Sekar Jagad termasuk motif batik tradisional yang sarat akan nilai-nilai filosofi. Penting diketahui, Sekar Jagad diambil dari kata “kar” yang dalam Bahasa Belanda berarti peta, dan “jagad” yang berarti dunia dalam bahasa Jawa. 

Jika digabungkan, filosofi di balik motif Sekar Jagad tidak sekadar sebagai peta dunia saja. Melainkan, juga menggambarkan keindahan keberagaman di Indonesia, sehingga membuat siapa saja melihatnya terpesona.

Foto: Salah satu contoh motif batik Sido Asih (Kemenparekraf)

Motif Sido Asih

Selanjutnya adalah batik dengan motif Sido Asih. Sebagai salah satu jenis motif batik yang kerap digunakan dalam acara pernikahan adat Jawa, batik motif Sido Asih ternyata melambangkan kehidupan manusia yang penuh kasih sayang. Bahkan, penggunaan motif Sido Asih saat pernikahan diharapkan dapat menciptakan kehidupan rumah tangga yang penuh cinta kasih.

Motif Mega Mendung

Selanjutnya adalah Mega Mendung, motif batik yang berasal dari Cirebon, Jawa Barat. Daya tarik batik Mega Mendung ada pada motifnya yang sederhana, tapi tetap memberikan kesan mewah pada siapa saja yang menggunakannya.

Identik dengan motif yang mirip awan, Mega Mendung memiliki filosofi sangat mendalam. Menurut kepercayaan, motif awan saat langit mendung tersebut diharapkan dapat membuat siapa saja yang menggunakannya tetap sejuk, tenang, sabar, dan bisa menahan amarah dengan baik. 

Motif Sidomukti

Nama “Sidomukti” diambil dari dua kata Bahasa Jawa, yaitu “sido” yang berarti jadi atau menjadi, serta “mukti” yang diartikan dengan kebahagiaan atau kecukupan. Jika digabungkan, batik motif Sidomukti diartikan sebagai harapan agar penggunanya mendapatkan kebahagiaan dan kebaikan. 

Ada banyak motif batik Sidomukti yang dijual di pasaran, salah satunya batik Sidomukti Kupu-Kupu. Konon, ornamen kupu-kupu yang khas di setiap kain batik melambangkan kesempurnaan, sekaligus mengajarkan manusia untuk tetap sabar melewati sebuah proses yang terkadang menyakitkan untuk mencapai kebahagiaan hidup.

Motif Sido Luhur

Tak kalah menarik dengan lainnya, batik motif Sido Luhur juga menyimpan filosofi mendalam. Berasal dari kata “luhur” yang berarti agung dan terhormat, diharapkan siapa saja yang menggunakan batik Sido Luhur bisa menjadi panutan dan mendapatkan kehormatan dalam kehidupan. Menariknya, batik Sido Luhur kerap digunakan saat upacara mitoni (upacara adat saat memasuki usia 7 bulan kehamilan). Filosofinya, penggunaan batik Sido Luhur dapat membawa kebahagiaan.

Motif Pring Sedapur

Meski jarang didengar, Pring Sedapur merupakan motif batik yang terkenal unik dan indah. Pasalnya, motif batik khas Jawa Timur ini memadukan corak pohon bambu, dengan unsur-unsur alam. Menjadikan tanaman bambu sebagai objek utama, batik motif Pring Sedapur melambangkan persatuan dan kekuatan. Dengan kata lain, motif batik ini mengajarkan manusia untuk hidup bersama dan rukun satu sama lain.

Jadi, di lemari pakaian Sobat Parekraf ada batik motif apa saja, nih?***/mel

bank bjb Dukung Perdagangan Karbon untuk Cegah Perubahan Iklim

JAYAKARTA NEWS – Bursa Karbon Indonesia atau  Indonesia Carbon Exchange (IDXCarbon) secara resmi telah diluncurkan di Main Hall Bursa Efek Indonesai (BEI), Jakarta, Selasa (26/9) oleh Presiden Joko Widodo.  

Pembentukan bursa karbon merupakan upaya Otoritas Jasa Keuangan (OJK) untuk menerapkan ekonomi yang berkelanjutan. IDX Carbon menyediakan sistem perdagangan yang transparan, teratur, wajar, dan efisien sesuai dengan Peraturan Otoritas Jasa Keuangan (POJK) Nomor 14 Tahun 2023 tentang Perdagangan Karbon Melalui Bursa Karbon.

Direktur Utama bank bjb Yuddy Renaldi, yang turut hadir dalam pembukaan, menyampaikan dukungan penuh atas pembukaan perdagangan bursa karbon.

Disampaikan Yuddy, langkah pemerintah melalui Otoritas Jasa Keuangan (OJK) melaksanakan perdagangan bursa karbon, merupakan langkah strategis untuk memaksimalkan berbagai potensi ekonomi sekaligus mencegah perubahan iklim. 

Disampaikan Yuddy, bank bjb senantiasa berkolaborasi dengan berbagai stakeholders, baik dengan OJK, kementerian, maupun lembaga lain yang terkait untuk senantiasa menerapkan bisnis dengan prinsip keberlanjutan.  

“bank bjb mendukung penuh IDX Carbon dan berharap perdagangan bursa karbon berjalan dengan baik untuk menciptakan ekonomi ramah lingkungan,” ucap Yuddy.

Disampaikan Yuddy, bank bjb berkomitmen untuk terus mengurangi emisi karbon. Bahkan, bank bjb, telah berhasil mengurangi jejak karbon setiap tahunnya, melalui penerapan digitalisasi, juga optimalisasi pelayanan perbankan dengan pendekatan keberlanjutan.  

Misalnya, efisiensi penggunaan energi, sumber daya, peralatan kantor (listrik, air, kertas, tinta printer, bahan bakar/BBM).  

“bank bjb senantiasa mendukung pemerintah dalam upaya mencapai target penurunan emisi karbon demi menjaga kelestarian lingkungan hidup,” ujar ucap Yuddy.

bank bjb  juga senantiasa mengedepankan keselarasan antara aspek ekonomi, sosial, dan lingkungan hidup melalui berbagai program.

bank bjb, ditegaskan Yuddy, senantiasa menyelaraskan strategi/kebijakan, identifikasi dan manajemen risiko, peluang bisnis, dan inovasi produk untuk sejalan dengan kepentingan nasional yang mendukung pencapaian tujuan pembangunan berkelanjutan serta upaya penanganan perubahan iklim.***PR

Mendag pada Operasi Pasar Murah di Surakarta

JAYAKARTA NEWS – Menteri Perdagangan, Zulkifli Hasan memimpin pelaksanaan Operasi Pasar Beras di Pasar Legi, Surakarta, Jawa Tengah, Minggu (24 Sep).

Mendag menyampaikan, pemerintah menjamin pasokan beras tersedia di pasar dengan harga terjangkau. Salah satu caranya yaitu dengan melakukan operasi pasar di berbagai wilayah untuk menjaga stabilitas harga dan pasokan beras bagi masyarakat.

Mendag menambahkan, pemerintah memberikan bantuan pangan berupa beras kepada 21,3 juta Keluarga Penerima Manfaat (KPM) masing-masing sebanyak 10 kg. Selain itu, masyarakat dapat membeli beras melalui program Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP) Beras yang disediakan oleh Perum Bulog dengan harga eceran tertinggi (HET), yaitu Rp10.900/kg untuk wilayah I (termasuk wilayah Jawa).

Sebelumya, Mendag Zulkifli Hasan telah memimpin pasar murah dan operasi pasar beras di Kab. Mimika, Papua Tengah; Kab. Sumba Barat dan Kab. Sumba Barat Daya di Nusa Tenggara Timur; Kota Jambi; serta Kota Makassar, Sulawesi Selatan.

Pada kegiatan hari ini, Mendag Zulkifli Hasan juga melakukan pemantauan harga dan ketersediaan pasokan barang kebutuhan pokok (bapok) di Pasar Legi. Menurutnya, harga bapok di Pasar Legi sangat terjangkau dan pasokannya cukup.

Acara ini turut dihadiri oleh Wakil Wali Kota Surakarta, Teguh Prakosa; Kepala Dinas Perdagangan Kota Surakarta, Heru Sunardi; dan Kepala Dinas Pertanian, Ketahanan Pangan, dan Perikanan Kota Surakarta, Aryo Widyandoko.***/mel

Pemerintah akan Segera Atur E-Commerce Berbasis Media Sosial

JAYAKARTA NEWS – Presiden RI Joko Widodo (Jokowi) menegaskan bahwa aturan untuk mengendalikan niaga-el atau e-commerce berbasis media sosial akan segera disiapkan oleh kementerian terkait. Hal tersebut disampaikan Presiden dalam keterangannya usai meninjau penanganan Inpres Jalan Daerah (IJD) di Kabupaten Penajam Paser Utara, Kalimantan Timur, pada Sabtu (23/09/2023).

“Ini baru disiapkan, itu kan lintas kementerian dan ini memang baru difinalisasi di Kementerian Perdagangan,” ucapnya.

Presiden Jokowi pun menyebut bahwa hal tersebut harus segera diatur karena dapat berdampak kepada usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) Indonesia serta aktivitas perekonomian di pasar.

“Karena kita tahu itu berefek pada UMKM, kepada produksi di usaha kecil, usaha mikro, dan juga pada pasar. Ada pasar, di beberapa pasar mulai anjlok menurun karena serbuan,” lanjutnya.

Kepala Negara juga menyebut bahwa regulasi yang sedang dirancang tersebut akan mengatur antara media sosial dan platform perdagangan atau ekonomi.

“Mestinya dia itu sosial media bukan ekonomi media, itu yang baru akan diselesaikan untuk segera diatur,” tandasnya.***/mel