Menkeu: Risiko dan Ketidakpastian Global Meningkat, Tiga Negara Maju Sulit Kelola Ekonominya

JAYAKARTA NEWS – Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani Indarwati mengatakan bahwa risiko dan ketidakpastian global meningkat. Tiga negara dengan perekonomian terbesar seperti Amerika Serikat, RRT, dan Eropa dihadapkan pada situasi yang sulit untuk mengendalikan atau mengelola ekonominya.

“Dunia memang sedang dalam dinamika yang luar biasa sangat volatile. Negara-negara besar seperti Amerika, RRT, dan Eropa itu sedang di dalam situasi untuk mengendalikan atau mengelola ekonominya secara tidak mudah. Dan itu dampaknya ke seluruh dunia, karena tiga daerah ini mempengaruhi dunia lebih dari 40%,” ungkap Menkeu dalam Rapat Koordinasi Pengendalian Inflasi Tahun 2023 yang diselenggarakan oleh Kementerian Dalam Negeri pada Senin (06/11).

Lebih lanjut Menkeu menjelaskan, adanya inflasi tinggi di AS menyebabkan negara tersebut menaikkan suku bunga secara ekstrim sebesar 5% dalam jangka waktu 14 bulan. Keadaan ini menyebabkan capital outflow dari seluruh negara. 

“Ini menyebabkan kemudian seluruh dunia mengalami depresiasi dari mata uangnya. Pasti depresiasi itu mempengaruhi inflasi, namanya imported inflasi, inflasi yang berasal dari barang barang impor terkena dampak dari policy yang ada di AS,” tandas Menkeu.

Di sisi lain, RRT sebagai negara penyumbang perekonomian kedua terbesar di dunia turut dalam kecenderungan ekonomi yang melemah. Kondisi ini juga mempengaruhi harga-harga komoditas di tanah air dengan permintaan terhadap komoditas menjadi menurun.

Sementara di Eropa terkena dampak tingginya harga minyak karena perang Ukraina-Rusia. Adanya perang antara Hamas dengan Israel berpotensi juga melebar ke wilayah Timur Tengah.

“Ini adalah gejolak dunia yang harus terus kita waspadai. Karena gejolaknya bertubi-tubi, maka perekonomian dunia juga berpengaruh menjadi lebih lemah karena setiap kali mau pulih sesudah covid, kemudian mengalami gejolak entah itu karena perang, entah karena kemudian harga komoditas,” pungkas Menkeu.***/mel

Menkeu : APBN Instrumen Pengelola Berbagai Syok

JAYAKARTA NEWS – Resiliensi ekonomi Indonesia dapat terjaga di tengah dinamika perekonomian dunia. Pertumbuhan ekonomi terjaga tumbuh diatas 5% diiringi laju inflasi yang terkendali. Ini karena peran APBN 2023 yang secara optimal menjadi shock absorber, menahan gejolak ketidakpastian perekonomian global dan menjaga stabilitas perekonomian Indonesia.

“APBN adalah menjadi instrumen yang mengelola berbagai syok. Ada syoknya karena El Nino, entah karena volatilitas harga dunia, atau karena suku bunga, atau karena nilai tukar dan pertumbuhan ekonomi dunia yang melemah,” ungkap Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani Indrawati dalam Rapat Koordinasi Pengendalian Inflasi Tahun 2023 yang diselenggarakan oleh Kementerian Dalam Negeri pada Senin (06/11).

Menkeu menjelaskan, peran APBN untuk mengendalikan inflasi ini dilakukan melalui berbagai intervensi dari belanja negara APBN, baik yang langsung berdampak langsung ke masyarakat maupun penanganan isu supply dari ketahanan pangan dan infrastruktur. Hal ini tercermin dari alokasi APBN 2023 untuk anggaran perlindungan sosial Rp476 T untuk menjaga daya beli masyarakat, anggaran ketahanan pangan Rp 104,2 T untuk mengendalikan inflasi pangan, anggaran Rp391,7 T untuk menurunkan disparitas harga, Rp339,6 T untuk subsidi dan kompensasi energi, serta insentif fiskal Rp76,7 M.

Selain itu guna mengantisipasi ketidakpastian perokonomian global dan dampak El Nino, Pemerintah juga menyiapkan beberapa respon kebijakan untuk melindungi daya beli dan stabilisasi ekonomi. Penebalan bantuan sosial dengan memberikan tambahan bantuan beras untuk 21,3 juta KPM dengan masing-masing memperoleh 10kg di Bulan Desember dan bantuan langsung tunai untuk 18,8 juta KPM dengan masing-masing menerima Rp200 ribu per bulan untuk November dan Desember 2023.

Respon kebijakan juga diperuntukkan bagi penguatan UMKM dan sektor perumahan. Penguatan UMKM dilakukan dengan mempercepat penyaluran Kredit Usaha Rakyat. Sedangkan pada sektor perumahan, melalui pemberian PPN Ditanggung Pemerintah untuk rumah dibawah Rp2 M yakni sebesar 100% untuk November 2023 hingga Juni 2024, PPN DTP 50% untuk Juli hingga Desember 2024, melalui bantuan biaya administrasi sebesar Rp4 Juta untuk rumah Masyarakat Berpenghasilan Rendah selama 14 bulan, juga dukungan untuk mengupgrade rumah sejahtera terpadu yang diperbaiki dengan anggaran Rp20 Juta per rumah.

Selain APBN, Menkeu berharap dukungan yang sama juga diberikan oleh APBD dalam menyerap syok yang ada dengan menjaga kualitas belanja di daerah. Dominasi belanja pegawai dapat disesuaikan untuk belanja barang dan jasa agar digunakan untuk memperbaiki dan menetralkan dampak syok.

“Pengelolaan belanja daerah saya harapkan akan betul betul berorientasi pada pelayanan publik mencapai dan langsung dimanfaatkan masyarakat. Dan tentu setiap rupiah yang bapak dan ibu belanjakan akan mendukung pertumbuhan perekonomian Indonesia. Pertumbuhan perekonomian Indonesia salah satunya adalah dari bagaimana APBD dan APBN bisa menyumbangkan growth dari sisi belanjanya,” pungkas Menkeu.***/mel

bank bjb Terbitkan NCD untuk Dukung Penyediaan Perumahan Melalui BP Tapera

JAYAKARTA NEWS – bank bjb berkomitmen untuk mendukung dan menyukseskan program pemerintah dalam hal penyediaan perumahan yang layak. Sebagai salah satu bank terbesar di Indonesia, bank bjb juga berkomitmen untuk memberikan akses fasilitas perumahan murah dan terjangkau bagi masyarakat.

Komitmen bank bjb tersebut, dibuktikan dengan melakukan Perjanjian Kerjasama dengan BP Tapera dalam Penyaluran Pembiayaan Perumahan Bagi Peserta Tapera sejak 28 Desember 2022 dengan mengeluarkan produk bjb Tapera.

Sebagai informasi, bjb Tapera merupakan fasilitas kredit konsumtif yang diberikan bank kepada calon debitur perorangan yang telah menjadi Peserta Tapera berupa Kredit Pemilikan Rumah (KPR Tapera), Kredit Renovasi Rumah (KRR Tapera) dan Kredit Pembangunan Rumah (KBR Tapera).

Untuk mendukung kebutuhan dalam program penyediaan rumah bagi peserta Tapera, bank bjb menerbitkan Negotiable Certificate of Deposits (NCD) tanpa melalui penawaran umum sebagai instrumen pencairan dana pembiayaan perumahan yang bersumber dari Dana Tapera.

Direktur Utama bank bjb, Yuddy Renaldi mengatakan, penerbitan NCD dilakukan sebagai sumber pendanaan untuk penyaluran pembiayaan Tapera oleh bank bjb.

“bank bjb merupakan bank pertama yang melakukan penerbitan NCD untuk dibeli oleh Dana Tapera sebagai instrumen pencairan dana Tapera,” ucap Yuddy.

Disampaikan Yuddy, perjanjian antara bank bjb dengan BP Tapera tentang penerbitan NCD dilakukan pada  2 November 2023.

Adapun nilai nominal NCD yang diterbitkan bank bjb untuk tahap pertama yaitu sebesar Rp20.524.318.759,- dengan tingkat diskonto 1,49% dan jangka waktu NCD selama 12 bulan yang akan diterbitkan pada 6 November 2023. Atas dana hasil penerbitan NCD yang dibeli Dana Tapera tersebut digunakan untuk membiayai akad kredit rumah Tapera sebanyak 140 unit.

Penerbitan NCD akan terus dilakukan bank bjb seiring dengan terus berkembangnya ekspansi bank bjb dengan produk bjb Tapera. Seluruh dana yang diperoleh dari NCD akan digunakan untuk mendukung pembiayaan Dana Tabungan Perumahan Rakyat (Tapera).

“bank bjb senantiasa mendukung program pemerintah untuk mempermudah akses masyarakat mendapat hunian yang terjangkau. Lewat penyaluran produk bjb Tapera, kami berharap semakin banyak masyarakat Indonesia yang dapat memperoleh pembiayaan untuk mendapat tempat tinggal dengan skema yang sederhana dan mudah,” ucap Yuddy. ***PR

Lantik 26 Pejabat di Kemenkeu, Sri Mulyani: Terus Belajar dan Perbaiki Diri

JAYAKARTA NEWS – Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani Indrawati hari ini melantik 26 pejabat di lingkungan Kementerian Keuangan. Terdiri dari 2 pejabat Pimpinan Tinggi Madya, 1 Kepala Lembaga National Single Window (LNSW), 22 pejabat Pimpinan Tinggi Pratama, dan 1 Direktur PKN STAN.

Dalam arahannya, Menkeu Sri Mulyani menyampaikan agar para pejabat yang dilantik hari ini terus belajar dan memperbaiki diri. “Ini karena leadership apalagi pada jabatan tinggi pratama dan madya sangat menentukan. Sangat menentukan prestasi Kementerian Keuangan,” ujar Menkeu dalam seremoni pelantikan pejabat di Aula Mezzanine, Kompleks Kemenkeu, Jakarta pada Kamis (2/11/2023).

“Kalau para pejabatnya terus belajar, terus meningkatkan diri, terus berpikir terbuka, terus melihat kesempatan untuk bisa memajukan dirinya, unit organisasinya, dan terus membimbing anak-anak buahnya, maka saya percaya Kementerian Keuangan juga akan terus membaik,” lanjutnya.

Ia menuturkan, saat ini situasi perekonomian terus bergerak dinamis sehingga tantangan keuangan negara perlu terus diadaptasi.

“Kenapa kita perlu untuk terus memperbaiki diri? Karena kita lihat, bahwa lingkungan di mana perekonomian kita harus terus bergerak di dalam menciptakan kesempatan kerja, mengurangi kemiskinan, menciptakan kemakmuran, keadilan itu terus akan berubah. Dan dengan perubahan lingkungan ini, tantangan keuangan negara akan terus perlu diadaptasi,” jelasnya.

Menkeu pun menggarisbawahi peranan Pejabat Tinggi Madya dan Pratama sebagai pemimpin yang menentukan kemampuan Indonesia untuk terus menjawab tantangan dan perubahan.

“Sebuah tanggung jawab yang sungguh luar biasa. Saya berharap Anda semuanya sedikit merinding bulu kuduknya mendengar dan menyadari kembali, bahwa tanggung jawab yang anda emban sungguh luar biasa penting bagi kemajuan 270 juta rakyat Indonesia. Bagi naik dan meningkatnya martabat bangsa ini di mata dunia. Bagi pentingnya untuk terus menjaga Indonesia sesuai cita-cita kemerdekaan kita,” tegas Menkeu.

Sebagai penutup, sang Bendahara Negara Ia juga mendorong para pejabat di lingkungan Kemenkeu untuk terus mengasah diri, menambah intellectual leadership, serta menjaga moral dan etika. Ia juga menekankan agar kepercayaan yang diberikan bisa terus dijaga.

“Saya titipkan jabatan kewenangan tanggung jawab dan amanah itu kepada Bapak dan Ibu sekalian. Seperti tadi di dalam pembacaan sumpah jabatan, saya menyampaikan, saya percaya bahwa anda akan bisa menjalankan tugas dan tanggung jawab dengan sebaik-baiknya. Saya ulang, saya percaya. Jaga kepercayaan itu karena menjaga kepercayaan adalah bagian dari kehormatan kita sebagai manusia,” pungkasnya.***/mel

Perluas Akses Pembiayaan, bank bjb dan Jamkrindo Jalin Kerja

JAYAKARTA NEWS – bank bjb dan PT Jaminan Kredit Indonesia (Jamkrindo) secara resmi menandatangani Perjanjian Kerja Sama (PKS) Penjaminan Kredit Usaha Rakyat (KUR). Penandatanganan ini berlangsung di T-Tower bank bjb, Rabu (1/11). 

Penandatanganan PKS dilakukan oleh Direktur Operasional bank bjb Tedi Setiawan dengan didampingi oleh Direktur Utama bank bjb Yuddy Renaldi serta ditandatangani Direktur Bisnis Penjaminan Jamkrindo  Henry Panjaitan dengan didampingi oleh Direktur Utama Jamkrindo Akhmad Purwakajaya.

bank bjb dan Jamkrindo, yang merupakan lembaga yang ditunjuk oleh Pemerintah, telah lama bekerja sama dalam penyaluran dan penjaminan Kredit Usaha Rakyat (KUR), kembali bersinergi untuk bersama-sama mendukung program pemerintah dalam meningkatkan akses pembiayaan kepada Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM).

“Kolaborasi ini bertujuan untuk mendukung program pemerintah dalam meningkatkan akses pembiayaan kepada Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM),” ucap Yuddy Renaldi.

Perjanjian Kerja Sama Penjaminan Kredit Usaha Rakyat ini mencakup berbagai ketentuan yang mengacu pada perubahan peraturan terkait KUR, termasuk proses penjaminan, penagihan imbal jasa penjaminan, pengajuan klaim, pembayaran klaim, dan subrogasi KUR. Semua proses ini akan dilakukan melalui sistem elektronik yang terintegrasi (online system).

Yuddy menambahkan, dengan adanya kerja sama ini, diharapkan akan terjalin sinergi yang saling menguntungkan antara bank bjb dan Jamkrindo dalam mendukung program pemerintah untuk memperkuat akses pembiayaan bagi UMKM.

“Ini merupakan langkah penting dalam mendukung percepatan pengembangan sektor riil dan pemberdayaan UMKM di Indonesia,” ucap Yuddy.

Ditambahkan Yuddy, bank bjb memang menjadikan UMKM sebagai salah satu sektor fokus penyaluran pembiayaan. Terlebih geliat usaha UMKM saat ini semakin pulih dan terbukti menjadi tulang punggung ekonomi. Belum lagi, sektor UMKM juga semakin mampu bersaing, dan dapat menembus pasar global.

Yuddy menjelaskan, sektor UMKM adalah tulang punggung utama yang menopang tegaknya perekonomian nasional. Dorongan terhadap pelaku usaha mikro harus menjadi prioritas terutama agar ekonomi di dalam negeri dapat terus tumbuh.

“bank bjb sangat mendukung penuh sinergi penguatan antar lembaga dalam rangka penguatan sektor UMKM demi mengakselerasi pertumbuhan ekonomi,” tegas Yuddy.  

Kemudahan akses pada produk perbankan bank bjb dengan pendekatan digital telah berhasil meningkatkan daya saing, meluaskan jaringan dan pangsa pasar bank bjb yang juga telah memberikan dukungan nyata pada sektor Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) dengan berbagai produk unggulan dan kemudahan akses dalam mendapatkan pembiayaan.

bank bjb akan terus melanjutkan komitmennya dalam mendukung UMKM dan pembangunan ekonomi daerah secara keseluruhan. bagi bank bjb, kolaborasi antara bank, pemerintah, dan pelaku usaha menjadi kunci sukses dalam mempercepat pertumbuhan dan perkembangan UMKM serta mendorong kemajuan ekonomi yang lebih luas.

Sebagai informasi, KUR merupakan jenis kredit yang diberikan untuk modal kerja dan/atau investasi kepada individu, badan usaha, atau kelompok usaha yang produktif namun belum memiliki agunan tambahan atau agunan yang memadai. Dengan adanya KUR, bank bjb dapat memberikan dukungan keuangan kepada UMKM, sementara Jamkrindo memberikan jaminan atas pemenuhan kewajiban finansial debitur KUR kepada Bank Penyalur.

Jamkrindo merupakan perusahaan penjamin terbesar di Indonesia. Jamkrindo memiliki berbagai produk, baik produk penjaminan program maupun penjaminan nonprogram. Pada penjaminan program, Jamkrindo memiliki produk penjaminan KUR. Adapun, untuk penjaminan non-program, produk penggunaannya antara lain penjaminan kredit umum, penjaminan kredit mikro, penjaminan kredit konstruksi dan pengadaan barang/jasa, penjaminan distribusi barang, surety bond, customs bond, dan penjaminan supply chain financing (invoice financing) dan penjaminan kredit lainnya.***

Olimpiade APBN 2023: Upaya Kemenkeu Tingkatkan Rasa Empati dan Kesadaran Masyarakat terhadap APBN

JAYAKARTA NEWS – Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani Indrawati mengapresiasi pelaksanaan Olimpiade APBN 2023, yang diinisiasi oleh Direktorat Jenderal Anggaran Kementerian Keuangan (DJA Kemenkeu) berkolaborasi dengan Politeknik Keuangan Negara STAN. Kegiatan tersebut merupakan salah satu upaya Kemenkeu untuk meningkatkan rasa empati dan kesadaran masyarakat, khususnya pelajar setingkat Sekolah Menengah Atas (SMA) dan pendidik, terhadap APBN. Pengenalan pengetahuan APBN sejak dini perlu dilakukan, mengingat kurikulum pendidikan terkait APBN hanya menyentuh kulit pengetahuan APBN. 

“Jadi makin banyak orang tahu tentang APBN, mengerti detailnya, mengerti tentang kompleksitasnya akan menimbulkan sebuah rasa memiliki yang kuat. Kalau kita memiliki Indonesia, memiliki APBN, kita kemudian akan menjaganya dan itu yang akan terus menjamin Indonesia melanjutkan perjalanannya mencapai cita-cita kemerdekaan,” kata Menkeu dalam Final Nasional Olimpiade APBN 2023 yang diselenggarakan di Jakarta pada Selasa (31/10).

Pada kesempatan tersebut, Menkeu memberikan apresiasi kepada para guru yang telah berpartisipasi dalam Lomba Mengajar APBN. Menkeu menilai menjelaskan APBN dalam video kreatif yang berdurasi 7 menit bukan hal yang mudah. 

“Saya sangat mengagumi dan tentu semangat seperti ini yang ingin terus dibangun dan dikembangkan di Indonesia. Kalau sudah menjadi paham juga diminta untuk share ke guru-guru yang lain. Inilah yang kita sebutkan cara kita untuk jagain Indonesia. Sebarkan hal-hal positif, sebarkan informasi-informasi yang akurat, sebarkan berbagai perdebatan publik yang kritis tapi tetap konstruktif,” kata Menkeu.  

Kepada para finalis Olimpiade APBN 2023, Menkeu berharap generasi muda dengan karakter dan semangat ini dapat menjadi tumpuan Indonesia ke depan.

“Kalian adalah hadiah bagi kami karena dengan capaian, effort, pemahaman, dan semangat kalian yang luar biasa itulah hadiah terindah bagi Kementerian Keuangan pada ulang tahun ke-77 untuk memahami APBN. Tetap jaga positive thinking kalian, tetap menjaga critical thinking, tetap jaga semangat kalian untuk memahami banyak hal di dalam hidup ini yang nanti akan makin berkembang, makin kompleks. I think Indonesia is gonna be in the good hand seperti kalian semuanya. Jadi jangan pernah luntur kecintaan Anda pada Indonesia. Selalu berikan yang terbaik, selalu memberi yang terbaik, dan terus membangun Indonesia dengan kepedulian #uangkita, APBN milik bangsa Indonesia,” ujar Menkeu. 

APBN merupakan instrumen kebijakan fiskal yang penting untuk mewujudkan tujuan bernegara. APBN menyentuh seluruh lapisan masyarakat, mulai dari infrastruktur, pendidikan, kesehatan, hingga keamanan. Pengetahuan terkait APBN mutlak diperlukan bagi semua khalayak sehingga masyarakat dapat memberikan feedback kepada pemerintah terkait kebijakan APBN yang diambil oleh pemerintah. 

“Saya berterima kasih kepada seluruh stakeholders, dalam hal ini sekolah, murid, guru, kepala sekolah, mahasiswa yang melihat kompetisi ini sebagai sebuah kompetisi yang menarik minat dan bahkan melakukan persiapannya dengan sangat sungguh-sungguh. Karena mengikuti proses ini saja sudah merupakan suatu proses edukasi yang luar biasa,” ujar Menkeu.

Dalam kegiatan tersebut, terdapat 4.010 tim dengan total 12.030 siswa SMA yang mengikuti Lomba Olimpiade APBN 2023. Pada babak final, tersisa 4 tim dengan 12 siswa yang mengikuti kompetisi. Secara berurutan, juara pertama hingga keempat lomba tersebut dimenangkan oleh tim SMA Negeri Insan Cendekia Kota Batam, SMA Negeri 6 Kota Tangerang, SMA Negeri 1 Tabanan, SMA Negeri 3 Palopo.***/mel

Peringati Hari Oeang Ke-77, Ini Pesan Menkeu

JAYAKARTA NEWS – Kementerian Keuangan (Kemenkeu) sebagai institusi yang bertindak sebagai bendahara negara dan pengelola keuangan negara harus senantiasa menjaga kepercayaan yang telah diberikan oleh masyarakat. Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani Indrawati dalam amanatnya pada Upacara Peringatan Hari Oeang (HORI) Ke-77, pada Senin (30/10) mengatakan bahwa para jajaran Kemenkeu harus terus meningkatkan kemampuan dalam mengelola keuangan negara serta menjawab tantangan-tantangan zaman yang terus berubah.

“Reformasi adalah DNA Kementerian Keuangan. Dengan terus mereformasi, kita terus memperbaiki diri,” jelas Menkeu.

Menkeu menegaskan bahwa reformasi birokrasi adalah fondasi penting bagi tercapainya visi Indonesia Maju tahun 2045. Jajaran Kemenkeu harus terus mengevaluasi diri dalam rangka upaya peningkatan pelayanan publik. Ini tidak hanya bagi yang melakukan pelayanan secara langsung kepada pihak eksternal, namun seluruh struktur organisasi dan SDM Kemenkeu seharusnya relevan untuk meningkatkan kinerjanya. 

“Kinerja dan perilaku Kementerian Keuangan harus terus diperbaiki, ditingkatkan, tidak mengkhianati amanat yang diberikan. Transformasi pelayanan publik yang terus kita lakukan dengan tema kemudahan, kepastian, kecepatan, keadilan bagi seluruh lapisan masyarakat, tidak memilah dan tidak memilih,” sambung Menkeu.

Menkeu menyebut bahwa transformasi perbaikan layanan ditujukan untuk memberikan kemudahan, kecepatan, kepastian, dan keadilan bagi seluruh lapisan masyarakat dalam mengakses dan menikmati layanan. Kemenkeu adalah garda terdepan dalam pengelolaan keuangan negara. Para jajaran harus menyadari betul akan tanggung jawab besar yang diemban bahwa tidak hanya tentang mengelola anggaran negara, tetapi juga tentang bagaimana Kemenkeu dapat memberikan layanan yang lebih baik kepada masyarakat, yang pada akhirnya akan memajukan kesejahteraan rakyat.

“Mari kita terus meningkatkan berbagai pelayanan yang kita miliki, melakukan inovasi, karena hidup kita saat ini adalah berbarengan dengan perubahan teknologi yang begitu cepat. Teknologi-teknologi yang akan terus mengubah bagaimana masyarakat berinteraksi, bagaimana ekonomi akan berkembang, dan bagaimana institusi seperti Kemenkeu harus meresponsnya,” tukas Menkeu.***/mel

Lengkapi Koleksi Kain Nusantara, Batik Sasambo NTB Hadir di Pertamina SMEXPO 2023

JAYAKARTA NEWS – Indonesia kaya akan kebudayaan, satu daerah memiliki karya unik yang berbeda dari daerah lainnya.

Salah satunya kain khas, di mana Jawa memiliki kain batik, Sumatera dengan kain songketnya, sementara Nusa Tenggara Barat (NTB) memiliki kain Sasambo yang tak kalah uniknya.

Kain Sasambo merupakan batik khas NTB dengan motif yang kental akan budaya adat Lombok-Sumbawa serta flora dan fauna, seperti rumah sasak, bambu, bunga dan bintang laut.

Tak seperti tenun dan kain daerah lain yang mempunyai sejarah panjang, umur kain batik Sasambo terbilang masih muda karena baru diperkenalkan ke publik satu dekade lalu tepatnya pada 17 April 2010.

Ya walaupun masih muda, kain batik Sasambo memiliki cerita dan filosofi mendalam yakni merupakan perlambang persatuan, kerukunan, dan kebersamaan dari tiga suku besar yang mendiami NTB, yakni suku Sasak di pulau Lombok, Samawa serta Mbojo di pulau Sumbawa.

Secara literasi, Sasambo merupakan akronim atau singkatan dari ketiga suku yaitu Sasak, Samawa, dan Mbojo.

Sehingga, setiap suku ini memiliki persatuan dan melestarikan penggunaan Batik Sasambo sebagai batik khas NTB.

Selayaknya kain nusantara, batik Sasambo juga mempunyai motif khas dan keindahan unik, mengangkat kehidupan sehari-hari masyarakat.

Batik Sasambo memiliki empat motif utama, yakni mada sahe (mata sapi), kakando (tunas bambu), dan uma lengge (rumah adat). Selain itu, motif gerabah, kakangkung, mutiara, dan lainnya.

Warna batik Sasambo didominasi warna—warna cerah seperti merah, kuning, biru, dan hijau, melambangkan filosofi dan makna mendalam.

Warna merah sebagai energi, semangat, dan keberanian dalam menempuh kehidupan.

Warna kuning melambangkan kebahagiaan dan menarik perhatian, sedangkan warna biru adalah peruntungan yang baik, optimisme, cinta, dan kedamaian.

Sementara warna hijau melambangkan kesuburan, daya tahan, keseimbangan, dan persahabatan.

Sebagai karya kebanggaan NTBbatik Sasambo masih diproses dengan menggunakan teknik tradisional.

Keahlian tangan sang perajin dibutuhkan untuk membuat pola, motif, dan warna pada batik Sasambo.

Kain ini ditenun terlebih dulu, setelah itu baru melalui proses pewarnaan melalui potongan besi yang ujungnya telah dipanaskan.

Ujung besi ini ditempel pada kain untuk melepas bahan lilin sebagai pemisah warna di batik sasambo.

Sebagai pecinta kain khas nusantara, tak lengkap rasanya jika kita belum memiliki batik Sasambo.

Bagi Anda yang penasaran ingin melihat, merasakan unik, dan keindahan kain batik ini, Pertamina akan membawa batik Sasambo ke Pertamina SMEXPO 2023, di Gandaria City Mall, Jakarta Selatan.

Pameran kerajinan produk UMKM binaan Pertamina ini akan hadir dua hari lagi, sejak Selasa, 31 Oktober hingga Minggu, 5 November, dengan ribuan produk karya bangsa Indonesia.

Selain di Jakarta, Pertamina SMEXPO 2023 juga ada di tiga kota besar lainnya, yakni Balikpapan (26-28 Oktober 2023), Semarang (3-5 November 2023), dan Pekanbaru (15-19 November 2023).

Pertamina SMEXPO tahun 2023 merupakan gelaran yang keempat kalinya dipersembahkan khusus untuk UMKM Indonesia.

“SMEXPO menjadi salah satu ajang kebanggaan Pertamina untuk mengenalkan produk unggulan para UMKM binaan kami. Diharapkan melalui ajang ini, masyarakat dapat merasakan produk berkualitas dan unik produksi dalam negeri,” ujar Vice President Corporate Communication Pertamina Fadjar Djoko Santoso.

Pertamina sebagai perusahaan pemimpin di bidang transisi energi, berkomitmen dalam mendukung target Net Zero Emission 2060 dengan terus mendorong program-program yang berdampak langsung pada capaian Sustainable Development Goals (SDG’s).

Seluruh upaya tersebut sejalan dengan penerapan Environmental, Social & Governance (ESG) di seluruh lini bisnis dan operasi Pertamina.***/mel

Dukung Pemerataan Akses Keuangan, bank bjb Ambil Bagian Dalam Fin Expo 2023

BANDUNG, JAYAKARTA NEWS – bank bjb ambil bagian dalam mendukung pameran jasa keuangan atau Financial Expo (FinExpo) 2023 bertema “Akses Keuangan Merata, Masyarakat Sejahtera” pada 26 – 29 Oktober 2023 di Pakuwon Mal Yogya, Yogyakarta.

Fin Expo 2023 merupakan rangkaian kegiatan Bulan Inklusi Keuangan (BIK) 2023. Kegiatan ini diinisiasi oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK) bersama Lembaga Jasa Keuangan (LJK) salah satunya bank bjb, didukung penuh oleh, Bank Indonesia (BI), serta Lembaga Penjamin Simpanan (LPS).

Pada pameran tersebut, terdapat berbagai booth dari lembaga jasa keuangan seperti kementerian, lembaga, perbankan, asuransi, pasar modal, pembayaran, dana pensiun, pegadaian, fintech, dan e-commerce. Dengan puncak kegiatan pada tanggal 28 Oktober 2023.

Selain pameran LJK, masyarakat dapat mengikuti sebagai kegiatan menarik seperti promosi produk keuangan, business matching, edukasi keuangan, grand prize, daily doorprize, talkshow, kompetisi, bazar UMKM dan music performance. Juga dilakukan penyaluran kredit dan booth pembukaan rekening.

Pemimpin Divisi Corporate Secretary bank bjb Widi Hartoto mengatakan, dukungan bank bjb pada ajang Fin Expo 2023 merupakan komitmen perusahaan dalam mendukung pemerataan akses keuangan bagi semua lapisan masyarakat. Akses keuangan yang merata akan mendorong kesejahteraan bagi masyarakat.

“Kegiatan ini sangat penting dalam upaya meningkatkan pemahaman masyarakat tentang industri keuangan. Dengan tumbuhnya pemahaman masyarakat, diharapkan akan memberi dampak positif bagi pertumbuhan ekonomi masyarakat,” kata Widi.

Menurut dia, Bulan Inklusi Keuangan (BIK) 2023 adalah momentum tepat untuk mengedukasi dan memberikan akses kepada masyarakat terhadap layanan keuangan yang inklusif. Kerja sama antara sektor perbankan, pemerintah, dan masyarakat, diharapkan dapat meningkatkan literasi keuangan dan mengurangi ketimpangan ekonomi.

Dalam kegiatan yang digelar selama empat hari tersebut, bank bjb berpartisipasi selama empat hari pameran. Booth bank bjb hadir memberikan informasi dan solusi keuangan kepada masyarakat.

bank bjb menyediakan informasi terkait pembukaan rekening baru, informasi pembiayaan, dana pensiun, bancassurance, dan lainnya. Harapannya, masyarakat semakin paham atas berbagai produk jasa keuangan bank bjb.

“Kami mengucapkan terima kasih kepada pihak Otoritas Jasa Keuangan (OJK) yang melakukan inisiasi acara ini. bank bjb mendukung penuh upaya mencapai inklusi keuangan yang lebih baik bagi semua lapisan masyarakat,” imbuh Widi.

Diketahui, Bulan Inklusi Keuangan (BIK) adalah kegiatan rutin yang digelar setiap tahunnya. Rangkaian kegiatan ini dipusatkan pada bulan Oktober. BIK digelar dalam rangka mendorong peningkatan inklusi keuangan yang signifikan dan berkelanjutan secara serentak di seluruh wilayah Indonesia.***PR

bank bjb Selenggarakan Young Entrepreneur Success Zone (YEZ) 3.0.

BANDUNG, JAYAKARTA NEWS— Dalam rangka mendukung kemajuan wirausaha muda di Indonesia, bank bjb menggelar Young Entrepreneur Success Zone (YEZ) 3.0. Event ini sebagai bagian dari program scale up bisnis untuk para pengusaha muda dari berbagai daerah di Indonesia.

Young Entrepreneur Success Zone by bank bjb 2023, merupakan event yang berjalan ketiga kalinya, sebagai salah satu program yang dipersembahkan bank bjb juga dalam mendukung program pemerintah.

Pemimpin Divisi Corporate Secretary bank bjb Widi Hartoto mengatakan, Young Entrepreneur Success Zone 3.0  by bank bjb ikut serta  mendukung perubahan positif dalam pertumbuhan dan pemulihan ekonomi daerah.

“Melalui ajang kompetisi ide bisnis dan seminar para pengusaha muda, menghadirkan para narasumber yang dapat memberikan pengetahuan, masukan juga motivasi agar generasi muda lebih bisa berinovasi dalam membangun bisnisnya,” ucap Widi.

YEZ 3.0 by bank bjb 2023 terdiri dari beberapa tahap, mulai dai Internal Selection hingga City Selection yang akan berlangsung di 2 kota besar (Jakarta & Bandung). Adapun  Grand Final YEZ  yang akan di gelar di Kota Bandung  tanggal 9 November 2023.

Disampaikan Widi, dalam event ini, bank bjb ingin mencari bakat dari pengusaha muda melalui sebuah pagelaran kompetisi ide bisnis ala generasi muda yang akan memperebutkan hadiah dengan total 230 juta rupiah.

Nah, bagi pengusaha muda yang ingin ikut serta, daftar secara online dengan mengisi form pendaftaran yang ada di official website bank bjb infobjb.id/yez atau yang berada di instagram @yez.official.

Syarat lainnya, pemilik usaha berusia 18 – 45 Tahun berbentuk Perseorangan/CV/PT, bisnis sudah berjalan minimal 1 Tahun, minimal Omzet 50 juta per bulan. Kemudian, usaha yang di daftarkan bukan merupakan anggota sebuah produk franchise attau reseller.

“Peserta mengisi form pendaftaran dengan menyiapkan Company Profile maks 10 slides yang berisi background bisnis, keterangan pemilik, laporan keuangan, dan segmentasi pasar dengan melampirkan legalitas usaha,” ucap Widi.

Adapun kategori bisnis yang dapat diikutsertakan yaitu kategori Food & Beverages, Fashion & Handcraft (Kriya). Bisnis yang diusulkan berlaku untuk perencanaan pengembangan usaha (up scale bisnis). Keikutsertaan tidak berlaku bagi 3 besar YEZ by bank bjb tahun 2021 & 2022.

Para peserta, bersedia mengikuti seluruh syarat dan ketentuan daripenyelenggara dan tidak pernah terjerat kasus hukum, baik pidana maupun perdata. 

Tahapan kompetisi dimulai dari 18-30 Oktober. Kemudian pengumuman Hasil Online Selection melalui instagram resmi YEZ pada 2 November 2023. City Selection Jakarta dilaksanakan 6 November 2023. Peserta diharuskan melakukan posting video terkait keikutsertaan YEZ 3.0 pada periode 6-8 November 2023.

Para pengusaha muda juga dapat mengikuti podYEZ untuk meningkatkan pengetahuan dan skill bisnis. podYEZ  akan menghadirkan pembicara terbaik di bidang bisnis anak muda.

Syarat untuk ikut podYEZ juga mudah, cukup download Digicash by bank bjb di Play Store dan App Store kemudian daftar secara online dengan mengisi form di infobjb.id/yez atau melalui instagram @yez.official. Selamjutnya peserta melakukan scan QRIS bank bjb senilai Rp. 33.373,- dilokasi kegiatan.

Yuk, ikuti YEZ 3.0 bank bjb, biar bisnis kamu makin berkembang pesat dan dapat dukungan pembiayaan dari bank bjb. Untuk informasi lebih lanjut bisa melalui whatsAp nomor 0821-81111-004 dan jangan lupa follow lnstagram : @yez.official dan @bankbjb.***PR