Serahkan Anggaran 2024, Presiden: Jangan Buka Celah Penyalahgunaan Anggaran

JAYAKARTA NEWS – Presiden Joko Widodo menginstruksikan kementerian, lembaga, dan pemerintah daerah untuk menggunakan anggaran dengan disiplin, tepat sasaran, dan tidak membuka celah dalam penyalahgunaan anggaran. Apalagi, Presiden menyebut bahwa saat ini situasi geopolitik makin memanas, dampak perubahan iklim yang makin terlihat, serta potensi krisis dan resesi yang makin menguat.

Hal tersebut disampaikan Presiden dalam arahannya pada acara Penyerahan secara Digital Daftar Isian Pelaksanaan Anggaran (DIPA) dan Buku Daftar Alokasi Transfer ke Daerah (TKD) Tahun 2024 di Istana Negara, Jakarta, Rabu, 29 November 2023.

“Pertama, gunakan anggaran yang telah diberikan itu sekali lagi secara disiplin, teliti, dan tepat sasaran. Yang kedua, kedepankan transparansi dan akuntabilitas, ini jangan membuka celah sedikit pun untuk penyalahgunaan anggaran, berkaitan dengan korupsi apalagi, tutup celah itu,” ucap Presiden.

Kepala Negara pun kembali menegaskan untuk sesegera mungkin melakukan realisasi anggaran yang telah disiapkan. Presiden menyampaikan bahwa sampai dengan saat ini realisasi anggaran pemerintah pusat baru mencapai 74 persen dan pemerintah daerah sebesar 64 persen.

“Sejak awal 9 tahun yang lalu saya ingin mengubah ini, tapi ternyata saya cek lagi masih memang mengubah cara kerja, mengubah mindset enggak mudah. Sekali lagi, eksekusi sesegera mungkin, lakukan belanja sesegera mungkin,” tutur Kepala Negara.

Selanjutnya, Presiden Jokowi menginstruksikan jajarannya untuk mengantisipasi ketidakpastian yang terjadi melalui automatic adjustment. Presiden pun mengingatkan bahwa anggaran yang dibelanjakan merupakan uang rakyat sehingga orientasinya harus fokus pada hasil.

“Prosedur itu wajib tapi orientasinya jangan prosedur, orientasinya hasil, fokusnya pada hasil dan yang paling penting juga bermanfaat maksimal bagi rakyat,” ujar Presiden.

Selanjutnya, Presiden menekankan pentingnya penguatan sinergi dan harmonisasi pemerintah daerah dengan kebijakan pemerintah pusat. Presiden menyebut, hal tersebut penting dilakukan agar pembangunan berjalan dengan lebih selaras.

“Sudah bikin jalan tol mestinya pemerintah provinsi, kabupaten dan kota itu menyambungkan dengan kawasan industri, kawasan wisata, kawasan pertanian, kawasan perkebunan, tidak dilakukan. Ini yang perlu saya tekankan sekali lagi sinergi dan harmoniasasi biar in line semuanya,” ucap Presiden.

Lebih lanjut, Presiden menginstuksikan jajarannya memanfaatkan dana transfer daerah untuk perbaikan layanan publik, pendidikan, kesehatan. Selain itu, Presiden juga mendorong alternatif-alternatif inovasi pembiayaan agar iklim investasi tetap terjaga.

“2024 adalah tahun terakhir pemerintahan periode ini sehingga saya pesan agar anggaran dioptimalkan, tuntaskan agenda pembangunan yang belum selesai, yang sudah direncanakan tetapi belum bisa, tuntaskan, untuk memperkuat fondasi bagi pemerintah yang akan datang,” tutur Presiden.

Turut mendampingi Presiden dalam kesempatan tersebut antara lain Menteri Keuangan Sri Mulyani, Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian, dan Sekretaris Kabinet Pramono Anung.

Turut hadir para pemimpin lembaga negara, para menteri Kabinet Indonesia Maju, dan para kepala lembaga pemerintah nonkementerian, Pj. Gubernur DKI Jakarta Heru Budi Hartono, Pj. Gubernur Jawa Barat Bey Machmudin, dan Pj. Gubernur Banten Al Muktabar. Hadir pula secara daring para gubernur seluruh Indonesia.***/mel

Menteri Keuangan Paparkan Upaya Pemerintah dalam Menghadapi Peluang dan Tantangan Digital Teknologi

JAYAKARTA NEWS – Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani Indrawati mengatakan bahwa revolusi digital merupakan hal yang tidak bisa dihindari. Perkembangan digital teknologi yang pesat dirasakan dapat mempermudah akses informasi dan transaksi dalam kehidupan sehari-hari. Namun demikian, terdapat juga ancaman atau tantangan yang harus diwaspadai. 

“Digital teknologi dan berbagai proyeksi apa yang akan ditawarkan mungkin akan menimbulkan dampak kemanusiaan, sosial, politik, ekonomi dan finansial,” ungkap Menkeu dalam acara Indonesia Digital Summit 2023, di Jakarta, Selasa (28/11).

Selanjutnya, Menkeu menjelaskan peranan ekonomi digital di dalam perekonomian juga bisa menciptakan persamaan dan menghilangkan eksklusifitas karena informasi bisa diakses oleh siapa saja, disamping perlunya investasi infrastruktur untuk menunjang konektivitas yang merupakan tantangan bagi Indonesia sebagai negara kepulauan yang luas. 

“Saat covid semua kementerian dan lembaga anggarannya dipotong untuk ngurusin covid, satu satunya yang ditambahkan adalah anggarannya Kementerian Komunikasi dan Informasi (Kominfo) untuk pembangunan satelit, fiber optik, BTS dan lain lain,” ujarnya.

Selain itu, perkembangan digital teknologi yang identik dengan younger demografi juga dinilai sangat menguntungkan bagi Indonesia, dikarenakan populasi terbesar Indonesia yang merupakan young generation.  

Meski demikian, kedepannya digital teknologi juga dikatakan Menkeu akan dapat menciptakan lapangan pekerjaan baru, sekaligus juga menghilangkan pekerjaan lama. Untuk itu, setiap tenaga kerja sangat perlu untuk mempelajari keterampilan baru agar dapat mengimbangi digitalisasi.

“Training, re-training itu menjadi sesuatu yang emas. Kartu Prakerja adalah salah satu bentuk terobosan kita untuk menjembatani. Pasti belum sempurna, tapi itu adalah sesuatu yang kita ikhtiarkan bahwa akan ada disrupsi di pasar tenaga kerja,” tutur Menkeu.

Hal itu dikatakan Menkeu menimbulkan banyak sekali peluang, tapi juga terdapat tantangan dari sisi kebijakan dan regulasi. Dalam hal ini, Kementerian Keuangan bersama dengan Bank Indonesia, Otoritas Jasa Keuangan, Lembaga Penjamin Simpanan, dan Komite Stabilitas Sistem Keuangan akan terus mencoba merumuskan kebijakan yang tepat untuk mengaktualisasi potensi peluang di bidang finansial seperti digital payment, financial landing, insurance, wealth management. 

“Inilah transformasi ekonomi yang terus diupayakan entah melalui digitalisasi, hilirisasi dan peranan pemerintah yang menjadi sangat-sangat kritikal. Namun kita semua tahu bahwa digitalisasi membutuhkan adaptasi. Dan adaptasinya enggak selalu simple dan smooth, kadang kadang very ugly dan painful,” tukas Menkeu.***/mel

Dorong Efisiensi Ekspor-Impor, LNSW Perkuat Sinergi dengan Kementerian & Lembaga

JAYAKARTA NEWS – Pemerintah saat ini semakin gencar melakukan perbaikan tata kelola ekspor impor untuk mendorong pertumbuhan ekonomi dan meningkatkan pelayanan kepada para pelaku usaha.

Dikutip dari Rilis Kemenkeu, Selasa (28/11/2023), untuk mendukung hal tersebut, Lembaga National Single Window (LNSW) Kementerian Keuangan (Kemenkeu)  menyelenggarakan Rapat Koordinasi Dewan Pengarah periode II tahun 2023 dalam rangka menguatkan sinergi dan kolaborasi dengan berbagai Kementerian/Lembaga.

Rapat Koordinasi yang diselenggarakan pada Senin (27/11/) di Jakarta ini dipimpin langsung oleh Menko Perekonomian Airlangga Hartarto selaku Ketua Dewan Pengarah dan dihadiri oleh Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani Indrawati selaku Wakil Ketua Dewan Pengarah. Selain itu, hadir juga perwakilan dari 17 Kementerian/Lembaga lainnya yang menjadi anggota dari Dewan Pengarah INSW.

“Dalam Rapat Dewan Pengarah kali ini, kita akan membahas 4 issue strategis hasil dari Rapat Dewan Pengarah pada 27 Juni 2023 lalu. Empat issue strategis tersebut adalah tata kelola data dan informasi pada SINSW, Service Level Agreement dan Business Continuity Plan, lalu Unit Layanan Single Window (ULSW), dan Harmonisasi Kode Pelabuhan/Bandara,” ungkap Menko Airlangga dalam pembukaannya.

Selanjutnya, Menkeu pada kesempatan yang sama menyampaikan bagaimana transformasi digital pada proses ekspor, impor, dan logistik berdampak baik pada peningkatan dan kepastian ekonomi Indonesia.

“Transformasi digital ini merubah pola kerja manual/hardcopy/inhouse menjadi berbasis digital untuk setiap layanan pemerintah sejak sebelum kedatangan, saat kedatangan, proses cargo clearance sampai dengan cargo clearance menuju pasar domestik, melalui SINSW (Sistem Indonesia National Single Window) saja,” ujar Menkeu 

Menkeu juga melaporkan berbagai potensi pengembangan INSW/SINSW yang tentunya juga membutuhkan harmonisasi, sinkronisasi dan simplifikasi proses bisnis dan integrasi sistem dari berbagai K/L dalam pengembangannya.

Potensi pengembangan ini antara lain adalah penguatan Maritime Single Window, sistem tracking dokumen dan barang, SPBE (MPP Digital dan SMART ASN), support system dan infrastruktur Badan Karantina Indonesia, Technical Assistance Pengembangan National Single Window, dan fasilitas layanan B2B dalam kerangka logistik.

“Kami tentunya mengharapkan dukungan dari semua K/L, sehingga kita akan semakin meningkatkan sistem informasi bagi pelaku usaha, untuk meningkatkan kegiatan ekonominya juga,” ucap sang Bendahara Negara.

Rapat Koordinasi tersebut berlangsung di ruang Graha Sawala, Kantor Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian Republik Indonesia ini membahas Isu Strategis Kolaborasi SINSW 2023 sebagai tindak lanjut dari Rapat Koordinasi Dewan Pengarah INSW Periode I yang telah berlangsung pada 27 Juni 2023 lalu.***/mel

Bersama Himbara, BJBR Juara 3 ARA 2022 Kategori Perusahaan Go Publik Keuangan

JAYAKARTA NEWS – Komitmen bank bjb dalam menjalankan praktik bisnis dengan pendekatan good corporate governance (GCG) dan prinsip keberlanjutan, mendapat apresiasi dari pihak Independen. Kali ini, bank bjb menerima penghargaan Annual Report Award (ARA) 2022 pada kategori Perusahaan Go Publik Keuangan dengan predikat Juara 3 bersama Bank Himbara (BMRI Juara 1 dan BBRI Juara 2) serta berkompetisi dengan Bank Swasta Nasional lainnya atau naik kelas dari capaian Tahun Buku 2016 Juara 1 kategori BUMD Listed.

Capaian pada gelaran ARA yang ke-18 ini juga semakin melengkapi raihan apresiasi laporan tahunan bank bjb lainnya yaitu Sustainability Report setelah sebelumnya pada 6 November 2023 lalu dianugerahkan Asia Sustainability Reporting Rating (ASRRAT) Kategori Platinum Rank oleh National Center for Corporate Reporting (NCCR).

Adapun acara diselenggarakan Otoritas Jasa Keuangan (OJK), bekerja sama dengan Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian, Kementerian BUMN, Direktorat Jenderal Pajak-Kementerian Keuangan, Bursa Efek Indonesia (BEI), Kliring Penjaminan Efek Indonesia (KPEI), Kustodian Sentral Efek Indonesia (KSEI), Komite Nasional Kebijakan Governance (KNKG), dan Ikatan Akuntan Indonesia (IAI), dalam acara Malam Penganugerahan ARA 2022 – Integrated Mindset toward Sustainability for Long-Term Value Creation yang berlangsung pada Senin malam (27/11) di Main Hall, Gedung Bursa Efek Indonesia.

Penghargaan diterima oleh Direktur Utama bank bjb Yuddy Renaldi, turut menghadiri Komisaris Utama Independen bank bjb Farid Rahman beserta jajaran.

Wakil Ketua Komite Nasional Kebijakan Governance (KNKG) Selaku Ketua Panitia Pelaksana ARA 2022 Sigit Pramono dalam sambutan menyampaikan, ajang ARA 2022 dimaksudkan mendorong penerapan GCG perusahaan di Indonesia melalui keterbukaan informasi. ARA 2022 menitikberatkan penilaian terhadap laporan tahunan dan pemberian rekomendasi perbaikan bagi seluruh peserta untuk menyampaikan laporan keuangan tahunan disajikan sesuai ketentuan dan pedoman yang berlaku dengan relevan dan wajar.

Ketua Dewan Juri ARA 2022 Lindawati Gani, menjelaskan, ARA 2022 diselenggarakan kembali setelah sempat vakum akibat pandemi. Pesan yang ingin didorong dewan juri, agar perusahaan mengungkapkan aspek keberlanjutan dalam merancang strategi dan proses bisnis perusahaan. Ia menegaskan, dewan juri bertanggung jawab dan selalu menjaga objektivitas, dilakukan dengan independen, profesional, dan tanpa intervensi. 

“Dewan juri berharap kegiatan ARA 2022 ini akan menjadi pendorong bagi masyarakat dunia usaha terus meningkatkan kualitas laporan tahunan, laporan keberlanjutan dan mendorong praktik governance yang terintegrasi dalam proses bisnis,” ucap Lindawati. 

Acara ARA 2022 turut dihadiri Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara Reformasi Briokrasi (PANRB) Abdullah Azwar, Kepala Eksekutif Pengawas Pasar Modal, Keuangan Derivatif dan Bursa Karbon OJK  Inarno Djajadi, Kepala Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) Muhammad Yusuf Ateh , Sekretaris Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Susiwijono Mugiarso, Deputi Bidang Keuangan Dan Manajemen Risiko Kementerian BUMN Nawal Nely, Deputi Komisioner Pengawas Emiten, Transaksi Efek, dan Pemeriksaan Khusus OJK Djustini Septiana ,  Direktur Utama BEI  Iman Rachman ,  Sekretaris Ditjen Bina Keuangan Daerah Kemendagri  Hendriawan, Ketua Panitia Dewan Pengarah ARA Mardiasmo, Ketua Dewan Pengurus Nasional (DPN) Ikatan Akuntan Indonesia (IAI) Ardan Adiperdana.

Direktur Utama bank bjb Yuddy Renaldi menyampaikan, penilaian award dilakukan berdasarkan data publik untuk mengukur keterbukaan informasi laporan tahunan 2022 yang sesuai dengan ketentuan dan pedoman yang berlaku dan disajikan secara relevan dan wajar.

Disampaikan Yuddy, bank bjb menerapkan prinsip keberlanjutan dalam menjalankan roda bisnis demi menjaga keberlangsungan lingkungan serta sosial dalam jangka panjang.

“Kami menyampaikan apresiasi dan terimakasih atas penghargaan ARA 2022 yang diterima bank bjb. Penghargaan yang diraih bank bjb, menjadi bukti bahwa perusahaan selalu menjadikan praktik usaha berkelanjutan sebagai acuan dalam memandu langkah-langkah strategis ekspansi perusahaan,” ucap Yuddy.

bank bjb dalam menjalankan bisnis, senantiasa menjaga keseimbangan aspek Environment, Social, and Governance (ESG). Penghargaan ini memperkuat capaian perusahaan di bidang laporan keberlanjutan dan GCG.

Yuddy menjelaskan, bank bjb berfokus pada pertumbuhan keberlanjutan dan menjadi bank pilihan utama masyarakat.

bank bjb juga termasuk ke dalam ‘First Movers in Sustainable Banking’ dimana diwujudkan dengan mendukung Inisiatif Keuangan Berkelanjutan Indonesia (IKBI) sejak 2018.

Sebagai salah satu bank terbesar, bank bjb memiliki misi untuk memberikan kontribusi dan partisipasi sebagai penggerak dan pendorong perekonomian daerah. Juga, menjadi partner utama pemerintah daerah dalam mengelola keuangan. Sekaligus, senantiasa memberikan layanan terbaik kepada nasabah.

“Kami juga berkomitmen memberikan layanan terbaik dan berkelanjutan kepada stakeholders, sekaligus meningkatkan inklusi keuangan kepada masyarakat melalui digitalisasi perbankan,” ucap Yuddy.

“bank bjb senantiasa menerapkan tata kelola sesuai ketentuan perundang-undangan dan dan senantiasa mematuhi kewajiban pelaporan,” ucap Yuddy.

Sebagai informasi, kriteria ARA disusun dengan mengakomodir semua ketentuan/standar dan best practices di bidang corporate governance dan akuntansi serta selalu di-update untuk menyelaraskan dengan perkembangan yang ada. ARA 2022 menggunakan kriteria yang telah selaras dengan SE OJK 16/2021 tentang Bentuk dan Isi Laporan Tahunan, termasuk lampiran SE OJK 16/2021 tentang Pedoman Teknis Penyusunan Laporan Berkelanjutan, yang mengacu pada SE OJK 51/2017 tentang Penerapan Keuangan Berkelanjutan, dan mengakomodir Pedoman Umum Governansi Korporat Indonesia (PUGKI) 2021, serta ASEAN CG Scorecard.***PR

Menteri Keuangan Paparkan Upaya Pemerintah Atasi Perubahan Iklim

JAYAKARTA NEWS – Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani Indrawati mengatakan bahwa saat ini Indonesia terus menunjukan pertumbuhan yang stabil dengan angka kemiskinan yang terus menurun. Namun demikian, Menkeu berpendapat bahwa bagaimana meningkatkan kesejahteraan tanpa merusak bumi akibat isu perubahan iklim, geopolitik, hingga digitalisasi merupakan tantangan yang menjadi perhatian pemerintah saat ini.

“So, climate change is a problem. How we are all can work together, especially antar generasi ke generasi,” ungkap Menkeu pada acara “Climate Change and Indonesia’s Future: An Intergenerational Dialogue”, di Jakarta, Senin (27/11).

Menkeu juga mengungkapkan bahwa pengentasan masalah iklim memerlukan rencana pembiayaan yang kongkrit. Dalam hal ini, selain pembiayaan dari pemerintah pusat, belanja negara melalui pemerintah daerah juga memegang peran penting.

“Kita melakukan berbagai Instrumen kebijakan dan motivasi kepada local government. Kita menggunakan instrumen seperti di Dana Alokasi Khusus (DAK) fisik, Dana Bagi Hasil (DBH) dan berbagai instrumen untuk memotivasi daerah memainstreamkan climate change,” ungkapnya.

Untuk memenuhi hal itu, pemerintah tengah mengembangkan sejumlah instrumen fiskal dan keuangan untuk menangani perubahan iklim. Salah satunya dalam bentuk instrumen green bond yang dikombinasikan dengan SUKUK atau obligasi berbasis syariah.

Sejak 2018, Indonesia telah menerbitkan sejumlah US$5 miliar SUKUK Green Bond secara global. Sementara di dalam negeri, pemerintah juga memperkenalkan SUKUK ritel-domestic green yang penerbitannya mencapai Rp 21,8 triliun. Menkeu menjelaskan bahwa berbagai instrumen tersebut terbukti sukses menurunkan emisi Indonesia.

“Peluncuran instrumen ini secara akuntabel menjelaskan instrumen green related dengan penurunan emisi. Total 5,7 juta ton Co2 pada 2018, 3,2 juta juta ton Co2 pada 2019, 1,4 juta ton Co2 pada 2020, dan 222.647 juta ton Co2 pada 2022. Ini semua tidak berdasarkan hitungan kita sendiri, tapi diaudit lembaga kredibel,” jelasnya.

Selain itu, pemerintah juga mengadakan kerjasama pendanaan terintegrasi yang mendukung pembangunan infrastruktur yang sejalan dengan pencapaian tujuan pembangunan berkelanjutan (SDGs) di Indonesia yakni SDG Indonesia One.

Sementara upaya lainnya, Indonesia sudah mendapat dukungan keuangan dari sejumlah negara atau green climate fund (GCF) untuk melaksanakan berbagai proyek transisi energi. Berdasarkan data GCF Financial Instrument, terdapat total US$ 486 juta anggaran yang sudah masuk di Indonesia yang terbagi dalam 23% bersifat ekuitas, 26% bersifat dana pinjaman, dan 35% bersifat dana hibah.

“Untuk itu, kami akan terus bekerja sama dan membuka diri. Karena climate agenda without financing hanya akan menjadi agenda, hanya akan menjadi dream. Financing is one of the most critical element dari climate agenda,” tandasnya.***/mel

Menparekraf: Toba Caldera Resort Dapat Dua Investor Tambahan

JAYAKARTA NEWS – Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif/Kepala Badan Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf/Kabaparekraf) Sandiaga Salahuddin Uno menyebut Toba Caldera Resort  yang dikelola oleh Badan Pengelola Otorita Danau Toba (BPODT) mendapat dua tambahan investor pada 2024.

Hal itu dikatakan Menparekraf Sandiaga saat menyaksikan kesepakatan dua kerja sama terbaru dari BPODT dengan para investor yaitu TOCA Resort dan Mitra Jaya pada Minggu (26/11/2023). Dari kerja sama itu, disepakati pada Lebaran 2024, TOCA Resort akan mulai membangun fasilitas tambahan berupa akomodasi sebanyak 20 unit. Sedangkan Mitra Jaya di akhir semester pertama atau pada Juni 2024 akhir, juga akan membangun fasilitas akomodasi ramah lingkungan untuk menopang jumlah kunjungan wisatawan yang terus bertambah.

“Salah satu yang bisa menarik investor untuk berinvestasi adalah pariwisata hijau. Karena, pariwisata hijau saat ini banyak sekali permintaannya. Bukan lagi tipe pembangunan-pembangunan yang masif dari segi struktur. Tapi, menyatu dengan alam,” ujarnya.

Menparekraf Sandiaga mengatakan tahun ini kunjungan wisatawan ke Toba Caldera Resort sudah mencapai angka 300 ribu. Pihaknya optimistis, angka ini akan terus meningkat, karena fasilitas akan terus ditambah. Juga dari sisi 3A, yaitu Aksesibilitas, Amenitas, dan Atraksi.

Menparekraf Sandiaga Uno bertemu dengan investor baru Toba Caldera Resort yaitu TOCA Resort dan Mitra Jaya pada Minggu (26/11/2023).

Ditambah dengan diselenggarakannya beberapa event-event internasional di Danau Toba seperti Aquabike Jetski dan ada Asia Pacific Rally Championship (APRC), jumlah kunjungan mencapai revenue di atas target, yaitu 4 kali lipat dalam 1 hari.

“Beberapa pembangunan di sini juga langsung berdampak pada kesejahteraan masyarakat, dan ekonomi lokal. Itu yang menjadi harapan kita, Karena pemerintah terus membangun jalan, pelabuhan, dan bandara. Ini Bandara Sibisa juga kita bangun, sebentar lagi selesai. Jalan tol juga akan sampai Parapat. Suatu saat, ini semua akan terhubung, konektivitasnya dipastikan berkelas internasional, berkelas dunia,” ujarnya.

Sementara itu, Direktur Utama (Dirut) BPODT, Jimmy Bernando Panjaitan, menjelaskan sampai saat ini total nilai investasi di Toba Caldera Resort yang sudah digodok mencapai Rp2 triliun, baik yang sudah berjalan maupun yang sedang berproses. Angka itu termasuk yang baru disepakati, yaitu dari TOCA Resort hampir Rp100 miliar dan Mitra Jaya hampir Rp500 miliar.

“Apabila ditotal semua investasi yang didapat mencapai Rp2 triliun,” katanya.***/mel


Kemenparekraf Beri Dukungan Hiasan Perahu Nelayan dalam Sail Teluk Cenderawasih 2023

JAYAKARTA NEWS – Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif/Badan Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf/Kabaparekraf) memberikan dukungan penuh terhadap pelaksanaan event Sail Teluk Cenderawasih 2023.

Menparekraf/Kabaparekraf Sandiaga Salahuddin Uno dalam keterangannya, Jumat (24/11/2023) mengatakan bentuk nyata dukungan Kemenparekraf terhadap event yang diinisiasi oleh Kementerian Investasi/Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) ini adalah dengan menghias kapal nelayan yang berpartisipasi dalam kegiatan sailing pass bersama TNI dan instansi terkait lainnya.

“Kemenparekraf berkoordinasi dengan Dinas Perikanan Kabupaten Biak Numfor menghias kapal dengan 1000 bendera merah putih untuk 500 kapal dalam kegiatan parade kapal nelayan,” kata Sandiaga.

Menurut Menparekraf, dukungan terhadap event seperti Sail Teluk Cenderawasih 2023 ini sangat penting sebagai salah satu media promosi yang efektif untuk menarik kedatangan wisatawan ke “Bumi Cenderawasih”. Selain itu, event ini juga dinilai mampu menarik investor untuk mengembangkan potensi-potensi pariwisata yang ada di Papua.

“Saya meyakini lewat event-event seperti ini kita bisa membangkitkan perekonomian dan membuka lapangan kerja bagi masyarakat Papua,” ujar Sandiaga.

Dalam acara pembukaan Sail Teluk Cenderawasih 2023 di Kawasan Pantai Samau, Kabupaten Biak Numfor, Kamis (23/11/2023), Presiden Joko Widodo mengungkapkan event Sail Teluk Cenderawasih 2023 menjadi momentum untuk mempromosikan potensi wisata bahari yang ada di Papua. Sebab Papua, khususnya Teluk Cenderawasih memiliki potensi wisata bahari yang sangat besar.

Sehingga hal ini patut diperkenalkan ke pasar nasional maupun internasional. “Teluk Cendrawasih merupakan surganya terumbu karang, surganya biota laut dan kita harapkan dengan adanya Sail Teluk Cendrawasih, budaya, tarian, musik, produk-produk lokal Papua dapat diperkenalkan ke level nasional dan bahkan ke level internasional,” kata Presiden.

Sail Teluk Cendrawasih 2023 berlangsung pada 21 hingga 27 November 2023 di Biak Numfor. Pembukaan acara ini diisi dengan sailing pass yang diikuti oleh para nelayan setempat serta kapal-kapal TNI, tari-tarian tradisional Papua, dan atraksi terjun payung dari TNI dan Polri.***/mel

Menkeu Minta Aset Negara Dikelola dengan Baik untuk Ciptakan Nilai Tambah bagi Perekonomian

JAYAKARTA NEWS – Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani Indrawati mengingatkan kepada seluruh kementerian dan lembaga untuk meningkatkan kultur menjaga aset negara. Untuk menciptakan dan meningkatkan budaya menjaga aset negara tersebut, pemerintah terus melakukan edukasi dan sosialisasi mengenai pentingnya peranan aset negara. 

“Tidak hanya sekadar sebagai koleksi aset yang ada di dalam neraca keuangan, namun juga sebagai sebuah aset yang mampu menciptakan nilai tambah di dalam perekonomian,” ujar Menkeu dalam acara Anugera Reksa Bandha yang diselenggarakan di Jakarta pada Rabu (22/11).

Saat ini, Kementerian Keuangan (Kemenkeu) terus berupaya mengelola dan mendokumentasikan seluruh aset negara secara baik. Salah satunya melalui Sistem Informasi Manajemen Aset Negara (SIMAN) yang dibangun untuk menelusuri dan meng-update aset-aset negara yang dimiliki. Menurut Menkeu, hal tersebut merupakan salah satu cara edukasi publik bahwa keuangan negara tidak hanya sekadar pajak, bea cukai, utang, namun juga terdapat belanja dan aset kekayaan negara yang bermanfaat bagi perekonomian Indonesia. 

“Kita juga terus memperbaiki bagaimana wujud pengelolaan aset negara ini bisa betul-betul diterjemahkan di dalam prinsip efisiensi, efektivitas, dan akuntabilitas,” kata Menkeu. 

Lebih lanjut, Menkeu menjelaskan bahwa penggunaan Barang Milik Negara (BMN) semakin distandarkan dengan standar barang dan standar kebutuhan di dalam rangka menciptakan optimalisasi BMN. Pengelolaan BMN memberikan dampak bagi pertumbuhan ekonomi nasional dalam perannya menopang pelaksanaan tugas pemerintahan, pemberian pelayanan publik, dan pemerataan pembangunan. 

Selain itu, Kemenkeu juga tengah melakukan piloting untuk mengukur kinerja aset. Menkeu mengatakan piloting untuk mengukur kinerja aset dilakukan melalui implementasi asuransi barang milik negara. 

“Karena Indonesia adalah negara yang ada di dalam ring of fires, jadi sering sekali terjadi juga bencana alam yang bisa merusak aset. Dan oleh karena itu, memproteksi aset melalui pengasuransian menjadi sangat penting,” ujar Menkeu. 

Dari sisi tata laksana dan tata kelola, pemerintah juga melakukan penertiban sertifikasi BMN, terutama untuk tanah yang ditargetkan dapat selesai pada tahun 2024. Selain itu, pemerintah juga membentuk jabatan fungsional penatalaksanaan barang dan indeks pengelolaan aset untuk berbagai indikator kinerja dari birokrasi. 

Dalam kesempatan tersebut, Menkeu juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh Kementerian Lembaga untuk terus menunjukkan kepeduliannya dalam menjaga aset negara. 

“Kami tentu berterima kasih kepada seluruh Kementerian Lembaga yang hadir pada hari ini untuk terus juga menunjukkan kepeduliannya tidak hanya pada saat meminta atau mendapatkan anggaran untuk belanja negaranya. Namun pada saat sudah membelanjakan, terutama belanja modal dan berbentuk aset, Bapak dan Ibu sekalian tetap menunjukkan kepedulian untuk menjaganya. Ini adalah sikap yang luar biasa kami hargai dan saya berterima kasih atas nama Kementerian Keuangan,” kata Menkeu. 

APBN mendukung penyediaan aset negara berupa sarana dan prasarana publik secara merata di seluruh pelosok negeri. Aset negara dikelola dengan lebih baik untuk meningkatkan kualitas layanan demi terwujudnya kesejahteraan masyarakat. Kemenkeu melalui Direktrorat Jenderal Kekayaan Negara (DJKN) terus berupaya optimal meningkatkan pengelolaan aset negara agar semakin andal dan memberikan manfaat yang lebih besar bagi masyarakat, di antaranya melalui pemberian penghargaan di bidang pengelolaan kekayaan negara dan lelang. 

Anugerah Reksa Bandha merupakan bentuk penghargaan bagi para pemangku kepentingan di bidang pengelolaan kekayaan negara dan lelang yang telah bekerja kolaboratif mendukung optimalisasi aset negara. Kegiatan Anugerah Reksa Bandha Tahun 2023 diharapkan dapat terus meningkatkan motivasi seluruh stakeholders Kemenkeu di bidang pengelolaan kekayaan negara dan lelang untuk terus mengoptimalkan penggunaan aset.***/mel

Menkeu Sri Mulyani Ungkap Empat Tantangan Fundamental Menuju Indonesia Emas 2045

JAYAKARTA NEWS – Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani memaparkan empat tantangan fundamental yang harus dihadapi suatu negara untuk bisa mencapai status negara maju. Hal tersebut disampaikan Menkeu dalam acara KADIN Leaders Dinners dengan tema “Leading Towards Indonesia 2045” yang diselenggarakan di Jakarta.

Dikutip dari Rilis Kemenkeu, Kamis (23/11/2023), Menkeu menyebut, tantangan pertama berkaitan dengan peningkatan kualitas sumber daya manusia (SDM). Karena, hal tersebut berkaitan sangat erat dengan produktivitas dan pertumbuhan ekonomi yang sehat.

“Hal yang lebih menantang kalau kita bicara tentang Indonesia 2045 adalah the fundamental problem atau sering disebut structural problem. Suatu negara tidak bisa meneruskan journey to become high income country atau achieving this golden era apabila rakyatnya tidak memiliki kualitas sumber daya manusia yang baik,” ujarnya.

Oleh karenanya, guna membangun kualitas SDM bermutu, Menkeu menjelaskan bahwa APBN secara mandatori membelanjakan 20% alokasi untuk sektor pendidikan. Selain itu, APBN juga memperhatikan salah satu unsur penting dalam peningkatan SDM yaitu kesehatan masyarakat. 

“Jadi Indonesia di dalam membelanjakan atau menggunakan fiscal toolsnya untuk social safety net education health itu basically tujuannya adalah untuk menciptakan human capital, improving quality, translated into higher productivity dan sekaligus mengurangi inequality,” tambahnya.

Tantangan kedua menuju Indonesia Emas 2045 menurut Sri Mulyani adalah kualitas infrastruktur. Menurutnya, status negara maju hanya bisa diraih apabila suatu negara memiliki kualitas infrastruktur yang baik.

“Again, di dalam konteks struktural ini, APBN memiliki peranan yang luar biasa penting. Kita allocate infrastruktur selama Presiden Jokowi cukup signifikan,” terang sang Bendahara Negara.

Hal ketiga yang dipaparkan Menkeu sebagai prasyarat untuk menjadi negara maju adalah transformasi perekonomian. Menurutnya, ekonomi yang terlalu didominasi oleh sektor primer berupa bahan mentah tidak akan mampu untuk tumbuh.

“Dan oleh karena itu keinginan untuk menciptakan hilirisasi di dalam rangka value added creation adalah is a must. Indonesia juga blessed dengan natural resources yang kebetulan very strategic di dalam supply change di dalam era digitalisasi,” ungkap Menkeu.

Terakhir, Menteri Keuangan menyebut kualitas institusi termasuk regulasi birokrasi menjadi salah satu aspek paling penting dalam membangun dan mencapai Indonesia Emas 2045.

“The last and the most another most important aspect untuk membangun dan mencapai Indonesia 2045 is the institutional quality. Di dalamnya termasuk regulasi birokrasi. Ini mungkin is the most complex one,” ucap Sri Mulyani.

“Saya berharap KADIN dalam hal ini sebagai lembaga yang mewadahi para entrepreneur, bisnis, juga mengikuti dan kemudian juga menavigasi journey yang tidak mudah ini,” pungkasnya.***/mel

Vale Ekspansi Bisnis Mineral Kritis ke Brasil dan Indonesia

JAYAKARTA NEWS – Raksasa pertambangan Vale berencana untuk mendirikan perusahaan mineral kritis baru yang akan menjadi “saudara atau saudari dari bisnis bijih besi,” kata Mark Cufitani, ketua dewan logam transisi energi perusahaan di Vale Base Metals.

Pada awal November, Cutifani diwawancarai oleh Kitco Mining di International Mining and Resources Conference (IMARC 2023) di Sydney, Australia.

Hingga tahun lalu, Cutifani adalah CEO Anglo American. Dia terpikat kembali ke penambangan karena peluang yang dia lihat dalam mineral kritis. Dia memimpin dewan independen yang akan mengawasi Vale membentuk anak perusahaan logam dasar baru.

“Tidak ada niat untuk kembali ke jenis peran ini, tetapi yang menarik adalah pertama [fokus Vale] pada mineral kritis,” kata Cutifani.

“Vale datang kepada saya dan bertanya apakah saya dapat membantu mereka melakukan beberapa restrukturisasi, mengembangkan potensi mineral kritis mereka, dan juga melihat keterlibatan dalam IPO. Itu mencentang banyak kotak jadi di sinilah saya.”

Dia mengatakan Vale sedang mencari IPO atau semacam “acara likuiditas” dalam waktu tiga hingga empat tahun.

“Ini benar-benar berusaha menumbuhkan bisnis yang bisa menjadi saudara atau saudari dari bisnis bijih besi dan dalam mineral kritis,” kata Cutifani. “Kami pikir kami dapat mendirikan entitas yang berbeda dengan seperangkat keterampilan yang berbeda dan mengembangkannya dari waktu ke waktu, sehingga akan menarik bagi pasar dan kemudian mempertimbangkan IPO atau semacam acara likuiditas dalam tiga atau empat tahun ke depan. Itu akan menciptakan lebih banyak nilai bagi pemegang saham.”

Vale adalah produsen nikel teratas dengan operasi di Brasil, Kanada, dan Indonesia. Logam ini semakin penting karena penggunaannya dalam baterai. Perusahaan juga memproduksi tembaga dan kobalt.

“Kekuatan besar yang kami miliki adalah pengetahuan tentang Brasil,” kata Cutifani. Dia mencatat bahwa Vale juga telah bermitra dengan perusahaan Cina di Indonesia. “Indonesia bisa menjadi 50 hingga 70% dari produksi nikel dunia dalam jangka panjang, jadi kami berada dalam posisi yang bagus untuk mendukung dan melayani pasar dalam logam tersebut…dan kami tidak takut untuk mencari peluang baru di tempat lain.”(km/sm)