Menkeu : Saat ini Ekonomi Indonesia Terjaga, Namun Ada Tantangan Global ke Depan

JAYAKARTA NEWS – Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani Indrawati mengatakan, keadaan ekonomi Indonesia saat ini relatif terjaga atau dalam posisi yang aman. Ini dibuktikan dengan masih terjaganya sisi permintaan-penawaran hingga stabilnya inflasi di Indonesia jika dibandingkan dengan negara lainnya.

“Dalam artian demand-supply nya tetap terjaga. Inflasi memang tertahan karena kita juga memberi subsidi banyak. Tapi ekspor dan konsumsi yang supporting ini dengan sisi supply juga responsif, kita bisa mendapatkan growth 5,4% dengan inflasi relatif stabil,” ungkap Menkeu pada Soft Lauching Buku “Keeping Indonesia Safe from Covid-19 Pandemic” di Jakarta, Jumat (5/8).

Meski demikian, Menkeu juga menyatakan bahwa Indonesia akan menghadapi tantangan ekonomi ke depan yang berasal dari global. Terdapat empat situasi yang perlu di antisipasi oleh Indonesia.

“Tantangan ke depan seperti apa? Well, it is certainly coming from luar,” tandas Menkeu.

Pertama, kebijakan negara maju. Menkeu mengatakan, jika federal reserve menaikkan suku bunganya secara lebih agresif dapat menaikkan inflasi yang berakibat pada pertumbuhan ekonomi hingga ke negara berkembang.

“Jadi itu yang harus kita hadapi. Spill over dari negara-negara advance dari ekonomi maupun policy yang mereka adopsi,” jelas Menkeu.

Tantangan kedua yang lebih sulit diprediksi yaitu konflik geopolitik. Jika sebelumnya fokus konflik Ukraina-Rusia, kini terdapat pula konflik di Taiwan.

Selanjutnya, tantangan ketiga yaitu perubahan iklim. Menkeu mencontohkan nyatanya dampak perubahan iklim ini seperti yang terjadinya kekeringan di banyak negara di Afrika seperti Madagaskar, suhu di India yang bisa mematikan yaitu mencapai 41 derajat celcius, adanya heat wave di Eropa, dan kebakaran hutan di Australia.

“So we never underestimate climate change, it is going to near with us,” tandas Menkeu.

Terakhir, tantangan keempat yaitu digital teknologi. Tantangan ini hadir seiring dengan munculnya digital currency dan cryptocurrency.

“Sebagai suatu negara yang open Indonesia relatively midsize, kita harus sangat aware terhadap kemungkinan dinamika yang terjadi setiap saat di negara ini atau globally yang akan memberikan dampak kepada kita,” pungkas Menkeu.***/uli

Presiden: Dunia Sudah pada Kondisi yang Mengerikan

JAYAKARTA NEWS— Situasi ekonomi dunia sedang berada pada posisi yang tidak mudah. Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB), Dana Moneter Internasional (IMF), hingga Bank Dunia memprediksi akan ada 60 negara yang ekonominya ambruk dan 320 juta orang akan menderita kelaparan akut.

Hal tersebut disampaikan Presiden Joko Widodo saat memberi sambutan dalam pada pembukaan Silaturahmi Nasional dalam rangka Peringatan Hari Ulang Tahun Persatuan Purnawirawan TNI Angkatan Darat (PPAD) Tahun 2022, yang digelar di Sentul International Convention Center (SICC), Bogor, Jawa Barat, Jumat (05/08/2022).

“Ini saya sampaikan apa adanya karena memang posisi pertumbuhan ekonomi semuanya tidak hanya turun, tapi anjlok semuanya, turun semuanya. Singapura, Eropa, Australia, Amerika, semuanya pertumbuhan ekonominya turun, (sedangkan) inflasinya naik, harga-harga barang semuanya naik. Inilah kondisi yang sangat, kalau boleh saya sampaikan, dunia sekarang ini sudah pada kondisi yang mengerikan,” ujarnya.

Presiden lantas bercerita dirinya bertemu dengan Sekjen PBB Antonio Guterres, juga bertemu dengan para pimpinan  lembaga-lembaga internasional serta para Kepala Negara G7. “Saya tanya, sebetulnya dunia mau kemana? Beliau-beliau menyampaikan, ‘Presiden Jokowi tahun ini kita akan sulit’. Trus kemudian seperti apa? Tahun depan akan gelap!” Tutur Presiden mengulang percakapan tersebut.

Presiden mengingatkan, apa yang dijalaskannya itu bukan tentang Indonesia tapi dunia. “Hati-hati, ini bukan Indonesia, ini dunia. Bukan Indonesia yang saya bicarakan tapi dunia,” tegas Jokowi.

Semua negara, lanjutnya, pada saat ini berada dalam keadaan yang tidak mudah. Baik Sekjen PBB, IMF juga Bank Dunia menyampaikan bahwa aka nada 60 negara yang akan ambruk ekonominya. Dan sekarang sudah mulai satu persatu. Angkanya adalah 9 negara lebih dahulu, kemudian 25 negara, lalu 42 negara. “Mereka sudah secara detail mengkalkulasi,” ungkap Jokowi.

Apa yang dikhawatirkan itu, tandasnya, betul-betul kita lihat. Sekarang ini 320 juta orang di dunia sudah berada pada posisi menderita kelaparan akut dan sebagian sudah mulai kelaparan. “Saya sampaikan apa adanya,” ucap Jokowi.

Karena memang posisi pertumbuhan ekonomi semuanya, bukan hanya turun tapi anjlog. Turun semuanya. Singapura, Eropa, Australia, Amerika, semuanya. Pertumbuhan ekonominya turun tapi inflasinya naik, harga barang semuanya naik. “Kalau boleh saya sampaikan dunia sekarang sudah pada kondisi yang mengerikan. Amerika yang biasanya kenaikan barang atau inflasi berada pada posisi 1 persen, hari ini sudah berada di 9,1 persen,” ujarnya

Uang Pensiun Purnawirawan TNI

Dalam kesempatan tersebut Presiden Jokowi juga menyampaikan ucapan terima kasih atas pengabdian para purnawirawan selama aktif bertugas maupun setelah menjadi purnawirawan.

“Saya tahu pengabdian Bapak, Ibu Purnawirawan tidak pernah berhenti. Selama aktif sebagai anggota TNI, selalu berbuat terbaik dalam menjalankan tugas. Dan setelah purnatugas pun, juga tidak pernah melepaskan hati dan pikiran untuk negeri kita yang kita cintai ini. Untuk itu, saya menyampaikan atas nama rakyat dan pemerintah, menyampaikan ucapan terima kasih yang sebesar-besarnya,” ujar Presiden.

Presiden juga menyinggung soal besaran uang pensiun purnawirawan TNI, utamanya yang berada di wilayah Jabodetabek, masih dirasa kurang. Untuk pensiunan dengan pangkat tamtama berada di angka Rp2,6 juta, pangkat bintara Rp3,5 juta, dan pangkat perwira pertama Rp4,1 juta.

“Saya tahu, saya tahu, apalagi (bagi) yang berada di Jabodetabek angka ini adalah angka yang memang masih sangat kurang,” ujarnya.

Presiden akan membicarakan hal ini dengan Menteri Keuangan. Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) berada pada posisi yang tidak mudah sehingga pemerintah akan berhitung terlebih dahulu sebelum memutuskan kenaikan penghasilan bagi para purnawirawan.

“Saya tidak janji karena, tadi saya sampaikan, bahwa APBN kita berada pada posisi yang tidak mudah. Tetapi pulang dari sini saya akan panggil Menteri Keuangan, akan saya ajak hitung-hitungan. Kalau nanti hitung-hitungannya sudah final, akan saya sampaikan kepada Bapak, Ibu, dan Saudara-Saudara sekalian,” jelasnya.

Turut hadir dalam acara tersebut yaitu Wakil Presiden RI ke-6 Try Sutrisno, Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan, Menteri Pertahanan Prabowo Subianto, Sekretaris Kabinet Pramono Anung, Menteri BUMN Erick Thohir, Kepala Staf Kepresidenan Moeldoko, Kepala Staf TNI Angkatan Darat Jenderal Dudung Abdurachman, Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil, dan Ketua UMUM PPAD Letnan Jenderal (Purn) Doni Monardo. (din)

Pemerintah Optimistis Pertumbuhan Ekonomi Kuartal II Masih di Atas Inflasi

JAYAKARTA NEWS – Pemerintah optimistis bahwa pertumbuhan ekonomi nasional pada kuartal II tahun 2022 masih akan berada sedikit di atas 5 persen berkat peningkatan konsumsi masyarakat dan membaiknya kinerja industri manufaktur. Angka tersebut masih berada di atas angka inflasi tahunan per Juli 2022 yang berada pada level 4,94 persen (year on year).

Hal tersebut disampaikan oleh Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto dalam keterangannya di Kantor Presiden, Jakarta, Kamis (4/8), selepas mengikuti rapat yang dipimpin Presiden Joko Widodo.

“Kita masih menjaga inflasi kita saat sekarang masih di sekitar kemarin diumumkan 4,9 (persen). Namun, kita lihat pertumbuhan ekonomi kita masih sedikit di atas 5 persen. Besok BPS akan mengumumkan pertumbuhan ekonomi di Q2, tapi pemerintah dengan Indeks Keyakinan Konsumen juga baik dan PMI (purchasing manager index) di 51,3, kami optimistis angkanya (pertumbuhan ekonomi) di atas 5 persen,” ujar Airlangga.

Menurut Airlangga, kenaikan inflasi dipicu oleh kenaikan beberapa komoditas pangan dan energi. Namun, ia menuturkan bahwa hingga saat ini pemerintah terus mempertahankan daya beli masyarakat untuk kedua komoditas tersebut melalui sejumlah subsidi sebagai jaring pengaman sosial.

“Indonesia tidak melakukan pass through harga, berbeda dengan negara lain. Tentu jumlah subsidi yang diberikan di tahun ini kan sudah disetujui oleh DPR sehingga tentu itu menjadi jaringan pengaman sosial di masyarakat,” imbuhnya.

Di samping itu, Airlangga melanjutkan, pemerintah juga telah menginstruksikan Tim Pengendali Inflasi baik pusat maupun daerah untuk terus menjaga dan memonitor harga berbagai komoditas, termasuk komoditas pangan.

“Kalau dari segi beras kan kita relatif stabil dan komoditas utama lain juga relatif stabil, hanya tanaman musiman apakah itu cabe dan bawang, tapi relatif seluruhnya lebih terkendali karena demand tertinggi kita kan selalu pada saat Lebaran,” tandasnya.***/uli

bank bjb Dukung Ekspor Porang ke China, Sejahterakan Petani Melalui Kredit Pola Kemitraan

BANDUNG, JAYAKARTA NEWS— bank bjb mendukung ekspor Porang ke China agar para petani bisa lebih sejahtera melalui penyaluran kredit dengan skema pola kemitraan yang sangat menguntungkan.

Dukungan bank bjb dibuktikan dalam kegiatan pelepasan ekspor perdana serpih (Chips) Porang ke negara China sebanyak 54 ton dengan total nilai sebesar Rp1,8 miliar, pada Selasa 2 Agustus 2022 di Selasar Plaza Upakarti, Komplek Pemda Kabupaten Bandung.

Pelepasan ekspor perdana chips Porang ke negara China tersebut secara simbolis dilakukan Kepala Dinas Perdagangan dan Perindustrian Kabupaten Bandung Dicky Anugrah didampingi Direktur PT. Sanindo Porang Berkah Dhian Rahadian serta Pemimpin Divisi Kredit UMKM bank bjb Denny Mulyadi.

Kegiatan ini juga dihadiri beberapa perwakilan dari para stakeholder terkait ekspor porang di antaranya Kepala Pusat Karantina Tumbuhan dan Keamanan Hayati Nabati Andi Mohamad Adnan, Perwakilan Kamar Dagang Indonesia Provinsi Jawa Barat Indriyani, Pemimpin bank bjb Kantor Cabang Soreang Bambang Kendra, Pemimpin bank bjb Kantor Cabang Subang Dody Setiawan.

Corporate Secretary bank bjb Widi Hartoto mengatakan bank bjb sebagai mitra strategis Pemerintah mendorong pengembangan usaha pertanian baik Porang maupun komoditas pertanian lainnya melalui penyaluran kredit dengan skema pola kemitraan.

“bank bjb bersama pemerintah terus mendorong para petani agar lebih sejahtera melalui ekspor dengan dukungan pembiayaan pola kemitraan yang saling menguntungkan dan dapat tumbuh bersama,” ujar Widi.

Saat ini, telah bank bjb telah membiayai para mitra petani Porang PT Sanindo Porang Berkah di Jawa Barat sebanyak 100 orang dengan total luas lahan 164 hektar dan total pembiayaan sebesar Rp32 miliar.

Melalui pembiayaan dari bank bjb ini diharapkan Provinsi Jawa Barat menjadi salah satu sentra Porang nasional untuk mencukupi kebutuhan pasar nasional dan internasional sehingga dapat meningkatkan kesejahteraan petani dan dapat mewujudkan Jabar Juara Lahir Batin.

“bank bjb sangat mendukung karena Jawa Barat memiliki banyak komoditi yang menjanjikan untuk dikembangkan dengan potensi pasar yang sangat besar di dalam maupun luar negeri,” kata Widi.

Di sektor pertanian, bank bjb bersama Pemerintah Provinsi Jawa Barat juga secara konsisten terus mendorong program unggulan Petani Milenial melalui permodalan dan pemberdayaan demi regenerasi para pelaku usaha di sektor pertanian.

Program ini juga diharapkan bisa menahan laju urbanisasi sehingga bisa memberikan kesempatan kepada anak muda turut berkontribusi memajukan perekonomian desa.

“bank bjb setia mendukung Petani Milenial seperti yang diharapkan Gubernur Jawa Barat Bapak Ridwan Kamil yaitu meski tinggal di desa tapi rezeki kota dan bisnis mendunia,” papar kata Widi.***/pr

Realisasi Penanaman Modal Triwulan II Provinsi  Jatim Naik 69,2 Persen

SURABAYA, JAYAKARTANEWS— Realisasi investasi triwulan II tahun 2022 di Jawa Timur menunjukkan capaian kinerja yang menggembirakan. Tercatat adanya realisasi investasi Jatim pada triwulan II Tahun 2022 sebesar Rp 29,9 triliun.

Pencapaian tersebut mengalami kenaikan dari triwulan II tahun 2021 (y-o-y) sebesar 69,2%. Angka ini sekaligus melebihi pertumbuhan investasi nasional sebesar 35,5%.

Rinciannya, investasi dari Penanaman Modal Asing (PMA) sebesar Rp 11,3 triliun atau tumbuh 198,1% dari triwulan II tahun 2021 (y-o-y).

Sementara Penanaman Modal Dalam Negeri (PMDN) sebesar Rp 18,6 triliun dengan peningkatan 34,1% (y-oy).

Dari capaian realisasi pada triwulan II diakumulasi dengan triwulan I, maka target investasi Jatim di tahun 2022 sebesar Rp 80 triliun (target RPJMD 2019-2024) telah terpenuhi sebesar 66,9 %

Menurut Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa, ini merupakan bukti bahwa iklim investasi di Jatim sangat kondusif.

Sehingga, penanam modal baik dari luar maupun dalam negeri dapat terealisasi dengan baik. Bahkan, dengan pertumbuhan yang telah terealisasi, pihaknya yakin target investasi Jatim 2022 akan dapat tercapai maksimal.

Realisasi investasi triwulan II tahun 2022 di Jawa Timur

“Alhamdulillah, melalui sinergi dan kolaborasi seluruh elemen strategis Jawa Timur dalam memulihkan perekonomian pasca pandemi Covid-19, realisasi investasi yang dirilis Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) menunjukkan kenaikan signifikan pada triwulan II ini dari triwulan I tahun 2021 (y-o-y),” ujar Gubernur Khofifah kepada awak media di Gedung Negara Grahadi Surabaya, Rabu (3/8).

Lebih lanjut Khofifah menjelaskan, terdapat lima negara yang berkontribusi tertinggi terhadap investasi di Jatim. Antara lain Amerika Serikat dengan share 43,8% dan total realisasi mencapai Rp 4,94 Triliun. Kemudian ada Hongkong yang memiliki share 19,2% dengan realisasi Rp. 2,16 triliun, disusul Singapura dengan share 15,1% dengan realisasi Rp. 1,70 triliun. Juga ada Jepang yang memiliki share 9,7% dengan realisasi Rp. 1,01 triliun dan terakhir Samoa Barat memiliki share 2,4% dengan Rp. 0,28 triliun.

“Pertumbuhan investasi ini harus terus diiringi dengan promosi untuk menarik kepercayaan lebih banyak investor. Dengan tumbuhnya investasi di Jatim, kita berharap akan dapat mendorong pertumbuhan ekonomi di Jatim semakin bergairah,” ujarnya.

Berdasarkan sektor realisasi investasi dalam realisasi pada periode ini didominasi oleh sektor Perumahan, Kawasan Industri dan perkantoran (13,6%), industri makanan (11,9%), industri kertas dan percetakan (9,6%), hotel dan restoran (9,1%), serta industri kimia dan farmasi (8,6%).

Sementara struktur sektor pembangun PMA yang dominan meliputi, Pertambangan (40,7%), Industri Logam Dasar, Barang Logam, Bukan Mesin dan Peralatannya (22,2%), Industri Makanan (10,7%), Industri Kimia dan Farmasi (10,3%), dan Industri Lainnya (3,7%).

Atas pertunbuhan yang telah terjadi, mantan Menteri Sosial RI ini berkomitmen bahwa berbagai upaya untuk menjaga dan meningkatkan investasi di Jatim akan terus dilakukan.

Misalnya melalui DPMPTSP, sejumlah upaya telah dilakukan diantaranya dengan menginventarisasi perubahan perizinan berusaha yang terintegrasi dalam aplikasi perizinan online – Jatim Online Single Submission (JOSS). Selain digitalisasi sistem perizinan,  DPMPTSP juga telah menggelar roadshow perizinan, pemilihan duta investasi, kompetisi Investment Award, serta sistem monitoring dan evaluasi PTSP Jatim (SINONA).

“Kami berharap dengan upaya – upaya komprehensif yang telah dilakukan dapat meningkatkan kinerja investasi di Jawa Timur yang selanjutnya dapat berimbas pula pada pemulihan ekonomi masyarakat Jawa Timur,” ujarnya

Selain itu, Pemprov Jatim juga mengusulkan Raperda tentang Perubahan Perda Nomor 2 Tahun 2009 tentang Penanaman Modal guna menyesuaikan terhadap peraturan baru yang telah diterbitkan.

“Kita perlu segera menyesuaikan aturan terkait investasi yang ada agar iklim investasi di Jawa Timur meningkat lebih baik lagi, maka aturan terkait investasi dan perizinan berusaha di Jawa Timur yang sudah tidak relevan harus dirubah agar investasi di Jatim terus meningkat dengan prinsip keadilan, kepastian dan efisiensi” ujar Khofifah dengan detil.

“Karena sangat banyak hal krusial yang perlu kita selaraskan dengan aturan pusat maupun kondisi terkini. Jadi kami pastikan penyesuaian peraturan ini dapat mendorong peningkatan investasi di Jatim,” pungkasnya. (poedji)

Perekonomian Indonesia Ditopang Domestik, Probabilitas Resesi hanya 2%

JAYAKARTA NEWS— Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto mengatakan, peluang Indonesia untuk masuk ke jurang resesi sangat kecil, hanya 3%. Perekonomian Indonesia tetap kuat ditopang oleh indikator makro yang positif dan ditopang ekonomi domestik.

Berdasarkan leading indicator CEIC seperti keuangan moneter, pasar tenaga kerja dan industri, perekonomian Indonesia masih diperkirakan menguat. Bahkan Indonesia berada di bawah indikator 100, sehingga jauh dari sinyal resesi.

Tidak hanya akan minim resiko resesi, dengan berbagai indikator perekonomian yang positif di tengah ancaman krisis global maupun stagflasi, pemerintah optimis, pertumbuhan ekonomi Indonesia pada tahun depan berada pada kisaran 5,3% hingga 5,9%.

“Proyeksi pertumbuhan ekonomi kita di 2022 ini masih optimis di 5,2% dan diharapkan di 2023 kita bisa tingkatkan antara 5,3% hingga 5,9%,” kata Menko Airlangga yang juga Ketua Umum Partai Golkar ini, Rabu (3/8/2022).

Probabilitas Indonesia untuk masuk ke jurang resesi diakui sejumlah Ekonom sangat kecil. Menurutnya, jika dilihat dari dari indikator makro ekonomi, kondisi Indonesia lebih baik di antara emerging market lain yang mengalami resesi seperti El Salvador, Srilangka, Ghana, yang kondisinya ada tekanan.

“Utang kita ada peningkatan, terutama utang pemerintah, tetapi kita diimbangi windfall profit dari komoditas, ini blessing in disguise di kala negara lain bermasalah, karena kenaikan komoditas kita justru dapat extra,” kata Ekonom Bank BCA, David Sumual, Rabu (3/8/2022).

Kekuatan ekonomi domestik adalah penopang perekonomian nasional. “Kita ekonomi 60% ditopang domestik, saya tidak khawatir ada resesi atau stagflasi global karena domestic economy kita besar sekali. Malah ini kesempatan untuk mendorong substitusi impor. Kalau ada barang yang sulit kita dapat,” ucap David.

Selain itu iklim investasi di Indonesia juga kian menggeliat. Semenjak pandemi, masyarakat mulai terbiasa dengan kebiasaan berinvestasi. “Saya lihat peranan domestik cukup baik, untuk SBN, perlu pendalaman finansial kepada masyarakat supaya terbiasa untuk investasi di pasar modal,“ kata David.

Meski begitu ada tiga hal yang perlu diperhatikan untuk menjaga momentum perekonomian nasional tetap positive, yaitu menjaga inflasi dan daya beli masyarakat, likuiditas valas juga stok pangan.

“Pasokan pangan dalam negeri, karena kita lihat harga pupuk meningkat ada kekhawatiran cuaca ada perkiraan banyak ahli bahwa kita akan masuk ke El Nino, karena tahun ini basah, tahun depan biasanya sekarang lebih kering. Pangan terutama beras harus bisa diperhatikan,” tandas David.

Hal senada diungkapkan Direktur Utama BRI Research Institute Anton Hendranata mengatakan, kemungkinan Indonesia mengalami resesi di 2023 hanya 2%.

“Indonesia kemungkinan resesi tahun 2023 hanya 2% dengan metode markov switching dynamic model. Hal tersebut karena perekonomian indonesia ditopang sangat kuat oleh permintaan domestik. Selain itu pasar financial dan valas indonesia cenderung robust dari gejolak eksternal dibandingkan masa lalu,” jelas Anton.

Komoditas Beras

Pakar pertanian dari IPB University Dwi Andreas Santosa mengungkap tidak ada persoalan terkait stok komoditas pangan domestik. Ia mengaku tidak melihat adanya indikasi kelangkaan atau kekurangan stok. Meski demikian, ia menekankan agar menjaga komoditas beras.

Peneliti CORE (Center of Reform on Economics) itu juga mengungkap pemerintah juga harus memperhatikan nasib dan kesejahteraan petani. Jika harga terlalu rendah, petani akan akan sangat menderita.

“Itu yang perlu menjadi fokus perhatian pemerintah. Jangan fokus terlalu kuat ke upaya menurunkan inflasi pangan. Lihat sajalah produsen pangan di Indonesia seperti apa nasibnya,” tambahnya.

Ia juga menekankan agar mewaspadai produksi beras nasional yang kini mendapati tren penurunan. Hal itu didasarkan kondisi dua tahun terakhir. Menurutnya, produksi padi seharusnya bisa melonjak tinggi karena adanya fenomena La Nina yang mendukung peningkatan produksi padi. Padahal, selama 20 tahun terakhir, La Nina selalu membuat produksi padi melonjak.***/ebn

Penerimaan Pajak Capai Rp868,3 Triliun Hingga Akhir Juni 2022

JAYAKARTA NEWS – Hingga akhir Juni 2022, penerimaan pajak mencapai Rp868,3 triliun. Pertumbuhan penerimaan pajak sebesar 55,7 persen dengan capaian 58,5 persen dari target yang dituangkan dalam Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 98 Tahun 2022.

“Harapannya ini akan konsisten hingga akhir tahun, walaupun ada beberapa catatan yang disampaikan oleh Ibu Menteri Keuangan, kita harus tetap waspada mengenai pergerakan harga komoditas dan juga perkembangan ekonomi dunia,” ujar Direktur Jenderal (Dirjen) Pajak Suryo Utomo, Selasa (02/08/2022).

Suryo menyampaikan, jika dirinci lebih lanjut menurut kelompok jenis pajak besar, Pajak Penghasilan (PPh) Non Migas berkontribusi sebesar 69,4 persen target yang didapat dengan jumlah Rp519,6 triliun. Kemudian, Pajak Pertambahan Nilai (PPN) dan Pajak Penjualan atas Barang Mewah (PPnBM) mencatatkan penerimaan sebesar Rp300,9 triliun atau 47,1 persen dari target, Pajak Bumi dan Bangunan (PBB) & Pajak Lainnya tercatat sebesar Rp4,8 triliun atau 14,9 persen dari target, dan PPh Migas mencapai Rp43 triliun atau 66,6 persen dari target.

“Ada beberapa elemen yang berkontribusi pada capaian penerimaan sampai dengan semester I tahun 2022,” ujarnya.

Kinerja penerimaan pajak yang sangat baik pada periode Januari hingga Juni 2022 dipengaruhi oleh beberapa faktor seperti tren peningkatan harga komoditas, pertumbuhan ekonomi yang ekspansif dan tingkat permintaan yang terus membaik  (domestik dan luar negeri), basis yang rendah pada tahun 2021 akibat pemberian insentif, dan dampak dari implementasi Undang-Undang Harmoni Peraturan Perpajakan (UU HPP).

Pada bulan Juni, kinerja pertumbuhan terutama ditopang oleh penerimaan Program Pengungkapan Pajak Sukarela (PPS) yang sangat tinggi pada bulan terakhir implementasinya.

“Dapat kami sampaikan juga bahwa di semester dua nanti ke depan kami memperkirakan bahwa pertumbuhan masih cukup konsisten sejalan dengan perkembangan pertumbuhan ekonomi. Maka tadi kami sampaikan di awal dan Ibu Menteri juga sudah sampaikan bahwa kita harus tetap waspada juga terhadap pertumbuhan dan situasi ekonomi dunia karena pengaruh ekonomi akan berdampak juga pada penerimaan perpajakan,” pungkasnya.***/uli

“Calendar Event Toraja” Hadirkan Ajang Berstandar Internasional

JAYAKARTA NEWS – Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif/Kepala Badan Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf) Sandiaga Salahuddin Uno meluncurkan “Calendar Event Toraja Tahun 2022” yang berisi berbagai kegiatan pariwisata dan ekonomi kreatif berstandar internasional yang diharapkan kembali mendongkrak Toraja sebagai destinasi favorit wisatawan.

“Saya mengapresiasi komitmen dari rekan-rekan Teman Parekraf Nasional (Tepanas) bersama Toraja Tourism Board yang me-launching Calendar Event Toraja yang di dalamnya ada beberapa kegiatan pariwisata dan ekonomi kreatif,” kata Menparekraf Sandiaga Uno dalam Siaran Pers, Senin (1/8/2022).

Dalam sambutannya saat peluncuran “Calendar Event Toraja”, Minggu malam di Stasiun MRT Bundaran HI, Jakarta, Menparekraf mengatakan, Toraja dengan keindahan alam dan ragam budaya di dalamnya pernah menjadi destinasi favorit wisatawan mancanegara kedua di Indonesia setelah Bali, khususnya di era tahun ’70-’80. Namun kondisi tersebut berubah pada tahun ’90an hingga awal tahun 2000.

“Kita sepakat bahwa Toraja dengan tempatnya yang indah dan budayanya yang kuat, harus memiliki event berskala internasional untuk dapat mendongkrak kembali kunjungan wisatawan, khususnya wisatawan mancanegara,” kata Sandiaga.

Untuk itu ia mengapresiasi inovasi, adaptasi, dan kolaborasi dari pemangku kepentingan di Toraja yang telah gerak cepat menghadirkan sejumlah event.

Adapun event-event tersebut yakni “Toraja Highland Festival” pada 11 hingga 13 Agustus 2022, “Magical Toraja” pada 15 hingga 30 Agustus 2022, “Toraja & Beyond Tourism Festival” pada 1 hingga 2 Oktober 2022, serta “Lovely December” pada 5 hingga 31 Desember 2022.

“Kehadiran Toraja & Beyond Tourism Festival diharapkan dapat menjadi leading international event di Toraja. Karena kami akan menjadikan event sebagai dasar dalam menunjang recovery. Seperti G20 di mana kami punya banyak event dan akan kami hubungkan Toraja dengan kegiatan itu di Bali,” kata Menparekraf Sandiaga.

“Dengan berbagai event di Toraja kita bisa mendorong kebangkitan pariwisata dan ekonomi kreatif,” kata Sandiaga.

Tren pariwisata saat ini adalah pariwisata dengan karakter yang personalize, customize, localize and smaller in size. Toraja sangat sesuai dengan karakter tersebut sehingga memiliki potensi besar untuk terus dikembangkan.

Apalagi dengan akan hadirnya Ibu Kota Nusantara (IKN) nanti, Toraja dapat menjadi destinasi favorit karena letaknya yang tidak memerlukan waktu tempuh yang lama dengan menggunakan pesawat terbang.  

“Kami akan buat travel pattern tourism dari IKN dan Toraja bisa jadi tujuan. Melalui event ini saya berharap kita bisa lalui tantangan dan dapat mewujudkan target 1,1 juta lapangan kerja baru di tahun ini dan 4,4 juta lapangan kerja baru di tahun 2024,” kata Sandiaga.

Chief Community Officer Teman Parekraf Nasional (Teppanas) Panca R Sarungu menjelaskan, akan ada banyak kegiatan pariwisata dan ekonomi kreatif dalam rangkaian Calendar Event Toraja. “Toraja Highland Festival (THF) 2022” misalnya yang diinisiasi Masyarakat Sadar Wisata (Masata) DPC Toraja Utara bersama Geopark Toraja. Kegiatan akan berlangsung pada 11 hingga 13 Agustus 2022 di Lapangan Bakti Rantepao, Sulawesi Selatan.

Kegiatan yang mengusung tema “Taste of Toraja” ini sebagai ajang promosi Toraja yang berbasis budaya, alam, dan olahraga. Sekaligus mendukung program pemerintah wisata #DiIndonesiaAja juga #BanggaBuatanIndonesia.

Adapun kegiatan yang dihadirkan dalam THF 2022 ini antara lain Run Above The Cloud 10K, Pameran Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM), Pentas Seni Musik dan Tari, Fun XC Jelajah Desa Wisata Toraja, Pasar Kopi, dan Lomba Mural.

Sementara untuk “Magical Toraja” kegiatan akan berlangsung dalam tiga tahap yang salah satunya adalah pada 27 hingga 31 Agustus 2022. Selama kurun waktu ini akan digelar agenda wisata di acara-acara adat seperti Rambu Solo’ dan Ma’nene.

“Kami mengapresiasi dukungan dan kolaborasi dari berbagai pihak terutama Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif. Karena kita tidak bisa bekerja sendiri melainkan harus dengan kolaborasi. Semoga kegiatan ini dapat membangkitkan kembali pariwisata dan ekonomi kreatif di Toraja,” kata Panca Sarungu.

Turut mendampingi Menparekraf Sandiaga Uno, Direktur Event Nasional dan Internasional Kemenparekraf/Baparekraf, Dessy Ruhati.***/uli

Mendag Senang Harga Bapok di Jatim Terjaga Stabil

SURABAYA, JAYAKARTA NEWS— Mendag Zulkifli Hasan dan Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa melakukan sidak ke Pasar Keputran Jl. Urip Sumoharjo, Keputran, Kec. Tegalsari Surabaya, Sabtu (30/7) malam.

Hasil dari tinjauan di pasar induk tersebut, harga bahan pokok terpantau stabil. Bahkan ada beberapa komoditas yang mengalami penurunan harga.

Sebut saja cabai merah besar, jika sebelumnya harga per kilogramnya adalah Rp 95 ribu, di Keputran turun menjadi Rp 55 ribu per kilogram. Sedangkan harga bahan pokok yang lain terpantau stabil.

Misalnya cabai kecil dijual pedagang di sini dengan harga Rp55 ribu per kilogram. Kemudian untuk kentang dijual dengan harga Rp12 ribu per kilogram, sementara bawang merah Nganjuk berkisar antara Rp24-26 ribu per kilogram.

Atas kondisi ini, Mendag Zulkifli Hasan pun mengacungi jempol sekaligus mengapresiasi kinerja Gubernur Khofifah yang mampu menjaga harga bahan pokok (bapok) di Jatim terus stabil.

“Saya terima kasih Bu Gubernur, berkat kepemimpinannya ibu Gubernur harga-harga di sini cepat sekali stabil. Bahkan cenderung turun harganya menjadi lebih murah,” pujinya.

Mendag mengajak semua pihak untuk terus menjaga kestabilan harga bahan pokok ini. Dengan begitu inflasi yang cukup tinggi di bulan kemarin bisa kembali diturunkan.

“Mudahan-mudahan harga stabil dan rendah, kalau harga bapok tidak stabil, maka inflasi, yang agak tinggi bulan kemarin, bisa kita jaga dengan baik,” pungkasnya.

Pada kesempatan yang sama, Gubernur Khofifah mengatakan kestabilan harga bapok di Jatim merupakan upaya kinerja bersama antara pemerintah daerah se Jatim dan juga satgas pangan. Ia pun mengapresiasi kinerja pihak-pihak yang ikut berperan dalam menjaga kestabilan harga bahan pokok dan bahan pangan di Jatim.

“Tentu ini adalah hasil dari kinerja semua pihak terkait termasuk satgas pangan Jatim dan juga satgas yang ada di masing-masing kabupaten kota,” katanya.

Khofifah menilai kestabilan harga bahan pokok ini harus dijaga demi menjaga agar inflasi tetap di angka yang aman. Selain itu harga bapok yang cenderung mengalami penurunan akan membuat masyarakat tenang.

“Harga bapok alhamdulillah dalam kondisi yang stabil dan ada beberapa yang mengalami penurunan . Ini pasti membuat ibu-ibu dan pedagang makanan khususnya menjadi tenang,” tuturnya.

Di sisi lain, ia mengatakan bahwa harga daging sapi relatif stabil di Jawa Timur. Saat ini harga daging sapi masih berkisar antara Rp 110 ribu sampai Rp 115 ribu per kilogramnya.

Sementara harga daging ayam saat ini mengalami penurunan Rp 36 ribu sampai Rp 38 ribu dari harga sebelumnya Rp 50 ribu sampai Rp 52 ribu per kilogramnya.

Orang nomor satu di Jatim itu kembali berharap agar harga bahan pokok dan harga pangan di Jatim bisa terjaga kestabilannya agar masyarakat sebagai konsumen tenang, daya beli masyarakat terjaga dan para pedagang juga senang. (poedji)

Pertamina Gelar Sosialisasi Subsidi Tepat di Kota Bekasi

JAYAKARTA NEWS –  PT Pertamina Patra Niaga Subholding Commercial & Trading PT Pertamina (Persero) melalui Regional Jawa Bagian Barat   melakukan sosialisasi dan edukasi Subsidi Tepat melalui kanal komunikasi “Masyarakat Terkoneksi Sapa Warga Kota Bekasi” yang merupakan salah satu kanal komunikasi antara Pemerintah Kota Bekasi dengan warga Kota Bekasi.

Kegiatan  yang bertemakan ‘Untung Terdaftar Sebagai Pelanggan BBM Bersubsidi’ disiarkan secara langsung melalui Command Center Pemerintah Kota Bekasi, merupakan hasil kolaborasi antara PT Pertamina Patra Niaga Sales Area (SA) Karawang dengan Pemerintah Kota Bekasi yang bertujuan untuk mensosialisasikan Program Subsidi Tepat kepada warga Kota Bekasi dengan media interaktif Zoom Online.

Subsidi Tepat merupakan sebuah program yang bertujuan agar BBM bersubsidi penyalurannya lebih tepat sasaran. Oleh karena itu, program ini perlu disosialisasikan secara masif agar masyarakat lebih aware terhadap pentingnya program subsidi tepat.

Pesertanya adalah masyarakat Kota Bekasi yang hadir secara zoom online dan live streaming via channel Youtube Pemerintah Kota Bekasi. Turut hadir dalam memeriahkan acara tersebut jajaran pemerintahan di lingkungan Kota Bekasi. Selain online, acara tersebut dapat diikuti secara langsung di kantor Walikota Bekasi.

Kemeriahan acara yang dipandu langsung oleh Sales Branch Manager I Karawang/ Kota Bekasi, Edwin Shabriy, menghadirkan narasumber Jimmy Wijaya Sales Area Manager (SAM) Retail Karawang dan Tri Adhianto Tjahyono selaku Pelaksana Tugas (PLT) Walikota Bekasi mendapat respon yang cukup tinggi dari masyarakat, dengan diikuti lebih dari 1200 peserta zoom dan Youtube online, serta ratusan peserta secara langsung.

“Kami mengucapkan terimakasih kepada Pertamina atas terlaksananya acara ini yang tentunya sangat bermanfaat bagi masyarakat Kota Bekasi. Bagi warga Bekasi, mari kita gaungkan sosialisasi ini.  Bahwa kebijakan yang di ambil tentunya akan diimplikasikan terhadap upaya-upaya dalam pemerataan pembangunan, upaya-upaya dalam menyejahterakan masyarakat dan semoga Bekasi semakin keren,” ujar Tri pada kata penutupnya.

Sales Area Manager (SAM) Retail Karawang Jimmy Wijaya, menyampaikan, “Semoga dengan adanya sosialisasi melalui kanal media komunikasi masyarakat Kota Bekasi dapat memberikan pemahaman kepada  masyarakat dan menggugah masyarakat untuk segera mendaftar. Pendaftaran dapat dilakukan dirumah ataupun melalui helpdesk di SPBU terdekat,” ungkap Jimmy dalam Rilis Sabtu (30/7).

Jimmy menambahkan, program ini dapat melindungi hak masyarakat yang memang berhak untuk mendapatkan BBM bersubsidi.

Secara terpisah Area Manager Communication, Relations & CSR PT Pertamina Patra Niaga Regional Jawa Bagian Barat  Eko Kristiawan menyampaikan apresiasi atas gagasan acara ini. Menurut Eko, program ini akan memberikan informasi tentang pentingnya subsidi BBM tepat sasaran. Masyarakat mendapatkan pengetahuan, sehingga dapat memahami ketentuan penyaluran BBM subsidi khususnya di wilayah Kota Bekasi.

“Kami juga mengharapkan dukungan penuh dari masyarakat Kota Bekasi terkait sosialisasi dan edukasi dalam pelaksanaan Program Subsidi Tepat ini,” tambah Eko.***/mel