Kabar
BP3MI Jakarta Dampingi Pembuatan Visa TETO Calon PMI Skema SP2T ke Taiwan
JAYAKARTA NEWS— Balai Pelayanan Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (BP3MI) DKI Jakarta memfasilitasi pendampingan pembuatan Visa Taipei Economic and Trade Office (TETO) bagi 5 Calon Pekerja Migran Indonesia yang akan ditempatkan ke Taiwan melalui skema Special Placement Program to Taiwan (SP2T).
Kegiatan yang dilaksanakan pada Selasa (21/7/2026) di Gedung Artha Graha, Jakarta, ini bertujuan memastikan seluruh proses pengajuan visa berjalan sesuai ketentuan dan persyaratan yang ditetapkan oleh Taipei Economic and Trade Office (TETO).
Dalam pelaksanaannya, tim BP3MI DKI Jakarta mendampingi setiap tahapan pengajuan visa, mulai dari verifikasi kelengkapan dokumen, pemeriksaan administrasi, hingga memastikan seluruh persyaratan telah terpenuhi sehingga proses pengajuan dapat berjalan lancar.
Kepala BP3MI DKI Jakarta, Arman Muis, menegaskan bahwa pendampingan ini merupakan bagian dari upaya BP3MI DKI Jakarta dalam memberikan pelayanan terbaik kepada Calon Pekerja Migran Indonesia sebelum keberangkatan ke negara penempatan.
“Pendampingan pembuatan Visa Taipei Economic and Trade Office (TETO) ini merupakan wujud komitmen BP3MI DKI Jakarta untuk memastikan setiap Calon Pekerja Migran Indonesia memperoleh pelayanan yang optimal sejak sebelum keberangkatan. Kami ingin memastikan seluruh tahapan penempatan ke Taiwan melalui skema Special Placement Program to Taiwan (SP2T) berjalan aman, legal, dan sesuai prosedur sehingga para Calon Pekerja Migran Indonesia dapat bekerja dengan tenang dan terlindungi,” ujar Arman, dilansir BP3MI DKI Jakarta.
Selama kegiatan berlangsung, seluruh Calon Pekerja Migran Indonesia mengikuti proses pembuatan visa dengan tertib serta memperoleh arahan dari petugas BP3MI DKI Jakarta mengenai tahapan yang harus dipenuhi sebelum keberangkatan. Melalui fasilitasi ini, BP3MI DKI Jakarta terus berkomitmen memberikan pelayanan prima serta memperkuat pelindungan bagi Calon Pekerja Migran Indonesia pada setiap tahapan proses penempatan ke luar negeri. (*)
