Bantuan ATENSI Kemensos Bagi Disabilitas di Tanah Karo

 Bantuan ATENSI Kemensos Bagi Disabilitas di Tanah Karo

Layanan dan bantuan ATENSI disalurkan kepada penyandang disabilitas di Provinsi Sumatera Utara (Foto:Kemensos)

JAYAKARTA NEWS –  Masa pandemi tidak menyurutkan langkah Kementerian Sosial (Kemensos) untuk terus memberikan layanan dan bantuan kepada penyandang disalibilitas.  Melalui Balai Besar “Kartini” di Temanggung, Kemensos menjangkau penyandang disabilitas di berbagai wilayah di Indonesia. Kali ini, sasaran layanan dan bantuan  ditujukan kepada mereka yang berada di Kabupaten Karo dan Humbang Hasudutan, Provinsi Sumatera Utara.

Menurut Kepala Balai Besar Kartini Temanggung, Juena Sitepu,   sebagai Unit Pelayanan  Teknis (UPT) dibawah Direktorat Jenderal Rehabilitasi Sosial Kemensos RI, pihaknya memberikan layanan berbasis komunitas, keluarga, dan masyarakat dengan menjangkau seluruh wilayah Indonesia. Kegiatan itu dikemas dalam program bernama Asistensi Rehabilitasi Sosial (ATENSI).

Juena menjelaskan, ada 85 penerima manfaat mendapat bantuan di Kabupaten Karo.  Rinciannya, sebanyak 30 orang yang dibina oleh Lembaga Kesejahteraan Sosial (LKS) Alpha Omega di Kecamatan Kabanjahe mendapat bantuan sosial sebesar Rp107 juta.  “Bantuan untuk pengembangan kewirausahaan seperti ternak sapi dan biri-biri, pembuatan alat pel, keterampilan akrilik, menjahit, serta pertanian sederhana,” ujar Juena saat menyerahkan bantuan di Kecamatan Kabanjahe, Kabupaten Karo, Kamis (24/06)

Selain itu, ada 52 penyandang disabilitas penerima manfaat layanan ATENSI berbasis keluarga. Mereka akan diberikan bantuan kewirausahaan. “Bantuan akan dipergunakan untuk modal usaha beternak ayam, kambing, pengadaan keyboard, usaha pembuatan peyek, perlengkapan sekolah, sembako, sepeda motor Viar, kaki palsu adaptif, kursi roda, dan fisioterapi,” papar Juena.

Sementara itu di Kabupaten Humbang Hasundutan, bantuan kewirausahaan lainnya juga diberikan kepada 20 penerima manfaat ATENSI berbasis keluarga sebesar Rp100 juta. “Bantuan akan digunakan untuk usaha beternak ayam, warung kelontong dan gas LPG.”

Ia juga menjelaskan, penerima bantuan itu berdasarkan hasil asesmen kebutuhan yang dilakukan oleh pekerja sosial berupa pengembangan kewirausahaan. Sesuai arahan Menteri Sosial Tri Rismaharini, Kementerian Sosial harus merespon cepat dalam memberikan layanan kepada Pemerlu Pelayanan Kesejahteraan Sosial (PPKS).

Pemberian layanan bantuan ATENSI diharapkan dapat meningkatkan kemampuan penerima manfaat dalam memenuhi kebutuhan dasar serta mampu mandiri secara ekonomi. “Hal ini akan tercapai bila keluarga dan masyakarat sekitar memberi dukungan penuh kepada mereka,” kata Juena. 

Dalam kesempatan itu turut hadir Anggota Komisi VIII DPR RI, Rudi Hartono Bangun. Ia menyampaikan apresiasi terhadap program bantuan ATENSI di Balai Besar “Kartini” Temanggung yang ditujukan bagi penyandang disabilitas fisik maupun intelektual. “Bantuan ini sangat diperlukan untuk menunjang aktivitas penyandang disabilitas agar bisa mandiri secara ekonomi,” ujar Rudi.

Rudi mengharapkan agar Balai Besar Kartini Temanggung lebih banyak menyasar penyandang disabilitas di luar binaan LKS dan perorangan. Pihaknya siap mendukung program yang benar-benar fokus untuk memenuhi kebutuhan kalangan disabilitas.*** (mel)

admin

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *