Notice: Function _load_textdomain_just_in_time was called incorrectly. Translation loading for the zox-news domain was triggered too early. This is usually an indicator for some code in the plugin or theme running too early. Translations should be loaded at the init action or later. Please see Debugging in WordPress for more information. (This message was added in version 6.7.0.) in /home/jayakartanews.com/public_html/wp-includes/functions.php on line 6260

Deprecated: Function WP_Dependencies->add_data() was called with an argument that is deprecated since version 6.9.0! IE conditional comments are ignored by all supported browsers. in /home/jayakartanews.com/public_html/wp-includes/functions.php on line 6260
Banjir kok Langganan... - Jayakarta News
Notice: Function WP_Styles::add was called incorrectly. The style with the handle "ql-main" was enqueued with dependencies that are not registered: ql-bootstrap. Please see Debugging in WordPress for more information. (This message was added in version 6.9.1.) in /home/jayakartanews.com/public_html/wp-includes/functions.php on line 6260
Connect with us

Kabar

Banjir kok Langganan…

Published

on

HUJAN sehari-hari, menebar teror banjir di sebagian wilayah Indonesia. Banten Selatan termasuk di antaranya. Wilayah Kabupaten Pandeglang dan Kabupaten Lebak, banjir menggenang antara 60 cm hingga satu meter. Di Pandeglang, banjir merendam enam kecamatan. Sedangkan di Lebak, banjir merendam tiga desa di Kecamatan Leuwidamar.

“Sudah biasa…. Setiap musim hujan, kali Ciseumeut meluap. Tiga desa di Kecamatan Leuwidamar jadi langganan banjir,” ujar Eko (45), warga Desa Cieumeut, Kecamatan Leuwidamar, Lebak, Kamis (9/2). Hal sama juga dilontarkan Risman (41), warga Desa Pagelaran, Kecamatan Patia, Kabupaten Pandeglang. “Bagi kami, kedatangan banjir hal biasa. Udah rutin, jadi kami tidak kaget lagi,” kata Risman.

Tiga desa di Kecamatan Leuwidamar yang terndam adalah Desa Wantisari, Lebakparahiang, serta Ciseumeut. Puluhan rumah terendam sebatas lutut kaki orang dewasa. Air meluap dari Kali Ciseumeut sejak malam hari.

Sementara, tujuh kecamatan di Pandeglang hampir tenggelam, di antaranya Kecamatan Patia, Pagelaran, Sukaresmi, Panimbang, Munjul, Angsana, dan Cikeusik. Tak lama setelah banjir datang, tampak relawan turun tangan. Bahkan, mereka juga dibantu relawan KSB (Kampung Siaga Bencana) di kecamatan masing-masing. ***

Continue Reading
Advertisement
Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Advertisement