• Features
  • LIFE STYLE
    • Traveling
    • Kuliner
    • Fashion
    • Entertainment
  • Kabar
  • Kesehatan
  • EkoBis
    • Ekonomi & Bisnis
    • e-Commerce
    • Entrepreneur
  • TELKO
  • Sport
  • Video
  • Majalah
Friday, October 2, 2026
  • Login
Jayakarta News
Advertisement
  • Features
  • LIFE STYLE
    • Traveling
    • Kuliner
    • Fashion
    • Entertainment
  • Kabar
  • Kesehatan
  • EkoBis
    • Ekonomi & Bisnis
    • e-Commerce
    • Entrepreneur
  • TELKO
  • Sport
  • Video
  • Majalah
No Result
View All Result
  • Features
  • LIFE STYLE
    • Traveling
    • Kuliner
    • Fashion
    • Entertainment
  • Kabar
  • Kesehatan
  • EkoBis
    • Ekonomi & Bisnis
    • e-Commerce
    • Entrepreneur
  • TELKO
  • Sport
  • Video
  • Majalah
No Result
View All Result
Jayakarta News
No Result
View All Result

Ampas Kelapa Berharga dari Halmahera

Ampas Kelapa Berharga dari Halmahera

admin by admin
August 27, 2022
in Ekonomi & Bisnis, Feature
0
0
SHARES
0
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

JAYAKARTA NEWS— Ini tentang ampas kelapa yang kemudian bisa “disulap” menjadi sesuatu yang bernilai ekonomis. Sebuah kegiatan yang sangat menginspirasi bangsa. Program pemberdayaan masyarakat tersebut tengah bergulir di Halmahera Timur, Maluku Utara.

Adalah MIND ID holding tambang BUMN yang menggagasnya. Ujungnya, berkat inovasi mengubah limbah kelapa menjadi ’emas’ itu IDX Channel Anugerah Inovasi Indonesia (ICAII) 2022 mengganjarnya dengan penghargaan.

Nah kita kembali ke ampas kelapa. Siapa sangka, ampas kelapa bisa direkayasa menjadi benda-benda bermanfaat untuk kebutuhan rumah tangga. Misalnya, seperti mangkok, fiber dan lain-lain. “Bahkan bisa menjadi bioenergi yang ramah lingkungan,” ujar Dany Amrul Ichdan, Direktur Hubungan Kelembagaan MIND ID, di Jakarta, baru-baru ini.

Dany berharap, inisiasi MIND ID itu kelak bisa menggurita dan mengangkat kesejahteraan rakyat. Di samping, menjadi bagian dari program menjaga alam sekaligus menata sirkulasi sampah atau limbah.

Tentu tidak berlebihan. Menurut Badan Pusat Statistik (BPS), produksi kelapa nasional mencapai 2,85 juta ton pada 2021. Sedangkan, pohon kelapa sendiri terkenal sebagai salah satu pohon yang hampir semua bagiannya bermanfaat. Karena itu, ia disebut “the most versatile plant”.

Mengubah “sampah menjadi berkah” sejatinya bisa dilakukan siapa saja dan di mana saja, bahkan dengan “limbah” apa saja. Masyarakat pesisir misalnya, acap memanfaatkan tempurung atau sabut kelapa untuk bahan kerajinan (handicraft). Termasuk memanfaatkan cangkang kerang laut, sisik ikan, dan tulang ikan. Produknya berupa hiasan dinding, kalung, gelang, dan lain-lain.

Sementara masyarakat pegunungan, acap memanfaatkan limbah organik menjadi tas atau barang kerajinan. Misalnya pemanfaatan kulit buah-buahan yang bertekstur keras seperti salak, durian, atatu kulit petai cina (lamtoro).

Sedangkan masyarakat yang mukim di daerah pertanian, juga bisa memanfaatkan limbah berupa Jerami padi, kulit jagung, batang daun singkong, bahkan kulit bawang menjadi benda berharga. Selain menjadi benda kerajinan tangan yang unik, bisa juga untuk bahan bangunan (atap, lantai atau dinding).

Bahkan, jika Anda tinggal di daerah perkotaan, tinggal memantik kreativitas, maka seketika bisa mengubah sampah menjadi benda berharga. Misalnya, pemanfatan limbah kertas, kardus, kulit kacang, kulit telur, kayu, serbuk gergaji, atau serutan kayu. Dengan sentuhan seni yang unik, seketika bisa menjadi barang bernilai jual.

Meningkatkan Bisnis

Melihat itu semua, pemberdayaan masyarakat di sekitar wilayah operasional perusahaan adalah wajib. Selain menjaga kesinambungan bisnis, juga dimaksudkan agar meningkatkan pendapatan per kapita suatu daerah.

Grup MIND ID mempraktikkannya di Desa Geltoli, Kecamatan Maba, Kabupaten Halmahera Timur, Maluku Utara, yang kebetulan merupakan penghasil kelapa. Tak kurang dari 26 warga setempat yang sudah menerima manfaat langsung dari program tersebut.

Program dimulai dengam memberikan pelatihan proses produksi coconet lanjut ke proses produksi. Selain itu, mereka juga diberi pelatihan keselamatan dan kesehatan kerja. Terakhir, membangun fasilitas fasilitas pendukung seperti gudang penyimpanan.

Melalui program itu, grup MIND ID secara langsung telah menciptakan lapangan pekerjaan, serta meningkatkan nilai tambah petani kelapa. “Yang tak kalah penting, meningkatkan wawasan, produktivitas dan kemandirian masyarakat,” ujar Dany Amrul Ichdan.

Cocofiber dan Coconet

Sekilas tentang cocofiber dan coconet. Pada tahap awal, program pengolahan kelapa terpadu hanya fokus pada pemanfaatan limbah sabut kelapa menjadi produk Cocofiber dan Coconet. Tahapan proses kegiatan meliputi pelatihan awal pemanfaatan serabut kelapa, persiapan lokasi, pemasangan sarana dan sarana penunjang, pembentukan kelompok kerja, evaluasi hasil produksi dan pendampingan.

Coconet adalah produk jaring yang dibuat dari limbah kelapa yang cukup melimpah. PT Antam Tbk, salah satu anak perusahaan MIND ID, biasa memakainya untuk keperluan reklamasi di tebing yang curam.

Pada tahun 2019, sudah ada empat kegiatan utama yang dilaksanakan yaitu pelatihan proses produksi Coconet, pelatihan keselamatan dan kesehatan kerja.

Realisasi produksi coconet rata-rata per bulan sebanyak 125-130 rol. Peningkatan jumlah produksi coconet juga dipesan dari luar Halmahera Timur. Strategi pemasaran coconet juga sudah dilakukan di luar wilayah Halmahera Timur. Kini petani kelapa di kawasan Buli bisa menghasilkan pendapatan tambahan di luar pemasukan lain rata rata Rp 2.000.000 per bulan.

Melalui diversifikasi, rencana pengembangan produk olahan kelapa terpadu pada tahun 2020 dibagi menjadi empat produk yang memiliki nilai jual cukup tinggi yaitu coconut chip, coconut flakes, coconut flour, dan dessicated coconut.

Program dengan kode emiten ANTM ini pun akhirnya keluar sebagai juara dalam kategori sustainability atas inovasinya yang berjudul “Utilization of Coconut Waste into Coconet and Cocopeat.”

Program sejenis terus dikembangkan di Grup MIND ID yang beranggotakan PT Antam Tbk, PT Bukit Asam Tbk, PT Freeport Indonesia, PT Inalum (Persero) dan PT Timah Tbk. “Penghargaan atas praktik program Inovasi Pemberdayaan Masyarakat ini adalah indikasi, kami telah melangkah di jalur yang benar,” tegas Dany.***rd

Tags: dany amrul ichdanjayakartanewsMIND IDUMKM
Previous Post

KSPPS  Jasa Sayaga Ekspansi ke Usaha Retail

Next Post

Rapat Serius Dibuat Bercanda, Fahri Soroti Perilaku Anggota Komisi III DPR saat Rapat Kerja dengan Kapolri

admin

admin

Next Post
Rapat Serius Dibuat Bercanda, Fahri Soroti Perilaku Anggota Komisi III DPR saat Rapat Kerja dengan Kapolri

Rapat Serius Dibuat Bercanda, Fahri Soroti Perilaku Anggota Komisi III DPR saat Rapat Kerja dengan Kapolri

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

TERPOPULER

Plugin Install : Popular Post Widget need JNews - View Counter to be installed
  • Activity
  • Blog
  • Feature Terbaru Hari Ini
  • Home
  • INDEKS
  • KODE PERILAKU PERUSAHAAN PERS
  • Konfirmasi Pembayaran
  • Kontak
  • Members
  • Pasang Iklan
  • PEDOMAN PEMBERITAAN MEDIA SIBER
  • PENGELOLA JAYAKARTA NEWS

© 2018 JayakartaNews

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • Features
  • LIFE STYLE
    • Traveling
    • Kuliner
    • Fashion
    • Entertainment
  • Kabar
  • Kesehatan
  • EkoBis
    • Ekonomi & Bisnis
    • e-Commerce
    • Entrepreneur
  • TELKO
  • Sport
  • Video
  • Majalah

© 2018 JayakartaNews

Go to mobile version