• Latest
  • Trending
  • All
  • News
  • Business
  • Politics
  • Science
  • World
  • Lifestyle
  • Tech
Aksi “Carok” Mahfud MD

Aksi “Carok” Mahfud MD

August 17, 2018
Operasi Patuh 2026 Dimulai, Korlantas: Kedepankan Pendekatan Humanis dan Edukatif

Operasi Patuh 2026 Dimulai, Korlantas: Kedepankan Pendekatan Humanis dan Edukatif

October 26, 2026
Fahri Minta Masyarakat Berpikir Rasional dan tak Emosional, Utamakan Dialog Ketika Menyampaikan Kritik

Fahri Minta Masyarakat Berpikir Rasional dan tak Emosional, Utamakan Dialog Ketika Menyampaikan Kritik

October 26, 2026
Bapanas Akui Beras Premium Sempat Kosong di Sebagian Ritel

Gerakan Pangan Murah Disambut Antusias Warga Tuban: Disediakan 1 Ton Beras SPHP Harga Terjangkau

October 26, 2026
DKI Beri Keringanan PBJT 50 Persen untuk Film Nasional di Bioskop

DKI Beri Keringanan PBJT 50 Persen untuk Film Nasional di Bioskop

October 25, 2026
“Gue Ini Presiden, Ted”:  Bukan Sekadar Political Joke

“Gue Ini Presiden, Ted”:  Bukan Sekadar Political Joke

October 25, 2026
Operasi Senyap Membuahkan Hasil! Penyelundupan 1,16 Ton Ketamin di Sumut Terbongkar

Operasi Senyap Membuahkan Hasil! Penyelundupan 1,16 Ton Ketamin di Sumut Terbongkar

October 25, 2026
Menyusuri Jejak Api dari Udara, Kepala BNPB Pantau Karhutla Way Kambas

Menyusuri Jejak Api dari Udara, Kepala BNPB Pantau Karhutla Way Kambas

October 25, 2026
Kelas Bahasa dan Budaya Mandarin di Migrant Service Center Unhas Perkuat Kesiapan CPMI

Kelas Bahasa dan Budaya Mandarin di Migrant Service Center Unhas Perkuat Kesiapan CPMI

October 24, 2026
Jenderal Maruli, Mendekatkan yang Terpencil

Jenderal Maruli, Mendekatkan yang Terpencil

October 24, 2026
Siapa Film Terbaik FFW 2026? Lima Juri Akhir Mulai Tentukan Pemenang

Siapa Film Terbaik FFW 2026? Lima Juri Akhir Mulai Tentukan Pemenang

October 24, 2026
243 Tersangka Karhutla Ditetapkan,13 Korporasi Ikut Dijerat

243 Tersangka Karhutla Ditetapkan,13 Korporasi Ikut Dijerat

October 23, 2026
Kardinal Suharyo Sapa Polda Kaltim, Teguhkan Iman dan Integritas Polisi

Kardinal Suharyo Sapa Polda Kaltim, Teguhkan Iman dan Integritas Polisi

October 23, 2026
  • About
  • Advertise
  • Privacy & Policy
  • Contact
Tuesday, October 27, 2026
Jayakarta News
  • Home
  • News
    • All
    • Business
    • Politics
    • Science
    • World
    Kemenhut Beri Sanksi 32 Perusahaan Terkait Karhutla, Ada Sawit?

    Kemenhut Beri Sanksi 32 Perusahaan Terkait Karhutla, Ada Sawit?

    WALHI Pertanyakan Skema Biodiversity PT AP Milik Jardine

    WALHI Pertanyakan Skema Biodiversity PT AP Milik Jardine

    Kemenkum Sebut 95 Persen Aduan Masyarakat Berhasil Diselesaikan

    Kemenkum Sebut 95 Persen Aduan Masyarakat Berhasil Diselesaikan

    BEI Buka Data Kepemilikan Saham Perusahaan Tercatat di Atas 1 Persen

    Tiga Emiten Didenda Rp 2,1 Triliun Karena Manipulasi Pasar Saham

    BPS Catat Komoditas Sawit Masih Jadi Penopang Ekspor Pertanian

    GAPKI Catat Ekspor Produk Sawit Agustus 2026 Naik 12,56 Persen

    Pemohon Desain Industri Diminta Periksa Informasi Status Permohonannya

    Pemohon Desain Industri Diminta Periksa Informasi Status Permohonannya

    Pekerja Dapat Perlindungan Tambahan di RUU Perlindungan Ketenagakerjaan

    Pekerja Dapat Perlindungan Tambahan di RUU Perlindungan Ketenagakerjaan

    MK Tak Bisa Batalkan Gibran Rakabuming Raka

    MK Tak Bisa Batalkan Gibran Rakabuming Raka

    Wamentan Saleh Sebut Pentingnya Penegakan Hukum Terhadap Mafia Pangan

    Wamentan Saleh Sebut Pentingnya Penegakan Hukum Terhadap Mafia Pangan

    Izin Impor Tanpa Batasan Bikin Industri Dalam Negeri Sulit Bertahan

    Izin Impor Tanpa Batasan Bikin Industri Dalam Negeri Sulit Bertahan

    Trending Tags

    • Donald Trump
    • Future of News
    • Climate Change
    • Market Stories
    • Election Results
    • Flat Earth
  • Tech
    • All
    • Gear
    • Startup

    J.K. Rowling Is Shutting Down Readers Who Burned All Their Harry Potter Books

    The Scary Reason Healthy People Die After an ER Visit

    Watch Justin Timberlake’s ‘Cry Me a River’ Come to Life in Mesmerizing Dance

    Trending Tags

    • Flat Earth
    • Sillicon Valley
    • Mr. Robot
    • MotoGP 2017
    • Golden Globes
    • Future of News
  • Entertainment
    • All
    • Gaming
    • Movie
    • Music
    • Sports
    DKI Beri Keringanan PBJT 50 Persen untuk Film Nasional di Bioskop

    DKI Beri Keringanan PBJT 50 Persen untuk Film Nasional di Bioskop

    Siapa Film Terbaik FFW 2026? Lima Juri Akhir Mulai Tentukan Pemenang

    Siapa Film Terbaik FFW 2026? Lima Juri Akhir Mulai Tentukan Pemenang

    Series Thailand Gandhi Fernando Berjudul Badminton Boys Puncaki Global Ranking

    Series Thailand Gandhi Fernando Berjudul Badminton Boys Puncaki Global Ranking

    Spoiler HASUT: Rere tak Pernah Kerasukan, Penonton Memang Dibuat Ikut Terhasut

    Spoiler HASUT: Rere tak Pernah Kerasukan, Penonton Memang Dibuat Ikut Terhasut

    Mantan Trio Kwek Kwek Leony VH Jadi Hantu Tionghoa di Film Ghosting

    Mantan Trio Kwek Kwek Leony VH Jadi Hantu Tionghoa di Film Ghosting

    Terima Presiden FIFA, Presiden Prabowo: Sepak Bola Bangun Prestasi dan Karakter Bangsa

    Terima Presiden FIFA, Presiden Prabowo: Sepak Bola Bangun Prestasi dan Karakter Bangsa

    Magical fish basically has the power to conjure its own Patronus

    This Filipino guy channels his inner Miss Universe by strutting in six-inch heels and speedos

    7 February games you should get excited about

    Trump-May special relationship gets special treatment in the streets of London

  • Lifestyle
    • All
    • Fashion
    • Food
    • Health
    • Travel

    Magical fish basically has the power to conjure its own Patronus

    This Filipino guy channels his inner Miss Universe by strutting in six-inch heels and speedos

    7 February games you should get excited about

    J.K. Rowling Is Shutting Down Readers Who Burned All Their Harry Potter Books

    The Scary Reason Healthy People Die After an ER Visit

    Watch Justin Timberlake’s ‘Cry Me a River’ Come to Life in Mesmerizing Dance

    Barack Obama’s Now Mainly Focusing on Wearing This Casual Backwards Hat

    Lady Gaga Pulled Off One of the Best Halftime Shows Ever

    Trending Tags

    • Golden Globes
    • Mr. Robot
    • MotoGP 2017
    • Climate Change
    • Flat Earth
No Result
View All Result
Jayakarta News
No Result
View All Result
Home Kolom

Aksi “Carok” Mahfud MD

by admin
August 17, 2018
in Kolom
0
Aksi “Carok” Mahfud MD
522
SHARES
1.5k
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

Oleh: Hersubeno Arief

Publik terkejut ketika Profesor Mahfud MD bicara blak-blakan di program ILC, TV One, Selasa (14/8) malam. Banyak yang menyayangkan, tapi tak kurang banyaknya yang mendukung. Sekjen DPP Partai Nasdem Johnny G Plate mengakui, apa yang dikatakan Mahfud benar adanya. “Tapi yang benar, tidak semua harus dikatakan,” katanya.

Bagi yang kenal kultur Madura, apa yang dilakukan Mahfud sebenarnya tidak terlalu mengagetkan. Bahkan sebenarnya malah kurang mengagetkan. Peneliti dari Universitas Jember A Latief Wiyata menyebut karakter Madura itu apa adanya. Ekspresif, spontan, dan terbuka. Tiga sifat itu termanifestasikan dalam setiap merespon sikap orang lain kepadanya. Bila perlakuannya menyenangkan, mereka akan spontan mengucapkan terima kasih. Sebaliknya bila diperlakukan secara tidak adil, harga dirinya dipermalukan, reaksinya akan sangat keras pula.

Etnis Madura sangat menjunjung tinggi harga diri dan martabatnya. Barangkali bisa disamakan dengan kultur Siri’ Na Pacce pada kultur Bugis/Makassar, atau Fi’il pada kultur masyarakat Lampung. Bila harga dirinya dilukai, mereka tak segan mencabut badik. Secara kebetulan pula nama senjata tradisional Bugis/Makassar, dan Lampung sama, yakni badik. Bentuknya juga mirip.

Jangan pernah membuat malo (malu), tada’ tajina (merendahkan martabat) orang Madura. Bila hal itu terjadi di pedesaan Madura, bisa berujung pada Carok. Duel satu lawan satu dengan clurit, senjata tradisional Madura, sampai salah satunya mate (mati). Semua itu demi menjaga kehormatan pribadi dan keluarga yang sudah direndahkan, dipermalukan.

Batalnya pencawapresan Mahfud jelas merupakan sebuah penghinaan besar. Bukan hanya buat Mahfud pribadi, tapi keluarga besarnya, dan sebagian besar orang Madura. Sudah menyerahkan baju putih ke Istana, sudah menggelar tahlil, sudah bersiap diri tak jauh dari arena deklarasi, tiba-tiba dibatalkan. Media menyebutnya di-PHP (Pemberi Harapan Palsu). Mahfud dipermalukan di panggung besar Indonesia, bahkan dunia. Liputannya menyita sebagian besar media di Indonesia, dan dunia selama berhari-hari.

Masalahnya semakin parah, karena batalnya pencawapresan tersebut disertai dengan berbagai drama, dan berbagai ucapan yang merendahkan kredibilitasnya. Salah satunya adalah diragukan ke-NU-annya. Ketua Umum PBNU Said Agil Siradj menyebut Mahfud tidak pernah menjadi kader NU. Dua hal ini sangat sensitif bagi orang Madura. Sudah harga dirinya dipermalukan, dianggap bukan NU pula. Penghinaan dobel.

Anda barangkali pernah mendengar sebuah anekdot ketika seorang anak dara Madura membawa pacarnya untuk dikenalkan dengan orang tuanya. Pertanyaan pertama sang bapak, apakah “sampian Islam?” Ketika dijawab Islam. Pertanyaan berikutnya. “NU, apa Muhammadiyah?” Ketika dijawab “Muhammadiyah,” sang bapak sangat kaget “Oh Muhammadiyah, bukan NU ya? Setelah termangu cukup lama sang bapak berkata “Ya sudahlah, walaupun bukan NU, yang penting masih Islam,” tegasnya. Ha…ha…ha…Jadi jangan pernah pertanyakan ke-Islaman dan ke-NU-an orang Madura. Itu merupakan sebuah penghinaan besar.

Menunggu momentum

Dengan memahami kultur Madura, kita bisa mengatakan apa yang dilakukan Mahfud belum ada apa-apanya. Toh dia tidak membawa clurit dan mendatangi satu per satu orang yang telah mem-PHP-nya. Kepada media Mahfud mengaku tidak kecewa, hanya kaget saja.

Apa yang disampaikan Mahfud bisa dilihat sebagai bahasa diplomatis. Basa-basi politik. Sebagai seorang guru besar, dan pernah menduduki berbagai jabatan publik, dia tentu punya kematangan pribadi. Apalagi dia sudah lama berada dan tinggal di Yogyakarta. Sebuah masyarakat yang dikenal punya kemampuan pengendalian diri yang Kuat. Namun sebagai Reng Madure, dia tetap punya harga diri yang tinggi. Kehormatan pribadi dan keluarga yang harus dijaganya. Diam-diam rupanya dia sudah menyiapkan sebuah vandetta, balas dendam.

Acara di ILC adalah momen yang dipilih Mahfud sebagai “panggung” Caroknya. Sebagai acara Talk Show dengan rating dan jumlah penonton tertinggi di Indonesia, ILC adalah panggung sempurna, untuk membalas para “musuh-musuhnya,” dan memulihkan harga diri dan kehormatannya. Sebagai intelektual Mahfud tidak berbekal clurit sebagai senjatanya. Dia hanya bermodal kata-kata. Ucapan yang setiap kata demi kata disimak, dicerna dan diviralkan oleh jutaan penonton televisi dan pegiat medsos. Dampaknya tak kalah, bahkan lebih dahsyat dibandingkan clurit. Sama-sama mematikan, tapi korbannya lebih besar dan dipastikan akan berdampak jangka panjang.

Secara dingin, tanpa ekspresi berlebihan, bahkan terkadang dengan senyum, dia babat satu per satu tokoh-tokoh yang dianggap telah merendahkan martabatnya, dan menghancurkan harga dirinya. Mulai dari Ketua Umum PBNU Said Agil Siradj, Muhaimin Iskandar, Romahurmuziy, bahkan sampai Kyai Ma’ruf Amin. Kendati tampak bersekutu, keempat tokoh ini diam-diam saling bersaing dan sama-sama mengincar jabatan cawapres. Ada yang diam-diam, seperti Said Agil Siradj. Sedikit terbuka seperti Ma’ruf Amin, sangat terbuka seperti Romahurmuziy, dan sangat-sangat terbuka seperti Muhaimin.

Dampak dari “Carok” Mahfud di TV One sejauh ini masih belum bisa diukur. Perlu dilakukan survei untuk menentukan akurasinya. Namun melihat sejumlah polling di medsos, dampaknya langsung terasa. Pasangan Jokowi-Ma’ruf, kalah telak melawan Prabowo-Sandi.

Serangan Mahfud membuka kisah di belakang panggung betapa tidak berdayanya Presiden Jokowi menghadapi tekanan partner koalisi, dan pimpinan ormas. Pengakuan Mahfud juga membuka selubung, ternyata kubu struktural NU yang dipimpin Said Agil, menjadikan NU sebagai alat meraih kekuasaan. Mereka mengingkari khittah NU yang meninggalkan jalur perjuangan politik. Sementara para pendukung Ahok yang sangat kecewa dengan penunjukan Ma’ruf Amin sebagai cawapres, semakin marah dan kecewa, ketika tahu bahwa Ma’ruf ikut menekan Jokowi.

Tampilnya Mahfud di ILC kira-kira bisa disamakan dengan aksi seorang Rambo yang tampil sendirian mengobrak-abrik PBNU, PKB, PPP, dan kubu koalisi pengusung pasangan Jokowi-Ma’ruf. Perlu waktu panjang untuk memperbaiki kerusakan tersebut.

Untungnya pelaksanaan Pilpres 2019 masih panjang. Bila pilpres dilakukan hari ini, kemungkinan besar pasangan Jokowi-Ma’ruf kalah. Elektabilitas PKB, dan terutama PPP akan jeblok. Masih ada waktu selama delapan bulan untuk memperbaikinya.

Kalah di udara, pasangan Jokowi sangat unggul di teritorial. Mereka punya mesin birokrasi, TNI, Polri, dan para kepala daerah yang bisa dikerahkan untuk menutup kelemahan di udara. Asal jangan banyak melakukan blunder, gol bunuh diri, masih cukup banyak waktu untuk memulihkannya.

Hikmah dari kasus ini jangan pernah mempermalukan Reng Madure, apalagi di depan publik. Reaksinya bisa sering tak terduga. Tak iyeh? ***

Tags: carok mahfud mdcawapres gagaljayakartanewsmahfud MDprof mohamad mahfud md
Share209Tweet131
admin

admin

  • Trending
  • Comments
  • Latest
Kisah Prof Yuddy Chrisnandi, Ditonjok dan Diusir

Kisah Prof Yuddy Chrisnandi, Ditonjok dan Diusir

April 22, 2018
Ken Dedes dan Vagina yang Bersinar

Ken Dedes dan Vagina yang Bersinar

June 22, 2018
Asia Trans, Transportasi Online Baru Milik Putra Bangsa

Asia Trans, Transportasi Online Baru Milik Putra Bangsa

January 30, 2019
Aufa, Bangga Ditonton Bima Arya

Aufa, Bangga Ditonton Bima Arya

19
SCTV 30 Tahun Dimeriahkan 30 Bintang 30 Pemirsa dan 30 Kejutan Bayi

SCTV 30 Tahun Dimeriahkan 30 Bintang 30 Pemirsa dan 30 Kejutan Bayi

11
Pesona Tersembunyi, Curug Leuwi Hejo

Pesona Tersembunyi, Curug Leuwi Hejo

8
Operasi Patuh 2026 Dimulai, Korlantas: Kedepankan Pendekatan Humanis dan Edukatif

Operasi Patuh 2026 Dimulai, Korlantas: Kedepankan Pendekatan Humanis dan Edukatif

October 26, 2026
Fahri Minta Masyarakat Berpikir Rasional dan tak Emosional, Utamakan Dialog Ketika Menyampaikan Kritik

Fahri Minta Masyarakat Berpikir Rasional dan tak Emosional, Utamakan Dialog Ketika Menyampaikan Kritik

October 26, 2026
Bapanas Akui Beras Premium Sempat Kosong di Sebagian Ritel

Gerakan Pangan Murah Disambut Antusias Warga Tuban: Disediakan 1 Ton Beras SPHP Harga Terjangkau

October 26, 2026
Jayakarta News

Copyright © 2026 Jayakarta News

Navigate Site

  • About
  • Advertise
  • Privacy & Policy
  • Contact

Follow Us

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Politics
    • Business
    • World
    • Science
  • Entertainment
    • Gaming
    • Music
    • Movie
    • Sports
  • Tech
    • Apps
    • Gear
    • Mobile
    • Startup
  • Lifestyle
    • Food
    • Fashion
    • Health
    • Travel

Copyright © 2026 Jayakarta News

Go to mobile version