• Features
  • LIFE STYLE
    • Traveling
    • Kuliner
    • Fashion
    • Entertainment
  • Kabar
  • Kesehatan
  • EkoBis
    • Ekonomi & Bisnis
    • e-Commerce
    • Entrepreneur
  • TELKO
  • Sport
  • Video
  • Majalah
Thursday, October 1, 2026
  • Login
Jayakarta News
Advertisement
  • Features
  • LIFE STYLE
    • Traveling
    • Kuliner
    • Fashion
    • Entertainment
  • Kabar
  • Kesehatan
  • EkoBis
    • Ekonomi & Bisnis
    • e-Commerce
    • Entrepreneur
  • TELKO
  • Sport
  • Video
  • Majalah
No Result
View All Result
  • Features
  • LIFE STYLE
    • Traveling
    • Kuliner
    • Fashion
    • Entertainment
  • Kabar
  • Kesehatan
  • EkoBis
    • Ekonomi & Bisnis
    • e-Commerce
    • Entrepreneur
  • TELKO
  • Sport
  • Video
  • Majalah
No Result
View All Result
Jayakarta News
No Result
View All Result

Ramah Disabilitas, Masjid Izzatul Islam Hadirkan Ceramah Berbahasa Isyarat untuk Jemaah Tuli

Ramah Disabilitas, Masjid Izzatul Islam Hadirkan Ceramah Berbahasa Isyarat untuk Jemaah Tuli

admin by admin
March 26, 2025
in Komunitas
0
0
SHARES
0
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

JAYAKARTA NEWS – Berdiri megah dengan kubah utama berwarna emas dan enam kubah kecil yang mengelilinginya, Masjid Izzatul Islam di Grand Wisata, Kabupaten Bekasi, bukan sekadar tempat ibadah, tetapi juga pusat kegiatan keagamaan yang inklusif. Sejak didirikan pada 2012 atas inisiatif warga, masjid yang berdiri di atas lahan seluas 2.000 meter persegi ini terus berkembang, termasuk dengan menghadirkan ceramah berbahasa isyarat bagi jemaah tuli.

Langkah ini menjadikan Masjid Izzatul Islam sebagai salah satu masjid percontohan ramah difabel di Indonesia. Program ceramah berbahasa isyarat dilaksanakan setiap bakda zuhur, bekerja sama dengan Majelis Tuli Bekasi. Penerjemah bahasa isyarat ditempatkan di samping mimbar untuk menerjemahkan materi secara langsung agar jemaah tuli dapat memahami isi ceramah dengan mudah.

Ketua Dewan Kemakmuran Masjid (DKM) Izzatul Islam, Aris Heriyadi, mengatakan, inisiatif ini bertujuan menciptakan lingkungan ibadah yang lebih inklusif. “Yang datang ke sini dari berbagai kalangan. Kebetulan ada kawan dari Majelis Tuli Bekasi yang sedang beritikaf di sini, dan kami fasilitasi mereka untuk berceramah menggunakan bahasa isyarat,” ujar Aris di Bekasi, Senin (24/3/2025).

Ia menambahkan, program ini lahir dari keinginan untuk memastikan semua jemaah dapat memperoleh ilmu agama tanpa hambatan komunikasi. “Kami ingin memberikan ruang yang setara bagi semua orang, termasuk saudara-saudara kita yang tuli. Islam adalah rahmatan lil ‘alamin yang seharusnya bisa diakses oleh siapa saja,” katanya.

Langkah ini mendapat apresiasi dari Direktur Urusan Agama Islam Kementerian Agama, Arsad Hidayat. Ia berharap program ini bisa menjadi contoh bagi masjid-masjid lain agar lebih ramah terhadap kelompok difabel.

“Kami sangat mendukung program ini karena merupakan wujud nyata dari Islam yang ramah dan inklusif. Masjid bukan hanya tempat ibadah, tetapi juga pusat pembelajaran dan pembinaan umat yang harus bisa diakses oleh semua kalangan,” ujar Arsad.

Pesona Arsitektur yang Megah dan Menenangkan

Masjid Izzatul Islam tidak hanya dikenal karena program-program inklusifnya, tetapi juga karena arsitekturnya yang khas. Kubah utamanya yang besar terletak tepat di tengah masjid, dikelilingi enam kubah kecil berwarna serupa, menciptakan kesan megah yang berpadu dengan nuansa ketenangan.

Fasad masjid dihiasi garis-garis lengkung dengan aksen warna lembut pada dindingnya. Desain ini tidak hanya mempercantik tampilan luar, tetapi juga memberikan atmosfer tenteram bagi jemaah, terutama bagi mereka yang menjalankan iktikaf di bulan Ramadan. Dengan kapasitas 2.000 jemaah, masjid ini menjadi salah satu rumah ibadah terbesar di Kabupaten Bekasi yang memiliki motto Swatantra Wibawa Mukti.

Lebih dari Sekadar Tempat Ibadah

Selain sebagai rumah ibadah, Masjid Izzatul Islam juga aktif dalam berbagai kegiatan sosial dan keagamaan. Majelis taklim rutin digelar untuk membimbing jemaah dalam memperdalam ilmu agama. Masjid ini juga memiliki program dakwah khusus bagi kelompok disabilitas, memastikan bahwa semua lapisan masyarakat memiliki akses yang sama terhadap ajaran Islam.

Selain itu, masjid ini mengelola baitul mal yang menghimpun zakat, infak, dan sedekah dari masyarakat. Dana yang terkumpul kemudian disalurkan kepada warga yang membutuhkan, memperkuat peran masjid sebagai pusat kegiatan sosial dan kesejahteraan umat.

Dengan berbagai program inovatif dan arsitektur yang memukau, Masjid Izzatul Islam bukan hanya tempat beribadah, tetapi juga simbol inklusivitas dan kepedulian sosial di Kabupaten Bekasi.***/mel

Tags: Ceramah Berbahasa IsyaratjayakartanewsMasjid Izzatul IslamRamah Disabilitas
Previous Post

Terima Menlu Prancis, Presiden Prabowo Tekankan Penguatan Kemitraan Strategis antar Kedua Negara

Next Post

H-6 Lebaran, 52 Ribu Kendaraan Keluar Jakarta Via GT Cikatama

admin

admin

Next Post
H-6 Lebaran, 52 Ribu Kendaraan Keluar Jakarta Via GT Cikatama

H-6 Lebaran, 52 Ribu Kendaraan Keluar Jakarta Via GT Cikatama

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

TERPOPULER

Plugin Install : Popular Post Widget need JNews - View Counter to be installed
  • Activity
  • Blog
  • Feature Terbaru Hari Ini
  • Home
  • INDEKS
  • KODE PERILAKU PERUSAHAAN PERS
  • Konfirmasi Pembayaran
  • Kontak
  • Members
  • Pasang Iklan
  • PEDOMAN PEMBERITAAN MEDIA SIBER
  • PENGELOLA JAYAKARTA NEWS

© 2018 JayakartaNews

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • Features
  • LIFE STYLE
    • Traveling
    • Kuliner
    • Fashion
    • Entertainment
  • Kabar
  • Kesehatan
  • EkoBis
    • Ekonomi & Bisnis
    • e-Commerce
    • Entrepreneur
  • TELKO
  • Sport
  • Video
  • Majalah

© 2018 JayakartaNews

Go to mobile version