• Latest
  • Trending
  • All
  • News
  • Business
  • Politics
  • Science
  • World
  • Lifestyle
  • Tech
Kudatuli, Perjuangan Demokrasi dalam Ingatan Kader Banteng

Kudatuli, Perjuangan Demokrasi dalam Ingatan Kader Banteng

July 28, 2020
PPAD Tegaskan Komitmen pada Kesejahteraan dan Pengabdian Purnawirawan TNI AD

Kiki Syahnakri Urai Sejarah PPAD, Organisasi Purnawirawan TNI AD yang Lahir Pascareformasi 1998

October 29, 2026
PPAD Tegaskan Komitmen pada Kesejahteraan dan Pengabdian Purnawirawan TNI AD

PPAD Tegaskan Komitmen pada Kesejahteraan dan Pengabdian Purnawirawan TNI AD

October 29, 2026
Update Pembunuhan Sadis di Madiun! Terungkap Ibu-Anak Dimutilasi dan Dibakar

Update Pembunuhan Sadis di Madiun! Terungkap Ibu-Anak Dimutilasi dan Dibakar

October 29, 2026
Garin Nugroho Sebut TIFF 2026 Bagian Penting dalam Karirnya

Garin Nugroho Sebut TIFF 2026 Bagian Penting dalam Karirnya

October 29, 2026
Geger! 600 Ton Beras SPHP Dioplos Jadi Premium, Mentan Ngamuk: Ini Berpotensi Ganggu Tata Niaga Beras

Geger! 600 Ton Beras SPHP Dioplos Jadi Premium, Mentan Ngamuk: Ini Berpotensi Ganggu Tata Niaga Beras

October 28, 2026
Dirut BULOG: Pengadaan Setara Beras Hasil Panen Dalam Negeri Capai 87 Persen dari Target 4 Juta Ton

Dirut Ahmad Rizal Ramdhani: BULOG Siap Jadi Penyangga Jagung Nasional

October 28, 2026
Soasialisasi SMK Go Global! Target CPMI 300 Ribu Lulusan SMK dan 200 Ribu Peserta Umum

Soasialisasi SMK Go Global! Target CPMI 300 Ribu Lulusan SMK dan 200 Ribu Peserta Umum

October 28, 2026
Tim Dirresnarkoba Polda Kalteng Gerebek Kampung Puntun, 6 Orang dan 56 Paket Narkoba Diamankan

Tim Dirresnarkoba Polda Kalteng Gerebek Kampung Puntun, 6 Orang dan 56 Paket Narkoba Diamankan

October 28, 2026
Mengabaikan Perlindungan CPMI, Kegiatan Usaha PT. Ceger Sari Buana Dihentikan

Mengabaikan Perlindungan CPMI, Kegiatan Usaha PT. Ceger Sari Buana Dihentikan

October 28, 2026
BPS Sebut Produksi Beras 2025 Diperkirakan Capai 34,7 Juta Ton

BULOG Pastikan Kesiapan Beras Nataru Aman: Stok 25 Juta Ton dan Cadangan 4,5 Juta Ton

October 28, 2026
Babe Koko dan 70 Motor Tua: Merawat Sejarah, Merawat Investasi

Babe Koko dan 70 Motor Tua: Merawat Sejarah, Merawat Investasi

October 27, 2026
Ditreskrimsus Polda Sumbar Ungkap Kasus Penyalahgunaan BBM Bersubsidi, 25 Orang Tersangka

Ditreskrimsus Polda Sumbar Ungkap Kasus Penyalahgunaan BBM Bersubsidi, 25 Orang Tersangka

October 27, 2026
  • About
  • Advertise
  • Privacy & Policy
  • Contact
Thursday, October 29, 2026
Jayakarta News
  • Home
  • News
    • All
    • Business
    • Politics
    • Science
    • World
    Kemenhut Beri Sanksi 32 Perusahaan Terkait Karhutla, Ada Sawit?

    Kemenhut Beri Sanksi 32 Perusahaan Terkait Karhutla, Ada Sawit?

    WALHI Pertanyakan Skema Biodiversity PT AP Milik Jardine

    WALHI Pertanyakan Skema Biodiversity PT AP Milik Jardine

    Kemenkum Sebut 95 Persen Aduan Masyarakat Berhasil Diselesaikan

    Kemenkum Sebut 95 Persen Aduan Masyarakat Berhasil Diselesaikan

    BEI Buka Data Kepemilikan Saham Perusahaan Tercatat di Atas 1 Persen

    Tiga Emiten Didenda Rp 2,1 Triliun Karena Manipulasi Pasar Saham

    BPS Catat Komoditas Sawit Masih Jadi Penopang Ekspor Pertanian

    GAPKI Catat Ekspor Produk Sawit Agustus 2026 Naik 12,56 Persen

    Pemohon Desain Industri Diminta Periksa Informasi Status Permohonannya

    Pemohon Desain Industri Diminta Periksa Informasi Status Permohonannya

    Pekerja Dapat Perlindungan Tambahan di RUU Perlindungan Ketenagakerjaan

    Pekerja Dapat Perlindungan Tambahan di RUU Perlindungan Ketenagakerjaan

    MK Tak Bisa Batalkan Gibran Rakabuming Raka

    MK Tak Bisa Batalkan Gibran Rakabuming Raka

    Wamentan Saleh Sebut Pentingnya Penegakan Hukum Terhadap Mafia Pangan

    Wamentan Saleh Sebut Pentingnya Penegakan Hukum Terhadap Mafia Pangan

    Izin Impor Tanpa Batasan Bikin Industri Dalam Negeri Sulit Bertahan

    Izin Impor Tanpa Batasan Bikin Industri Dalam Negeri Sulit Bertahan

    Trending Tags

    • Donald Trump
    • Future of News
    • Climate Change
    • Market Stories
    • Election Results
    • Flat Earth
  • Tech
    • All
    • Gear
    • Startup

    J.K. Rowling Is Shutting Down Readers Who Burned All Their Harry Potter Books

    The Scary Reason Healthy People Die After an ER Visit

    Watch Justin Timberlake’s ‘Cry Me a River’ Come to Life in Mesmerizing Dance

    Trending Tags

    • Flat Earth
    • Sillicon Valley
    • Mr. Robot
    • MotoGP 2017
    • Golden Globes
    • Future of News
  • Entertainment
    • All
    • Gaming
    • Movie
    • Music
    • Sports
    DKI Beri Keringanan PBJT 50 Persen untuk Film Nasional di Bioskop

    DKI Beri Keringanan PBJT 50 Persen untuk Film Nasional di Bioskop

    Siapa Film Terbaik FFW 2026? Lima Juri Akhir Mulai Tentukan Pemenang

    Siapa Film Terbaik FFW 2026? Lima Juri Akhir Mulai Tentukan Pemenang

    Series Thailand Gandhi Fernando Berjudul Badminton Boys Puncaki Global Ranking

    Series Thailand Gandhi Fernando Berjudul Badminton Boys Puncaki Global Ranking

    Spoiler HASUT: Rere tak Pernah Kerasukan, Penonton Memang Dibuat Ikut Terhasut

    Spoiler HASUT: Rere tak Pernah Kerasukan, Penonton Memang Dibuat Ikut Terhasut

    Mantan Trio Kwek Kwek Leony VH Jadi Hantu Tionghoa di Film Ghosting

    Mantan Trio Kwek Kwek Leony VH Jadi Hantu Tionghoa di Film Ghosting

    Terima Presiden FIFA, Presiden Prabowo: Sepak Bola Bangun Prestasi dan Karakter Bangsa

    Terima Presiden FIFA, Presiden Prabowo: Sepak Bola Bangun Prestasi dan Karakter Bangsa

    Magical fish basically has the power to conjure its own Patronus

    This Filipino guy channels his inner Miss Universe by strutting in six-inch heels and speedos

    7 February games you should get excited about

    Trump-May special relationship gets special treatment in the streets of London

  • Lifestyle
    • All
    • Fashion
    • Food
    • Health
    • Travel
    Babe Koko dan 70 Motor Tua: Merawat Sejarah, Merawat Investasi

    Babe Koko dan 70 Motor Tua: Merawat Sejarah, Merawat Investasi

    Magical fish basically has the power to conjure its own Patronus

    This Filipino guy channels his inner Miss Universe by strutting in six-inch heels and speedos

    7 February games you should get excited about

    J.K. Rowling Is Shutting Down Readers Who Burned All Their Harry Potter Books

    The Scary Reason Healthy People Die After an ER Visit

    Watch Justin Timberlake’s ‘Cry Me a River’ Come to Life in Mesmerizing Dance

    Barack Obama’s Now Mainly Focusing on Wearing This Casual Backwards Hat

    Lady Gaga Pulled Off One of the Best Halftime Shows Ever

    Trending Tags

    • Golden Globes
    • Mr. Robot
    • MotoGP 2017
    • Climate Change
    • Flat Earth
No Result
View All Result
Jayakarta News
No Result
View All Result
Home Feature

Kudatuli, Perjuangan Demokrasi dalam Ingatan Kader Banteng

by admin
July 28, 2020
in Feature
0
Kudatuli, Perjuangan Demokrasi dalam Ingatan Kader Banteng

Megawati Soekarnoputri pasca peristiwa "Kudatuli". (ist)

491
SHARES
1.4k
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

Jayakarta News – Kudatuli atau Peristiwa/ kasus dua tujuh Juli atau dikenal juga sebagai Peristiwa Sabtu Kelabu menjadi catatan tersendiri bagi perjalanan demokratisasi politik di Indonesia. Dikenal satire oleh sebagian publik dengan perlawanan keras yang berakhir sunyi.

Bagi pelaku, korban, keluarga korban serta pegiat demokrasi di Indonesia peristiwa itu menjadi ingatan khusus yang tidak mudah dilupakan, tak ubahnya ingatan tentang sejarah yang tidak boleh ditinggalkan.

Ingatan menjadi begitu penting, sebagaimana pernyataan novelis Milan Kundera: “perjuangan manusia adalah melawan lupa”. Penyataan yang kemudian lebih familiar di Indonesia dengan “Perjuangan melawan kekuasaan adalah perjuangan melawan lupa”, sebab dari lupalah penindasan bermula.

Ingatan akan Peristiwa 27 Juli 1996 atau ‘Kuda Tuli’ masih terawat di salah satu keluarga pegiat perjuangan demokrasi di Indonesia ini. Sebagaimana dikisahkan Banteng Pringgodani putra dari salah seorang pegiat demokrasi di Indonesia yang ikut melawan rezim orba.

Banteng menceritakan ingatan yang diwariskan kepadanya dari keluarga, tentang Kudatuli sebagai tonggak bangkitnya perlawanan Kaum Pro Demokrasi terhadap Rezim Otoriter.

“Saya saat itu masih duduk di bangku SMA memang tidak terlibat secara langsung dalam peristiwa itu, tidak seperti senior-senior saya di PDI yang mengalami langsung kejadian kelam itu. Namun, sebagai putra dari seorang Aktivis pembela HAM dan pro demokrasi, saya memiliki kenangan tersendiri,” ujar Banteng Pringgodani kader muda PDI Perjuangan yang sempat menjadi Caleg DPR RI Dapil Jawa Tengah 1 ini.

Lebih lanjut dari keseharian ia saksikan bagaimana orang tuanya berjuang untuk demokrasi dan keadilan di Indonesia.

“Mama saya sejak usia 20-an tahun mulai mendedikasikan dirinya untuk berjuang melawan ketidakadilan, sebagai seorang advokat. Ia selalu merasa terpanggil saat mendengar atau melihat adanya ketidakadilan yang dialami wong cilik dan perempuan khususnya. Ia akan langsung menanganinya dengan gigih walau tanpa dibayar, bahkan seringkali datang masyarakat ke kantornya yang kecil di bilangan jalan Gajah Mada Jakarta Pusat yang membayarnya tidak dengan uang tetapi dengan makanan sederhana hasil masakan Ibu Rumah Tangga, sayuran hasil berkebun, hasil tani dari petani kecil misalnya,” lanjut Banteng mengenang perjuangan ibunya.

Bahkan terkadang menurutnya, perjuangan sang ibu juga tidak lepas dari teror dan ancaman oleh pihak-pihak yang dilawannya.

“Salah satu kejadian teror yang saya ingat adalah saat mama dihampiri dua orang oknum tentara yang datang ke rumah, saat Ia muncul di teras rumah… salah satu orang itu mencabut pistolnya dan menodongkan ke arah kepalanya, sebelum penodong itu bicara, mama dengan tenang langsung bicara, “Ayo masuk dulu ke dalam… saya buatkan kopi,” seraya masuk ke dalam ruang tamu, saat 2 orang tentara itu ikut masuk sambil mereka keheranan (mungkin heran kok ditodong pistol tidak panik). Mereka tambah kaget saat melihat lukisan diri kakek saya dengan seragam TNI lengkap di ruang tamu rumah, segera ia ucapkan, “itu ayah saya” menirukan ucapan mamanya. Sekonyong mereka minta maaf dan ampun kepadanya. Rupanya mereka utusan seseorang yang ia lawan dalam suatu advokasi hukum, terang Banteng menceritakan kisah perjuangan mamanya.

Perjalanan hidup sang ibu memang unik. Saat ia kecil bermain di rumah Pak Harto… namun saat ia dewasa justru berhadapan dengan Pak Harto.

Ayahnya atau kakek saya adalah TNI dengan pangkat terakhir Mayor Jenderal. Kakek saya jebolan PETA, jejak sejarahnya tidak lepas dari Jenderal Ahmad Yani. Rumah mereka berdekatan di Menteng Jakpus, dekat Jalan Cendana, sehingga hal biasa anak-anak Pati TNI di Menteng main bersama bahkan di rumah Pak Harto.

Lebih unik lagi suaminya atau papa saya adalah intelijen binaan Ali Moertopo. Mungkin hal itulah yang membuat ia bercerai karena adanya perbedaan pandangan dan prinsip dalam politik. Tambah unik lagi ayah mertuanya yang juga TNI adalah tokoh PNI Surakarta, sehingga antara mertua dan menantu malah saling akur karena cocok dalam pandangan politik.

Singkat cerita, di tahun 1996 saat Bunda Megawati memutuskan melakukan perlawanan melalui jalur hukum, dibentuklah Tim Pembela Demokrasi Indonesia (TPDI) pada tanggal 27 Juni 1996 di Jakarta, TPDI merupakan kolaborasi DPP PDI Pro Mega dengan YLBHI, IKADIN, dan LKI. Ia termasuk pendirinya, bahkan di awalnya aa satu-satunya perempuan yang bergabung.

Ayahnya marah sekali saat mengetahui ia bergabung ke TPDI, dan meminta ia mundur, namun ia bergeming. Bahkan papa saya ikut membujuk dan mengingatkan akan keselamatan jiwanya. Papa saya bilang ada pertimbangan pimpinan untuk menculik dirinya. Info dari papa saya malah membuat ia semakin keras dan mantap dengan pilihannya. Saya ingat betul waktu itu kakak saya sampai menangis karena khawatir keselamatan jiwa mama saya.

Beberapa hari setelah terbentuknya TPDI, ayahnya dipanggil Pak Harto diminta untuk membujuk agar mundur, tetapi lagi-lagi bergeming. Keesokannya setelah itu datang ke rumah salah satu tokoh elite Golkar yang diutus Pak Harto untuk menemuinya, tanpa basa-basi tokoh itu bilang Pak Harto menawarkan posisi Menteri Pemberdayaan Perempuan bila ia bersedia mundur, dijawab, “Terima kasih… saya tetap jalan terus, saya sadar risikonya!!”

Dari kenangan tersebut saya belajar bahwa dalam memperjuangkan kebenaran dan keadilan pantang kita surut keberanian.

“Saya mengambil hikmah yang saya teladani dari mama saya. Politik bukan semata perjuangan jabatan dan kekuasaan, politik juga perjuangan ide dan prinsip,” ungkap Banteng Pringgodani yang aktif di partai mulai dari pimpinan ranting dan PAC di Jakarta Selatan ini.

Bagi Banteng Pringgodani, peristiwa Kudatuli sebatas moment yang menghadirkan ingatan akan sebuah perjuangan demokrasi di Indonesia bahwa demokrasi yang ada saat ini tidak turun begitu saja dari langit.

Terima kasih atas inspirasi perjuanganmu Mama: Tumbu Saraswati. (jnu)

Tags: banteng pringgodanijayakartanewsKudatuliMegawati Soekarnoputritumbu saraswati
Share196Tweet123
admin

admin

  • Trending
  • Comments
  • Latest
Kisah Prof Yuddy Chrisnandi, Ditonjok dan Diusir

Kisah Prof Yuddy Chrisnandi, Ditonjok dan Diusir

April 22, 2018
Ken Dedes dan Vagina yang Bersinar

Ken Dedes dan Vagina yang Bersinar

June 22, 2018
Asia Trans, Transportasi Online Baru Milik Putra Bangsa

Asia Trans, Transportasi Online Baru Milik Putra Bangsa

January 30, 2019
Aufa, Bangga Ditonton Bima Arya

Aufa, Bangga Ditonton Bima Arya

19
SCTV 30 Tahun Dimeriahkan 30 Bintang 30 Pemirsa dan 30 Kejutan Bayi

SCTV 30 Tahun Dimeriahkan 30 Bintang 30 Pemirsa dan 30 Kejutan Bayi

11
Pesona Tersembunyi, Curug Leuwi Hejo

Pesona Tersembunyi, Curug Leuwi Hejo

8
PPAD Tegaskan Komitmen pada Kesejahteraan dan Pengabdian Purnawirawan TNI AD

Kiki Syahnakri Urai Sejarah PPAD, Organisasi Purnawirawan TNI AD yang Lahir Pascareformasi 1998

October 29, 2026
PPAD Tegaskan Komitmen pada Kesejahteraan dan Pengabdian Purnawirawan TNI AD

PPAD Tegaskan Komitmen pada Kesejahteraan dan Pengabdian Purnawirawan TNI AD

October 29, 2026
Update Pembunuhan Sadis di Madiun! Terungkap Ibu-Anak Dimutilasi dan Dibakar

Update Pembunuhan Sadis di Madiun! Terungkap Ibu-Anak Dimutilasi dan Dibakar

October 29, 2026
Jayakarta News

Copyright © 2026 Jayakarta News

Navigate Site

  • About
  • Advertise
  • Privacy & Policy
  • Contact

Follow Us

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Politics
    • Business
    • World
    • Science
  • Entertainment
    • Gaming
    • Music
    • Movie
    • Sports
  • Tech
    • Apps
    • Gear
    • Mobile
    • Startup
  • Lifestyle
    • Food
    • Fashion
    • Health
    • Travel

Copyright © 2026 Jayakarta News

Go to mobile version