YPI, Mengawal Perlindungan Anak Indonesia

 YPI,  Mengawal Perlindungan Anak Indonesia

Ketua Badan Pembina Yayasan Pusaka Indonesia, Edy Ikhsan (foto:istimewa)

JAYAKARTA NEWS – Selama 21 tahun Yayasan Pusaka Indonesia (YPI) telah mengabdikan diri untuk mengawal  tegaknya perlindungan anak di Indonesia. Dan, 10 Desember,  21 tahun lalu YPI berdiri di Kota Medan, yang berketepatan dengan hari peringatan Hak Azasi Manusia (HAM).

Memperingati hari ulang tahun  YPI ke – 21 pun dilaksanakan sederhana di Kantor Jalan Jl. Kenanga Sari No.20, Tanjung Sari, Kec. Medan Selayang, Kota Medan.

Di sela acara Ketua Badan Pembina YPI Edy Ikhsan, yang saat ini juga dipercaya  sebagai Pembantu Rektor di Universitas Sumatera Utara menyampaikan rasa terimakasih kepada staf Pusaka Indonesia dan juga para voluntir yang ikut mendukung perjalanan ini.

“Yayasan Pusaka Indonesia akan tetap berkomitmen untuk memberikan yang terbaik bagi anak-anak bangsa, sehingga pemenuhan hak-hak dasar anak di negeri ini tetap terkawal dengan baik,”ujar Edy Ikhsan

Menurut Edy Ikhsan kasus-kasus kekerasan terhadap anak, baik  sebagai korban maupun  yang terlibat dengan hukum, tetap harus di kawal. Agar dalam pelaksanaan dan penegakan hukum tidak ada yang mengabaikan hak anak tersebut. Sehingga anak sebagai penerus masa depan bangsa tidak tercederai dan menjadi anak yang memiliki kepribadian yang kokoh.

Edy Ikhsan juga mengakui, setiap perkembangan zaman, persoalan anak berbeda-beda dan semakin pelik. Sehingga dibutuhkan kekuatan bersama pula mengawal perlindungan anak termasuk dengan memberikan regulasi dan aturan perundang-undangan yang bisa menjamin perlindungan tersebut.

Saat ini, tambah Edy, persoalan yang tengah dihadapi dunia adalah persoalan pandemi Covid-19. Tidak dipungkiri akan merembet kepada persoalan anak-anak. Baik kemiskinan, kesehatan, pendidikan dan lainnya. Dibutuhkan kekuatan bersama untuk mengatasi semua ini baik oleh keluarga dan juga oleh negara.

Dan sebagai sebuah lembaga swadaya masyarakat, Edy berharap kedepannya semua elemen dapat menciptakan lingkungan yang menghormati dan melindungi hak-hak anak dan perempuan.

Di kesempatan yang sama, Direktur Ketua Badan Pengurus YPI,  Kristina  mengatakan saat ini Pusaka Indonesia masih menangani program-program perlindungan anak. Diantaranya bantuan hukum gratis bagi masyarakat yang kurang mampu, program Tobacco Control, dan Pengurangan Resiko Kebencanaan berbasis komunitas dan ekonomi masyarakat di Sulawesi Tengah. (*/Mons)

admin

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *