JAYAKARTA NEWS – Tanggal 10 Mei adalah tanggal kelahiran almarhum Letjen TNI Purn Dr (HC) Doni Monardo Ketua Umum PPAD. Di tanggal spesial itu, biasanya Doni luangkan waktu untuk kumpul bersama teman dekat, dan keluarga.
Tidak pernah ada pesta atau perayaan ingar-bingar di setiap momen kelahirannya. Doni lebih mengutamakan doa dan syukuran bersama keluarga dan teman-teman. Itu pun tidak dalam jumlah yang besar.
Tahu akan kebiasaannya, beberapa hari lalu Sekjen PPAD, Mayjen TNI Purn Dr Komaruddin Simanjutak membuka komunikasi dengan beberapa kawan seangkatan. “Almarhum ulang tahun nih…. Kita ziarah ke makamnya yuk,” ajak Komar, teman satu angkatan Doni Monardo, Akmil 1985.
Mayjen TNI Purn Komaruddin Simanjuntak memberi hormat pada pusara sahabatnya, Letjen TNI Purn Doni Monardo. (foto: egy m)
Kesempatan itu baru terlaksana hari ini, Senin (13/5). Sejak pukul 08.00, mereka sudah berkumpul di TMP Kalibata. Selain Komaruddin Simanjuntak, terdapat sejumlah teman seangkatan lain, yang juga pengurus Persatuan Purnawirawan TNI Angkatan Darat (PPAD).
Sejumlah teman yang menziarahi Doni Monardo adalah: Mayjen TNI Purn Amrin (Bendahara Umum PPAD) Mayjen TNI Purn Sunaryo (Kabid Komunikasi & IT PPAD), Wisnu Barata, Egy Massadiah, dan Roso Daras. Tak ada tiup lilin dan potong kue, kecuali lantunan doa serta tabur bunga,
“Sengaja tidak undang-undang… Ini hanya inisiatif perorangan saja. Sambil tabur bunga, kami lantunkan doa terbaik untuk sahabat terbaik kami,” kata Komaruddin Simanjuntak di lokasi makam Doni Monardo, Blok Z Nomor 474 TMP Kalibata, Jakarta Selatan.
Menanti nasi pecel, santapan usai ziarah. (foto: egy m)
Usai ziarah ultah, mereka berjalan kaki ke Seberang TMP Kalibata. Yang dituju adalah kedai nasi pecel. Sambil makan nasi pecel, kenangan-kenangan indah menghiasi obrolan pagi hari yang cerah. Seolah-olah Doni Monardo hadir di tengah-tenah mereka. Bercengkerama bersama.
“Semoga uda Doni tenang di sisiNya. Kami bersama teman-teman PPAD berusaha mewujudkan harapan dan impiannya,” ujar Komar, khidmat. (*)
JAYAKARTA NEWS, JAKARTA – Ulang tahun Persatuan Purnawirawan TNI Angkatan Darat (PPAD) berlangsung sederhana. Diawali dengan upacara seremoni secara hybrid, dilanjutkan potong tumpeng dan ramah tamah. Kegiatan itu berlangsung hari Senin, 7 Agustus 2023.
Puluhan pengurus pusat PPAD hadir langsung di aula Soerjadi, Gedung PPAD, Matraman, Jakarta Timur. Sementara pengurus PPAD di berbagai daerah di seluruh Indonesia, mengikutinya melalui daring. Tampak hadir juga sejumlah perwakilan dari komando-komando daerah, pejabat Mabes TNI-AD, dan Ketua Badan Pertimbangan, Jenderal TNI Purn Try Sutrisno.
Dalam acara tersebut, Waketum I PPAD, Letjen TNI Purn Tri Legionosuko membacakan sambutan tertulis Ketua Umum PPAD, Letjen TNI Purn Doni Monardo yang bersama sejumlah senior lain sedang menghadiri kegiatan pembaretan ke-107 Kopassus, di Pantai Permisan, Cilacap, Jawa Tengah.
Waketum I PPAD, Letjen TNI Purn Tri Legionosuko membacakan sambutan tertulis Ketua Umum PPAD, Letjen TNI Purn Doni Monardo yang bersama sejumlah senior lain sedang menghadiri pembaretan Paskan Komando (Kopassus) di Cilacap, Jawa Tengah. (foto: PPAD)
Mengawali amanatnya, Ketum untuk kesekian kali, mengutip semboyan sesepuh PPAD, Jenderal Wijoyo Soeyono. “Bhayangkari negara baru berhenti berjuang jika tidak lagi mampu mendengar tembakan salvo di samping telinga.”
Disampaikan, bahwa sebagai salah satu mata kegiatan memperingati HUT PPAD ke-20, ber ziaran ke Taman Makam Pahlawan. Pengurus Pusat melakukannya di TMP Kalibata, Jakarta Selatan, sedangkan para pengurus daerah berziarah di TMP wilayah masing-masing yang sudah diadakan pada 4 Agustus 2023 lalu.
“Mari kita berkhidmat mendoakan para syuhada, para pendahulu yang telah mendahului kita dengan berziarah. Mari kita panjatkan doa terbaik kepada para patriot pejuang bangsa. Semoga arwah mereka mendapat tempat yang layak di sisi Tuhan Yang Maha Kuasa,” kata Doni Monardo.
Ketua Umum PPAD, Letjen TNI Purn Doni Monardo (kiri) saat bersama pengurus PPAD berziarah ke TMP Kalibata, Jakarta Selatan, dalam rangka memperingati HUT PPAD ke-20. (foto: PPAD)
Adapun Tema HUT PPAD tahun 2023 ini adalah “PENSIUN ITU HANYA ADMINISTRASI, PENGABDIAN KEPADA BANGSA DAN NEGARA TIDAK BOLEH BERHENTI”.
Sederet program telah ditunaikan PPAD melakoni setahun terakhir. Di antaranya adalah kegiatan Bakti Sosial “Kitorang Melihat Terang” di Puncak Jaya (Papua), Namlea, Kabupaten Pulau Buru (Maluku), dan Timika, Kabupaten Mimika (Papua Tengah). Selain memberi layanan operasi katarak, juga layanan kesehatan lain serta pembagian sembako. Kegiatan ini masih akan dilanjutkan di daerah-daerah lain, sebagai kerja nyata para purnawirawan TNI-AD dalam mendarmabaktikan dirinya bagi bangsa dan negara.
Kegiatan lain, adalah mengkoordinir bantuan ratusan ribu bibit pohon untuk Ibu Kota Negara Nusantara. Juga berbagai kegiatan yang terkait dengan ekonomi kesejahteraan bagi para purnawirawan.
Kegiatan lainnya, yang aktual dengan tahun politik, yaitu pembekalan politik bagi para anggota PPAD yang berminat terjun dan berkiprah di dunia politik.
Ketua Badan Pertimbangan PPAD, Jenderal TNI Purn Try Sutrisno, mengikuti acara ulang tahun PPAD ke-20 melalui zoom. (foto: PPAD)
Ketum PPAD juga mengingatkan, wejangan Jenderal TNI Purnawirawan Try Sutrisno, selaku Badan Pertimbangan PPAD. Yakni pentingnya soliditas sikap PPAD di tahun politik. Sesuai AD-ART, PPAD adalah ormas di bawah binaan TNI-AD. Karenanya ia tegak lurus dengan sikap TNI-AD yang netral dalam Pemilu 2024.
Akan tetapi, purnawirawan TNI-AD tetap memiliki hak politik yang sama sebagai warga negara. Kita berharap, saudara-saudara kita yang terjun ke politik praktis, dapat mewarnai kebijakan menuju cita-cita proklamasi, yaitu rakyat Indonesia yang adil dan makmur berdasarkan Pancasila.
Usai sambutan Ketum PPAD, dilanjutkan menyanyikan Hymne PPAD, disusul pemotongan tumpeng. Potongan tumpeng diberikan oleh Waketum I Letjen TNI Tri Legionosuko kepada Kabid Organisasi PPAD, Mayjen TNI Purn Eko Budi Soepriyanto, diiringi lantunan lagu selamat ulang tahun. (*)
Sejumlah pengurus PPAD antara lain, dari kiri: Mayjen TNI Purn Gadang Pambudi, Mayjen TNI Toto Siswanto, Letjen TNI Purn Tri Legionosuko, Mayjen TNI Sunaryo, Letjen TNI Purn AM Putranto, dan Mayjen TNI Purn Johny L Tobing. (foto: PPAD)