Taman Kota Populer di Indonesia, Kehijauannya Hadirkan Kesegaran di Tengah Panas dan Hiruk Pikuk Kota

JAYAKARTA NEWS – Kebutuhan masyarakat urban akan taman kota yang menyegarkan semakin lama semakin meningkat.

Selain di Jakarta, beberapa kota besar Indonesia pun sudah memperbanyak jumlah taman kota.

Ada yang baru dibangun, tidak sedikit pula taman kota hasil revitalisasi taman yang sudah ada.

Ukuran taman cukup besar, fasilitasnya mumpuni, sehingga bisa jadi oase segar di hari kerja atau akhir pekan.

1. Taman Hutan Raya Ir. H. Juanda
Taman yang berada di Bandung ini sudah dibangun sejak zaman Belanda.

Tepatnya tahun 1912 bersamaan dengan dibangunnya terowongan penyadapan air Sungai Cikapundung.

Taman seluas 590 hektare ini dinobatkan sebagai taman hutan raya tahun 1985.

Bisa dibilang taman yang dulu namanya Hutan Lindung Pulosari jadi taman hutan pertama di Indonesia.

Dari tahun ke tahun fasilitasnya semakin lengkap. Ada gazebo, jalur trekking, dan sejumlah spot instagramable.

Taman Hutan Raya Ir. H. Juanda berlokasi di Desa Ciburial, Cimenyan, Bandung.

Buka dari jam 08.00-16.00 WIB. Tiket masuk Rp17.000 per orang.

2. Taman Hutan Kota GBK
Ini taman kota yang paling baru di Jakarta. Lokasinya di dalam kompleks GBK, Jakarta.

Pengunjung bisa masuk lewat pintu 5 dan pintu 6.

Daya tarik utama Taman Hutan Kota GBK, pengunjungnya bisa melihat pemandangan gedung tinggi dari tengah taman.

Vibenya seperti di luar negeri, terutama ketika petang saat lampu kota sudah dinyalakan.

Taman ini memiliki luas 4,5 hektare dengan hamparan rumput yang luas.

Pengunjung bisa santai duduk di rumput sambil menikmati makanan.

Tempat ini punya dua sesi jam operasional yaitu pagi (06.00-10.00) dan sore (15.00-18.00).

3. Taman Sri Deli
Seperti taman kota di Bandung, Taman Sri Deli juga umurnya lebih tua dari RI.

Taman Sri Deli didirikan tahun 1924 oleh Sultan Amaludin Sani Perkasa Alamsyah. Dulunya bernama Delikanpark.

Lokasi Taman Sri Deli sangat dekat dengan Istana Maimun dan Masjid Raya Al-Mahsun.

Desain tamannya adalah perpaduan arsitektur Turki, India dan Mesir.

Saat ini Taman Sri Deli sering jadi tempat festival dan lokasi acara hiburan lainnya.

Fasilitasnya pun dilengkapi area bermain anak-anak, gazebo, kolam ikan, tempat duduk dan toilet.

Buka setiap hari dari jam 07.00-21.00 WIB. Tiket masuk gratis.

4. Taman Bungkul
Surabaya punya banyak taman. Salah satu yang paling favorit adalah Taman Bungkul.

Lokasinya di tengah kota dan fasilitasnya sangat lengkap.

Karenanya taman ini paling banyak dikunjungi warga Surabaya juga wisatawan.

aman bungkul luasnya 900 meter. Areanya antara lain stakeboad track, BMX track, jogging track, taman bermain.

Ada kolam air mancur dan zona wifi gratis yang membuat banyak orang betah.

Di sini juga banyak penjual makanan, jadi tidak perlu khawatir kelaparan.

Taman Bungkul beralamat di jalan Taman Bungkul, Darmo, Surabaya. Buka 24.***/mel

Lapangan Sempur Masih Tutup

Lapangan Sempur, Kota Bogor masih sepi. Sejak era pandemi Covid-19, Pemerintah Kota Bogor menutup lokasi favorit masyarakat ini. Menurut Syarbi, petugas yang jaga di Taman Sempur, sampai sekarang memang masih tutup.

Ketika ditanya, kapan Lapangan Sempur kembali dibuka untuk taman rekreasi rakyat, yang murah meriah? Syarbi mengatakan, belum tahu. Ia menunggu instrukri Walikota Bogor.

DKI Siapkan Grand Design Kota Layak Anak

PEMERINTAH Provinsi DKI Jakarta siap melaksanakan program pemerintah pusat, yang telah meluncurkan pembentukan kota/kabupaten layak anak. Program itu ditujukan untuk  membebaskan anak-anak dari pekerjaan dan kekerasan,  sebagai langkah  untuk melindungi hak-hak anak.

Pemprov DKI Jakarta kini  tengah menyusun grand design untuk program Jakarta menuju Kota Layak Anak (KLA). Beberapa stakeholder (pemangku kepentingan) dilibatkan dalam penyusunan program tersebut mulai dari  akademisi, dunia usaha hingga Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM).

Deputi Gubernur DKI Jakarta Bidang Tata Ruang dan Lingkungan Hidup, Oswar Muazin Mungkasa mengatakan untuk menuju Kota Layak Anak perlu ada sinkronisasi antar stakeholder. Karena selama ini, program itu dilakukan masing-masing pihak dan tidak terkoordinasi dengan baik.

“Selama ini yang terjadi semua bekerja sendiri-sendiri. Untuk itu kami punya ide bagaimana kalau menyusun grand design,” ujarnya dalam acara Semiloka Jakarta Menuju Kota Layak Anak di Balai Kota DKI Jakarta, belum lama berselang.

Deputi Gubernur DKI Jakarta Bidang Tata Ruang dan Lingkungan Hidup, Oswar Muazin Mungkasa

Oswar menargetkan, grand design ini selesai disusun Agustus 2017 mendatang. Sejumlah Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) pun dilibatkan dalam proses penyusunan grand design tersebut. “Jadi dengan adanya grand design ini, nantinya ada target pengerjaannya. Siapa berbuat apa. Sehingga lebih jelas perencanaannya,” ucapnya.

Dia  berharap, dengan melibatkan berbagai pihak, pelaksanaan program ini bisa lebih terarah dan berkaitan satu sama lain. “Kami harap ada masukan untuk dari para stakeholder. Ketika sudah disepakati jalankan bersama-sama,” tandasnya.

Di sisi lain, Pemprov DKI Jakarta menargetkan, dalam kurun waktu lima tahun ke depan, program Kota Layak Anak sudah bisa tercapai di Jakarta. Menurut Oswar, di tingkat nasional, seluruh kabupaten dan kota di Indonesia ditargetkan sudah bisa menjadi Kota Layak Anak pada 2030 mendatang.

Oswar menyampaikan, saat ini Pemprov DKI Jakarta sudah banyak melakukan program untuk menuju Kota Layak Anak. Seperti pembangunan Ruang Publik Terpadu Ramah Anak (RPTRA) yang ditargetkan ada di setiap wilayah kelurahan.

“Kemudian kami juga memiliki program pembuatan akta untuk anak yang baru lahir, serta beberapa lainnya yang berkaitan dengan anak,” ucapnya.

Sementara itu, Asisten Deputi Bidang Perlindungan Anak dari Kekerasan dan Eksploitasi, Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak RI, Rini Handayani menuturkan, sejauh ini di tingkat nasional baru ada 302 kabupaten dan kota yang menginisiasi program Kota Layak Anak.

“Kedepan kami dorong agar semua daerah, khususnya kabupaten kota bisa mencanangkan sebagai Kota Layak Anak. Sehingga target 2030 bisa tercapai,” tandasnya.