Malaysia Open: Jonatan dan Ginting Amankan Tiket Perempat Final

JAYAKARTA NEWS— Pebulutangkis tunggal putra Indonesia Jonatan Christie menjadi wakil pertama skuad Merah-Putih yang mengamankan tiket babak perempat final turnamen bulutangkis Malaysia Open 2022. Jojo, sapaan akrabnya, sukses mengalahkan Kenta Nishimoto dari Jepang di babak 16 besar, Kamis (30/6) pagi. Anthony Sinisuka Ginting menyusul melangkah ke perempat final setelah membabat atas Sitthikom Thammasin asal Thailand dengan skor 21-18, 21-18.

Dalam laga yang berlangsung selama 52 menit ini, Jojo menang dua gim langsung 21-18, 21-17. Di awal gim pertama dan kedua, Jojo sempat tertinggal tiga hingga empat poin. Tapi strategi jitu plus adaptasi dengan kondisi lapangan yang semakin membaik membuat dia bisa membalikkan keadaan.

“Puji Tuhan karena hari ini bisa bermain lebih menikmati dan kondisi lapangan juga jauh lebih baik, anginnya sudah tidak terlalu kencang dan akhirnya membuat permainan lebih seru,” ucap Jojo di Axiata Arena, Kuala Lumpur, tempat berlangsungnya turnamen Malaysia Open 2022.

“Tadi sesuai rencana, di gim pertama dan kedua bisa menerapkan strategi dan pola yang tepat. Nishimoto pun terlihat kurang bisa keluar dari tekanan karena beberapa kali saat dia mau break, saya coba buat lawan dari segi non-teknisnya dulu. Karena kalau teknisnya sudah sama-sama tahu,” lanjutnya.

Di perempat final, Jumat, (1/7), Jojo akan menantang Prannoy H.S. dari India. Pemain kelahiran Jakarta, 15 September 1997 itu mengaku punya banyak waktu istirahat karena bermain pagi.

“Hari ini bermain cukup pagi jadi bisa punya waktu untuk istirahat. Menenangkan pikiran, memulihkan badan, otot dan tenaga agar bisa lebih maksimal untuk besok,” ungkap Jojo.

“Baru setelah itu saya diskusi dengan pelatih, strategi apa yang akan diterapkan juga menganalisa permainan lawan lewat video,” tutur Jojo.

Di laga lain, pasangan ganda campuran Rinov Rivaldy/Pitha Haningtyas Mentari gagal melaju usai dihentikan pasangan Hong Kong unggulan enam, Tang Chun Man/Tse Ying Suet. Rinov/Pitha kalah 13-21, 10-21.

“Hari ini kita masih under performed banget mainnya. Juga tadi masih banyak kendala yang dirasakan, jadi kita tidak bisa mengeluarkan kemampuan terbaik,” ujar Rinov

“Kendala yang utama adalah dengan lapangan berangin seperti ini belum bisa kita atasi, belum bisa kontrol. Bahkan sampai di gim kedua kita masih terus tertekan dari lawan, tidak bisa keluar dari tekanan,” sambung Pitha.

Setelah kekalahan ini, Rinov/Pitha langsung fokus untuk evaluasi jelang Malaysia Masters 2022 yang akan dihelat pekan depan di arena yang sama. Axiata Arena, Kuala Lumpur.

“Minggu depan, yang pasti harus lebih tahu harus main seperti apa sejak masuk lapangan. Saat kalah angin bagaimana, saat menang angin bagaimana. Melihat pola lawan juga karena lawan kan pasti berkembang,” sahut Pitha.

“Pasangan Hong Kong ini juga mereka bermain jauh lebih baik dari saat di Manila,” tutupnya.

Sebagai informasi, Rinov/Pitha mampu menang di pertemuan terakhir kontra Tang/Tse dengan skor 10-21, 19-21. Tepatnya di babak 16 besar Kejuaraan Asia 2022 di Manila bulan April lalu.

Ginting Melaju

Anthony Sinisuka Ginting juga sukses meraih kemenangan di babak 16 besar turnamen bulutangkis Malaysia Open 2022. Berlaga di Axiata Arena, Kuala Lumpur, Kamis (30/6), Ginting menang atas Sitthikom Thammasin asal Thailand dengan skor 21-18, 21-18.

Ini menambah panjang rekor kemenangan pemain berperingkat enam dunia tersebut atas Thammasin. Total Gnting sudah mengemas empat kemenangan tanpa pernah sekalipun kalah.

“Pertama mengucap syukur bisa menyelesaikan pertandingan tanpa cedera dan bisa bermain dengan baik juga. Hari ini lebih ke kondisi lapangan saja. Jadi strategi gim pertama dan kedua berbeda jauh,” kata Ginting selepas laga.

“Untuk angin sudah jauh lebih baik, tapi sekarang lebih ke penerapan strateginya saja. Seperti masih suka terbawa cara main di gim pertama, padahal dengan keadaan seperti ini di gim keduanya harus berubah. Variasi pukulan dan temponya harus bagaimana,” sambungnya.

Ginting mengatakan persiapan yang ia lakukan untuk melawan Thammasin adalah fokus kepada diri sendiri sekaligus tetap waspada, walau rekor pertemuan berpihak padanya.

“Persiapan melawan Thammasin, kan sudah beberapa kali bertemu. Terakhir kemarin di Indonesia Masters. Jadi sudah tahu kelebihan dan kebiasaan dia seperti apa. Fokus ke diri sendiri saja. Menenangkan diri,” ujar Ginting.

“Saya juga tidak memikirkan rekor pertemuan, tetap waspada karena siapapun bisa menang kalau kitanya tidak siap atau kurang bisa mengatur dengan baik di lapangan,” terangnya.

Di babak perempat final, Ginting akan kembali berhadapan dengan pebulutangkis Denmark, Viktor Axelsen. Axelsen lah yang menghentikan langkahnya dalam dua turnamen beruntun, Daihatsu Indonesia Masters 2022 dan East Ventures Indonesia Open 2022.

Walau begitu, Ginting tidak menjadi gentar. Ia bertekad untuk memberikan yang terbaik di laga Jumat (1/7) besok.

“Menurut saya, persaingan di tunggal putra memang sangat ketat. Sekarang memang nomor satu kan Viktor Axelsen, bisa kita lihat dari cara main dia dan hasilnya selama ini,” tutur Ginting.

“Besok saat melawan dia, saya akan fokus saja. Bertanding sebaik mungkin dan memberikan yang terbaik. Tidak mau melihat hasil-hasil sebelumnya,” sahut Ginting. (ash)

Malaysia Open 2022: Ganda Putra-Putri Masih Sempurna

JAYAKARTA NEWS— Bagas Maulana/Muhammad Shohibul Fikri dan Ribka Sugiarto/Febby Valencia Dwijayanti Gani memastikan sektor ganda putra-putri Indonesia masih sempurna di babak 16 besar turnamen bulutangkis Malaysia Open 2022. Bagas/Fikri dan Ribka/Febby sama-sama mengemas kemenangan di babak 32 besar pada Rabu (29/6).

Bagas/Fikri menang atas pasangan Jerman, Jones Ralfy Jansen/Jan Colin Voelker dengan skor 21-19, 21-6. Sementara Ribka/Febby mengatasi ganda tuan rumah, Vivian Hoo/Lim Chiew Sien, juga dengan dua gim langsung 21-18, 21-17.

Berlaga di Axiata Arena, Kuala Lumpur, adaptasi lapangan yang membutuhkan waktu, membuat Bagas/Fikri di gim pertama banyak kehilangan poin. Bahkan mereka sempat tertinggal 11-16 sebelum berhasil mengejar dan membalikkan keadaan.

“Tadi di gim pertama kita beradaptasi di lapangannya masih agak lama, sehingga sempat tertinggal jauh. Tapi dari situ, Koh Ar (Aryono Miranat, pelatih ganda putra yang mendampingi di Malaysia) minta untuk lebih tenang lagi. Fokus satu poin demi satu poin akhirnya bisa mengejar,” ungkap Fikri kepada Tim Humas dan Media PP PBSI.

“Gim pertama kita main terlalu terburu-buru. Setelah tertinggal kita coba main setenang dan sesabar mungkin. Lawan juga akhirnya banyak mati-mati sendiri,” timpal Bagas.

Di gim kedua, permainan Bagas/Fikri lebih berkembang. Mereka bisa leluasa menerapkan permainan menyerang. “Di gim kedua sudah lebih enak. Kondisi lapangan yang kalah angin juga buat kita berani bermain menyerang. Lebih leluasa karena di gim pertama lapangannya menang angin, jadi hati-hati,” tukas Fikri.

Dengan kemenangan Bagas/Fikri, ganda putra menempatkan semua wakilnya ke babak 16 besar ajang bulutangkis dengan level BWF Super 750 ini. Selain Bagas/Fikri, ada pasangan Fajar Alfian/Muhammad Rian Ardianto dan Mohammad Ahsan/Hendra Setiawan.

“Walau ganda putra kali ini hanya tiga pasangan yang bertanding, biasanya kan ada enam pasangan, nyawanya banyak, tapi kita berharap siapa pun itu bisa menyumbang gelar untuk Indonesia,” harap Bagas.

Serupa dengan ganda putra, ganda putri juga meloloskan tiga wakilnya ke babak 16 besar. Ribka Sugiarto/Febby Valencia Dwijayanti Gani menyusul Apriyani Rahayu/Siti Fadia Silva Ramadhanti dan Febriana Dwipuji Kusuma/Amalia Cahaya Pratiwi yang sudah terlebih dahulu menang.

“Di gim pertama kita enak mainnya karena menang angin. Jadi nyaman buat menurunkan bola dan menyerang. Di gim kedua kita sempat keteteran dan tertekan karena maunya mencegat tapi malah balik diserang,” kata Febby.

“Hari ini kita masih penyesuaian dan lapangan dua itu memang sejak latihan kemarin paling susah diprediksi anginnya. Kalau ditanya masalah kemistri, kita sudah jauh lebih baik. Pola permainan dan komunikasi di lapangan juga sudah menyatu dan enak,” jelas Ribka.

Untuk masalah target, Ribka/Febby ingin fokus satu demi satu pertandingan. “Targetnya kasih yang terbaik dan fokus saja satu demi satu,” kata Ribka yang diamini Febby. (azh)