Indonesia International Furniture Expo 2018 Kembali Digelar

BULAN Maret ini, Indonesia International Furniture Expo 2018 (IFEX) kembali digelar di Jakarta International Expo pada tanggal 9-12 Maret 2018 masih dengan tema ‘The Essence of Infinite Innovation’.

Holiday Inn Express Jakarta International Expo sebagai hotel resmi (official hotel of IFEX 2018) dapat menjadi pilihan akomodasi terbaik baik untuk pengunjung maupun exhibitor yang ingin berkunjung ke pameran furniture terbesar di Asia ini.

Indonesia International Furniture Expo 2018 akan menampilkan beragam jenis produk dari sekitar 500 exhibitor yang akan menampilkan bahan rotan terbaik, outdoor furniture, dan dekorasi rumah.

Tahun ini dipastikan bahwa pagelaran IFEX 2018 akan menjadi lebih besar dari tahun sebelumnya. International Furniture Expo menjadi pagelaran furnitur dan kerajinan rumah tangga yang wajib dihadiri di Asia dan menjadi bagian dari Asia Furniture Show tiap tahunnya di bulan Maret.

Untuk menginap di Holiday Inn Express Jakarta International Expo harga kamar dibanderol dimulai dari harga USD 65,++ atau sekitar Rp. 871.000,++ per malam per kamar termasuk dengan sarapan pagi untuk dua orang.

“Hotel ini merupakan salah satu pilihan akomodasi terbaik untuk para tamu yang akan menghadiri berbagai acara di Jakarta International Expo termasuk IFEX 2018 yang akan diselenggarakan besar-besaran tahun ini untuk para pecinta produk furnitur baik pembeli maupun penjual,: jelas Priskilla Wanda, Assistant Marcom & Distribution Manager.

“Hanya dengan berjalan kaki para tamu yang memiliki mobilitas tinggi dapat mencapai exhibition yang digelar di Jakarta International Expo. Kami juga memiliki Great Room yang melayani 24 jam dapat memanjakan para tamu yang memerlukan tempat makan yang nyaman dan cozy,” katanya lagi. ***

IFEX 2018, Tampilkan Produk Mebel Unggulan Indonesia

KEMENTERIAN Perindustrian Republik Indonesia, meluncurkan Indonesia International Furniture Expo (IFEX) 2018. Gelaran IFEX 2018 akan kembali diselenggarakan pada 9 – 12 Maret 2018 di Jakarta International Expo (JIEXPO), Kemayoran, Jakarta.

Pameran mebel dan kerajinan B2B (business to business) terbesar di Indonesia dan kawasan regional ini, merupakan hasil kerjasama Himpunan Industri Mebel dan Kerajinan Indonesia (HIMKI) dengan Dyandra Promosindo.

Ketua Umum HIMKI, Soenoto menyampaikan IFEX merupakan ajang unjuk gigi bagi pengrajin Tanah Air dan selalu dinantikan pelaksanaannya oleh pemain industri mebel dan kerajinan, baik dari dalam maupun luar negeri.

“Untuk itu, berbagai upaya telah kami lakukan untuk memperkenalkan IFEX ke dunia internasional dan upaya itu mulai menampakkan hasil yang menggembirakan. Dari tahun ke tahun kami menerima feedback yang baik tidak hanya dari para pemain dan buyers lokal tapi juga para pemain dan buyers dari luar negeri,” ujarnya.

Soenoto mengatakan pihaknya bersama Dyandra Promosindo akan terus membenahi sistem penyelenggaraan pameran agar menjadi lebih baik. Hal ini dilakukan untuk memberikan kenyamanan bagi para ekshibitor, buyers, dan pengunjung selama berkunjung ke area pameran.

Presiden Direktur PT. Dyandra Promosindo, Daswar Marpaung, mengatakan masih terus akan mendukung penyelenggaraan IFEX 2018 “Dyandra tentunya akan terus berkomitmen untuk mendukung HIMKI dalam menyelenggarakan pameran furnitur berskala internasional ini. Kami juga telah melakukan evaluasi pada penyelenggaraan sebelumnya dan berusaha untuk terus meningkatkan kualitas dari penyelenggaraan IFEX 2018,” ujarnya.

IFEX 2017 mencatatkan pameran dikunjungi oleh 11.225 buyer, dengan jumlah buyer dan visitors terbesar adalah dari negara Cina, Australia, Amerika Serikat, India dan Belanda. Sementara itu nilai on-the-spot transaction yang berhasil dicatatkan pada pameran IFEX 2017 tercatat senilai US$300 juta, dan follow-up transaction mencapai US$700 juta, sehingga total transaksi keseluruhan sesuai target yaitu US$1 miliar.

Pada penyelenggaraan IFEX 2018 menargetkan jumlah buyer dan visitors meningkat menjadi 12.500. Sedangkan untuk target total on-the-spot transaction dan follow-up transaction disamakan dengan pencapaian tahun lalu yaitu US$300 juta dan US$700 juta.

Masih dengan mengusung tema “The Essence of Infinite Innovation”, IFEX 2018 hadir untuk mendorong para pengrajin mebel dan kerajinan untuk terus berinovasi dalam produk-produknya serta meningkatkan komoditas ekspor mebel dan kerajinan Indonesia ke dunia. ***