Dr Fauzi Nasution Sembelih Hewan Qurban dari Presiden Jokowi

JAYAKARTA NEWS— Kegiatan pelaksanaan pemotongan hewan qurban di Masjid Perjuangan 45, Jalan Prof H M Yamin, SH berjalan dengan lancar, Senin (17/6/2024).

Ketua Yayasan Masjid Perjuangan 45 Dr Fauzi Nasution, Sp.B, Sp.B (K), EV, M.Surg mengatakan hewan qurban yang disembelih sebanyak 7 ekor sapi dan 3 ekor kambing.  “Dari 7 ekor lembu. Satu sapi sumbangan dari Presiden RI Ir Joko Widodo,” ujar Dr Fauzi Nasution.

Dr Fauzi Nasution melakukan langsung penyembelihan hewan qurban sumbangan dari Presiden RI Ir Joko Widodo (Jokowi) .

Ketua Yayasan Masjid Perjuangan 45 Dr Fauzi Nasution saat hendak menyembelih hewan qurban dari Presiden Jokowi. (Foto. Monang Sitohang)

Usai penyembelihan, Dr Fauzi mengatakan tidak ada kesulitan di saat melakukan penyembelihan hewan qurban bantuan Presiden Jokowi.  “Tidak ada kesulitan di penyembelihan. Panitia qurban Masjid Perjuangan 45 telah mempersiapkan pisau yang tajam.Kita sembelih urat lehernya,”tegasnya.

Penyembelihan sapi bantuan Jokowi menjadi perhatian masyarakat setempat dan pengendara yang sedang lalu lalang, ada yang sengaja memarkirkan kendaraannya. Dari balik pagar Masjid Perjuangan 45 masyarakat yang berdomisili di sekitar Masjid Perjuangan 45 menyaksikannya dari dekat.

Dr Fauzi menjelaskan sapi bantuan Presiden RI seberat 800 Kg. “Masjid Perjuangan 45, salah satu Masjid yang mendapat bantuan hewan queban dari Presiden RI,”tandasnya. (Monang Sitohang) 

Jumlah Hewan Kurban Jatim Meningkat, Tanda Ekonomi Membaik dan Kesalehan Sosial Masyarakat

SURABAYA, JAYAKARTA NEWS – PJjGubernur Jawa Timur Adhy Karyono menjalankan sholat Idul Adha di Masjid Nasional Al-Akbar Surabaya, Senin (17/6/2024) pagi. Selepas sholat, Pj. Gubernur Adhy turut menyerahkan secara simbolis sapi kurban Presiden RI Joko Widodo kepada Masjid Raya Islamic Center Provinsi Jawa Timur yang diterima oleh H Imam Basori, MM Ketua Badan Pengelola Masjid Raya Islamic Center Provinsi Jawa Timur.

Kemudian Pj. Gubernur Jatim ini juga menyerahkan sapi kurban kepada Masjid Nasional Al-Akbar Surabaya yang diterima oleh HM Arum Sabil selaku Dewan Pembina Masjid Nasional Al Akbar Surabaya. Juga dilakukan penyerahan sapi kurban Ketua DPRD Jatim diserahkan kepada Masjid Al Fattah Mengganti Gresik, sapi kurban Pangdam V/Brawijaya, kurban sapi Kapolda Jatim, dan sapi kurban dari Pangkoarmada II di tempat yang sama.

Diketahui, Sapi milik Pj. Gubernur Jatim Adhy Karyono yang diserahkan berjenis Peranakan Ongole berusia 5 tahun dengan berat 950 kg. Sapi ini dibeli dari peternak asal Desa Genilangit, Kecamatan Poncol, Kabupaten Magetan, Subandi.

Sedangkan Sapi Presiden Jokowi yang dikurbankan tahun ini dibeli dari peternak asal Desa Takerharjo, Kecamatan Solokuro, Kabupagen Lamongan bernama Teguh. Sapi tersebut berjenis Peranakan Ongole berumur 5 tahun. Berat sapi sendiri sebesar 1.010 kilogram atau 1,01 ton.

Lebih lanjut Adhy mengatakan bahwa jumlah hewan kurban di Jawa Timur bertambah pada hari raya Idul Adha tahun ini. Hal ini menunjukkan kondisi ekonomi yang membaik seiring dengan meningkatnya kesalehan sosial masyarakat.

Jumlah hewan kurban di Jawa Timur pada tahun ini mencapai 434.843 ekor yang terdiri dari sapi, kambing dan domba. Jumlah ini mengalami peningkatan sebesar 24 persen dari tahun sebelumnya yang mencapai 349.771 ekor hewan kurban.

“Alhamdulillaah tahun ini untuk kurban hewan kurban yang dijadikan kurban oleh masyarakat ini bertambah jumlahnya. Ini menunjukkan bahwa kondisi ekonomi di Jawa Timur cukup baik juga dibarengi dengan tingkat ketakwaan dan tingkat kesalehan umat Islam yang menunaikan ibadah haji dan kurban,” katanya.

Khusus di Masjid Nasional Al Akbar Surabaha sendiri, tahun ini total menerima hewan kurban sebanyak 25 ekor sapi dan 47 ekor kambing. Sementara di Masjd Raya Islamic center menerima 64 ekor sapi.

Seluruh hewan kurban yang diserahkan Pemprov Jatim telah mendapatkan sertifikat vaksinasi dan terhindar dari penyakit hewan menular strategis. Semua hewan kurban dipastikan dalam keadaan sehat.

“Seluruh hewan kurban yang dipilih oleh masyarakat sudah lolos sertifikasi, kemudian vaksinasi dan dipastikan tidak ada penyakit-penyakit,” ungkapnya.

Ia juga berharap pembagian hewan kurban kepada masyarakat juga kan berjalan dengan baik dan lancar. Sehingga semua masyarakat yang berhak akan menerima daging kurban.

“Saya berharap saat pembagian kepada masyarakat nanti berjalan dengan baik dan tidak ada masalah,” harapnya.

Di kesempatan ini, Adhy mengimbau masyarakat bahwa selain banyak masjid-masjid yang melakukan penyembelihan mandiri, sejumlah RPH di Jatim juga disiapsiagakan untuk melakukan penyembelihan.

Total terdata di Jawa Timur telah tersedia 131 rumah potong hewan (RPH) dan 30.168 tempat di luar RPH atau tempat pemotongan lainnya. Semua proses pemilihan hewan kurban hingga tempat pemotongan hewan kurban telah dilakukan.

“Seluruh proses dari mulai penyediaan hewan dan rumah potong telah tersedia dengan baik sehingga seluruh hewan yang dipilih masyarakat sudah lolos sertifikasi dan vaksinasi,” tuturnya.

Usai melaksanakan prosesi penyerahan hewan Qurban, Pj Gubernur Adhy juga melakukan panen raya buah melon hasil budidaya Masjid Al-Akbar Surabaya. Pj Gubernur Adhy menyampaikan bahwa perlunya memanfaatkan lingkungan sekitar tempat ibadah untuk suatu hal yang bisa dijadikan sarana yang lebih bermanfaat bagi masyarakat.

“Ini bisa dijadikan contoh masjid-masjid yang lain, ada area-area masjid itu bisa dijadikan tempat untuk masyarakat belajar, salah satunya belajar bagaimana hidroponik dan juga menanam tanaman dengan teknologi yang tinggi,” pungkasnya. ***poedji

Orang Muda Katolik akan Semarakkan Pawai Takbir Keliling Iduladha di Ruteng

RUTENG, JAYAKARTA NEWS – Umat Islam di Kota Ruteng dan sekitarnya menyemarkkan perayaan ibadah Hari Raya Iduladha 1445 H berpusat di Masjid Agung Baiturrahman Ruteng, Kelurahan Satar Tacik, Kabupaten Manggarai, Provinsi Nusa Tenggara Timur, yang akan jatuh pada 10 Zulhijjah 1445 H/17 Juni 2024.

Rangkaian perayaan ibadah Hari Raya Haji atau Kurban ini diawali dengan Pawai Takbir Keliling yang akan dilaksanakan Minggu, 16 Juni 2024 malam. Menurut Ketua Panitia Pelaksana Perayaan Iduladha 1445 H Masjid Agung Baiturrahman Ruteng, Syamsuddin Nur Effendi Kelilauw, S.H., tradisi Pawai Takbir Keliling tersebut dipastikan tak hanya diikuti ribuan umat Islam, juga perwakilan Orang Muda Katolik dari Paroki Gereja Kumba, Paroki Gereja Kristus Raja, Gereja Protestan GMIT, dan dari beberapa Perguruan Silat (PSHT) serta utusan mahasiswa Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar (PGSD) Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Katolik Indonesia Santu Paulus Ruteng. Dan utusan dari SDK Ruteng V.

Hal itu diungkapkan Syamsuddin Kelilauw di sela kesibukan panitia menyiapkan lokasi penyembelihan dan pemotongan hewan kurban di lingkungan Masjid Agung Baiturrahman Ruteng, Sabtu 15 Juni 2024.

Koordinasi untuk pengamanan jalannya tradisi Pawai Takbir Keliling ditambahkan telah dilakukan dengan Kapolres Manggarai. Panitia penyelenggara juga bekoordinasi dengan TNI dan Sat Pol PP Kabupaten Manggarai untuk mendukung kelancaran, keamanan, dan ketertiban berlangsungnya pawai menggemakan takbir atau kebesaran nama Allah, Tuhan Yang Maha Kuasa.

“Kami juga berkoordinasi dengan aparat kelurahan, ketua RT di wilayah Cuncalawar, dan Tu’a Kampung Waebuka terkait dengan pelaksanaan ibadah yang sudah rutin dilaksanakan selama bertahun-tahun tersebut,” imbuh Wakil Ketua Takmir atau Pengurus Masjid Agung Baiturrahman Ruteng ini.

Pihak panitia, kata Syam Kelilauw, telah membangun koordinasi dengan aparat Polres Manggarai khusus untuk pengamanan di sepanjang rute yang akan dilalui peserta Pawai Takbir Keliling. Kapolres Manggarai akan menerjunkan personil untuk mengamankan situasi dan kondisi kamtibmas di rute yang dilalui peserta pawai.

“Rute yang akan dilewati peserta berawal dari titik start di depan Masjid Agung Baiturrahman Ruteng menuju ke arah Patung Kristus Raja Kumba. Iring-iringan kendaraan peserta akan melintasi jalan raya ke arah simpang tiga depan Gereja Kumba melaju terus ke arah Taman Kota Natas Labar Motang Rua”

“Kemudian, melewati Mapolres Manggarai menuju depan pertokoan hingga simpang empat Gereja Imanuel. Kendaraan peserta akan mengikuti laju kendaraan petugas kepolisian ke arah Hombel untuk kembali ke titik start di Masjid Agung Baiturrahman Ruteng,” paparnya.

Syam Kelilauw mengatakan, pawai akan melibatkan umat Islam di Kota Ruteng dan sekitarnya. “Selain itu, saudara-saudara kita dari umat Katolik, khususnya perwakilan Orang Muda Katolik Paroki St. Mikael Kumba yang dipimpin Rm Antonius Latu Batara akan turut menyemaraan Pawai Takbir Keliling tersebut. “

“Apresiasi dan terima kasih untuk Rm Andi yang menaruh respek yang tinggi terhadap rangkaian kegiatan ibadah perayaan Hari Raya Iduladha 1445 H ini. Koordinator Humas Panitia Rustam Kelilauw telah berkomunikasi dengan Rm Andi yang begitu antusias mendukung sukses dan lancarnya pelaksanaan ibadah tersebut.”

“Terima kasih juga kepada Rm Andi dan saudara-saudara kami umat Katolik di lingkungan Paroki Gereja Kumba yang telah menyumbang satu ekor kambing kepada umat Islam melalui panitia terkait perayaan Hari Raya Idul Kurban tahun ini. “

“Ini menunjukkan betapa hubungan baik kalangan tokoh dan rohaniawan Katolik dengan kalangan tokoh dan umat Islam di daerah ini terjalin sangat bagus. Hubungan semacam ini harus terus dipupuk agar praktik moderasi beragama untuk menciptakan toleransi antarumat lintas agama senantiasa terbina dan terbangun secara harmonis di wilayah Kota Ruteng khususnya, dan Manggarai umumnya,” harap Syam Kelilauw.

Secara khusus Syam Kelilauw mengimbau seluruh peserta yang akan menyemarakkan kegiatan Pawai Takbir Keliling agar senantiasa menaati tata terbit yang telah dan akan disosialisasikan kembali sebelum pawai tersebut dilepas Ketua Yayasan Baiturrahman Ruteng H. Amir Faisal Kelilauw.

”Yang pasti, panitia tak jemu-jemu mensosialiasikan untuk mengingatkan semua peserta Pawai takbir Keliling tersebut agar taat pada aturan lalu lintas di jalan raya, seperti tidak mengendarai sepeda motor yang menggunakan knalpot boong yang berpotensi menimbulkan kebisingan, sehingga bisa mengusik suasana khidmat gema takbir selama pawai.”

“Kami meminta peserta yang mengemudikan sepeda motor juga tidak ugal-ugalan. Kami berharap aparat kepolisian Manggarai pun dapat mengawal dengan sepeda motor untuk menghindari hal-hal yang tidak kita inginkan tersebut,” tambahnya.

Usai Pawai Takbir Keliling, seluruh peserta akan kembali ke titik start untuk mengikuti ramah tamah bersama sesepuh umat Islam dan tokoh lainnya. Acara ramah tamah akan dilengkapi dengan suguhan santap malam, atraksi seni pertunjukkan yang mengandung pesan religi, juga dilanjutkan gema takbir. “

“Khusus atraksi seni pertunjukkan bernapaskan pesan religi juga akan diisi anak-anak kita dari SDK Ruteng V, serta pentas seni bela diri silat dari kelompok remaja dan pemuda Islam,” jelas Syam Kelilauw.

Keesokan hari, Senin, 17 Juni 2024, umat Islam akan melaksanakan puncak perayaan Hari Raya Iduladha 1445 H. Saat ibadah puncak ini akan dilaksanakan Salat Idul Adha dengan imam Ustad Habil Usman. Kemudian dilanjutkan dengan ritual khutbah Idul Adha yang dibawakan Ketua Pengadilan Agama Ruteng Ustad Maskuri, S.H.I., M.H.

Setelah seluruh rangkaian ibadah utama tersebut berakhir akan dilanjutkan dengan penyembelihan, pemotongan, dan pendistribusian hewan kurban. “Penyembelihan hewan kurban hingga pemotongan dan distribusi hewan daging kurban di Masjid Agung Baiturrahman Ruteng akan dilakukan petugas khusus yang telah dibekali dengan id card khusus.”

“Ini kami lakukan untuk ketertiban dan kelancaran jalannya rangkaian proses ibadah ini. Kami mengimbau kepada umat Islam yang hendak menyaksikan kegiatan penyembelihan dan pemotongan hewan kurban agar mempercayakan seluruh kegiatan ini kepada petugas yang telah diberikan amanah khusus untuk ini.”

“Sekali lagi ini demi tertib dan lancarnya kegiatan penyembelihan dan pemotongan daging hewan kurban tersebut agar terdistribusi merata berbasis data yang telah dikantongi panitia. Kegiatan penyembelihan akan dimulai pukul 09.00 sampai selesai sekitar pukul 16.00 Wita,” ujarnya.

Namun, menurut Syam Kelilauw, sebelumnya telah disiapkan acara khusus penyerahan hewan kurban sapi dari kalangan instansi pemerintah. Informasi yang diperoleh panitia, Bupati Manggarai Herybertus Nabit dan Kakanwil Kementerian Agama Provinsi NTT, Reginaldus S. S. Serang, menyumbang masing-masing satu ekor sapi kepada umat Islam di Kota Ruteng melalui Yayasan Baiturrahman Ruteng.

“Panitia telah menyiapkan acara khusus penyerahan sapi sumbangan secara simbolis dari kedua pejabat penting tersebut yang akan diterima olehKetua Yayasan Baiturrahman H. Amir Faisal Kelilauw. “

“Acara penyerahan dua ekor sapi tadi akan dilaksanakan beberapa saat setelah ibadah khutbah salat Iduladha selesai. Kami berharap jamaah yang hadir di masjid usai mengikuti salat dan khutbah tidak langsung meninggalkan tempat ibadah, sehingga dapat bersama-sama menyaksikan dan mengikuti rangkaian seremoni penyerahan sapi dari Bapak Bupati dan Bapak Kakanwil. “

“Saat itu juga ada diwarnai ritual penyembelihan satu ekor sapi kurban yang disaksikan para pejabat, sesepuh, tokoh agama, dan ribuan jamaah sambil menggemakan takbir. Di atas tubuh sapi kuban yang akan disembelih akan dibentangkan selembar kain putih. Seluruh hadirin diperkenankan melempar infak atau sedekah di atas lembaran kain putih tersebut,” urai Syam Kelilauw.

Syam Kelilauw juga mengharapkan permakluman warga Kota Ruteng, khususnya yang bermukim atau beraktivitas keseharian di wilayah pusat kegiatan ibadah Iduladha tahun ini.

“Kami menyampaikan permakluman kepada seluruh warga Kota Ruteng, khususnya yang tinggal di wilayah Masjid Agung Baiturrahman Ruteng, karena aparat kepolisian akan mengalihkan arus lalu lintas kendaraan warga seperti biasa di jalan raya depan Masjid Agung Baiturrahman Ruteng, terutama saat ibadah salat pada17 Juni 2024 mulai pukul 06.00-09.00.”

“Apresiasi dan terima kasih kami kepada warga umumnya, terutama saudara-saudara kami non muslim yang tinggal di sekitar lokasi ibadah atas pengertian yang luar biasa atas giat ibadah umat Islam di Kota Ruteng selama ini. “

“Semoga suasana ibadah dapat berlangsung tertib dan lancar. Ini tentu berkat dukungan dan kesadaran yang tinggi kita semua, baik Pemerintah Kabupaten Manggarai, kalangan agamawan dan tokoh masyarakat, maupun kalangan umat beragama di Kabupaten Manggarai, khususnya di Kota Ruteng,” pungkasnya. (Syam)