• Latest
  • Trending
  • All
  • News
  • Business
  • Politics
  • Science
  • World
  • Lifestyle
  • Tech
Susuk dari Era Animisme Dinamisme

Susuk dari Era Animisme Dinamisme

May 21, 2026
Program G to G, KP2MI Berangkatkan 300 Pekerja Migran Indonesia ke Korea Selatan

Program G to G, KP2MI Berangkatkan 300 Pekerja Migran Indonesia ke Korea Selatan

October 19, 2026
Polda Jabar Ungkap Sindikat Obat Keras di Bandung, Temukan Mesin yang Mampu Produksi 8 Juta Pil per-Hari

Polda Jabar Ungkap Sindikat Obat Keras di Bandung, Temukan Mesin yang Mampu Produksi 8 Juta Pil per-Hari

October 19, 2026
LDKI JAYA Desakan Proses Hukum Dugaan Penyelundupan Pasal 18 Ayat 3 PKPU No 19 Tahun 2024

LDKI JAYA Desakan Proses Hukum Dugaan Penyelundupan Pasal 18 Ayat 3 PKPU No 19 Tahun 2024

October 19, 2026
Malam Spiritual di Samosir, Oscar Habeahan Ungkap Peringatan tentang Wabah dan Pesan Kebenaran

Malam Spiritual di Samosir, Oscar Habeahan Ungkap Peringatan tentang Wabah dan Pesan Kebenaran

October 19, 2026
Survei SMRC Simulasi Pilpres: Gibran dan AHY Kalahkan Prabowo

Survei SMRC Simulasi Pilpres: Gibran dan AHY Kalahkan Prabowo

October 18, 2026
Meluncur ke Lokasi, Kepala BNPB Kristomei Pimpin Langsung Operasi Penanganan Karhutla Sumsel

Meluncur ke Lokasi, Kepala BNPB Kristomei Pimpin Langsung Operasi Penanganan Karhutla Sumsel

October 18, 2026
Kejurnas Menembak Piala PPAD 2026: Dedi Iswanto Juara Eksekutif, PPAL 2 Raih Gelar Beregu Purnawirawan

Kejurnas Menembak Piala PPAD 2026: Dedi Iswanto Juara Eksekutif, PPAL 2 Raih Gelar Beregu Purnawirawan

October 18, 2026
Konflik Timteng Mirip ‘Permainan Biliar’, Pergerakan Bolanya Ditentukan Trump dan Netayanhu

Konflik Timteng Mirip ‘Permainan Biliar’, Pergerakan Bolanya Ditentukan Trump dan Netayanhu

October 18, 2026
Kemenkum Sebut 95 Persen Aduan Masyarakat Berhasil Diselesaikan

Kemenkum Sebut 95 Persen Aduan Masyarakat Berhasil Diselesaikan

October 18, 2026
Doll Ghawiah: Mitos Boneka yang Meneror Keluarga di Bandung

Doll Ghawiah: Mitos Boneka yang Meneror Keluarga di Bandung

October 17, 2026
BPBD dan BPSDM Jatim Gelar Uji Kompetensi Kebencanaan

BPBD dan BPSDM Jatim Gelar Uji Kompetensi Kebencanaan

October 17, 2026
KPK Sisir Kantor BNPB hingga Ruang Kerja Mantan Kepala BNPB Suharyanto

KPK Sisir Kantor BNPB hingga Ruang Kerja Mantan Kepala BNPB Suharyanto

October 17, 2026
  • About
  • Advertise
  • Privacy & Policy
  • Contact
Tuesday, October 20, 2026
Jayakarta News
  • Home
  • News
    • All
    • Business
    • Politics
    • Science
    • World
    Kemenkum Sebut 95 Persen Aduan Masyarakat Berhasil Diselesaikan

    Kemenkum Sebut 95 Persen Aduan Masyarakat Berhasil Diselesaikan

    BEI Buka Data Kepemilikan Saham Perusahaan Tercatat di Atas 1 Persen

    Tiga Emiten Didenda Rp 2,1 Triliun Karena Manipulasi Pasar Saham

    BPS Catat Komoditas Sawit Masih Jadi Penopang Ekspor Pertanian

    GAPKI Catat Ekspor Produk Sawit Agustus 2026 Naik 12,56 Persen

    Pemohon Desain Industri Diminta Periksa Informasi Status Permohonannya

    Pemohon Desain Industri Diminta Periksa Informasi Status Permohonannya

    Pekerja Dapat Perlindungan Tambahan di RUU Perlindungan Ketenagakerjaan

    Pekerja Dapat Perlindungan Tambahan di RUU Perlindungan Ketenagakerjaan

    MK Tak Bisa Batalkan Gibran Rakabuming Raka

    MK Tak Bisa Batalkan Gibran Rakabuming Raka

    Wamentan Saleh Sebut Pentingnya Penegakan Hukum Terhadap Mafia Pangan

    Wamentan Saleh Sebut Pentingnya Penegakan Hukum Terhadap Mafia Pangan

    Izin Impor Tanpa Batasan Bikin Industri Dalam Negeri Sulit Bertahan

    Izin Impor Tanpa Batasan Bikin Industri Dalam Negeri Sulit Bertahan

    Gentengisasi Terus Didorong untuk Gerakan Industri Genteng

    Gentengisasi Terus Didorong untuk Gerakan Industri Genteng

    Kementerian UMKM Targetkan Penyaluran KUR 2025 Sebesar Rp 300 Triliun

    Rasio Kewirausahaan Indonesia Ditargetkan Meningkat Hingga Delapan Persen

    Trending Tags

    • Donald Trump
    • Future of News
    • Climate Change
    • Market Stories
    • Election Results
    • Flat Earth
  • Tech
    • All
    • Gear
    • Startup

    J.K. Rowling Is Shutting Down Readers Who Burned All Their Harry Potter Books

    The Scary Reason Healthy People Die After an ER Visit

    Watch Justin Timberlake’s ‘Cry Me a River’ Come to Life in Mesmerizing Dance

    Trending Tags

    • Flat Earth
    • Sillicon Valley
    • Mr. Robot
    • MotoGP 2017
    • Golden Globes
    • Future of News
  • Entertainment
    • All
    • Gaming
    • Movie
    • Music
    • Sports
    Spoiler HASUT: Rere tak Pernah Kerasukan, Penonton Memang Dibuat Ikut Terhasut

    Spoiler HASUT: Rere tak Pernah Kerasukan, Penonton Memang Dibuat Ikut Terhasut

    Mantan Trio Kwek Kwek Leony VH Jadi Hantu Tionghoa di Film Ghosting

    Mantan Trio Kwek Kwek Leony VH Jadi Hantu Tionghoa di Film Ghosting

    Terima Presiden FIFA, Presiden Prabowo: Sepak Bola Bangun Prestasi dan Karakter Bangsa

    Terima Presiden FIFA, Presiden Prabowo: Sepak Bola Bangun Prestasi dan Karakter Bangsa

    Magical fish basically has the power to conjure its own Patronus

    This Filipino guy channels his inner Miss Universe by strutting in six-inch heels and speedos

    7 February games you should get excited about

    Trump-May special relationship gets special treatment in the streets of London

    J.K. Rowling Is Shutting Down Readers Who Burned All Their Harry Potter Books

    The Scary Reason Healthy People Die After an ER Visit

    Watch Justin Timberlake’s ‘Cry Me a River’ Come to Life in Mesmerizing Dance

  • Lifestyle
    • All
    • Fashion
    • Food
    • Health
    • Travel

    Magical fish basically has the power to conjure its own Patronus

    This Filipino guy channels his inner Miss Universe by strutting in six-inch heels and speedos

    7 February games you should get excited about

    J.K. Rowling Is Shutting Down Readers Who Burned All Their Harry Potter Books

    The Scary Reason Healthy People Die After an ER Visit

    Watch Justin Timberlake’s ‘Cry Me a River’ Come to Life in Mesmerizing Dance

    Barack Obama’s Now Mainly Focusing on Wearing This Casual Backwards Hat

    Lady Gaga Pulled Off One of the Best Halftime Shows Ever

    Trending Tags

    • Golden Globes
    • Mr. Robot
    • MotoGP 2017
    • Climate Change
    • Flat Earth
No Result
View All Result
Jayakarta News
No Result
View All Result
Home Kabar

Susuk dari Era Animisme Dinamisme

by admin
May 21, 2026
in Kabar
0
Susuk dari Era Animisme Dinamisme
498
SHARES
1.4k
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

Gde Mahesa

Orang Jawa nyebut “susuk” dari kata nyusuk atau memasukkan/menyisipkan.
Jauh sebelum era Hindu-Buddha, susuk sudah ada di Nusantara. Berasal dari kepercayaan animisme dan dinamisme yaitu keyakinan bahwa benda punya roh/energi yang bisa dimanfaatkan.

Benda fisik jadi konduktor energi non-fisik setelah “diisi” mantra/energi spiritual. Kemudian dimasukkan kedalam tubuh agar bisa memancarkan aura/vibrasi tertentu.

Praktik ini umum di Nusantara, Malaysia, Thailand. Beberapa sumber menyebutkan asal mulanya dari kebudayaan Melayu, lalu masuk ke Nusantara.

Pada era Hindu-Buddha, praktik susuk tidak hilang. Bahkan beradaptasi sampai era Islam. Dalam Kejawen digolongkan masuk ke ranah ilmu kebatinan/kasepuhan. Mantra yang dipakai pun sering bercampur bahasa lokal dan kutipan ayat-ayat suci.

Efek secara psikologis dianggap sebagai sugesti: Menjadi lebih percaya diri, “nampak” lebih menarik.

Susuk boleh dikatakan ilmu warisan kepercayaan pra Hindu Nusantara yang nyatuin unsur animisme, dinamisme, yang kemudian beradaptasi dengan budaya luar.

Pergeseran fungsi susuk yang pada jaman kerajaan sebagai media perlindungan saat perang berubah menjadi ke daya tarik & keberuntungan.

Pada era Medang hingga Majapahit tidak ada prasasti ataupun naskah yang menyebut kata “susuk”.

Jadi tidak ada bukti secara langsung pada era Mataram Kuno, namun ada kesinambungan dengan prasasti yang menyebut dharma, yajna, mantra, aji, kesaktian.

Pada era Majapahit ( 13-15 M ) Naskah Negarakertagama, Pararaton, Kidung Sunda menyebut sebagai ilmu kebatinan, aji, panugrahan, ilmu kanuragan.

Inilah sebenarnya payung besar susuk. Jadi susuk waktu itu belum jadi “produk” ritual khusus seperti sekarang. Tetapi masih menyatu di dalam ilmu kasepuhan, aji-ajian, kawruh Jawa.

Dalam salah satu prasasti Medang ada sebutan ajña, mantra, dharani. Sedangkan di Majapahit ada aji panglimunan, aji kekebalan, aji pemikat. Fungsi dan manfaatnya mirip dengan susuk yaitu nambah daya tarik, wibawa, perlindungan.

Pada era Majapahit sudah akrab dengan keris, batu mustika, emas, perak sebagai pembawa energi. Maka masuk akal jika saat itu sudah ada praktik “memasukkan” benda kecil ke tubuh, sebagai ekstensi dari kepercayaan benda bertuah.

Kepercayaan Jawa kuno menyebut sebagai kasaktian, kadigdayan, kawibawan. Konsep inilah yang menjadi dasar susuk modern untuk membuat pemakainya lebih percaya diri, aura berubah.

Kenapa susuk tidak ditulis secara gamblang ketika masa itu ? Ternyata ada dua alasan :

  1. Rahasia & lisan: Ilmu kebatinan di era itu diturunkan secara lisan, antara guru dengan murid. Jarang ditulis di prasasti karena dianggap ilmu rahasia.
  2. Pembauran dengan agama resmi : Raja-raja Medang & Majapahit secara resmi Hindu-Buddha. Praktik susuk yang berbau animisme-dinamisme dianggap “rakyat”, bukan untuk istana. Maka dari itu tidak masuk catatan resmi.

Jadi pada waktu itu susuk dalam bentuk “memasukkan jarum emas/perak ke kulit” kemungkinan udah dipraktikkan, tapi namanya bukan “susuk”, melainkan aji pengasihan, aji kawibawan, ilmu kasepuhan. Fungsinya waktu Medang-Majapahit lebih ke wibawa raja, daya tarik panglima, dan perlindungan prajurit.

Baru abad 17-18 ke atas berubah fokus ke pemikat daya tarik lawan jenis seperti zaman sekarang.

Di Serat Centhini dan Serat Dewaruci tidak menyebut “susuk” mentah-mentah, tapi ada praktik yang fungsinya mirip.

  1. Serat Centhini pada bagian aji pengasihan & kawibawan
    Serat Centhini adalah ensiklopedia kebudayaan Jawa, ditulis 1814 tapi isinya kumpulan pengetahuan lisan dari era Majapahit-Mataram Islam.  
    Beberapa hal yang diceritakan :
    Aji pengasihan : Merupakan mantra untuk bikin orang lain luluh, simpati, nurut. Biasanya dipake raja, punggawa, saudagar. Caranya: tirakat, puasa, baca mantra, terus ditiup ke benda atau air.

Aji kawibawan & pengasih : Fungsinya sama seperti susuk pemikat sekarang. Biar punya wibawa, disegani, disukai banyak orang.

Ilmu kasepuhan : Merupakan hal tentang pengobatan, ramuan, dan “memasukkan energi” lewat benda. Ada bagian yang menyebut pemakaian benda bertuah yang ditempel/dimasukkan ke tubuh agar punya daya tertentu.

Jadi walaupun tidak menyebut “nyusuk jarum emas”, konsep memasukkan energi lewat benda dengan mantra sudah ada.

Serat Centhini disebutkan sebagai bagian dari kawruh Jawa yang biasa dipelajari para bangsawan dan pujangga.

  1. Serat Dewaruci menegaskan inti soal sangkan paraning dumadi
    Serat Dewaruci fokusnya lebih ke spiritualitas dan makrifat. Tetapi ada beberapa hal penting :
    Kisah Bima disuruh mencari Dewaruci, hal itu merupakan simbol masuk ke dalam diri yang membuat mengerti energi dan kesaktian yang ada di tubuh sendiri.
    Pada bagian ini dibahas soal aji-aji yang muncul jikalau manusia sudah selaras batin. Termasuk aji pengasihan dan aji kesaktian.

Tidak ada ritual fisik memasukan benda, tetapi maknanya sama: energi dalam tubuh bisa “diaktifkan” lewat laku dan mantra, agar terpancar keluar.

Kenapa tidak menyebut “susuk” langsung? Sebab naskah-naskah di istana cenderung memakai istilah halus: “Susuk” merupakan bahasa istilah rakyat, dianggap vulgar.

“Aji pengasihan”, “aji kawibawan”, “ilmu kasepuhan” adalah istilah halus yang dipake di lingkungan keraton dan pujangga.

Kutipan ajian pengasih di serat Centhini versi bahasa Jawa modern, ” …yen sira arep dadi pengasihaning jagad, sira kudu laku tapa, puwasa, lan ngucapake mantra: Sang Hyang Kamajaya, Sang Hyang Kamaratih, tumedhaka ing badaningsun, mugi-mugi kula kasmaran dening sakabehing titah…”

Artinya:  
“…jika kamu ingin menjadi orang yang dikasihi seluruh jagad, kamu harus laku tapa, puasa, dan membaca mantra:  

Wahai Sang Hyang Kamajaya, Sang Hyang Kamaratih, turunlah ke dalam tubuhku, semoga aku dikasihi oleh semua makhluk…”

Bagian tentang memasukkan energi ke benda “Ilmu Kasepuhan” yang menyebut:
“…kanggo nambahi kawibawan, akeh wong nggunakake wesi, emas, utawa inten, banjur diwaca mantra, dilebokake ing sajroning badan, supados daya kasebut ngebaki badan…”

Artinya:  
“…untuk menambah kewibawaan, banyak orang memakai besi, emas, atau intan, lalu dibacakan mantra, dimasukkan ke dalam badan, supaya daya itu memenuhi badan…”

Kutipan di Serat Dewaruci
“…kabeh kasaktian iku ana ing sajroning badanira dhewe. Yen sira wis suci batin, kabeh aji bakal metu dhewe…”
Artinya:  
“…semua kesaktian itu ada di dalam badanmu sendiri. Kalau batinmu sudah suci, semua ilmu akan keluar dengan sendirinya.”

Jadi Dewaruci tidak membahas fisik susuk, tetapi memberikan dasar filosofi : energi itu dari dalam, susuk cuma sekedar pemantik.

Bullllll….. bullllll…. klepussss…..

Tags: apa itu susuksejarah susuksusuk
Share199Tweet125
admin

admin

  • Trending
  • Comments
  • Latest
Kisah Prof Yuddy Chrisnandi, Ditonjok dan Diusir

Kisah Prof Yuddy Chrisnandi, Ditonjok dan Diusir

April 22, 2018
Ken Dedes dan Vagina yang Bersinar

Ken Dedes dan Vagina yang Bersinar

June 22, 2018
Asia Trans, Transportasi Online Baru Milik Putra Bangsa

Asia Trans, Transportasi Online Baru Milik Putra Bangsa

January 30, 2019
Aufa, Bangga Ditonton Bima Arya

Aufa, Bangga Ditonton Bima Arya

19
SCTV 30 Tahun Dimeriahkan 30 Bintang 30 Pemirsa dan 30 Kejutan Bayi

SCTV 30 Tahun Dimeriahkan 30 Bintang 30 Pemirsa dan 30 Kejutan Bayi

11
Pesona Tersembunyi, Curug Leuwi Hejo

Pesona Tersembunyi, Curug Leuwi Hejo

8
Program G to G, KP2MI Berangkatkan 300 Pekerja Migran Indonesia ke Korea Selatan

Program G to G, KP2MI Berangkatkan 300 Pekerja Migran Indonesia ke Korea Selatan

October 19, 2026
Polda Jabar Ungkap Sindikat Obat Keras di Bandung, Temukan Mesin yang Mampu Produksi 8 Juta Pil per-Hari

Polda Jabar Ungkap Sindikat Obat Keras di Bandung, Temukan Mesin yang Mampu Produksi 8 Juta Pil per-Hari

October 19, 2026
LDKI JAYA Desakan Proses Hukum Dugaan Penyelundupan Pasal 18 Ayat 3 PKPU No 19 Tahun 2024

LDKI JAYA Desakan Proses Hukum Dugaan Penyelundupan Pasal 18 Ayat 3 PKPU No 19 Tahun 2024

October 19, 2026
Jayakarta News

Copyright © 2026 Jayakarta News

Navigate Site

  • About
  • Advertise
  • Privacy & Policy
  • Contact

Follow Us

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Politics
    • Business
    • World
    • Science
  • Entertainment
    • Gaming
    • Music
    • Movie
    • Sports
  • Tech
    • Apps
    • Gear
    • Mobile
    • Startup
  • Lifestyle
    • Food
    • Fashion
    • Health
    • Travel

Copyright © 2026 Jayakarta News

Go to mobile version