• Features
  • LIFE STYLE
    • Traveling
    • Kuliner
    • Fashion
    • Entertainment
  • Kabar
  • Kesehatan
  • EkoBis
    • Ekonomi & Bisnis
    • e-Commerce
    • Entrepreneur
  • TELKO
  • Sport
  • Video
  • Majalah
Saturday, October 3, 2026
  • Login
Jayakarta News
Advertisement
  • Features
  • LIFE STYLE
    • Traveling
    • Kuliner
    • Fashion
    • Entertainment
  • Kabar
  • Kesehatan
  • EkoBis
    • Ekonomi & Bisnis
    • e-Commerce
    • Entrepreneur
  • TELKO
  • Sport
  • Video
  • Majalah
No Result
View All Result
  • Features
  • LIFE STYLE
    • Traveling
    • Kuliner
    • Fashion
    • Entertainment
  • Kabar
  • Kesehatan
  • EkoBis
    • Ekonomi & Bisnis
    • e-Commerce
    • Entrepreneur
  • TELKO
  • Sport
  • Video
  • Majalah
No Result
View All Result
Jayakarta News
No Result
View All Result

Santri Film Festival 2025 Siap Digelar, Pendaftaran Dibuka 10 November

Santri Film Festival 2025 Siap Digelar, Pendaftaran Dibuka 10 November

Redaksi by Redaksi
November 12, 2025
in Kabar
0
0
SHARES
0
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

JAYAKARTA NEWS — Bertepatan dengan peringatan Hari Pahlawan, 10 November 2025, Santri Film Festival (SANFFEST) resmi memulai babak baru dunia sinema pesantren Indonesia. Festival yang digagas Kementerian Kebudayaan dan didukung Kementerian Agama RI ini menandai pembukaan pendaftaran karya sekaligus dimulainya proses produksi film pendek pertama yang melibatkan para santri di seluruh Tanah Air.

Ketua SANFFEST 2025, Neno Warisman, menjelaskan bahwa pemilihan tanggal 10 November bukan tanpa alasan. Menurutnya, Hari Pahlawan memiliki makna mendalam bagi dunia pesantren, karena sejak sebelum kemerdekaan, para santri telah mengambil peran penting dalam perjuangan bangsa.

“Santri adalah pejuang sejati. Melalui SANFFEST, semangat juang itu kami hidupkan kembali dalam bentuk baru melalui karya dan kreativitas di bidang film,” ungkap Neno saat konferensi pers di Darmin Kopi, Duren Tiga, Jakarta Selatan, Senin (10/11).

Didampingi Festival Director Fadli Safawi, Ali, dan moderator Putra Gara, Neno menyebut SANFFEST sebagai ruang ekspresi dan perjuangan kultural santri di era modern. Ia menegaskan, festival ini bukan sekadar ajang lomba, melainkan gerakan budaya yang mengajak santri untuk berperan aktif dalam pembangunan karakter bangsa melalui medium sinema.

Sejak dibuka pada 21 Oktober 2025, pendaftaran festival mendapat sambutan hangat dari berbagai pesantren di Indonesia. Tercatat lebih dari 400 pesantren dan ratusan santri telah mendaftarkan diri mengikuti serangkaian kegiatan yang meliputi Ta’aruf Film, workshop, hingga kompetisi film pendek nasional.

Program Ta’aruf Film menjadi pintu awal festival, mempertemukan santri dengan tokoh-tokoh perfilman nasional. Forum ini mendorong peserta melihat film bukan hanya sebagai hiburan, tetapi sebagai sarana dakwah, pendidikan, dan pembentuk budaya.

Rangkaian workshop SANFFEST berlangsung secara daring selama enam hari dan diisi oleh sineas profesional. Materi pelatihan mencakup penulisan naskah, penyutradaraan, sinematografi, editing, hingga tata suara dan pembiayaan film, memberikan bekal nyata bagi para santri untuk menghasilkan karya yang relevan dengan dunia perfilman modern.

Usai pelatihan, para peserta memasuki tahap produksi film di pesantren masing-masing, yang berlangsung pada 10–29 November 2025. Selanjutnya, karya-karya terbaik akan melalui tahap kurasi dan penjurian pada 30 November hingga 5 Desember 2025.

Sebanyak 11 kategori nominasi disiapkan untuk diperebutkan, dan 33 film terbaik akan menerima apresiasi dalam bentuk penghargaan dan dana pembinaan.

Puncak perhelatan SANFFEST dijadwalkan pada 14 Desember 2025, sebagai malam anugerah bagi karya sinema santri terbaik dari seluruh Indonesia.

“Kami ingin SANFFEST menjadi gerakan yang menumbuhkan santri kreatif, berdaya saing, dan mampu membawa nilai-nilai pesantren ke ranah global,” tutur Neno.

Dengan semangat kepahlawanan dan kolaborasi lintas kementerian, Santri Film Festival 2025 diharapkan menjadi tonggak penting bagi lahirnya tradisi sinema pesantren Indonesia, tempat di mana nilai, iman, dan kreativitas bersatu dalam satu layar. (Agus Oyenk)

Tags: jayakartanewsSantri Film Festival 2025
Previous Post

Arumi Bachsin Apresiasi Pelatihan Desain Fashion

Next Post

Misa Hari Pahlawan, Meinar Dwi Yantie Kenang Sang Ayah

Redaksi

Redaksi

Next Post
Misa Hari Pahlawan, Meinar Dwi Yantie Kenang Sang Ayah

Misa Hari Pahlawan, Meinar Dwi Yantie Kenang Sang Ayah

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

TERPOPULER

Plugin Install : Popular Post Widget need JNews - View Counter to be installed
  • Activity
  • Blog
  • Feature Terbaru Hari Ini
  • Home
  • INDEKS
  • KODE PERILAKU PERUSAHAAN PERS
  • Konfirmasi Pembayaran
  • Kontak
  • Members
  • Pasang Iklan
  • PEDOMAN PEMBERITAAN MEDIA SIBER
  • PENGELOLA JAYAKARTA NEWS

© 2018 JayakartaNews

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • Features
  • LIFE STYLE
    • Traveling
    • Kuliner
    • Fashion
    • Entertainment
  • Kabar
  • Kesehatan
  • EkoBis
    • Ekonomi & Bisnis
    • e-Commerce
    • Entrepreneur
  • TELKO
  • Sport
  • Video
  • Majalah

© 2018 JayakartaNews

Go to mobile version