RI – China Bakal Bersaing Dalam Bisnis Penyimpanan Minyak Global

 RI – China Bakal Bersaing Dalam Bisnis Penyimpanan Minyak Global

 

 

INDONESIA dan China akan menjadi penyumbang utama bagi pertumbuhan industri penyimpanan minyak global, karena mereka telah menambah kapasitas penyimpanan paling terencana di antara semua negara selama periode 2018-2022.

GlobalData memperkirakan kapasitas penyimpanan minyak global yang direncanakan akan tumbuh dari 15,2 juta meter kubik (mmcm) pada 2018 menjadi 68 mmcm pada 2022.

 

 

Secara global, 126 terminal baru diharapkan akan mulai beroperasi antara 2018 dan 2022. AS, Cina, dan India adalah negara-negara utama, dengan jumlah terminal penyimpanan minyak tertinggi yang direncanakan masing-masing 20, 11 dan 8.

China adalah pemimpin global dengan kapasitas penyimpanan minyak terencana tertinggi dan juga tertinggi kedua di antara negara-negara dalam hal belanja CapEx untuk periode perkiraan. China diperkirakan akan menghabiskan sekitar $ 5,5 milyar selama periode prospek.

Kapasitas pembangunan baru China diperkirakan akan meningkat dari 3,1 mmcm di 2018 menjadi 11,7 mmcm pada 2022, mendaftarkan pertumbuhan tiga kali lipat selama periode prospek***

Digiqole ad

Related post

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *