Connect with us

Laporan Khusus

Pembangunan Tiga Ruas Tol Ternyata Nilai Kontraknya Membengkak, Ada Apa?

Published

on

Pembangunan Tiga Ruas Tol Ternyata Nilai Kontraknya Membengkak, Ada Apa?

JAYAKARTA NEWS – Pembanguan jalan tol yang dilakukan PT Jasa Marga di beberapa ruas ternyata nilai kontraknya membengkak dari seharusnya yang mencapai Rp 80 miliar lebih. Kenapa bisa?

Hal tersebut terungkap dalam Laporan Hasil Pemeriksaan Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) Tahun 2024 terhadap PT Jasa Marga (Persero) atas kepatuhan pengelolaan dan pertanggungjawaban keuangan periode tahun 2020 – 2022. BPK menemukan nilai kontrak pembangunan jalan tol PT Jasa Marga (JM) ditemukan beberapa kejanggalan.

Salah satunya pembangunan di tiga ruas tol masing-masing proyek tol Kuciran – Cengkareng, Balikpapan – Samarinda, dan Cinere – Serpon. “Ketidakcermatan perhitungan analisa harga satuan (AHS) pekerjaan sebesar Rp 80.496.610.274,85,” sebut BPK dalam audit 2024.

Menurut BPK, hasil pemeriksaan secara uji petik pada dokumen AHS, shop drawing, dan as built drawing menunjukkan terdapat selisih harga atas ketidakcermatan dalam evaluasi harga yang dilakukan Panitia Peneliti Pelaksanaan Kontrak (Papenkon) sebesar Rp80.496.610.274,85 yang terbagi dalam tiga proyek.

Pertama, proyek ruas tol Cengkareng-Batuceper-Kunciran di bawah Badan Usaha Jalan Tol PT Jasamarga Kunciran Cengkareng (JKC). Proyek yang dikerjakan PT Wijaya Karya (Persero) selaku kontraktor ini terdapat perhitungan ganda overhead sebesar Rp20.973.839.861,08.

“Perhitungan kontraktor dalam AHS tidak menggunakan harga dasar material, melainkan menggunakan harga item pekerjaan jadi yang sudah tertuang dalam kontrak awal dengan uraian,” ungkap BPK.

Dalam proyek itu, BPK menemukan, baja tulangan pada item pekerjaan tiang bor beton cast-in-place, diamiter 80 cm terdapat selisih Rp 146.902.250,25. Kemudian, beton Readymix Non Fly Ash Kelas B dan baja tulangan ulir pada item pekerjaan tiang bor beton cast-in-place, diameter 100 cm type A terdapat seilsih Rp 8.610.492.272,11.

Selain itu, badan audit negara itu juga menyebutkan, perhitungan jumlah material baja tulangan ulir serta harga material Beton Readymix Non Fly Ash Kelas B ditemukan selisih Rp 1.640.215.039,88.

Di samping itu, BPK juga mengungkapkan, harga material baja tulangan ulir dan Beton Readymix Non Fly Ash Kelas C ditemukan selisih Rp 264.947.960,14, ditambah lagi terdapat 12 jenis material pada item pekerjaan Gerbang Tol Satelit ditemukan selisih Rp 311.282.338,70.

Kedua, proyek tol ruas Balikpapan-Samaringa yang dikerjakan PT Jasamarga Balikpapan-Samarinda (JBS), sebesar Rp54.852.991.256,65. BPK menemukan terdapat selisih harga sebesar Rp1.189.669.876,80 yaitu perkerasan beton frontage menggunakan besi dowel diameter 22 mm, sedangkan pada mata pembayaran perkerasan beton menggunakan besi dowel diameter 32 mm;

Temuan lainnya terdapat selisih harga sebesar Rp47.466.258.032,60 atas perhitungan jumlah besi tulangan pada pekerjaan Tiang Cor Beton Cast in Place D = 100 cm yang tidak sesuai desain dan pelaksanaan di lapangan serta terdapat perhitungan ganda overhead pada harga besi tulangan jadi tersebut;

Selisih harga juga ditemukan sebesar Rp6.197.063.347,25 atas perhitungan ganda overhead pada harga besi tulangan jadi pada pekerjaan Diafragma Wall – L = 0,60 m serta koreksi perhitungan waktu siklus/koefisien peralatan.

Ketiga, proyek ruas tol Cinere – Serpong yang dikerjakan PT Cinere Sempong Jasa (CSJ), sebesar Rp4.669.779.157,12. BPK menemukan ada selisih harga sebesar Rp1.996.308.357,12 atas perhitungan besi tulangan pada Tiang Bor Beton diameter 120 cm lebih tinggi dari yang terpasang di lapangan serta terdapat perhitungan ganda overhead pada harga besi tulangan jadi.

Kemudian, selisih harga sebesar Rp2.673.470.800,00 atas perhitungan biaya handling dan penyediaan material concrete sheet pile pada pekerjaan penyediaan Corrugated Concrete Sheet Pile (CCSP) tipe W 450B yang tidak cermat.

Adanya temuan BPK tersebut, PT Jasa Marga tidak menanggapi saat www.jayakartanews.com mengonformasinya. (yer)

Continue Reading
Advertisement
Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Advertisement