Menteri Bintang Pastikan Pengasuhan Anak Yatim Piatu Karena Covid-19 Tetap Terjamin

 Menteri Bintang Pastikan Pengasuhan Anak Yatim Piatu Karena Covid-19 Tetap Terjamin

Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Bintang Puspayoga (foto: Dok. Kemen PPPA)

JAYAKARTA NEWS – Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak akan memastikan pengasuhan anak yang orang tuanya meninggal akibat Covid-19 dapat tetap terjamin. Tumbuh kembang anak tersebut perlu mendapat perhatian serius baik secara fisik mental, spiritual, maupun sosial. 

“Kami terus memantau perkembangan anak-anak yang orang tuanya meninggal dunia karena Covid-19. Kami akan pastikan anak-anak itu tetap terlindungi dan hak-haknya dapat terpenuhi,” kata Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Bintang Puspayoga dalam Siaran Pers Kemen PPPA, Jumat (30/7).  

Hal itu ditegaskan Menteri Bintang melihat akhir-akhir ini banyak kasus orang tua yang meninggal dunia akibat Covid-19 sehingga anak-anaknya menjadi yatim piatu.

Menteri Bintang mengatakan Gugus Tugas Covid-19 telah mengeluarkan protokol penanganan anak yang yatim piatu akibat orang tuanya meninggal dunia. Diharapkan keluarga dapat mengambil alih tanggung jawab hak pengasuhan anak tersebut. Kemen PPPA juga akan melakukan sinergi lintas K/L untuk memastikan perlindungan terhadap anak yang ditinggal orang tuanya akibat Covid-19.

Hal ini juga berdasarkan UU Perlindungan Anak Nomor 35 Tahun 2014, bahwa setiap anak berhak untuk diasuh oleh orang tuanya sendiri, kecuali jika ada alasan dan/atau aturan hukum yang sah menunjukkan bahwa pemisahan itu adalah demi kepentingan terbaik bagi anak dan merupakan pertimbangan terakhir. Pengecualian ini untuk memastikan anak tetap memiliki pengganti orang tua, sehingga tetap mendapatkan pengasuhan, pemeliharaan pendidikan, dan perlindungan, termasuk mendapatkan dukungan pembiayaan hidup dan pemenuhan hak anak lainnya.

Menteri Bintang menegaskan tim Kemen PPPA di setiap kabupaten/kota akan melakukan penjangkauan dan pendampingan terhadap anak yang kini menjadi yatim piatu. Peran masyarakat sekitar dan pemerintah sampai daerah sampai ke tingkat desa sangat penting untuk menjamin anak tidak terlantar dan mendapatkan perlindungan.

“Saya melihat kepedulian dan perhatian masyarakat yang begitu tinggi terhadap anak-anak yang ditinggal oleh orang tuanya karena Covid-19. Saya mengapresiasi peran serta tersebut dan memang kerja sama masyarakat sangat dibutuhkan sehingga kita semua dapat menghadapi dan melewati situasi pandemi ini bersama-sama,” kata Menteri Bintang. (mel)

admin

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *