Kabar
Lebaran di Tengah Laut, Pelaut Pertamina Patra Niaga Tetap Bertugas Saat Idulfitri Demi Jaga Pasokan Energi Nasional
JAYAKARTA NEWS – Di tengah hangatnya perayaan Idulfitri yang identik dengan kebersamaan keluarga, ratusan pelaut dari Pertamina Patra Niaga tetap menjalankan tugas di tengah laut.
Mereka memastikan distribusi energi nasional tetap berjalan lancar di momen penting tersebut.
Salah satunya adalah Captain Arendra, yang bertugas di Kapal Pertamina Gas 2.
Tahun ini menjadi kali ketiga ia merayakan Lebaran di tengah lautan.
Ia mengaku, momen Idulfitri menjadi waktu paling berat karena harus berjauhan dengan keluarga, terutama istri dan anak.
“Kalau sudah takbir berkumandang, itu momen yang paling terasa. Biasanya berkumpul bersama keluarga, sekarang hanya bisa melalui video call.
“Tapi ini sudah menjadi bagian dari tanggung jawab kami, demi memastikan energi tetap sampai ke masyarakat,” ujar Arendra, dikutip dari Ragam BUMN, Sabtu (21/3/2026).
Cerita serupa datang dari Captain Basuki, yang juga bertugas menjaga distribusi energi di laut.
Baginya, Idulfitri bukan hanya soal perayaan, tetapi juga amanah untuk memastikan energi tetap tersedia bagi masyarakat di seluruh penjuru negeri.
“Walaupun tidak bisa berkumpul dengan keluarga, kami di kapal sudah seperti keluarga kedua. Kami saling menguatkan dan tetap menjalankan tugas dengan penuh tanggung jawab.
“Ada kebanggaan tersendiri saat saya dan awak kapal Pertamina Gas 1 karena bisa tetap berkontribusi untuk masyarakat di momen penting seperti ini,” ungkap Basuki.
Meski jauh dari keluarga, suasana Lebaran tetap terasa hangat di atas kapal.
Para pelaut melaksanakan salat Idulfitri bersama di dek kapal dan berbagi hidangan sederhana, mempererat kebersamaan di tengah keterbatasan.
Momen saling bermaafan pun berlangsung penuh makna.
Di tengah rasa rindu yang mendalam terhadap keluarga di rumah, para pelaut tetap menunjukkan dedikasi tinggi dalam menjalankan tugasnya.
Peran pelaut menjadi sangat krusial dalam menjaga kelancaran distribusi energi nasional, terutama selama Ramadan dan Idulfitri yang identik dengan meningkatnya konsumsi energi.
Melalui jalur laut, energi didistribusikan ke berbagai wilayah di Indonesia, termasuk daerah yang sangat bergantung pada akses maritim.
Pada periode Idulfitri 1447 H, lebih dari 345 armada kapal Pertamina Patra Niaga bersiaga penuh untuk memastikan pasokan energi tetap aman.
Para pelaut menjadi garda terdepan dalam rantai distribusi tersebut, memastikan energi tersedia tepat waktu di seluruh penjuru negeri.
Dedikasi para pelaut ini menjadi pengingat bahwa di balik kenyamanan masyarakat merayakan Idulfitri, ada peran penting insan yang tetap bekerja tanpa henti.
Dengan semangat pengabdian dan profesionalisme, pelaut Pertamina Patra Niaga terus memastikan energi tetap mengalir bagi negeri, kapan pun dan di mana pun.***/mel
