• Latest
  • Trending
  • All
  • News
  • Business
  • Politics
  • Science
  • World
  • Lifestyle
  • Tech
Kudatuli, Perjuangan Demokrasi dalam Ingatan Kader Banteng

Kudatuli, Perjuangan Demokrasi dalam Ingatan Kader Banteng

July 28, 2020
Tinjau Pelatihan SMK Go Global di UKRI, Menteri P2MI Dorong Kesiapan Kerja Pekerja Migran

Tinjau Pelatihan SMK Go Global di UKRI, Menteri P2MI Dorong Kesiapan Kerja Pekerja Migran

October 9, 2026
Masyarakat Serbu Layanan Servis Motor Gratis Siswa SMK Krembung

Masyarakat Serbu Layanan Servis Motor Gratis Siswa SMK Krembung

October 9, 2026
Cegah Jalur Nonprosedural, Wamen P2MI Dorong Layanan Pekerja Migran Makin Dekat ke Masyarakat

Migran Aman! 70 Siswa di Lombok Timur Dibekali Jurus Hindari Jebakan Kerja Ilegal ke Luar Negeri

October 9, 2026
Cegah Jalur Nonprosedural, Wamen P2MI Dorong Layanan Pekerja Migran Makin Dekat ke Masyarakat

Cegah Jalur Nonprosedural, Wamen P2MI Dorong Layanan Pekerja Migran Makin Dekat ke Masyarakat

October 8, 2026
Ade Supandi Hadiri Taklimat Presiden Prabowo Bersama 800 Perwira Tinggi TNI-Polri

Ade Supandi Hadiri Taklimat Presiden Prabowo Bersama 800 Perwira Tinggi TNI-Polri

October 8, 2026
Pengawasan Data Pemilih Berbasis Artificial Intelligence

Pengawasan Data Pemilih Berbasis Artificial Intelligence

October 8, 2026
Tak Berhenti di Pemulangan, KP2MI Kawal Status Kewarganegaraan Lima Anak Baedah

Tak Berhenti di Pemulangan, KP2MI Kawal Status Kewarganegaraan Lima Anak Baedah

October 7, 2026
Pekerja Dapat Perlindungan Tambahan di RUU Perlindungan Ketenagakerjaan

Pekerja Dapat Perlindungan Tambahan di RUU Perlindungan Ketenagakerjaan

October 7, 2026
Dunia yang Terbelah, Rupiah yang Diuji

Dunia yang Terbelah, Rupiah yang Diuji

October 7, 2026
MK Tak Bisa Batalkan Gibran Rakabuming Raka

MK Tak Bisa Batalkan Gibran Rakabuming Raka

October 7, 2026
AWAL, Akhirnya Tiba

AWAL, Akhirnya Tiba

October 7, 2026
Sepanjang Januari-Awal Oktober KJRI Johor Bahru Deportasi 4.56 WNI/Pekerja Migran Indonesia

Sepanjang Januari-Awal Oktober KJRI Johor Bahru Deportasi 4.56 WNI/Pekerja Migran Indonesia

October 6, 2026
  • About
  • Advertise
  • Privacy & Policy
  • Contact
Friday, October 9, 2026
Jayakarta News
  • Home
  • News
    • All
    • Business
    • Politics
    • Science
    • World
    Pekerja Dapat Perlindungan Tambahan di RUU Perlindungan Ketenagakerjaan

    Pekerja Dapat Perlindungan Tambahan di RUU Perlindungan Ketenagakerjaan

    MK Tak Bisa Batalkan Gibran Rakabuming Raka

    MK Tak Bisa Batalkan Gibran Rakabuming Raka

    Wamentan Saleh Sebut Pentingnya Penegakan Hukum Terhadap Mafia Pangan

    Wamentan Saleh Sebut Pentingnya Penegakan Hukum Terhadap Mafia Pangan

    Izin Impor Tanpa Batasan Bikin Industri Dalam Negeri Sulit Bertahan

    Izin Impor Tanpa Batasan Bikin Industri Dalam Negeri Sulit Bertahan

    Gentengisasi Terus Didorong untuk Gerakan Industri Genteng

    Gentengisasi Terus Didorong untuk Gerakan Industri Genteng

    Kementerian UMKM Targetkan Penyaluran KUR 2025 Sebesar Rp 300 Triliun

    Rasio Kewirausahaan Indonesia Ditargetkan Meningkat Hingga Delapan Persen

    Magical fish basically has the power to conjure its own Patronus

    This Filipino guy channels his inner Miss Universe by strutting in six-inch heels and speedos

    7 February games you should get excited about

    Trump-May special relationship gets special treatment in the streets of London

    Trending Tags

    • Donald Trump
    • Future of News
    • Climate Change
    • Market Stories
    • Election Results
    • Flat Earth
  • Tech
    • All
    • Gear
    • Startup

    J.K. Rowling Is Shutting Down Readers Who Burned All Their Harry Potter Books

    The Scary Reason Healthy People Die After an ER Visit

    Watch Justin Timberlake’s ‘Cry Me a River’ Come to Life in Mesmerizing Dance

    Trending Tags

    • Flat Earth
    • Sillicon Valley
    • Mr. Robot
    • MotoGP 2017
    • Golden Globes
    • Future of News
  • Entertainment
    • All
    • Gaming
    • Movie
    • Music
    • Sports
    Terima Presiden FIFA, Presiden Prabowo: Sepak Bola Bangun Prestasi dan Karakter Bangsa

    Terima Presiden FIFA, Presiden Prabowo: Sepak Bola Bangun Prestasi dan Karakter Bangsa

    Magical fish basically has the power to conjure its own Patronus

    This Filipino guy channels his inner Miss Universe by strutting in six-inch heels and speedos

    7 February games you should get excited about

    Trump-May special relationship gets special treatment in the streets of London

    J.K. Rowling Is Shutting Down Readers Who Burned All Their Harry Potter Books

    The Scary Reason Healthy People Die After an ER Visit

    Watch Justin Timberlake’s ‘Cry Me a River’ Come to Life in Mesmerizing Dance

    Barack Obama’s Now Mainly Focusing on Wearing This Casual Backwards Hat

    Lady Gaga Pulled Off One of the Best Halftime Shows Ever

  • Lifestyle
    • All
    • Fashion
    • Food
    • Health
    • Travel

    Magical fish basically has the power to conjure its own Patronus

    This Filipino guy channels his inner Miss Universe by strutting in six-inch heels and speedos

    7 February games you should get excited about

    J.K. Rowling Is Shutting Down Readers Who Burned All Their Harry Potter Books

    The Scary Reason Healthy People Die After an ER Visit

    Watch Justin Timberlake’s ‘Cry Me a River’ Come to Life in Mesmerizing Dance

    Barack Obama’s Now Mainly Focusing on Wearing This Casual Backwards Hat

    Lady Gaga Pulled Off One of the Best Halftime Shows Ever

    Trending Tags

    • Golden Globes
    • Mr. Robot
    • MotoGP 2017
    • Climate Change
    • Flat Earth
No Result
View All Result
Jayakarta News
No Result
View All Result
Home Feature

Kudatuli, Perjuangan Demokrasi dalam Ingatan Kader Banteng

by admin
July 28, 2020
in Feature
0
Kudatuli, Perjuangan Demokrasi dalam Ingatan Kader Banteng

Megawati Soekarnoputri pasca peristiwa "Kudatuli". (ist)

491
SHARES
1.4k
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

Jayakarta News – Kudatuli atau Peristiwa/ kasus dua tujuh Juli atau dikenal juga sebagai Peristiwa Sabtu Kelabu menjadi catatan tersendiri bagi perjalanan demokratisasi politik di Indonesia. Dikenal satire oleh sebagian publik dengan perlawanan keras yang berakhir sunyi.

Bagi pelaku, korban, keluarga korban serta pegiat demokrasi di Indonesia peristiwa itu menjadi ingatan khusus yang tidak mudah dilupakan, tak ubahnya ingatan tentang sejarah yang tidak boleh ditinggalkan.

Ingatan menjadi begitu penting, sebagaimana pernyataan novelis Milan Kundera: “perjuangan manusia adalah melawan lupa”. Penyataan yang kemudian lebih familiar di Indonesia dengan “Perjuangan melawan kekuasaan adalah perjuangan melawan lupa”, sebab dari lupalah penindasan bermula.

Ingatan akan Peristiwa 27 Juli 1996 atau ‘Kuda Tuli’ masih terawat di salah satu keluarga pegiat perjuangan demokrasi di Indonesia ini. Sebagaimana dikisahkan Banteng Pringgodani putra dari salah seorang pegiat demokrasi di Indonesia yang ikut melawan rezim orba.

Banteng menceritakan ingatan yang diwariskan kepadanya dari keluarga, tentang Kudatuli sebagai tonggak bangkitnya perlawanan Kaum Pro Demokrasi terhadap Rezim Otoriter.

“Saya saat itu masih duduk di bangku SMA memang tidak terlibat secara langsung dalam peristiwa itu, tidak seperti senior-senior saya di PDI yang mengalami langsung kejadian kelam itu. Namun, sebagai putra dari seorang Aktivis pembela HAM dan pro demokrasi, saya memiliki kenangan tersendiri,” ujar Banteng Pringgodani kader muda PDI Perjuangan yang sempat menjadi Caleg DPR RI Dapil Jawa Tengah 1 ini.

Lebih lanjut dari keseharian ia saksikan bagaimana orang tuanya berjuang untuk demokrasi dan keadilan di Indonesia.

“Mama saya sejak usia 20-an tahun mulai mendedikasikan dirinya untuk berjuang melawan ketidakadilan, sebagai seorang advokat. Ia selalu merasa terpanggil saat mendengar atau melihat adanya ketidakadilan yang dialami wong cilik dan perempuan khususnya. Ia akan langsung menanganinya dengan gigih walau tanpa dibayar, bahkan seringkali datang masyarakat ke kantornya yang kecil di bilangan jalan Gajah Mada Jakarta Pusat yang membayarnya tidak dengan uang tetapi dengan makanan sederhana hasil masakan Ibu Rumah Tangga, sayuran hasil berkebun, hasil tani dari petani kecil misalnya,” lanjut Banteng mengenang perjuangan ibunya.

Bahkan terkadang menurutnya, perjuangan sang ibu juga tidak lepas dari teror dan ancaman oleh pihak-pihak yang dilawannya.

“Salah satu kejadian teror yang saya ingat adalah saat mama dihampiri dua orang oknum tentara yang datang ke rumah, saat Ia muncul di teras rumah… salah satu orang itu mencabut pistolnya dan menodongkan ke arah kepalanya, sebelum penodong itu bicara, mama dengan tenang langsung bicara, “Ayo masuk dulu ke dalam… saya buatkan kopi,” seraya masuk ke dalam ruang tamu, saat 2 orang tentara itu ikut masuk sambil mereka keheranan (mungkin heran kok ditodong pistol tidak panik). Mereka tambah kaget saat melihat lukisan diri kakek saya dengan seragam TNI lengkap di ruang tamu rumah, segera ia ucapkan, “itu ayah saya” menirukan ucapan mamanya. Sekonyong mereka minta maaf dan ampun kepadanya. Rupanya mereka utusan seseorang yang ia lawan dalam suatu advokasi hukum, terang Banteng menceritakan kisah perjuangan mamanya.

Perjalanan hidup sang ibu memang unik. Saat ia kecil bermain di rumah Pak Harto… namun saat ia dewasa justru berhadapan dengan Pak Harto.

Ayahnya atau kakek saya adalah TNI dengan pangkat terakhir Mayor Jenderal. Kakek saya jebolan PETA, jejak sejarahnya tidak lepas dari Jenderal Ahmad Yani. Rumah mereka berdekatan di Menteng Jakpus, dekat Jalan Cendana, sehingga hal biasa anak-anak Pati TNI di Menteng main bersama bahkan di rumah Pak Harto.

Lebih unik lagi suaminya atau papa saya adalah intelijen binaan Ali Moertopo. Mungkin hal itulah yang membuat ia bercerai karena adanya perbedaan pandangan dan prinsip dalam politik. Tambah unik lagi ayah mertuanya yang juga TNI adalah tokoh PNI Surakarta, sehingga antara mertua dan menantu malah saling akur karena cocok dalam pandangan politik.

Singkat cerita, di tahun 1996 saat Bunda Megawati memutuskan melakukan perlawanan melalui jalur hukum, dibentuklah Tim Pembela Demokrasi Indonesia (TPDI) pada tanggal 27 Juni 1996 di Jakarta, TPDI merupakan kolaborasi DPP PDI Pro Mega dengan YLBHI, IKADIN, dan LKI. Ia termasuk pendirinya, bahkan di awalnya aa satu-satunya perempuan yang bergabung.

Ayahnya marah sekali saat mengetahui ia bergabung ke TPDI, dan meminta ia mundur, namun ia bergeming. Bahkan papa saya ikut membujuk dan mengingatkan akan keselamatan jiwanya. Papa saya bilang ada pertimbangan pimpinan untuk menculik dirinya. Info dari papa saya malah membuat ia semakin keras dan mantap dengan pilihannya. Saya ingat betul waktu itu kakak saya sampai menangis karena khawatir keselamatan jiwa mama saya.

Beberapa hari setelah terbentuknya TPDI, ayahnya dipanggil Pak Harto diminta untuk membujuk agar mundur, tetapi lagi-lagi bergeming. Keesokannya setelah itu datang ke rumah salah satu tokoh elite Golkar yang diutus Pak Harto untuk menemuinya, tanpa basa-basi tokoh itu bilang Pak Harto menawarkan posisi Menteri Pemberdayaan Perempuan bila ia bersedia mundur, dijawab, “Terima kasih… saya tetap jalan terus, saya sadar risikonya!!”

Dari kenangan tersebut saya belajar bahwa dalam memperjuangkan kebenaran dan keadilan pantang kita surut keberanian.

“Saya mengambil hikmah yang saya teladani dari mama saya. Politik bukan semata perjuangan jabatan dan kekuasaan, politik juga perjuangan ide dan prinsip,” ungkap Banteng Pringgodani yang aktif di partai mulai dari pimpinan ranting dan PAC di Jakarta Selatan ini.

Bagi Banteng Pringgodani, peristiwa Kudatuli sebatas moment yang menghadirkan ingatan akan sebuah perjuangan demokrasi di Indonesia bahwa demokrasi yang ada saat ini tidak turun begitu saja dari langit.

Terima kasih atas inspirasi perjuanganmu Mama: Tumbu Saraswati. (jnu)

Tags: banteng pringgodanijayakartanewsKudatuliMegawati Soekarnoputritumbu saraswati
Share196Tweet123
admin

admin

  • Trending
  • Comments
  • Latest
Kisah Prof Yuddy Chrisnandi, Ditonjok dan Diusir

Kisah Prof Yuddy Chrisnandi, Ditonjok dan Diusir

April 22, 2018
Ken Dedes dan Vagina yang Bersinar

Ken Dedes dan Vagina yang Bersinar

June 22, 2018
Asia Trans, Transportasi Online Baru Milik Putra Bangsa

Asia Trans, Transportasi Online Baru Milik Putra Bangsa

January 30, 2019
Aufa, Bangga Ditonton Bima Arya

Aufa, Bangga Ditonton Bima Arya

19
SCTV 30 Tahun Dimeriahkan 30 Bintang 30 Pemirsa dan 30 Kejutan Bayi

SCTV 30 Tahun Dimeriahkan 30 Bintang 30 Pemirsa dan 30 Kejutan Bayi

11
Pesona Tersembunyi, Curug Leuwi Hejo

Pesona Tersembunyi, Curug Leuwi Hejo

8
Tinjau Pelatihan SMK Go Global di UKRI, Menteri P2MI Dorong Kesiapan Kerja Pekerja Migran

Tinjau Pelatihan SMK Go Global di UKRI, Menteri P2MI Dorong Kesiapan Kerja Pekerja Migran

October 9, 2026
Masyarakat Serbu Layanan Servis Motor Gratis Siswa SMK Krembung

Masyarakat Serbu Layanan Servis Motor Gratis Siswa SMK Krembung

October 9, 2026
Cegah Jalur Nonprosedural, Wamen P2MI Dorong Layanan Pekerja Migran Makin Dekat ke Masyarakat

Migran Aman! 70 Siswa di Lombok Timur Dibekali Jurus Hindari Jebakan Kerja Ilegal ke Luar Negeri

October 9, 2026
Jayakarta News

Copyright © 2026 Jayakarta News

Navigate Site

  • About
  • Advertise
  • Privacy & Policy
  • Contact

Follow Us

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Politics
    • Business
    • World
    • Science
  • Entertainment
    • Gaming
    • Music
    • Movie
    • Sports
  • Tech
    • Apps
    • Gear
    • Mobile
    • Startup
  • Lifestyle
    • Food
    • Fashion
    • Health
    • Travel

Copyright © 2026 Jayakarta News

Go to mobile version