• Features
  • LIFE STYLE
    • Traveling
    • Kuliner
    • Fashion
    • Entertainment
  • Kabar
  • Kesehatan
  • EkoBis
    • Ekonomi & Bisnis
    • e-Commerce
    • Entrepreneur
  • TELKO
  • Sport
  • Video
  • Majalah
Friday, October 2, 2026
  • Login
Jayakarta News
Advertisement
  • Features
  • LIFE STYLE
    • Traveling
    • Kuliner
    • Fashion
    • Entertainment
  • Kabar
  • Kesehatan
  • EkoBis
    • Ekonomi & Bisnis
    • e-Commerce
    • Entrepreneur
  • TELKO
  • Sport
  • Video
  • Majalah
No Result
View All Result
  • Features
  • LIFE STYLE
    • Traveling
    • Kuliner
    • Fashion
    • Entertainment
  • Kabar
  • Kesehatan
  • EkoBis
    • Ekonomi & Bisnis
    • e-Commerce
    • Entrepreneur
  • TELKO
  • Sport
  • Video
  • Majalah
No Result
View All Result
Jayakarta News
No Result
View All Result

Menko Perekonomian Sebut Konsumsi Baja Domestik Meningkat

Menko Perekonomian Sebut Konsumsi Baja Domestik Meningkat

Redaksi by Redaksi
February 13, 2026
in Ekonomi & Bisnis
0
0
SHARES
0
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

JAYAKARTA NEWS – Menteri Koordinator (Menko) Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto menyebutkan konsumsi baja domestik semakin meningkat. Pemerintah pun perkuat industri baja nasional melalui hilirisasi.

“Di tahun 2025 sektor industri logam kita mencatatkan prestasi yang impresif. Pertumbuhan PDB sektor ini menembus angka 15,71 persen di atas rata-rata manufaktur dan PDB nasional,” ujar Mentko Perekonomian Airlangga di Jakarta,  dikutip Kamis (12/02/2026).

Airlangga menyebutkan, kinerja positif tersebut ditopang konsumsi baja domestik yang meningkat dari 18,6 juta ton pada 2024 menjadi 19,3 juta ton pada 2025.

“Permintaan berasal dari sektor konstruksi yang terus berkembang, termasuk melalui Program Pembangunan 3 Juta Rumah, sektor manufaktur, serta sektor otomotif,” terang Airlangga.

Dengan kapasitas produksi nasional sekitar 16–17 juta ton per tahun dan tingkat utilisasi yang masih di bawah 60–70 persen, industri baja nasional memiliki ruang yang besar untuk meningkatkan produksi dan memperkuat substitusi impor.

Airlangga mengatakan, di tengah dinamika perdagangan global dan tantangan kelebihan pasokan baja dunia, Pemerintah berkomitmen untuk memperkuat daya saing industri baja dalam negeri melalui hilirisasi, perlindungan pasar domestik, serta percepatan transformasi menuju industri baja rendah karbon.

Sementara itu, lanjut Airlangga, komoditas fero-nikel menjadi salah satu unggulan dengan nilai ekspor mencapai USD14,94 miliar pada periode Januari–November 2025.

Australia menjadi negara tujuan utama untuk produk barang dari besi dan baja senilai USD1,6 miliar, disusul Singapura dan Inggris, sementara RRT tetap menjadi mitra dagang utama dengan nilai ekspor lebih dari USD16 miliar.

“Hilirisasi yang dijalankan secara konsisten telah membuahkan hasil nyata. Kita tidak lagi bergantung pada satu pasar, dan baja Indonesia telah memiliki kualitas dengan standar global,” tegas Menko Airlangga.

Dari sisi investasi, kata Airlangga, sektor baja juga menunjukkan peningkatan signifikan. Investasi asing meningkat dua kali lipat dari USD8,05 miliar pada 2021 menjadi USD16,37 miliar pada 2025, dengan kontribusi terbesar berasal dari Hongkong, Singapura, dan Tiongkok.

Namun, menurut Airlangga, tantangan global tetap perlu diantisipasi, termasuk potensi kelebihan pasokan baja dunia yang diperkirakan mencapai 2,5 miliar metrik ton pada 2025 serta meningkatnya tren proteksionisme.

Memasuki tahun 2026, Pemerintah mendorong transformasi menuju Green Steel melalui adopsi teknologi rendah karbon seperti Electric Arc Furnace (EAF) yang mampu mereduksi emisi hingga 85 persen, guna memastikan daya saing baja Indonesia di pasar global yang semakin menuntut standar keberlanjutan.

Pemerintah juga memperkuat instrumen perlindungan industri melalui Bea Masuk Anti-Dumping pada sejumlah produk baja, pengetatan Lartas dan pengawasan impor melalui kewajiban Persetujuan Impor dan Laporan Surveyor untuk 440 pos tarif besi baja, serta pemberlakuan 23 Standar Nasional Indonesia (SNI) wajib guna menjaga kualitas produk yang beredar di pasar domestik. (yog)

Previous Post

Epstein Files dan Ujian Nalar Publik

Next Post

Khofifah Tegaskan Tuduhan Terima Fee  Dana Hibah Pokir tidak Benar

Redaksi

Redaksi

Next Post
Khofifah Tegaskan Tuduhan Terima Fee  Dana Hibah Pokir tidak Benar

Khofifah Tegaskan Tuduhan Terima Fee  Dana Hibah Pokir tidak Benar

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

TERPOPULER

Plugin Install : Popular Post Widget need JNews - View Counter to be installed
  • Activity
  • Blog
  • Feature Terbaru Hari Ini
  • Home
  • INDEKS
  • KODE PERILAKU PERUSAHAAN PERS
  • Konfirmasi Pembayaran
  • Kontak
  • Members
  • Pasang Iklan
  • PEDOMAN PEMBERITAAN MEDIA SIBER
  • PENGELOLA JAYAKARTA NEWS

© 2018 JayakartaNews

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • Features
  • LIFE STYLE
    • Traveling
    • Kuliner
    • Fashion
    • Entertainment
  • Kabar
  • Kesehatan
  • EkoBis
    • Ekonomi & Bisnis
    • e-Commerce
    • Entrepreneur
  • TELKO
  • Sport
  • Video
  • Majalah

© 2018 JayakartaNews

Go to mobile version