Kisah Pertemuan Ridwan Kamil dan Khofifah

 Kisah Pertemuan Ridwan Kamil dan Khofifah

Khofifah dan Ridwan Kamil saat bertemu di Bandung. (Foto:biro adm pimpinan Pemprov Jatim)

JAYAKARTA NEW—–Kisah pertemuan antara Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa dan Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil di Kantor Pemprov, Bandung, jadi “rasan-rasan” warga Jatim apakah dalam pertemuan itu ada deal khusus di 2024 nanti.

Ataukah ada rencana lain untuk “memutihkan” peristiwa kelabu perang bubat antara Mojopahit dan Siliwangi yang sampai sekarang masih ada ganjalan diantara masyarakat Jabar dan Jatim. Sebab era Pakde Karwo sebagai Gubernur Jatim sebelumnya, langkah damai sudah ada pembicaraan dengan Gubernur Jabar untuk menetralkan suasana tidak enak tersebut.

Namun rilis Pemprov Jatim menyebutkan kalau pertemuan kedua pejabat itu membicarakan tentang harapan Khofifah kepada Ridwan Kamil untuk membantu pengerjaan Masjid Islamic Centre di Surabaya.

Dalam rilis itu pihak Pemprov Jatim secara khusus meminta kepada Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil yang dikenal seorang arsitek untuk mendesain Masjid yang ada di Islamic Centre.

Pembangunan dan pengembangan masjid di Islamic Center harus dilakukan seiring dengan pemenuhan kebutuhan daerah sekitar Islamic Center serta letak dan ukuran masjid yang relatif kurang representatif.

Menurut Khofifah pihaknya memiliki masjid di Islamic Centre yang secara ukuran dan tata letaknya perlu diperluas. Terlebih, masjid tersebut merupakan satu satunya masjid yang bisa menampung jamaah dengan area parkir yang relatif luas di Surabaya Barat.

Untuk itu, pihaknya meminta kepada Pak Gubernur Jabar sambil silaturrahim selesai stadium general di IPDN untuk dapat membantu desain sekaligus merekontruksi Masjid di Islamic Centre Surabaya menjadi masjid yang megah dan indah,” ungkapnya.

Ia mengatakan, banyak hasil desain masjid dari Kang Ridwan Kamil yang pernah disaksikan dan memiliki arsitektur yang indah. Diantara yang pernah Khofifah saksikan adalah keindahan arsitektur dari Masjid Agung di Padang dan masjid di dekat pantai Makasar yang sangat indah.

“Saya yakin jika nantinya masjid hasil arsitek dari Kang Emil sapaan akrab dari Gubernur Jabar ini rampung akan memberi daya tarik di sekitar kawasan Islamic Center Surabaya. Semoga nanti pada saat Perubahan Anggaran Keuangan (PAK) bisa segera dimulai pembangunannya,” tegasnya.

Dalam silaturahmi yang berlangsung hangat itu, Gubernur Khofifah mengaku kedatangannya ke Bandung adalah untuk menghadiri stadium general sekaligus menerima tanda penghormatan Kartika Pamong Praja Madya dari IPDN Jatinangor.

Selanjutnya silaturrahim dengan Muslimat NU Se- Jawa Barat yang dilaksanakan di Gedung Sate . Kebetulan juga Ridwa Kamil sedang ada waktu jadi sekalian silaturrahim. Keduanya saling berbagi pengalaman terutama format Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN) ; Best Practice tentang penanganan pandemi Covid-19 dan sebagainya. Sekaligus pengendalian angka kematian.

“Kami banyak bertukar pikiran dan belajar dari Jabar cara terbaik menangani penurunan kasus kematian akibat Pandemi Covid-19,” jelasnya.

Menanggapi permintaan khusus dari Gubernur Khofifah, Kang Emil menyatakan kesanggupannya akan mendesain masjid yang ada di Islamic Centre Surabaya.

Pihaknya menyatakan, membangun sebuah masjid merupakan salah satu bentuk dakwah sekaligus ladang amal. “Saya berjanji untuk Jawa Timur kami design kan yang paling keren,” tutupnya. (poedji)

Digiqole ad

Related post

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *