• Features
  • LIFE STYLE
    • Traveling
    • Kuliner
    • Fashion
    • Entertainment
  • Kabar
  • Kesehatan
  • EkoBis
    • Ekonomi & Bisnis
    • e-Commerce
    • Entrepreneur
  • TELKO
  • Sport
  • Video
  • Majalah
Thursday, October 1, 2026
  • Login
Jayakarta News
Advertisement
  • Features
  • LIFE STYLE
    • Traveling
    • Kuliner
    • Fashion
    • Entertainment
  • Kabar
  • Kesehatan
  • EkoBis
    • Ekonomi & Bisnis
    • e-Commerce
    • Entrepreneur
  • TELKO
  • Sport
  • Video
  • Majalah
No Result
View All Result
  • Features
  • LIFE STYLE
    • Traveling
    • Kuliner
    • Fashion
    • Entertainment
  • Kabar
  • Kesehatan
  • EkoBis
    • Ekonomi & Bisnis
    • e-Commerce
    • Entrepreneur
  • TELKO
  • Sport
  • Video
  • Majalah
No Result
View All Result
Jayakarta News
No Result
View All Result

Khofifah Salurkan Bansos Amaliyah Senilai Rp13,76 Miliar untuk Masyarakat Pamekasan

Khofifah Salurkan Bansos Amaliyah Senilai Rp13,76 Miliar untuk Masyarakat Pamekasan

Redaksi by Redaksi
March 9, 2026
in Kabar
0
0
SHARES
0
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

PAMEKASAN, JAYAKARTA NEWS– Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa menyalurkan berbagai bantuan sosial dan tali asih kepada masyarakat Kabupaten Pamekasan dengan total nilai mencapai Rp13.760.750.000 melalui program Sapa Bansos Amaliyah Ramadhan 1447 H.

Kegiatan yang digelar di Kantor Badan Koordinasi Wilayah (Bakorwil) Pamekasan, Minggu (8/3) sore tersebut merupakan rangkaian kegiatan Sapa Bansos Amaliyah Ramadhan ke-11 yang dilaksanakan Pemerintah Provinsi Jawa Timur.

Gubernur Khofifah menegaskan bahwa program Sapa Bansos Amaliyah Ramadhan merupakan bagian dari upaya pemerintah dalam memperkuat perlindungan sosial sekaligus mendorong pemberdayaan ekonomi masyarakat, khususnya bagi kelompok rentan.

“Program ini merupakan bentuk sinergi antara pemerintah pusat, pemerintah provinsi, dan pemerintah kabupaten/kota untuk mempercepat pengentasan kemiskinan sekaligus memperkuat kesejahteraan masyarakat,” ujarnya.

Menurut Khofifah, sinergi tersebut diharapkan mampu mempercepat pengentasan kemiskinan serta menghadirkan kesejahteraan yang lebih inklusif dan berkeadilan bagi masyarakat.

“Ini cara kita membangun komplementaritas dengan intervensi kebijakan dari pusat dan Kabupaten. Seperti tadi, Pemprov mengambil posisi disabilitas berat pada bansos Asistensi Sosial Penyandang Disabilitas,” tambahnya.

Dari total bantuan sebesar Rp13,76 miliar tersebut, rinciannya meliputi bantuan melalui Dinas Sosial Provinsi Jawa Timur sebesar Rp4.914.200.000, bantuan melalui Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa Provinsi Jawa Timur sebesar Rp521.550.000, bantuan keuangan desa dari berbagai perangkat daerah sebesar Rp8.175.000.000, serta penyaluran zakat produktif melalui BUMD Jawa Timur sebesar Rp50.000.000.

Bantuan sosial dari Dinas Sosial Provinsi Jawa Timur mencakup berbagai program perlindungan sosial, di antaranya Program Keluarga Harapan (PKH) Plus sebesar Rp3.878.000.000 bagi 1.939 keluarga penerima manfaat, bantuan sosial Asistensi Sosial Penyandang Disabilitas (ASPD) sebesar Rp435.600.000 bagi 121 penerima, serta bantuan KIP PPKS Jawara sebesar Rp285.000.000 untuk 95 penerima.

Selain itu, disalurkan pula bantuan operasional dan tali asih bagi pilar-pilar sosial yang berperan langsung dalam pelayanan kesejahteraan masyarakat, meliputi SDM PKH Plus, pendamping disabilitas, Tenaga Kesejahteraan Sosial Kecamatan (TKSK), serta Taruna Siaga Bencana (Tagana) dengan total bantuan sebesar Rp315.600.000 bagi 166 penerima.

Khofifah menjelaskan bahwa bantuan ASPD diberikan sebesar Rp3.600.000 per tahun yang disalurkan secara bertahap dalam empat kali penyaluran. Mekanisme ini dilakukan agar proses pendampingan dan pemantauan terhadap penerima bantuan dapat berlangsung secara berkelanjutan.

“Untuk ASPD, mereka satu tahun mendapat Rp3.600.000 dibagi empat kali supaya ada continuity penyapaan. Kemudian ada PKH Lansia, setahun mendapat Rp 2 juta per tri wulan, semuanya berbeda sesuai dengan hasil assesment di lapangan,” jelas Khofifah.

Lebih lanjut, untuk bantuan Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (PMD) Provinsi Jawa Timur juga disalurkan berbagai program pemberdayaan desa, di antaranya Program Desa Berdaya sebesar Rp100.000.000 untuk satu desa, Program Jatim Puspa sebesar Rp296.550.000 untuk dua desa, bantuan BUMDes sebesar Rp100.000.000, serta Bantuan Keuangan Khusus (BKK) Kabupaten sebesar Rp25.000.000.

Sementara itu, bantuan keuangan desa juga disalurkan melalui berbagai perangkat daerah, meliputi Rp200.000.000 untuk dua desa melalui Dinas PMD Jatim, Rp4.325.000.000 untuk 23 desa melalui Dinas Perumahan Rakyat, Kawasan Permukiman dan Cipta Karya Jatim, Rp3.450.000.000 untuk 26 desa melalui Dinas PU Bina Marga Jatim, serta Rp200.000.000 untuk satu desa melalui Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Jatim.

Menurut Khofifah, berbagai bantuan tersebut difokuskan untuk mempercepat pengentasan kemiskinan, mengurangi ketimpangan sosial, sekaligus memperkuat kemandirian desa dan masyarakat.

“Fokus utamanya adalah mempercepat pengentasan kemiskinan dan menekan ketimpangan. Harapannya, perlindungan sosial ini adaptif dan mampu memberdayakan sekaligus memperkuat kemandirian desa dan masyarakat,” ungkapnya.

Tak hanya bantuan sosial, dalam kesempatan tersebut juga diserahkan bantuan program pembinaan jalan bagi Pemerintah Kabupaten Pamekasan berupa 250 drum aspal, serta bantuan material bagi korban bencana angin kencang senilai Rp100.000.000.

Terkait bantuan 250 drum aspal, Gubernur Khofifah menjelaskan bahwa bantuan tersebut merupakan bentuk dukungan Pemerintah Provinsi Jawa Timur dalam membantu penanganan kerusakan jalan, terutama di tengah musim penghujan yang cukup panjang.

“Hampir semua Kabupaten itu mengajukan perbaikan jalan di tengah musim hujan yang cukup panjang ini. Di tengah penyesuaian anggaran saat ini, kalau itu jalan Pemprov maka akan melakukan proses perbaikan jalan, kalau itu jalan kabupaten/desa maka Pemprov hanya memberikan support aspal dimana-mana,” terangnya.

“Jadi intinya kita sharing dengan Kabupaten/Kota,” imbuh Khofifah.

Sementara itu, Bupati Pamekasan Kholilurrahman menyampaikan apresiasi dan terima kasih atas perhatian serta dukungan Pemerintah Provinsi Jawa Timur kepada masyarakat Pamekasan melalui berbagai program bantuan tersebut.

Ia meyakini bantuan yang diberikan akan semakin memotivasi pemerintah daerah dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat, khususnya bagi warga yang berada di bawah garis kemiskinan.

“Ada tiga hal yang menjadi prioritas Pemkab Pamekasan. Yang pertama adalah pengobatan bagi yang penyakit serius di Rumah Sakit, rehabilitasi Rumah Tidak Layak Huni, serta pengentasan kemisikinan bagi mereka yang berada dibawah garis kemiskinan,” ucapnya.

“Kami berharap dengan kunjungan Gubernur Jatim, dan adanya bantuan aspal dan pasar murah bisa meringankan beban masyarakat di masa mendatang,” pungkasnya. ***poedji

Tags: Bansos Jatimjayakartanews
Previous Post

Perjanjian Dagang Indonesia – AS Dinilai Bertentangan dengan Komitmen Iklim

Next Post

PMBN Hadiri Tradisi Wilujengan Tumpeng Seribu Keraton Surakarta

Redaksi

Redaksi

Next Post
PMBN Hadiri Tradisi Wilujengan Tumpeng Seribu Keraton Surakarta

PMBN Hadiri Tradisi Wilujengan Tumpeng Seribu Keraton Surakarta

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

TERPOPULER

Plugin Install : Popular Post Widget need JNews - View Counter to be installed
  • Activity
  • Blog
  • Feature Terbaru Hari Ini
  • Home
  • INDEKS
  • KODE PERILAKU PERUSAHAAN PERS
  • Konfirmasi Pembayaran
  • Kontak
  • Members
  • Pasang Iklan
  • PEDOMAN PEMBERITAAN MEDIA SIBER
  • PENGELOLA JAYAKARTA NEWS

© 2018 JayakartaNews

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • Features
  • LIFE STYLE
    • Traveling
    • Kuliner
    • Fashion
    • Entertainment
  • Kabar
  • Kesehatan
  • EkoBis
    • Ekonomi & Bisnis
    • e-Commerce
    • Entrepreneur
  • TELKO
  • Sport
  • Video
  • Majalah

© 2018 JayakartaNews

Go to mobile version