Kajati Jabar Sempat Menangis ketika Orasi Ilmiah di UPI Bandung

 Kajati Jabar Sempat Menangis ketika Orasi Ilmiah di UPI Bandung

Pengukuhan Kajati Jawa Barat Prof (HC) Dr Asep N Mulyana sebagai Guru Besar Universitas Pendidikan Indonesia, Jumat (19/8/2022)/foto: Yonathan

BANDUNG, JAYAKARTA NEWS— Suasana auditorium  Achmad Sanusi di Universitas Pendidikan Indonesia (UPI) Bandung, Jumat (19/8) kemarin sempat hening panjang. Pasalnya, jelang mengakhiri orasi ilmiah pengukuhan sebagai guru besar, Kajati Jawa Barat Prof (H.C) Dr Asep N Mulyana, SH, MHum sempat sesenggukan menahan tangisnya.

Asep Nana Mulyana amat terharu saat menyebut beberapa pihak yang ikut mendorong dia sukses meraih pendidikan tinggi. Selain kolega kerjanya, dia sebut Ketua MPR RI Bambang Susatyo ikut mendorong terus menulis buku, juga dua Jaksa Agung sangat berperan. Mantan Jaksa Agung HM Prasetyo yang juga hadir di jajaran tamu undangan, juga Jaksa Agung Prof Dr ST Burhanuddin SH, MH, MM. “Mas Bambang adalah orang yang mendorong saya menulis buku. Beliau menginspirasi saya untuk produktif menulis pemikiran-pemikiran kreatif di bidang hukum,” aku Profesor Asep ketika orasi sambil menengok ke arah Ketua MPR yang sebelumnya sempat menyampaikan testimoni.

Ketika menyebut koleganya, orasi Kajati Jabar masih tampak mengalir biasa saja. Namun saat menyebut dukungan saudara-saudaranya yang rela berkorban urunan gotong royong membiayai kuliah S/I-nya, Asep mulai sesenggukan menangis. Dia sempat mengusap air matanya.

Lebih mengharukan lagi dan membuat senyap ruang sidang, ketika dia menyebut nama kedua orangtua dan kedua mertuanya yang semuanya sudah meninggal dunia. Doktor cum laude ini tidak mampu menahan tangisnya, sehingga orasi sempat terhenti beberapa saat. Sorotan in focus pada layar latar membuat gambar suasana haru tampak sekali jelas disaksikan peserta sidang pengukuhan Profesor Asep.

Ketua MPR RI Bambang Susatyo berdiri disamping Prof Asep N Mulyana saat sesi foto

Asep bahkan sempat mengusap mata dan hidungnya tiga kali dengan tangan. Tidak ada tissue di sekitar podium. Tentu saja suasana amat mengharukan. Bahkan, tampak Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil pun ikut larut menahan haru.

Sungguh suatu pengalaman dan perjuangan hidup yang menginspirasi bagi audiensi yang hadir. Kekuatan kebersamaan dalam dukungan spirit dan material keluarga adalah salah satu contoh solusi meraih sukses.

Kajati Jabar Asep Nana Mulyana lahir di Tasikmalaya, 14 Agustus 1969 dari ayah H. Muhamad Darmo (alm) dan ibu Hj. Utin Sumiati (almh). Ayahnya seorang pensiunan Kepala Kantor Cabang Pegadaian Kabupaten Dompu, Propinsi NTB.

Sedangkan kedua mertuanya berasal dari Bali.  Ayah mertua seorang perwira menengah polisi di Polda NTB, I Putu Negara (alm) dan ibu mertua Ni Luh Meredani (almh).

Jaksa sukses ini mempersunting istrinya Hj. Sri Parmini, SH. Teman kecilnya ketika di SMPN I Dompu. Mereka sudah dikaruniai tiga orang putra yang sudah beranjak dewasa. (Jayakarta News/nat)

admin

Leave a Reply

Your email address will not be published.