• Latest
  • Trending
  • All
  • News
  • Business
  • Politics
  • Science
  • World
  • Lifestyle
  • Tech
Kabar Baik! KP2MI Siapkan Program Penempatan 500.000 Pekerja Migran Trampil Secara Berkelanjutan

Kabar Baik! KP2MI Siapkan Program Penempatan 500.000 Pekerja Migran Trampil Secara Berkelanjutan

April 9, 2026
Operasi Patuh 2026 Dimulai, Korlantas: Kedepankan Pendekatan Humanis dan Edukatif

Operasi Patuh 2026 Dimulai, Korlantas: Kedepankan Pendekatan Humanis dan Edukatif

October 26, 2026
Fahri Minta Masyarakat Berpikir Rasional dan tak Emosional, Utamakan Dialog Ketika Menyampaikan Kritik

Fahri Minta Masyarakat Berpikir Rasional dan tak Emosional, Utamakan Dialog Ketika Menyampaikan Kritik

October 26, 2026
Bapanas Akui Beras Premium Sempat Kosong di Sebagian Ritel

Gerakan Pangan Murah Disambut Antusias Warga Tuban: Disediakan 1 Ton Beras SPHP Harga Terjangkau

October 26, 2026
DKI Beri Keringanan PBJT 50 Persen untuk Film Nasional di Bioskop

DKI Beri Keringanan PBJT 50 Persen untuk Film Nasional di Bioskop

October 25, 2026
“Gue Ini Presiden, Ted”:  Bukan Sekadar Political Joke

“Gue Ini Presiden, Ted”:  Bukan Sekadar Political Joke

October 25, 2026
Operasi Senyap Membuahkan Hasil! Penyelundupan 1,16 Ton Ketamin di Sumut Terbongkar

Operasi Senyap Membuahkan Hasil! Penyelundupan 1,16 Ton Ketamin di Sumut Terbongkar

October 25, 2026
Menyusuri Jejak Api dari Udara, Kepala BNPB Pantau Karhutla Way Kambas

Menyusuri Jejak Api dari Udara, Kepala BNPB Pantau Karhutla Way Kambas

October 25, 2026
Kelas Bahasa dan Budaya Mandarin di Migrant Service Center Unhas Perkuat Kesiapan CPMI

Kelas Bahasa dan Budaya Mandarin di Migrant Service Center Unhas Perkuat Kesiapan CPMI

October 24, 2026
Jenderal Maruli, Mendekatkan yang Terpencil

Jenderal Maruli, Mendekatkan yang Terpencil

October 24, 2026
Siapa Film Terbaik FFW 2026? Lima Juri Akhir Mulai Tentukan Pemenang

Siapa Film Terbaik FFW 2026? Lima Juri Akhir Mulai Tentukan Pemenang

October 24, 2026
243 Tersangka Karhutla Ditetapkan,13 Korporasi Ikut Dijerat

243 Tersangka Karhutla Ditetapkan,13 Korporasi Ikut Dijerat

October 23, 2026
Kardinal Suharyo Sapa Polda Kaltim, Teguhkan Iman dan Integritas Polisi

Kardinal Suharyo Sapa Polda Kaltim, Teguhkan Iman dan Integritas Polisi

October 23, 2026
  • About
  • Advertise
  • Privacy & Policy
  • Contact
Monday, October 26, 2026
Jayakarta News
  • Home
  • News
    • All
    • Business
    • Politics
    • Science
    • World
    Kemenhut Beri Sanksi 32 Perusahaan Terkait Karhutla, Ada Sawit?

    Kemenhut Beri Sanksi 32 Perusahaan Terkait Karhutla, Ada Sawit?

    WALHI Pertanyakan Skema Biodiversity PT AP Milik Jardine

    WALHI Pertanyakan Skema Biodiversity PT AP Milik Jardine

    Kemenkum Sebut 95 Persen Aduan Masyarakat Berhasil Diselesaikan

    Kemenkum Sebut 95 Persen Aduan Masyarakat Berhasil Diselesaikan

    BEI Buka Data Kepemilikan Saham Perusahaan Tercatat di Atas 1 Persen

    Tiga Emiten Didenda Rp 2,1 Triliun Karena Manipulasi Pasar Saham

    BPS Catat Komoditas Sawit Masih Jadi Penopang Ekspor Pertanian

    GAPKI Catat Ekspor Produk Sawit Agustus 2026 Naik 12,56 Persen

    Pemohon Desain Industri Diminta Periksa Informasi Status Permohonannya

    Pemohon Desain Industri Diminta Periksa Informasi Status Permohonannya

    Pekerja Dapat Perlindungan Tambahan di RUU Perlindungan Ketenagakerjaan

    Pekerja Dapat Perlindungan Tambahan di RUU Perlindungan Ketenagakerjaan

    MK Tak Bisa Batalkan Gibran Rakabuming Raka

    MK Tak Bisa Batalkan Gibran Rakabuming Raka

    Wamentan Saleh Sebut Pentingnya Penegakan Hukum Terhadap Mafia Pangan

    Wamentan Saleh Sebut Pentingnya Penegakan Hukum Terhadap Mafia Pangan

    Izin Impor Tanpa Batasan Bikin Industri Dalam Negeri Sulit Bertahan

    Izin Impor Tanpa Batasan Bikin Industri Dalam Negeri Sulit Bertahan

    Trending Tags

    • Donald Trump
    • Future of News
    • Climate Change
    • Market Stories
    • Election Results
    • Flat Earth
  • Tech
    • All
    • Gear
    • Startup

    J.K. Rowling Is Shutting Down Readers Who Burned All Their Harry Potter Books

    The Scary Reason Healthy People Die After an ER Visit

    Watch Justin Timberlake’s ‘Cry Me a River’ Come to Life in Mesmerizing Dance

    Trending Tags

    • Flat Earth
    • Sillicon Valley
    • Mr. Robot
    • MotoGP 2017
    • Golden Globes
    • Future of News
  • Entertainment
    • All
    • Gaming
    • Movie
    • Music
    • Sports
    DKI Beri Keringanan PBJT 50 Persen untuk Film Nasional di Bioskop

    DKI Beri Keringanan PBJT 50 Persen untuk Film Nasional di Bioskop

    Siapa Film Terbaik FFW 2026? Lima Juri Akhir Mulai Tentukan Pemenang

    Siapa Film Terbaik FFW 2026? Lima Juri Akhir Mulai Tentukan Pemenang

    Series Thailand Gandhi Fernando Berjudul Badminton Boys Puncaki Global Ranking

    Series Thailand Gandhi Fernando Berjudul Badminton Boys Puncaki Global Ranking

    Spoiler HASUT: Rere tak Pernah Kerasukan, Penonton Memang Dibuat Ikut Terhasut

    Spoiler HASUT: Rere tak Pernah Kerasukan, Penonton Memang Dibuat Ikut Terhasut

    Mantan Trio Kwek Kwek Leony VH Jadi Hantu Tionghoa di Film Ghosting

    Mantan Trio Kwek Kwek Leony VH Jadi Hantu Tionghoa di Film Ghosting

    Terima Presiden FIFA, Presiden Prabowo: Sepak Bola Bangun Prestasi dan Karakter Bangsa

    Terima Presiden FIFA, Presiden Prabowo: Sepak Bola Bangun Prestasi dan Karakter Bangsa

    Magical fish basically has the power to conjure its own Patronus

    This Filipino guy channels his inner Miss Universe by strutting in six-inch heels and speedos

    7 February games you should get excited about

    Trump-May special relationship gets special treatment in the streets of London

  • Lifestyle
    • All
    • Fashion
    • Food
    • Health
    • Travel

    Magical fish basically has the power to conjure its own Patronus

    This Filipino guy channels his inner Miss Universe by strutting in six-inch heels and speedos

    7 February games you should get excited about

    J.K. Rowling Is Shutting Down Readers Who Burned All Their Harry Potter Books

    The Scary Reason Healthy People Die After an ER Visit

    Watch Justin Timberlake’s ‘Cry Me a River’ Come to Life in Mesmerizing Dance

    Barack Obama’s Now Mainly Focusing on Wearing This Casual Backwards Hat

    Lady Gaga Pulled Off One of the Best Halftime Shows Ever

    Trending Tags

    • Golden Globes
    • Mr. Robot
    • MotoGP 2017
    • Climate Change
    • Flat Earth
No Result
View All Result
Jayakarta News
No Result
View All Result
Home Kabar

Kabar Baik! KP2MI Siapkan Program Penempatan 500.000 Pekerja Migran Trampil Secara Berkelanjutan

by Redaksi
April 9, 2026
in Kabar
0
Kabar Baik! KP2MI Siapkan Program Penempatan 500.000 Pekerja Migran Trampil Secara Berkelanjutan

Direktur Jenderal Promosi dan Pemanfaatan Peluang Kerja Luar Negeri KP2MI, Dwi Setiawan Susanto (Foto: Humas KP2MI)

492
SHARES
1.4k
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

JAYAKARTA NEWS— Kementerian Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (KP2MI) tengah menyiapkan program penempatan 500.000 pekerja migran Indonesia terampil secara berkelanjutan.

Dilansir laman KP2MI, Direktur Jenderal Promosi dan Pemanfaatan Peluang Kerja Luar Negeri KP2MI, Dwi Setiawan Susanto menyatakan, program ini tidak dimulai dari ruang pelatihan. Tapi justru berangkat dari sesuatu yang sering luput diperhatikan mulai dari data seluruh daerah baik kesiapanan kompetensinya, lembaga vokasi nya yang sesuai dengan kapasitasnya , informasi dan proses yang jelas, data itu bisa di link kan langsung dengan permintaan peluang kerja di seluruh negara di dunia.

Proses supply kebutuhan pelatihan, diintegrasikan dengan permintaan yang ada di manca negara diawali dengan pemetaan yang dipadupadankan proses ini disebut sebagai Penguatan Supply dan Demand secara inklusif. Ini sebuah pendekatan yang melibatkan banyak pihak, dari kementerian teknis hingga pemerintah desa dan masyarakat calon pekerja migran Indonesia.

Di sinilah fondasi dibangun. Setiap daerah dipetakan potensinya. Siapa yang berminat bekerja ke luar negeri, keterampilan apa yang dimiliki, hingga peluang kerja di sektor apa saja yang bisa dikembangkan, di disesuaikan dengan potensi daerah dengan baik itu kesehatan , pertanian , perikanan , kesehatan , pariwisata dan lainnya.

Dirjen Dwi  mengatakan, pendekatan ini menandai perubahan penting. Migrasi tidak lagi dipandang sebagai solusi instan, tetapi sebagai proses yang harus dirancang sejak awal. Setelah data terkumpul, tahap berikutnya adalah seleksi berbasis kesiapan.

“Jangan sampai yang dilatih tidak sesuai dengan kebutuhan sesuai kompetensi dan jabatan kerjanya,” ujar Dwi Setiawan.

Pernyataan itu menegaskan satu hal yaitu kualitas menjadi prioritas. Calon Pekerja Migran yang benar-benar siap, baik secara skill teknis, bahasa, mental, kesehatan, maupun komitmen akan dilibatkan.

Menghindari Praktik Lama

Ia menambahkan, pendekatan ini sekaligus menghindari praktik lama, di mana pelatihan sering kali tidak selaras dengan kebutuhan pasar kerja luar negeri. Setiap daerah, setiap kekuatan Indonesia bukanlah wilayah yang homogen. Apa yang menjadi kekuatan di satu daerah, belum tentu sama di daerah lain.

Ada daerah yang unggul di sektor pertanian. Ada pula yang kuat di perikanan. Karena itu, pendekatan program ini dibuat spesifik, tidak lagi digeneralisasi. Supply harus spesifik, demand harus spesifik, lalu di-matching-kan ,” kata Dwi.

Artinya, pekerja migran yang disiapkan akan benar-benar disesuaikan dengan kebutuhan negara tujuan. Skema penempatan pun beragam, mulai dari government to government (G to G) hingga private to private (P to P) dan  Untuk Keperluan Perusahaan Sendiri (UKPS) diversifikasi berbagai Kompetensi baik skill bahasa , skill teknis dan sikap mental (soft skill).

Di sinilah peran pemetaan menjadi krusial dalam menjembatani antara potensi dalam negeri dan kebutuhan global. Dirjen Dwi menambahkan, program 500.000 pekerja migran terampil ini disebut sebagai quick wins. Namun, di lapangan langkah ini tidak sederhana, karena yang akan dibangun adalah ekosistemnya.

Ini mencakup pembangunan sistem dari hulu ke hilir mulai dari pelatihan, kurikulum, lembaga vokasi, hingga penjaminan mutu. Bahkan, tidak hanya pekerja migran yang didorong untuk meningkat kapasitasnya, tetapi juga lembaga pelatihan dan perusahaan penempatan.

Kolaborasi Lintas Kementerian

KP2MI tidak bekerja sendiri, sambung Dirjen Dwi, kolaborasi lintas kementerian menjadi kunci, termasuk dengan Kementerian Luar Negeri, pemerintah daerah, hingga mitra internasional. Ekosistem ini dirancang agar saling terhubung. Dengan Lembaga saling menguatkan sebagai ekosistem yang solid.

Selama ini, masih sering terjadi proses pekerja migran secara nonprosedural, sehingga banyak terjadi kasus pelindungan dan tidak bisa dilakukan pemberdayaan. Persoalan pekerja migran sering muncul setelah mereka berangkat. Karena itu, KP2MI mulai mengubah pendekatan. Penempatan tidak lagi dianggap sebagai akhir, melainkan bagian dari proses panjang yang harus terus dipantau dan dikembangkan.

Selanjutnya monitoring menjadi kunci. Dengan pengawasan yang berkelanjutan, potensi masalah bisa dideteksi lebih awal, sebelum berkembang menjadi kasus besar. Harapannya, jumlah penempatan meningkat, tetapi angka kasus justru menurun melalui program Direktif Presiden ini,” tegas Dwi.

Dirjen Dwi berharap remitansi dan harapan ekonomi kesejahteraan berada di balik upaya ini, ada dampak ekonomi yang tidak kecil. Saat ini, remitansi pekerja migran Indonesia mencapai Rp288 triliun tahun 2025.

Dengan peningkatan keterampilan dan pelindungan, nilai ini berpotensi terus bertambah. Namun, lebih dari itu, remitansi membawa efek berantai bagi daerah asal menggerakkan ekonomi lokal, meningkatkan kesejahteraan keluarga, dan membuka peluang kerja wirausaha yang baru.

“Migrasi, dalam konteks ini, bukan sekadar perpindahan tenaga kerja, tetapi juga strategi pembangunan. Target 500.000 Calon Pekerja Migran terampil tidak akan dicapai sekaligus. Pemerintah merencanakan beberapa tahapan dalam pengembangan kompetensi,” ujarnya.

Namun, lanjut Dirjen Dwi, skema finalnya masih menunggu berbagai tahap kebijakan, dan target ini akan dicapai dalam beberapa tahun. Di sisi lain, KP2MI terus menyiapkan platform baik sistem pemetaan dan padupadan supply, demand, e – vokasi dan sistem Smart pengembangan kapasitas berbasis sistem SiskoP2MI untuk mendukung program ini, termasuk integrasi sistem informasi migrasi agar lebih transparan dan akuntabel.

Menuju Posisi Global

Lebih jauh, program ini bukan hanya tentang tenaga kerja. Ia juga tentang posisi Indonesia di mata dunia. Dengan tenaga kerja yang terampil dan sistem yang terintegrasi, kepercayaan negara tujuan dapat meningkat. Dalam jangka panjang, hal ini membuka peluang kerja yang lebih luas sekaligus meningkatkan daya saing Indonesia.

“Ada strategi besar yang sedang berlangsung yaitu membangun ekosistem, memperkuat sistem dan memastikan bahwa setiap pekerja migran berangkat dengan bekal kompetensi, serta pulang dengan cerita yang lebih baik. Jika semua berjalan sesuai rencana, maka 500.000 bukan sekadar angka. Ia adalah awal dari transformasi besar migrasi pekerja migran Indonesia menuju sistem yang mencapai cita – cita Migran Aman Rakyat Sejahtera Indonesia Maju” beber Dirjen Dwi. ***

Share197Tweet123
Redaksi

Redaksi

  • Trending
  • Comments
  • Latest
Kisah Prof Yuddy Chrisnandi, Ditonjok dan Diusir

Kisah Prof Yuddy Chrisnandi, Ditonjok dan Diusir

April 22, 2018
Ken Dedes dan Vagina yang Bersinar

Ken Dedes dan Vagina yang Bersinar

June 22, 2018
Asia Trans, Transportasi Online Baru Milik Putra Bangsa

Asia Trans, Transportasi Online Baru Milik Putra Bangsa

January 30, 2019
Aufa, Bangga Ditonton Bima Arya

Aufa, Bangga Ditonton Bima Arya

19
SCTV 30 Tahun Dimeriahkan 30 Bintang 30 Pemirsa dan 30 Kejutan Bayi

SCTV 30 Tahun Dimeriahkan 30 Bintang 30 Pemirsa dan 30 Kejutan Bayi

11
Pesona Tersembunyi, Curug Leuwi Hejo

Pesona Tersembunyi, Curug Leuwi Hejo

8
Operasi Patuh 2026 Dimulai, Korlantas: Kedepankan Pendekatan Humanis dan Edukatif

Operasi Patuh 2026 Dimulai, Korlantas: Kedepankan Pendekatan Humanis dan Edukatif

October 26, 2026
Fahri Minta Masyarakat Berpikir Rasional dan tak Emosional, Utamakan Dialog Ketika Menyampaikan Kritik

Fahri Minta Masyarakat Berpikir Rasional dan tak Emosional, Utamakan Dialog Ketika Menyampaikan Kritik

October 26, 2026
Bapanas Akui Beras Premium Sempat Kosong di Sebagian Ritel

Gerakan Pangan Murah Disambut Antusias Warga Tuban: Disediakan 1 Ton Beras SPHP Harga Terjangkau

October 26, 2026
Jayakarta News

Copyright © 2026 Jayakarta News

Navigate Site

  • About
  • Advertise
  • Privacy & Policy
  • Contact

Follow Us

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Politics
    • Business
    • World
    • Science
  • Entertainment
    • Gaming
    • Music
    • Movie
    • Sports
  • Tech
    • Apps
    • Gear
    • Mobile
    • Startup
  • Lifestyle
    • Food
    • Fashion
    • Health
    • Travel

Copyright © 2026 Jayakarta News

Go to mobile version