• Latest
  • Trending
  • All
  • News
  • Business
  • Politics
  • Science
  • World
  • Lifestyle
  • Tech
Iqi Qoror: Realitas Penampakan ala Zaman Simulakra

Iqi Qoror: Realitas Penampakan ala Zaman Simulakra

December 14, 2025
Kementan Sebut Beras Food Station Cipinang tak Sesuai Standar

Serapan Gabah dan Beras Petani Tembus 4,1 Juta Ton, BULOG Perkuat Cadangan Pangan Nasional

October 11, 2026
HUT ke-81 Jawa Timur, Para Guru Diberikan 1.000 Kacamata Gratis

HUT ke-81 Jawa Timur, Para Guru Diberikan 1.000 Kacamata Gratis

October 11, 2026
Prabowo Dorong Bahasa Asing dari SD, Menteri P2MI: Bekal Pekerja Migran Tembus Pasar Global

Kabar Baik! Malaysia Usul Batas Maksimal Usia Calon Pekerja Migran Indonesia 45 Tahun

October 11, 2026
Mantan Trio Kwek Kwek Leony VH Jadi Hantu Tionghoa di Film Ghosting

Mantan Trio Kwek Kwek Leony VH Jadi Hantu Tionghoa di Film Ghosting

October 10, 2026
Malaysia Naikkan Upah Minimum Jadi RM2.000, Upah Pekerja Migran Indonesia Ikut Naik?

Malaysia Naikkan Upah Minimum Jadi RM2.000, Upah Pekerja Migran Indonesia Ikut Naik?

October 10, 2026
Polda Bali Gagalkan Penyelundupan 22 Ekor Penyu Hijau di Perairan Pulau Serangan

Polda Bali Gagalkan Penyelundupan 22 Ekor Penyu Hijau di Perairan Pulau Serangan

October 10, 2026
Prof Dr Faruk, Pidato Kebudayaan 15 Tahun Sastra Bulan Purnama

Prof Dr Faruk, Pidato Kebudayaan 15 Tahun Sastra Bulan Purnama

October 10, 2026
Rupa Buku Rupa Kata

Rupa Buku Rupa Kata

October 10, 2026
Tokoh Masyarakat Kotamobagu Temui Kolonel Edward Sitorus, Bintang TNI di Medsos

Tokoh Masyarakat Kotamobagu Temui Kolonel Edward Sitorus, Bintang TNI di Medsos

October 10, 2026
Rencana Penyesuaian Tarif Transjakarta dan Transjabodetabek, Rekomendasi DTKJ dan Peningkatan Pelayanan

Rencana Penyesuaian Tarif Transjakarta dan Transjabodetabek, Rekomendasi DTKJ dan Peningkatan Pelayanan

October 10, 2026
BPS Catat Komoditas Sawit Masih Jadi Penopang Ekspor Pertanian

GAPKI Catat Ekspor Produk Sawit Agustus 2026 Naik 12,56 Persen

October 10, 2026
Pemohon Desain Industri Diminta Periksa Informasi Status Permohonannya

Pemohon Desain Industri Diminta Periksa Informasi Status Permohonannya

October 10, 2026
  • About
  • Advertise
  • Privacy & Policy
  • Contact
Sunday, October 11, 2026
Jayakarta News
  • Home
  • News
    • All
    • Business
    • Politics
    • Science
    • World
    BPS Catat Komoditas Sawit Masih Jadi Penopang Ekspor Pertanian

    GAPKI Catat Ekspor Produk Sawit Agustus 2026 Naik 12,56 Persen

    Pemohon Desain Industri Diminta Periksa Informasi Status Permohonannya

    Pemohon Desain Industri Diminta Periksa Informasi Status Permohonannya

    Pekerja Dapat Perlindungan Tambahan di RUU Perlindungan Ketenagakerjaan

    Pekerja Dapat Perlindungan Tambahan di RUU Perlindungan Ketenagakerjaan

    MK Tak Bisa Batalkan Gibran Rakabuming Raka

    MK Tak Bisa Batalkan Gibran Rakabuming Raka

    Wamentan Saleh Sebut Pentingnya Penegakan Hukum Terhadap Mafia Pangan

    Wamentan Saleh Sebut Pentingnya Penegakan Hukum Terhadap Mafia Pangan

    Izin Impor Tanpa Batasan Bikin Industri Dalam Negeri Sulit Bertahan

    Izin Impor Tanpa Batasan Bikin Industri Dalam Negeri Sulit Bertahan

    Gentengisasi Terus Didorong untuk Gerakan Industri Genteng

    Gentengisasi Terus Didorong untuk Gerakan Industri Genteng

    Kementerian UMKM Targetkan Penyaluran KUR 2025 Sebesar Rp 300 Triliun

    Rasio Kewirausahaan Indonesia Ditargetkan Meningkat Hingga Delapan Persen

    Magical fish basically has the power to conjure its own Patronus

    This Filipino guy channels his inner Miss Universe by strutting in six-inch heels and speedos

    Trending Tags

    • Donald Trump
    • Future of News
    • Climate Change
    • Market Stories
    • Election Results
    • Flat Earth
  • Tech
    • All
    • Gear
    • Startup

    J.K. Rowling Is Shutting Down Readers Who Burned All Their Harry Potter Books

    The Scary Reason Healthy People Die After an ER Visit

    Watch Justin Timberlake’s ‘Cry Me a River’ Come to Life in Mesmerizing Dance

    Trending Tags

    • Flat Earth
    • Sillicon Valley
    • Mr. Robot
    • MotoGP 2017
    • Golden Globes
    • Future of News
  • Entertainment
    • All
    • Gaming
    • Movie
    • Music
    • Sports
    Mantan Trio Kwek Kwek Leony VH Jadi Hantu Tionghoa di Film Ghosting

    Mantan Trio Kwek Kwek Leony VH Jadi Hantu Tionghoa di Film Ghosting

    Terima Presiden FIFA, Presiden Prabowo: Sepak Bola Bangun Prestasi dan Karakter Bangsa

    Terima Presiden FIFA, Presiden Prabowo: Sepak Bola Bangun Prestasi dan Karakter Bangsa

    Magical fish basically has the power to conjure its own Patronus

    This Filipino guy channels his inner Miss Universe by strutting in six-inch heels and speedos

    7 February games you should get excited about

    Trump-May special relationship gets special treatment in the streets of London

    J.K. Rowling Is Shutting Down Readers Who Burned All Their Harry Potter Books

    The Scary Reason Healthy People Die After an ER Visit

    Watch Justin Timberlake’s ‘Cry Me a River’ Come to Life in Mesmerizing Dance

    Barack Obama’s Now Mainly Focusing on Wearing This Casual Backwards Hat

  • Lifestyle
    • All
    • Fashion
    • Food
    • Health
    • Travel

    Magical fish basically has the power to conjure its own Patronus

    This Filipino guy channels his inner Miss Universe by strutting in six-inch heels and speedos

    7 February games you should get excited about

    J.K. Rowling Is Shutting Down Readers Who Burned All Their Harry Potter Books

    The Scary Reason Healthy People Die After an ER Visit

    Watch Justin Timberlake’s ‘Cry Me a River’ Come to Life in Mesmerizing Dance

    Barack Obama’s Now Mainly Focusing on Wearing This Casual Backwards Hat

    Lady Gaga Pulled Off One of the Best Halftime Shows Ever

    Trending Tags

    • Golden Globes
    • Mr. Robot
    • MotoGP 2017
    • Climate Change
    • Flat Earth
No Result
View All Result
Jayakarta News
No Result
View All Result
Home Kabar

Iqi Qoror: Realitas Penampakan ala Zaman Simulakra

by Redaksi
December 14, 2025
in Kabar
0
Iqi Qoror: Realitas Penampakan ala Zaman Simulakra
491
SHARES
1.4k
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

JAYAKARTA NEWS— Kita bersua dengan perupa yang memiliki keberuntungan mampu berpameran sampai sepuluh kali pameran tunggal. Ia mewakili sedikit perupa Indonesia, yang getol melalui ‘pelancongan artistik’ ke berbagai galeri privat dan art fair dunia. Semisal Singapura, Shanghai, London sampai Los Angeles, namun ia berlabuh Desember ini di artspace berjuluk Sal Project, di Jakarta.

Qoror selama beberapa tahun terakhir, bagi mereka yang sudah berusia melampaui millennial, yakni generasi x pun  yang lebih senior, baby boomer, memastikan dengan gegabah karya-karya Qoror terinspirasi David Hockney, seniman Amerika Serikat yang menggugah spirit muda dengan persona pop-art.

Lebih dari itu, sebenarnya lukisan Qoror, dalam pameran solo-nya ini bertopik Still Life,  tersembul itikad dia untuk menggugah, — jika pop-art dengan kritik tentang atmosfir urban serta konsumerisme juga ‘dunia material’ tentang objek pemberhalaan zaman kapitalisme,– Qoror meloncat lebih suntuk. Seperti katanya, selama hampir lima tahun terakhir, ia terpikat untuk mendedah konsep Simulacra.

Pertengahan abad ke-20, dan dihentak oleh kondisi zaman, Marshall Mc Luchan menyebut media masa sebagai ‘tuhan baru’, yang membawa realitas sebagai  ‘the medium is message’. Jean Baudrillard dengan kosepnya yang ‘separuh puitis’ menamakan konsep lebih ekstrem; apa yang menampak semata di dunia nan sepenjuru jagad ini, sejatinya adalah elemen-elemen pesan dengan konteks dalam dirinya sendiri, sebuah Simulacra. Ilusi dan manipulasi dari realitas sebenarnya, bahwa sesuatu yang empirik mati dalam sebuah metafora.

Saat perang Iran-Irak, tahun 80-an, semata jurnalis2 TV, seperti CNN, VOA dll, yang menjadi para aktor manipulator, tesis Mc Luchan terbukti, bahwa perang tersebut semata ‘rekayasa’ dan dipancarkan oleh satelit ke sepenjuru jagad, di tenda-tenda tentara NATO tanpa ada satu bom pun terjatuh disana.

Segala hal, termasuk abad-ke 21 lebih tragis, seperti yang diramalkan, usai th 2000 sesiapa saja bisa ‘memanipulasi’ sejarah, alur-alur peradaban dan segala yang membentuk imej serta narasi-narasi di dunia siber, bahkan Pemilu di negara kampiun demokrasi, seperti Amerika Serikat terkena skandal ‘pembelian suara’ dari manipulasi sumber-sumber responden di Facebook.

Kita meng-amini, peranan Influencer media sosial dan Kreator digital satu dekade ini lebih dipercayai ketimbang negara, militer sampai bahkan ulama sejuta umat. Mereka yang membentuk opini dan framing sebuah peristiwa dan mencipta fenomena-fenomena anyar nan nyeleneh, bahkan semacal ‘kuil kebenaran’. Simulacra adalah ‘kutukan kehidupan keseharian kita’ yang menjauh dari empirik.

Seperti yang Qoror sampaikan dalam pernyataannya di katalogus pameran, bahwa ia memang dengan karyanya berupaya mewujudkan realitas yang ada di dalam pikirannya, menciptakan persimpangan dan perbandingan antara persepsi dan ilusi, otentisitas dan imitasi.

Internet mengubah cara kita memahami realitas, setiap hari kita menjadi ‘revolusioner’ dengan persepsi2 liar tentang bombardir jutaan imej dan konsep, serta narasi di layar datar di telapak tangan, yakni smartphone.

Maka, mudah ditebak, Qoror memamerkan karya-karyanya adalah semata permainan antara persepsi dan ilusi, otentisitas atau imitasi? Semua hal itu, yang diyakini dalam konsep Still Life dalam peran, konsep dalam presentasi seni visual, yang sebagai makna lama di seni rupa telah wafat. Jutaan hal tentang perluasan makna tentang objek-objek dan peristiwa-peristiwa terhampar dimana-mana.

Lukisan Beragam Tafsir Penampakan

Tajuk “Still Life” memberi penanda, seni kontemporer telah mengalami perluasan makna yang akan diserahkan pada apresiannya, seperti juga selain Baudrilliard ada ‘kematian para pengarang’ dalam konteks sastra, yakni Roland Barthes. Yang tentunya jika lukisan, sang pelukis pun ‘telah wafat, maka yang terjadi dan tersisa: tafsir visual kembali pada latar pengalaman artistik, imajinasi estetik pun kemampuan nalar apresian tentang “penampakan sebuah karya seni”.

Qoror seperti playing the game, memainkan persepsi-persepi dengan menggiring apresian pada judul keseharian, warna-warna mencolok nan sumringah; yang seperti juga pop-art mendorong energi muda menggelegak mengapresiasi lukisan-lukisannya.

Namun, Qoror memancingnya sebagai sebuah efek-efek tertentu, apakah itu sebuah otensitistas atau sebuah objek yang bertebaran di mesin google, atau imej buatan AI, artificial intelligence yang kemudian dilukis ulang, aseli atau pengulangan-pengulangan imej belaka?

Sejak awal, penulis terpikat pada strategi apropriasi lukisan Vermeer, A Maid Asleep dan komposisinya yang ditafsir ulang Qoror dengan warna cerah di lukisannya dibanding yang aseli bersuasana muram, gloomy, sebagai seseorang menampak termenung di meja penuh buah.  

Saat sama, silakan diperbandingkan dengan karyanya “Menumpang Diam”, 50 cm x 60 cm, Acrylic on Linen, 2025, penampakan seseorang dengan gestur yang khas, seorang pria charming dengan latar kolam renang. Dua lukisan tersebut sama-sama menampakkan tanda-tanda seseorang sepertinya berekspresi datar.

Tangan laki-laki itu berposisi standar dan juga atmosfir yang tak bergejolak, yang dimaksudkan oleh Qoror, mugkin bisa jadi apa saja yang terlintas di benak apresiannya, pastinya akan beragam, antara yang ‘aseli’ pun ‘yang samaran” dan ‘yang duplikasi’ adalah permainan persepsi; akan banyak narasi bertaburan, sebuah pancing diumpankan.

Karya yang lain, jika konsep “penampakan” menjadi sesuatu hal penting bagi Qoror, kita meninjau karya “Objek yang tersesat”, 150 cm x 280 cm, Acrylic on Linen and Wood, Teak Wood, metal, and Velvet, 2025 cukup menggelitik mesti pengertian ‘tatapan’ atas ‘penampakan’ bisa menjadi narasi tersendiri disana.

Objek Tersesat, semacam sebuah penggiringan bahwa justru apresian jangan tersesat, dengan memberi penanda bahwa karya tersbut dibingkai kayu yang cukup unik kemungkinan khas tersendiri dari karya lokal tukang jendela atau Qoror menemukan dan mencocokkan dengan lukisannya sebagai suatu straegi, semacam apropriasi karya Vermeer model lainnya.

Karya itu, dengan bingkai kayu khusus, memberi penanda judul “tersesat” serta penampakan empat laki-laki sepertinya sedang bercengkerama di sebuah taman. Namun, satu lelaki terpisah jarak, seolah termenung sendiri, berceloteh semuanya membisu.

Qoror membawa kita, seperti sebuah alarm yang berbunyi, atau notifikasi tak henti dari aplikasi WA, bunyi-bunyi-an telepon dan seluruh hal membisingkan, dan sekarang ia membawa ingatan bahwa dengan sikap kita mengapresiasi secara bebas, dengan fokus keheningan dan kontemplasi untuk penampakan bukan latar belakang mengapa dan dimana, ia membenturkan zaman Simulakra dan kenyataan abad ke-21 sehari-hari.

‘Simulakra visua ala Qoror’, lebih memberi kesadaran daripada terlena dalam narasi-narasi sesat ‘zaman now’; kita dikembalikan pada kesejatian manusia, untuk berefleksi dengan mematut diri sembari mewaspadai segala fenomena-fenomena sesaat hari ini.

Qoror membawa kita ruang dialektika sejauh menjadi manusia, untuk tak lengah pada persimpangan dan memperbandingkan dengan sangat kritis, juga mampu secara kritikal antara membedakan sebuah persepsi, jangan-jangan hanya ilusi, sehingga mampu memilih dan memilah fenomena dan kesadaran utuh sebagai secara otentisitas diri daripada yang imitasi.

Bambang Asrini Widjanarko, penulis seni dan pelukis

Tags: jayakartanews
Share196Tweet123
Redaksi

Redaksi

  • Trending
  • Comments
  • Latest
Kisah Prof Yuddy Chrisnandi, Ditonjok dan Diusir

Kisah Prof Yuddy Chrisnandi, Ditonjok dan Diusir

April 22, 2018
Ken Dedes dan Vagina yang Bersinar

Ken Dedes dan Vagina yang Bersinar

June 22, 2018
Asia Trans, Transportasi Online Baru Milik Putra Bangsa

Asia Trans, Transportasi Online Baru Milik Putra Bangsa

January 30, 2019
Aufa, Bangga Ditonton Bima Arya

Aufa, Bangga Ditonton Bima Arya

19
SCTV 30 Tahun Dimeriahkan 30 Bintang 30 Pemirsa dan 30 Kejutan Bayi

SCTV 30 Tahun Dimeriahkan 30 Bintang 30 Pemirsa dan 30 Kejutan Bayi

11
Pesona Tersembunyi, Curug Leuwi Hejo

Pesona Tersembunyi, Curug Leuwi Hejo

8
Kementan Sebut Beras Food Station Cipinang tak Sesuai Standar

Serapan Gabah dan Beras Petani Tembus 4,1 Juta Ton, BULOG Perkuat Cadangan Pangan Nasional

October 11, 2026
HUT ke-81 Jawa Timur, Para Guru Diberikan 1.000 Kacamata Gratis

HUT ke-81 Jawa Timur, Para Guru Diberikan 1.000 Kacamata Gratis

October 11, 2026
Prabowo Dorong Bahasa Asing dari SD, Menteri P2MI: Bekal Pekerja Migran Tembus Pasar Global

Kabar Baik! Malaysia Usul Batas Maksimal Usia Calon Pekerja Migran Indonesia 45 Tahun

October 11, 2026
Jayakarta News

Copyright © 2026 Jayakarta News

Navigate Site

  • About
  • Advertise
  • Privacy & Policy
  • Contact

Follow Us

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Politics
    • Business
    • World
    • Science
  • Entertainment
    • Gaming
    • Music
    • Movie
    • Sports
  • Tech
    • Apps
    • Gear
    • Mobile
    • Startup
  • Lifestyle
    • Food
    • Fashion
    • Health
    • Travel

Copyright © 2026 Jayakarta News

Go to mobile version