Kabar
Ini Cara Pemprov Atasi Banjir Rob Jangka Panjang
JAYAKARTA NEWS – Pemprov DKI Jakarta punya cara penanganan banjir rob jangka panjang dengan melakukan pembangunan National Capital Integrated Coastal Development (NCICD) di 12 titik lokasi dengan panjang keseluruhan mencapai 39 kilometer.
Penjabat (Pj.) Gubernur DKI Jakarta Teguh Setyabudi mengungkapkan, dari total panjang tersebut, kewenangan Pemprov DKI Jakarta mencakup 21 kilometer. Sepanjang 8,2 kilometer sudah terbangun dan 12,8 kilometer belum terbangun.
“Sisi lainnya, sepanjang 18 kilometer merupakan kewenangan Pemerintah Pusat, yaitu 14,7 kilometer sudah terbangun dan 3,3 kilometer belum terbangun. Pembangunan ini ditargetkan rampung pada 2030,” ujar Teguh, Selasa (17/12/2024).
Selain itu, Pemprov DKI Jakarta juga telah melaksanakan dua kali Operasi Modifikasi Cuaca (OMC) yaitu Tahap I pada 7-9 Desember dan Tahap II pada 13-16 Desember. Nantinya, OMC akan dilanjutkan sesuai kebutuhan dan ketersediaan anggaran.
Teguh mengatakan, operasi ini bertujuan mengurangi potensi bencana hidrometeorologi di wilayah Jakarta, serta menurunkan risiko banjir dan genangan. Seperti pada OMC Tahap l, terbukti mampu mengurangi intensitas hujan hingga 67 persen di beberapa wilayah Jakarta.
Sementara itu, Plt. Kepala Dinas SDA Provinsi DKI Jakarta Ika Agustin mengungkapkan, durasi terjadi rob dapat bervariasi dari beberapa faktor, seperti siklus pasang surut, topografi wilayah, dan kondisi cuaca.
Ika mengatakan, durasi tersebut berlangsung sekitar dua hingga enam jam setiap terjadi air pasang.
Menurut Ika, kondisi rob ini juga dipengaruhi faktor topografi wilayah seperti di wilayah pesisir dengan permukaan tanah rendah atau di bawah permukaan laut, air rob bisa terperangkap lebih lama.
“Sehingga, kami mengoptimalkan operasional pompa stasioner maupun mobile untuk dapat mengalirkan air dan optimalisasi saluran drainase agar air dapat mengalir dengan lancar,” pungkas Ika. (yr)
