Kabar
Ingat Purbaya, Ingat “Cowboy” Cary Cooper
Adalah Bambang W. Soeharto yang terkaget-kaget melihat sepak terjang Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa. “Mungkin yang kaget tidak hanya saya, tapi seluruh masyarakat Indonesia. Sosok Purbaya mengingatkan saya terhadap bintang film cowboy Hollywood, Cary Cooper,” ujar mantan Wakil Ketua Komnas HAM (1998 – 2003), itu.
Kepada jurnalis di Jakarta, baru-baru ini, Bambang Soeharto memandang hadirnya Purbaya seperti seseorang yang diturunkan dari langit untuk mengatur manajemen keuangan negara.
“Purbaya membuka mata dan kesadaran kolektif bangsa, tentang betapa kebobrokan manajemen keuangan negara yang selama ini ditutup-tutupi,” ujar Bambang yang juga pernah menjabat Ketua Umum Pimpinan Pusat Kolektif Kosgoro (1995-2000), itu.
Bak seorang cowboy di film-film western, Purbaya sejak menjabat menggantikan Sri Mulyani, langsung membidik bandit-bandit ekonomi satu per satu tanpa pandang bulu. “Film Cary Cooper yang pas sekali adalah film yang berjudul High Noon (1952),” katanya.

Dalam film High Noon, digambarkan sang cowboy seorang diri menghadapi para bandit yang telah meneror warga kota. Dengan kecerdasan dan kecerdikannya, ia berhasil menumpas seluruh bandit, dan mengembalikan kedamaian kehidupan di kota itu.
Meski begitu, suami aktris Lenny Marlina itu menggantungkan sebuah pertanyaan, apakah bandit koruptor di Tanah Air yang begitu menggurita dan terstruktur, akan berhasil dibasmi oleh Purbaya?
“Jawabannya adalah selama Presiden kita Prabowo yang saya kenal konsistensinya, komitmennya dan keberaniannya mendukung si cowboy alias Purbaya, maka saya yakin Menkeu kita ini akan berhasil memulihkan perekonomian Indonesia dan membasmi bandit-bandit ekonomi,” papar Bambang W. Soeharto.
Terakhir, Bambang yang mantan Ketua Umum Gerakan Rekonsiliasi Nasional (2001 – 2006) itu berpesan kepada Purbaya agar tidak gentar menghadapi tekanan “lawan”. “Kami beserta rakyat mendukung Pak Purbaya. Doa kami menyertaimu dan Presiden Prabowo yang kita cintai. Amin,” pungkas Bambang W. Soeharto. (*)
