Generasi Penerus Bangsa Harus Memiliki Lima Softskill ini

 Generasi Penerus Bangsa Harus Memiliki Lima Softskill ini

Ketua Badan Pembina Harian Universitas Muhammadiyah Malang (UMM) Muhadjir Effendy menghadiri dan memberikan sambutan pada Opening Ceremony Pengenalan Studi Mahasiswa Baru (PESMABA) UMM Tahun 2022 di Hall Dome UMM, Senin (12/9). (Kemenkopmk)

JAYAKARTA NEWS – Ketua Badan Pembina Harian Universitas Muhammadiyah Malang (UMM) Muhadjir Effendy menghadiri sekaligus memberikan sambutan pada Opening Ceremony Pengenalan Studi Mahasiswa Baru (PESMABA) UMM Tahun 2022 di Hall Dome UMM, Senin (12/9).

Kegiatan PESMABA UMM dilaksanakan mulai 12 September hingga 14 September 2022 diikuti oleh 10.000 ribu mahasiswa baru UMM. Tujuan kegiatan tersebut adalah untuk mengakrabkan mahasiswa dengan kehidupan kampus, terutama dengan berbagai hal yang menyangkut studinya.

Dalam sambutannya, Muhadjir mengatakan bahwa para mahasiswa saat ini wajib memiliki kemampuan baik itu Hardskill maupun Softskill sebagai bekal untuk membangun sumber daya manusia unggul dan berdaya saing.

“Kalian merupakan generasi yang akan menentukan masa depan bangsa Indonesia di tahun 2045. Maka dari itu selain Hardskill, soft skill pun juga perlu kita asah karena kedua kemampuan tersebut dapat memajukan bangsa Indonesia di masa yang akan datang,” jelasnya.

Ia juga menjelaskan terdapat lima kemampuan soft skill yang harus dikuasai oleh mahasiswa sebagai generasi emas Indonesia yaitu mulai dari kemampuan berpikir hingga percaya diri.

“Setidaknya ada lima kemampuan soft skill yang harus kalian asah dan dipelajari oleh kalian yaitu kemampuan berpikir secara kritis, kreatif dan inovatif, kemampuan berkomunikasi dengan baik, kemampuan bekerjasama, serta percaya diri,” tuturnya.

Pemerintah juga telah menetapkan sejumlah variabel yang perlu diperhatikan oleh penyelenggara pendidikan diantara dengan melakukan evaluasi dan penataan kelembagaan yang berdampak terhadap output kualitas pembelajaran.

Maka dari itu, perguruan tinggi dengan seluruh potensinya harus mampu menyamakan peta pengembangan perguruan tinggi terhadap arah pembangunan SDM Indonesia dengan membuka kesempatan bersinergi di Dunia Usaha dan Dunia Industri.

Pada kesempatan tersebut turut dihadiri pula oleh Ketua Umum PP Muhammadiyah K.H. Haedar Nashir secara daring, Rektor Universitas Muhammadiyah Malang Fauzan, Para Wakil Rektor dan Dekan Universitas Muhammadiyah Malang, Ketua dan Anggota Senat Universitas Muhammadiyah Malang.***/uli

admin

Leave a Reply

Your email address will not be published.