Ekonomi & Bisnis
Dua Ruas Tol Sumatera akan Dibuka Fungsional Saat Nataru
JAYAKARTA NEWS – Dua ruas Jalan Tol Trans Sumatera akan dibuka difungsional dalam libur Natal dan Tahun Baru 2025 (Nataru). Kedua ruas itu masing-masing ruas Rengat Pekanbaru Seksi Lingkar Pekanbaru (Junction Pekanbaru – Bypass Pekanbaru) (30,57 km), dan Junction Palembang (8,25 km).
Executive Vice President (EVP) Sekretaris Perusahaan Hutama Karya, Adjib Al Hakim, mengatakan, pembangunan kedua proyek tersebut sudah cukup progresif, sehingga rencananya sejumlah ramp akan difungsionalkan ketika Nataru mendatang.
“Hingga November, progres konstruksi Lingkar Pekanbaru mencapai 35,34 persen. Sedangkan progres pembangunan junction Palembang mencapai 93,32 persen atau hampir selesai, dengan mengejar pengerjaan minor,” ungkap Adjib dalam keterangannya, Selasa (3/12/2024).
Khusus ramp 2 dan 3 yang menghubungkan Indralaya – Kayu Agung, Hutama Karya menargetkan dapat difungsionalkan pada Nataru. Diharapkan dapat mengurai kemacetan yang sering terjadi di titik-titik vital.
Kesiapan infrastruktur jalan bebas hambatan menjelang Nataru juga mendapatkan dukungan penuh dari Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN), Erick Thohir. Dikatakan pentingnya sinergi antara BUMN dan Kementerian Pekerjaan Umum (PU) dalam memastikan kesiapan sarana dan prasarana terbaik bagi masyarakat seperti ruas tol yang akan difungsionalkan.
Menurut Erick, sinergi yang terjalin antara BUMN dan Kementerian PU sangat penting untuk memastikan proyek-proyek strategis dapat selesai tepat waktu dan memberi dampak positif.
“Kami ingin memastikan Hutama Karya sebagai Badan Usaha Jalan Tol (BUJT) dapat menyiapkan infrastruktur terbaik untuk kenyamanan dan keselamatan masyarakat, terutama pada puncak arus lalu lintas saat Libur Nataru 2024/2025,” jelas Erick Thohir.
Erick juga menekankan pentingnya peran Hutama Karya dalam membangun dan mengoperasikan ruas-ruas JTTS, yang tidak hanya akan meningkatkan konektivitas antar provinsi, namun juga mendorong pertumbuhan ekonomi di wilayah tersebut.
Dengan prioritas pada keselamatan dan kelancaran arus transportasi. Proyek Junction Rengat Pekanbaru Seksi Lingkar Pekanbaru (Junction Pekanbaru – Bypass Pekanbaru) direncanakan memiliki lebar jalur 3,6 meter dan konfigurasi dua lajur pada tahap awal.
Fasilitas lainnya termasuk satu pasang Tempat Istirahat Pelayanan (Rest Area) Tipe A di STA 190+450, 3 Gerbang Tol, 3 Interchange (IC), dan 1 Junction. Jalan tol ini, yang direncanakan memiliki kecepatan maksimum 100 km/jam, akan menghubungkan Jalan Tol Pekanbaru – Dumai dengan Jalan Tol Pekanbaru – Bangkinang, diharapkan dapat memperkuat konektivitas di Provinsi Riau dan mendukung pertumbuhan ekonomi dengan memperlancar mobilitas logistik.
Sementara itu, pada proyek Junction Palembang, jalan tol direncanakan dengan lebar lajur 4 meter dan kecepatan maksimum antara 40-60 km/jam. Proyek ini akan menghubungkan sejumlah jalan tol yang telah beroperasi di Provinsi Sumatera Selatan, seperti Jalan Tol Kayu Agung – Palembang, Palembang – Indralaya, Indralaya – Prabumulih, dan Palembang – Betung. (yr)
