Connect with us

Kabar

Disambut Antusias, 1.733 Orang Daftar Program SMK Go Global Batch Pertama

Published

on

Rapat Koordinasi Satgas SMK Go Global, di kantor KP2MI, Kamis (13/8/2026)/Foto: Humas KP2MI

JAYAKARTA NEWS— Program SMK Go Global batch pertama disambut antusias oleh masyarakat. Resmi dibuka pada Rabu (12/8/2026) hingga Minggu (16/8/2026), tercatat telah 1.733 peserta yang mendaftar ikut program tersebut.

‎”Alhamdulillah, sejak pendaftaran dibuka respons masyarakat sangat antusias. Kami berharap pelaksanaan batch pertama ini dapat berjalan dengan lancar dan seluruh target yang telah ditetapkan dapat terpenuhi,” kata Sekretaris Jenderal KP2MI, Komjen Pol. Dwiyono, dalam Rapat Koordinasi Satuan Tugas Program SMK Go Global, Kamis (13/8/2026) di kantor Kementerian Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (KP2MI).

Rapat Koordinasi ini menjadi forum bersama untuk melihat dinamika pelaksanaan Program SMK Go Global, sekaligus menyusun langkah penyempurnaan agar program berjalan sesuai dengan arahan Presiden Republik Indonesia dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia Indonesia yang siap bersaing di pasar kerja global.

Rapat koordinasi, jelas Dwiyono, menjadi momentum penting untuk mengevaluasi berbagai tahapan pelaksanaan Program SMK Go Global, termasuk proses pendaftaran peserta pada tahap awal.

“Forum rapat bersama ini dalam rangka kita mengevaluasi sekaligus melihat dinamika perkembangan pelaksanaan SMK Go Global. Kita duduk bersama untuk menyempurnakan pelaksanaan program ini agar dapat berjalan sesuai dengan harapan Bapak Presiden, masyarakat, dan terutama Pekerja Migran Indonesia,” ujarnya, dilansir Humas KP2MI.

Meningkatkan Kapasitas Generasi Muda

Menurut Dwiyono, Program SMK Go Global merupakan langkah strategis pemerintah dalam meningkatkan kapasitas generasi muda Indonesia agar memiliki kompetensi yang sesuai dengan kebutuhan pasar kerja internasional.

Ia mengapresiasi seluruh pihak yang terus memberikan pendampingan dan dukungan dalam pelaksanaan program, khususnya Kementerian Koordinator Pemberdayaan Masyarakat, Kementerian Keuangan melalui Direktorat Jenderal Anggaran (DJA), serta seluruh pihak terkait lainnya,

“Kami sangat berterima kasih karena selama ini Kemenko PM, terutama Bapak Deputi, Bapak Staf Khusus, serta dari DJA terus mendampingi kami melakukan evaluasi terkait pelaksanaan kegiatan SMK Go Global ini,” ungkapnya.

Dwiyono menegaskan bahwa pelaksanaan Program SMK Go Global merupakan amanah besar yang harus dijalankan dengan penuh tanggung jawab dan integritas. ‎ ‎Menurutnya, seluruh jajaran KP2MI membuka ruang pengawasan dan evaluasi sebagai bagian dari upaya penyempurnaan program.

“Sesuai arahan Bapak Menteri P2MI, tugas mulia ini harus diniatkan sebagai amal ibadah. Kami membuka diri dalam pengawasan untuk kebaikan bersama karena ini merupakan langkah awal yang tentunya masih membutuhkan penyempurnaan,” tegasnya.

Sebagai program prioritas nasional, lanjutnya, SMK Go Global membutuhkan kerja sama dan komitmen seluruh pemangku kepentingan agar mampu memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.

Menurutnya, keberhasilan program tidak hanya diukur dari pelaksanaan kegiatan, tetapi juga dari kemampuan mencetak sumber daya manusia yang memiliki kompetensi, keterampilan, dan kesiapan untuk bekerja secara profesional di luar negeri. (*/di)

Continue Reading
Advertisement
Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Advertisement