Connect with us

Metro

Dinas Dukcapil Buka Layanan Kehilangan Dokumen bagi Penyintas Banjir

Published

on

Dinas Dukcapil Buka Layanan Kehilangan Dokumen bagi Penyintas Banjir
Banjir di bantaran Sungai Ciliwung di Jatinegara Barat, Jakarta Timur (dok DKI)

JAYAKARTA NEWS – Dinas Kepududukan dan Pencatatan Sipil (Dukcapil) DKI Jakarta membuka layanan bagi warga kehilangan atau mengalami kerusakan dokumen kependudukan seperti KTP, KK dan akta kelahiran akibat banjir di sejumlah wilayah Jakarta.

“Sesuai prosedur tetap dalam situasi bencana kami membuka layanan doukumen kependudukan warga yang hilang akibat banjir,” ujar Kepala Dinas Dukcapil DKI Jakarta, Budi Awaluddin, Rabu (5/3/2025).

Budi mengatakan, petugas Dukcapil telah bersiaga di lokasi-lokasi yang aman untuk memberikan pelayanan. Warga dapat langsung melapor di posko pengungsian terdekat tanpa persyaratan khusus.

“Jika terjadi bencana seperti ini, kami langsung memberikan pelayanan bagi warga yang kehilangan atau mengalami kerusakan dokumen kependudukan akibat banjir,” ujar Budi.

Budi memastikan penerbitan dokumen dapat langsung selesai dalam satu hari. Jika warga masih mengingat Nomor Induk Kependudukan (NIK) atau memiliki salinan dokumen, baik dalam bentuk fisik maupun foto di ponsel, Dinas Dukcapil DKI Jakarta dapat langsung mencetak ulang dokumen yang hilang atau rusak.

“Tidak ada syarat khusus. Selama warga bisa memberikan informasi NIK atau ada bukti kepemilikan dokumen, kita langsung cetak hari itu juga,” jelas Budi.

Dinas Dukcapil DKI Jakarta mengimbau warga terdampak banjir untuk segera mendatangi posko terdekat atau Kantor-Kantor Dukcapil setempat jika membutuhkan penggantian dokumen kependudukan.

“Langkah ini diharapkan dapat membantu mempermudah administrasi warga di tengah situasi darurat,” tandas Budi.

Seperti diketahui Banjir melanda di sejumlah wilayah DKI Jakarta pada Selasa (4/5/2025). Pada umumnya warga yang terdampak banjir berada di bantaran sungai Ciliwung seperti di Jakarta Timur seperti di Kelurahan Cililitan Kecil, Kelurahan Kampung Melayu, Bidara Cina, Cawang, dan Rawa Jati (Jakarta Selatan)

Banjir merendam rumah hingga tiga meter. Bahkan Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung Wibowo sempat akan membuka pintu bendungan di Manggarai, Jakarta Selatan, jika air tidak kunjung surut. (yer)

Continue Reading
Advertisement
Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *