‘Autobiography ke FF Venice dan FF Toronto

 ‘Autobiography ke FF Venice dan FF Toronto

Produser, sutradara dan pemain (Istimewa)

JAYAKARTA NEWS – Setelah film Yuni menggaet penghargaan Platform Price di Festival Film (FF) Toronto tahun 2021 lalu, kini ‘Autobiography’ garapan perdana sutradara Makbul Mubarak disertakan dalam ajang FF Toronto, Kanada, 8 s d 18 September 2022 mendatang.

Sebelumnya, Autobiography dikirim ke FF Venice, 31 Agustus s d 10 September 2022. Film produksi KawanKawan Media ini bakal berkompetisi di seksi Orrizonti (Horizons) sebagai satu-satunya film dari Asia Tenggara, bersama film-film lain dari Ukraina, Jepang, Argentina, Italia, Perancis, Iran dll.

Film yang berangkat ke dua FF bergengsi di dunia itu difasilitasi Kemendikbud Ristek melalui Dana Indonesiana. “Tim Autobiography yang terdiri atas produser, sutradara  dan pemain film untuk menemani dan merayaksn sinema Indonesia,” ujar produser Yulia Evina Bhara.

Film berdurasi sekitar 1, 5 jam ini dibintangi oleh Kevin Ardilova  Arswendy Bening Swara, Lukman Sardi, Yusuf Mahardika, Rukman Rosadi, Yudi Ahmad Tadjudin, Haru Sandra dan almarhum Gunawan Maryanto. “Hampir keseluruhan pemain cowok semua,” ungkap Kevin Ardilova yang berperan sebagai Rakib.

Kevin Ardilova dan Yusuf Mahardika (Istimewa)

Sosok Rakib sehari-hari menjaga rumah seorang pensiunan bernama Purna (Arswendy Bening Swara). Ketika Purna pulang untuk mencalonkan diri menjadi bupati, Rakib cepat akrab dan melihat Purna sebagai figur ayah. Bergenre suspense thriller, penonton diperlihatkan dunia yang ditinggali Rakib dan Purna, penuh kegelapan dan ketegangan.

Autobiography menjadi film Indonesia yang berko-produksi dengan Singapura, Polandia, Filipina, Jerman, Perancis dan Qatar. Tidak hanya dari luar Indonesia, film ini juga mendapatkan dukungan financing dari Badan Ekonomi Kreatif untuk tahap pengembangan melalui partisipasi ke Toronto FilmLab.

Aspek produksi dan distribusi didukung oleh Kemendikbud Ristek dan Kemenpar dan Ekknomi Kreatif. Kemendikbud Ristek melalui Direktorat Perfilman, Musik dan Media (PMM) berkomitmen terus mendukung film Indonesia yang berkompetisi maupun tayang di festival bergengsi di luar negeri.

“Kami siap memfasilitasinya, enggak hanya di Venice dan Toronto. Tapi juga di Locarno, Busan, Bucheon, Tampere FF untuk film pendek dan beberapa festival lainnya,” urai Ahmad Mahendra selaku Direktur PMM, Kemendikbud Ristek. (pik)

admin

Leave a Reply

Your email address will not be published.