Jayakarta News
  • Features
  • LIFE STYLE
    • Traveling
    • Kuliner
    • Fashion
    • Entertainment
  • Kabar
  • Kesehatan
  • EkoBis
    • Ekonomi & Bisnis
    • e-Commerce
    • Entrepreneur
  • TELKO
  • Sport
  • Video
  • Majalah
No Result
View All Result
  • Features
  • LIFE STYLE
    • Traveling
    • Kuliner
    • Fashion
    • Entertainment
  • Kabar
  • Kesehatan
  • EkoBis
    • Ekonomi & Bisnis
    • e-Commerce
    • Entrepreneur
  • TELKO
  • Sport
  • Video
  • Majalah
No Result
View All Result
Jayakarta News
No Result
View All Result

‘Ati Raja’, Peranakan Tionghoa Makassar Bikin Film

‘Ati Raja’, Peranakan Tionghoa Makassar Bikin Film

admin by admin
October 30, 2019
in Entertainment, Kabar
0

Jayakarta News – Hafal lirik lagu Ati Raja? Siapa penciptanya?  Sejak era Soeharto/Orde Baru, penciptanya adalah NN (No Name). Hal ini tidak benar. Ternyata, pencipta sebenarnya adalah Ho Eng Dji, peranakan Tionghoa asal Makassar.

“Di era Orde Baru, hampir semua karyanya diberangus oleh pencabutan hak cipta lalu menjadikannya karya NN, sampai kini,” papar Shaifuddin Bahrum, sutradara yang baru saja merampungkan film bertajuk ‘Ati Raja’.

Dalam perbincangan dengan penulis, Ho Eng Dji adalah seorang pencipta lagu ‘Ati Raja’ yang populer di Sulawesi Selatan. Shaifuddin menampilkan vitalitas anak muda yang kreatif berkarya, sosok pemusik Ho Eng Dji demi mrnginspirasi anak muda zaman now.

“Ho Eng Dji meleburkan sekat-sekat etnik dalam masyarakat di Makassar. Dia adalah sosok seniman dan budayawan terkenal pada eranya. Bahkan, dia pernah diundang oleh Presiden Soekarno ke Istana Negara tahun 50an,” ungkap Shaifuddin.

Adapun lokasi syuting di daerah Makassar, Pare-pare, dan Gowa. Ancu Amar sebagai penulis skenario mengatakan, film ‘Ati Raja’ adalah biopic (biography picture) Ho Eng Dji, peranakan Tionghoa Makassar yang lewat syair lagu dan musik banyak bicara kearifan lokal, toleransi dan cinta.

Pada usia belia, ia mengenyam pendidikan di sekolah partikelir milik orang Melayu, Ince Bau Sandi, di Makassar. Disini ia mulai mengenal sastra Melayu dan Makassar, dan belajar menulis lontar dan bahasa Makassar. Tahun 1953, Ho Eng Dji masuk studio rekaman Canari di Surabaya merekam lagu-lagu ciptaannya.

Hingga 1942, sebanyak 3 album piringan hitam berhasil direkam dalam musik daerah Sulawesi  Selatan (juga Bugis, Mandar dan Selayar). Sebelum Perang Dunia 2 (1945), piringan hitamnya terjual 20 ribu keping tidak hanya di Indonesia, tetapi juga di Malaya (kini Malaysia) dan Singapura.

Selain ‘Ati Raja’, lagu-lagu lain ciptaannya yang terkenal diantaranya ‘Amna Ciang’, ‘Sailang’, ‘Dendang Dendang’. Sampai akhir hayatnya (wafat dalam usia 54 tahun di tahun 1960 di Makassar), ia tetap bermain musik. Kehidupan asmaranya diwarnai beberapa gadis yang mengubernya, sampai akhirnya ia bertemu seorang janda dengan tiga anak.

Film yang akan tayang menyambut ultah kota Makassar ke 412 tanggal 7 November 2019 ini diproduksi oleh Persaudaraan Peranakan Tionghoa Makassar dan 786 Production. Para pemain bintang lokal semua, diantaranya Fajar Baharuddin (sebagai Ho Eng Dji), Jennifer Tungka, Stephani Vicky Andries, Chesya Tjoputra, Goenawan Monoharto, Kiki Hehanusa dll. (pik)

Tags: ati rajafilm ati rajaho eng djijayakartanews
Previous Post

14 Mahasiswa Asal Papua Dapat Beasiswa dari Pemerintah Rusia

Next Post

Pelajaran Buat Ero: Butuh Sponsor Tapi Jangan Mengemis

admin

admin

Next Post

Warning: Undefined array key "jnews-75x75" in /home/jayakartanews.com/public_html/wp-content/themes/jnews/class/Image/Image.php on line 114

Warning: Trying to access array offset on value of type null in /home/jayakartanews.com/public_html/wp-content/themes/jnews/class/Image/ImageLazyLoad.php on line 105
Pelajaran Buat Ero:  Butuh Sponsor Tapi Jangan Mengemis

Pelajaran Buat Ero: Butuh Sponsor Tapi Jangan Mengemis

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

© 2018 JayakartaNews

No Result
View All Result
  • Features
  • LIFE STYLE
    • Traveling
    • Kuliner
    • Fashion
    • Entertainment
  • Kabar
  • Kesehatan
  • EkoBis
    • Ekonomi & Bisnis
    • e-Commerce
    • Entrepreneur
  • TELKO
  • Sport
  • Video
  • Majalah

© 2018 JayakartaNews

Go to mobile version