• Features
  • LIFE STYLE
    • Traveling
    • Kuliner
    • Fashion
    • Entertainment
  • Kabar
  • Kesehatan
  • EkoBis
    • Ekonomi & Bisnis
    • e-Commerce
    • Entrepreneur
  • TELKO
  • Sport
  • Video
  • Majalah
Thursday, October 1, 2026
  • Login
Jayakarta News
Advertisement
  • Features
  • LIFE STYLE
    • Traveling
    • Kuliner
    • Fashion
    • Entertainment
  • Kabar
  • Kesehatan
  • EkoBis
    • Ekonomi & Bisnis
    • e-Commerce
    • Entrepreneur
  • TELKO
  • Sport
  • Video
  • Majalah
No Result
View All Result
  • Features
  • LIFE STYLE
    • Traveling
    • Kuliner
    • Fashion
    • Entertainment
  • Kabar
  • Kesehatan
  • EkoBis
    • Ekonomi & Bisnis
    • e-Commerce
    • Entrepreneur
  • TELKO
  • Sport
  • Video
  • Majalah
No Result
View All Result
Jayakarta News
No Result
View All Result

Arwah Noni Belanda, Film Horor Jelang Puasa

Arwah Noni Belanda, Film Horor Jelang Puasa

admin by admin
April 25, 2019
in Entertainment
0
0
SHARES
0
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

JAYAKARTA NEWS – Menjelang  puasa Ramadan, banyak judul film Nasional beredar. Satu diantaranya adalah produksi SAS Films bertajuk ‘Arwah Noni Belanda’ (Story of Helen Van Stolch 1834) yang disutradarai Agus H. Mawardy.

Film bergenre drama horor ini, menempatkan  Sarjono Sutrisno (‘The Raid’) sebagai produser eksekutif, dan  dibintangi oleh Sarah Wijayanto, Milena Tunguz, Ferdian Ariyadi, Nayla D, Purnama, Willem Y.K. Bevers, C. Rene A. Ferdinand dan seabreg pemain lain.

Mengangkat kisah Helen, puteri Jacob Van Stolch yang memiliki perkebunan teh yang cukup luas. 

Kisah Helen muncul tatkala Sarah Astari, penulis novel yang sedang menggarap cerita horor diberikan fasilitas rumah demi mendukung proses penulisannya. Tetapi, alih-alih mempercepat, selama tinggal di rumah tersebut keluarga Sarah terus menerus diteror oleh Helen.

“Ini kisah nyata. Helen memang pernah hidup di abad 18. Saya pernah diceritakan oleh seorang paranormal dan paranormal ini berhasil berdialog dengan arwah Helen. Ini yang membuat saya makin semangat untuk bermain demi film ini,” ungkap Sarah Wijayanto.

Cerita ditulis oleh King Javed, sedang penata artistik ditangani Gafer RVJ.

Penata kamera dipercayakan kepada Dimas Kris Batara yang piawai ‘menembak’ momen-momen penting dan adegan-adegan menyeramkan di rumah kuno.

Penata rias dan busana oleh Nurnang Ningsih Hasbullah juga lihai menyulap wajah cantik Sarah Wijayanto menjadi wajah yang tidak ramah dan selalu ketakutan dihantui dan dikejar arwah Helen.

Bagaimana kisah selanjutnya? Apakah yang melatari kemarahan Helen  dan mengapa ia melampiaskannya ke keluarga Sarah? (pik)

Tags: arwah noni belandahelenjayakartanewsSAS Film
Previous Post

Pemkab Tengerang Beri Penghargaan CSR

Next Post

Kibas Selendang tak Terlupakan

admin

admin

Next Post
Kibas Selendang tak Terlupakan

Kibas Selendang tak Terlupakan

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

TERPOPULER

Plugin Install : Popular Post Widget need JNews - View Counter to be installed
  • Activity
  • Blog
  • Feature Terbaru Hari Ini
  • Home
  • INDEKS
  • KODE PERILAKU PERUSAHAAN PERS
  • Konfirmasi Pembayaran
  • Kontak
  • Members
  • Pasang Iklan
  • PEDOMAN PEMBERITAAN MEDIA SIBER
  • PENGELOLA JAYAKARTA NEWS

© 2018 JayakartaNews

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • Features
  • LIFE STYLE
    • Traveling
    • Kuliner
    • Fashion
    • Entertainment
  • Kabar
  • Kesehatan
  • EkoBis
    • Ekonomi & Bisnis
    • e-Commerce
    • Entrepreneur
  • TELKO
  • Sport
  • Video
  • Majalah

© 2018 JayakartaNews

Go to mobile version