• Features
  • LIFE STYLE
    • Traveling
    • Kuliner
    • Fashion
    • Entertainment
  • Kabar
  • Kesehatan
  • EkoBis
    • Ekonomi & Bisnis
    • e-Commerce
    • Entrepreneur
  • TELKO
  • Sport
  • Video
  • Majalah
Thursday, October 1, 2026
  • Login
Jayakarta News
Advertisement
  • Features
  • LIFE STYLE
    • Traveling
    • Kuliner
    • Fashion
    • Entertainment
  • Kabar
  • Kesehatan
  • EkoBis
    • Ekonomi & Bisnis
    • e-Commerce
    • Entrepreneur
  • TELKO
  • Sport
  • Video
  • Majalah
No Result
View All Result
  • Features
  • LIFE STYLE
    • Traveling
    • Kuliner
    • Fashion
    • Entertainment
  • Kabar
  • Kesehatan
  • EkoBis
    • Ekonomi & Bisnis
    • e-Commerce
    • Entrepreneur
  • TELKO
  • Sport
  • Video
  • Majalah
No Result
View All Result
Jayakarta News
No Result
View All Result

Cap Go Meh Hadirkan Budaya RI dan Tiongkok di Candranaya

Cap Go Meh Hadirkan Budaya RI dan Tiongkok di Candranaya

Redaksi by Redaksi
March 3, 2026
in Kabar
0
0
SHARES
0
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

JAYAKARTA NEWS— Perpaduan budaya Indonesia dan Tiongkok dihadirkan dalam perayaan Cap Go Meh di Gedung Candranaya, Jakarta dan lobby Hotel Mercure (seberang Candranaya) baru-baru ini.

Ada tari Sufi, kung fu, barongsai, liong (naga) dan wayang potehi.

Juga perpaduan kuliner yang disuguhkan untuk tamu menyambut bulan Ramadan. Ada lontong Cap Go Meh dan asinan Betawi.

Menyantap lontong Cap Go Meh adalah simbol keberuntungan, kesempurnaan dan harapan baik bagi warga Tionghoa yang percaya.

Pertunjukan Liong (naga) di Candranaya, Jakarta. (foto dudut sp)

Hadir Walikota Jakarta Barat Iin Mutmainah dan Charles Honoris selaku anggota DPR RI dari PDI P.

Cap Go Meh dalam filosofi Tiongkok adalah rangkaian perayaan Imlek yaitu hari ke 15 bulan pertama kalender Lunar. Berasal dari dialek Hokkien ‘cap go’ berarti 15 dan ‘meh’ yang berarti malam.

Berasal dari Dinasti Han (206 Sebelum Masehi s d 220 Sesudah Masehi). Ucapannya adalah Yuan Xiao Jie yang artinya Festival Lampion.

Di Singkawang (Kalimantan Barat) yang dijuluki ‘kota 1000 kelenteng’, sangat ramai. Arak-arakan barongsai, liong dan Tatung (dukun) yang trance – pipi dan tangannya ditusuk jarum dan peniti –  memadati jalanan sehingga diharapkan sejuta turis asing akan melawat ke Singkawang.

Ada dua versi asal muasal terjadinya Cap Go Meh.

Pertama, tradisi kebiasaan biksu Budha pada dinasti Han dimana Istana, kuil dan rumah warga ramai menyalakan lampion sebagai penghormatan kepada Sang Budha.

Kedua, legenda Kaisar Giok  sebagai penguasa langit.

Burung bangau kesayangan Kaisar terbunuh oleh warga desa. Kaisar murka dan berniat akan membakar desa pada malam ke 15.

Puteri Kaisar sedih lalu mengajak warga desa agar memasang lampion yang merah menyala seolah-olah desa terbakar.

Alhasil, desa selamat dan tradisi memasang lampion terus dilakukan hingga hari ini. Itulah Cap Go Meh yaitu malam ke 15 setelah Imlek. (pik)

Tags: Cap Go Mehjayakartanews
Previous Post

Dari Punch Card ke Atom: Perjalanan Panjang Media Penyimpanan Data

Next Post

Rekam Jejak Lengkap, Laksdya Hersan Menguat di Bursa Kasal

Redaksi

Redaksi

Next Post
Rekam Jejak Lengkap, Laksdya Hersan Menguat di Bursa Kasal

Rekam Jejak Lengkap, Laksdya Hersan Menguat di Bursa Kasal

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

TERPOPULER

Plugin Install : Popular Post Widget need JNews - View Counter to be installed
  • Activity
  • Blog
  • Feature Terbaru Hari Ini
  • Home
  • INDEKS
  • KODE PERILAKU PERUSAHAAN PERS
  • Konfirmasi Pembayaran
  • Kontak
  • Members
  • Pasang Iklan
  • PEDOMAN PEMBERITAAN MEDIA SIBER
  • PENGELOLA JAYAKARTA NEWS

© 2018 JayakartaNews

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • Features
  • LIFE STYLE
    • Traveling
    • Kuliner
    • Fashion
    • Entertainment
  • Kabar
  • Kesehatan
  • EkoBis
    • Ekonomi & Bisnis
    • e-Commerce
    • Entrepreneur
  • TELKO
  • Sport
  • Video
  • Majalah

© 2018 JayakartaNews

Go to mobile version