• Latest
  • Trending
  • All
  • News
  • Business
  • Politics
  • Science
  • World
  • Lifestyle
  • Tech
Petani Organik adalah Pahlawan Kemanusiaan

Petani Organik adalah Pahlawan Kemanusiaan

September 21, 2022
Barantin dan KP2MI Bersinergi Lindungi PMI, Siapkan Layanan Karantina Terpadu

Barantin dan KP2MI Bersinergi Lindungi PMI, Siapkan Layanan Karantina Terpadu

November 4, 2026
Presiden Prabowo Prihatin atas Dugaan Penyadapan terhadap Kepala Negara dan Sejumlah Tokoh

Presiden Prabowo Prihatin atas Dugaan Penyadapan terhadap Kepala Negara dan Sejumlah Tokoh

November 4, 2026
Urutan Tersangka di Kasus BGN Mengundang Pertanyaan, Empat Paket Pengadaan Masih Gelap

Urutan Tersangka di Kasus BGN Mengundang Pertanyaan, Empat Paket Pengadaan Masih Gelap

November 4, 2026
Kasus Perekrutan WNI Jadi Tentara Bayaran Rusia Terbongkar, 58 Orang Jadi Korban

Kasus Perekrutan WNI Jadi Tentara Bayaran Rusia Terbongkar, 58 Orang Jadi Korban

November 4, 2026
Mensesneg: Penyadapan Ini Bisa Masuk Kategori Makar dan Ancam Keselamatan Presiden

Mensesneg: Penyadapan Ini Bisa Masuk Kategori Makar dan Ancam Keselamatan Presiden

November 4, 2026
Kemensos Rilis Logo dan Tema Hari Pahlawan 2026: Usung Semangat Melangkah Bersama

Kemensos Rilis Logo dan Tema Hari Pahlawan 2026: Usung Semangat Melangkah Bersama

November 4, 2026
Menko Yusril Tegaskan Penahanan Tiga Perwira Tinggi Polri Terkait Dugaan Penyadapan Ilegal Sesuai Prosedur Hukum

Menko Yusril Tegaskan Penahanan Tiga Perwira Tinggi Polri Terkait Dugaan Penyadapan Ilegal Sesuai Prosedur Hukum

November 4, 2026
Mengejutkan! AS akan Hentikan Bantuan pada Israel, Trump: Netanyahu yang Minta!

Mengejutkan! AS akan Hentikan Bantuan pada Israel, Trump: Netanyahu yang Minta!

November 4, 2026
Ini Alasan Paling Logis di Balik Kasus Penyadapan terhadap Presiden Prabowo

Ini Alasan Paling Logis di Balik Kasus Penyadapan terhadap Presiden Prabowo

November 4, 2026
Ingatan yang Bersuara di Paris, Rumah yang Goyah di Yogyakarta

Ingatan yang Bersuara di Paris, Rumah yang Goyah di Yogyakarta

November 4, 2026
Setia di Tepi Jalan: Kisah Pak Eriadi, Sopir yang Banting Setir Jadi Robot Demi Dapur Tetap Ngebul

Setia di Tepi Jalan: Kisah Pak Eriadi, Sopir yang Banting Setir Jadi Robot Demi Dapur Tetap Ngebul

November 4, 2026
Program SMK Go Global! Pelatihan Welder dan Bahasa Korea Digelar di Universitas Binawan

Program SMK Go Global! Pelatihan Welder dan Bahasa Korea Digelar di Universitas Binawan

November 4, 2026
  • About
  • Advertise
  • Privacy & Policy
  • Contact
Thursday, November 5, 2026
Jayakarta News
  • Home
  • News
    • All
    • Science
    • World
    WALHI Pertanyakan Skema Biodiversity PT AP Milik Jardine

    WALHI Pertanyakan Skema Biodiversity PT AP Milik Jardine

    Kemenkum Sebut 95 Persen Aduan Masyarakat Berhasil Diselesaikan

    Kemenkum Sebut 95 Persen Aduan Masyarakat Berhasil Diselesaikan

    Pemohon Desain Industri Diminta Periksa Informasi Status Permohonannya

    Pemohon Desain Industri Diminta Periksa Informasi Status Permohonannya

    Magical fish basically has the power to conjure its own Patronus

    This Filipino guy channels his inner Miss Universe by strutting in six-inch heels and speedos

    J.K. Rowling Is Shutting Down Readers Who Burned All Their Harry Potter Books

    The Scary Reason Healthy People Die After an ER Visit

    Watch Justin Timberlake’s ‘Cry Me a River’ Come to Life in Mesmerizing Dance

    Barack Obama’s Now Mainly Focusing on Wearing This Casual Backwards Hat

    Lady Gaga Pulled Off One of the Best Halftime Shows Ever

    Trending Tags

    • Donald Trump
    • Future of News
    • Climate Change
    • Market Stories
    • Election Results
    • Flat Earth
  • Tech
    • All
    • Gear
    • Startup

    J.K. Rowling Is Shutting Down Readers Who Burned All Their Harry Potter Books

    The Scary Reason Healthy People Die After an ER Visit

    Watch Justin Timberlake’s ‘Cry Me a River’ Come to Life in Mesmerizing Dance

    Trending Tags

    • Flat Earth
    • Sillicon Valley
    • Mr. Robot
    • MotoGP 2017
    • Golden Globes
    • Future of News
  • Entertainment
    • All
    • Gaming
    • Movie
    • Music
    • Sports
    Dimas Supartono Merambah Bisnis Properti, Siapkan Single Terbaru untuk Industri Musik Indonesia

    Dimas Supartono Merambah Bisnis Properti, Siapkan Single Terbaru untuk Industri Musik Indonesia

    DKI Beri Keringanan PBJT 50 Persen untuk Film Nasional di Bioskop

    DKI Beri Keringanan PBJT 50 Persen untuk Film Nasional di Bioskop

    Siapa Film Terbaik FFW 2026? Lima Juri Akhir Mulai Tentukan Pemenang

    Siapa Film Terbaik FFW 2026? Lima Juri Akhir Mulai Tentukan Pemenang

    Series Thailand Gandhi Fernando Berjudul Badminton Boys Puncaki Global Ranking

    Series Thailand Gandhi Fernando Berjudul Badminton Boys Puncaki Global Ranking

    Spoiler HASUT: Rere tak Pernah Kerasukan, Penonton Memang Dibuat Ikut Terhasut

    Spoiler HASUT: Rere tak Pernah Kerasukan, Penonton Memang Dibuat Ikut Terhasut

    Mantan Trio Kwek Kwek Leony VH Jadi Hantu Tionghoa di Film Ghosting

    Mantan Trio Kwek Kwek Leony VH Jadi Hantu Tionghoa di Film Ghosting

    Terima Presiden FIFA, Presiden Prabowo: Sepak Bola Bangun Prestasi dan Karakter Bangsa

    Terima Presiden FIFA, Presiden Prabowo: Sepak Bola Bangun Prestasi dan Karakter Bangsa

    Magical fish basically has the power to conjure its own Patronus

    This Filipino guy channels his inner Miss Universe by strutting in six-inch heels and speedos

    7 February games you should get excited about

  • Lifestyle
    • All
    • Fashion
    • Food
    • Health
    • Travel
    Babe Koko dan 70 Motor Tua: Merawat Sejarah, Merawat Investasi

    Babe Koko dan 70 Motor Tua: Merawat Sejarah, Merawat Investasi

    Magical fish basically has the power to conjure its own Patronus

    This Filipino guy channels his inner Miss Universe by strutting in six-inch heels and speedos

    7 February games you should get excited about

    J.K. Rowling Is Shutting Down Readers Who Burned All Their Harry Potter Books

    The Scary Reason Healthy People Die After an ER Visit

    Watch Justin Timberlake’s ‘Cry Me a River’ Come to Life in Mesmerizing Dance

    Barack Obama’s Now Mainly Focusing on Wearing This Casual Backwards Hat

    Lady Gaga Pulled Off One of the Best Halftime Shows Ever

    Trending Tags

    • Golden Globes
    • Mr. Robot
    • MotoGP 2017
    • Climate Change
    • Flat Earth
No Result
View All Result
Jayakarta News
No Result
View All Result
Home Ekonomi & Bisnis Entrepreneur

Petani Organik adalah Pahlawan Kemanusiaan

by admin
September 21, 2022
in Entrepreneur, Kabar
0
Petani Organik adalah Pahlawan Kemanusiaan

Wapres ke-6 Jenderal TNI Purn Try Sutrisno dan Ketua Umum PP PPAD, Letjen TNI Purn Doni Monardo. Kini keduanya sama-sama berkecimpung di dunia pertanian organik. (foto: Bidkom PPAD)

492
SHARES
1.4k
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

JAYAKARTA NEWS –  Kabar ini ngeri ngeri merinding. Konon, tidak sedikit jenis sayur mayur mengandung logam berat, kecuali sayuran organik.

“Saya makin paham setelah bertemu para tokoh Maporina. Termasuk informasi dari Bapak Try Sutrisno,” ujar Ketua Umum PPAD, Letjen TNI Purn Doni Monardo. Ia mengatakan hal itu dalam sambutan pada pengukuhan pengurus Maporina 18 September 22, di Aula Soeryadi Gedung PPAD, Jl. Matraman, Jakarta Timur.

Maporina adalah kependekan dari Masyararkat Petani dan Pertanian Organik Indonesia. Hari itu, bertempat Markas PPAD, dilakukan pengukuhan empat pengurus wilayah yakni Provinsi Riau, Jambi, Sulawesi Utara, dan Maluku. Pengukuhan dilakukan secara hybrid. Hadir dalam kesempatan itu, Ketua Umum Maporina Subandriyo, serta Sekjen Maporina, Fajar Wiryono.

Sementara, Try Sutrisno adalah Pembina Maporina. Ia adalah Wapres ke-6 (1993- 1998), Panglima ABRI ke-9 (1988 – 1993), dan Kasad ke-15 (1986-1988). “Saya pun jadi paham, mengapa Pak Try masih sehat di usia yang ke-87 tahun. Rupanya karena beliau mengonsumsi sayuran organik,” ujar Doni Monardo, disambut tepuk tangan hadirin. Try Sutrisno tersenyum mengangguk-angguk.

“Tadi ketika pak Try, pak Subandriyo, dan mas Fajar menawarkan saya untuk menjadi bagian dari Maporina, seketika saya jawab mau. Dengan senang hati,” kembali tepuk tangan membahana. Sekilas ia juga menyatakan keterkejutannya, ternyata di Maporina banyak bercokol tokoh dengan integritas yang terjaga.

“Saya lebih 20 tahun berteman dengan mas Fajar. Setahu saya dia jago menembak… eh, ternyata jago farming dan saat ini malah menjabat Sekjen Maporina,” kata Doni.

Danjen Kopassus 2014-2015 itu pun mengilas balik pengalamannya mendapat amanah dari Presiden. Tepatnya saat ia ditunjuk menjabat Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana Nasional (BNPB) 2019 – 2021. “Selama saya menjabat Kepala BNPB saya mengurusi bencana di seluruh Indonesia,” katanya.

Ditambahkan, salah satu penyebab bencana adalah alih fungsi lahan. Lahan yang tadinya hutan, tertutup pohon,  berubah menjadi perkebunan dan pertanian. Sekian tahun kemudian, akar pohon busuk. Ketika hujan sebagian dari airnya masuk ke sela-sela akar. Ketika kemiringan tanahnya lebih dari 30 derajat besar kemungkinan terjadi longsor. Inilah yang mengakibatkan sekarang hampir semua sungai di tanah air, hampir semua waduk dan danau di negara kita, mengalami pendangkalan.

Dari kiri ke kanan: Ketua Umum Maporina, Subandriyo, Jenderal TNI Purn Try Sutrisno dan Letjen TNI Purn Doni Monardo. (foto: Bidkom PPAD)

Logam Berat

Sebelum melanjutkan, Doni meminta para hadirin, utamanya dari unsur Maporina untuk melayangkan pandangan ke belakang. Ke arah banner yang ada di belakang hadirin. Doni lalu membacakan kalimat, “Bhayangkari negara baru berhenti berjuang jika tidak lagi mampu mendengar tembakan salvo di samping telinganya”. Itulah amanat almarhum Jenderal Widjojo Soejono, mantan Ketua Dewan Pertimbangan PPAD.

“Selamat datang di markas purnawirawan AD. Kita semua sudah pensiun, namun sebagai pejuang, sebagagi patriot, sebenarnya pensiun itu adalah administrasi saja. Kita masih berjuang, memberikan yang terbaik kepada bangsa dan negara. Perjuangan tidak mengenal batas ruang dan waktu,” tegas Doni.

Saat ini, konsumsi makanan warga sehari-hari, terlalu banyak mengandung logam berat. Antara lain yang bersumber dari pupuk kimia dan pestisida. “Coba cek sayuran ke laboratorium atau balai peneliti, pasti mengandung logam berat, antara lain timbal,” tegas Doni.

Bahkan, sangat mungkin mengandung merkuri seperti di beberapa sungai besar dan kawasan pesisir yang ada tambang emasnya. Ini membahayakan, dan mengancam angka harapan hidup manusia di Indonesia. Doni pun menunjukkan bukti ketika ia menjabat Pangdam III/Siliwangi (2017 – 2018). Oleh Presiden, Doni ditugaskan membersihkan Sungai Citarum.

Solusi Organik

Dari riset, ternyata warga yang berdiam di hulu Citarum tak sedikit yang mengalami pendek usia. Kesaksian itu disampaikan oleh masyarakat yang berprofesi sebagai buruh penyemprot pupuk dan pestisida.

Itu karena tingkat pencemaran yang sangat tinggi, mulai dari lahan pertanian sampai ke sungai sebagai sumber air. Tak heran jika banyak rumah sakit kewalahan menerima pasien yang cuci darah karena gagal ginjal. Menurut para ahli, penyakit ginjal disebabkan antara lain faktor makanan dan minuman.

Dengan kata lain, pertanian organik adalah solusi pertanian berkelanjutan. Sebab, pertanian organik terbukti mampu meminimalkan perubahan iklim global. Emisi gas rumah kaca (greenhouse gas emission) pada pertanian organik lebih rendah dibandingkan pertanian konvensional. Tanaman organik lebih ramah lingkungan. Tanpa penggunaan bahan-bahan kimia, proses menanam tanaman organik tidak akan mencemari tanah, air, dan juga udara.

“Itulah yang melandasi saya berani mengatakan, bahwa para petani organik dalah pahlawan kemanusiaan. Berkat bapak-ibu sekalian, bisa menyelamatkan anak bangsa sekaligus menyelamatkan lingkungan,” ujar Doni disusul tepuk tangan hadirin.

Ia lalu mengutip program pemerintah tentang Indonesia Emas 2045. Tanpa usaha keras semua lini, motto tadi akan berubah menjadi “Indonesia Cemas”. “Sebab, keberhasilan kita mencetak SDM unggul dan berkualitas, antara lain karena sumbangan asupan makanan dan minuman yang bebas logam berat. Dengan kata lain, kalau lingkungan kita rusak, jangan harap kita mendapatkan prestasi Indonesia Emas tahun 2045.

Pengurus Maporina di aula Soeryadi, Gedung PPAD, Matraman, Jakarta Timur. (foto: Bidkom PPAD)

Ekonomis dan Ekologis

Doni mengajak Maporina menjaga lingkungan. Karenanya, selain menanam tanaman yang bernilai ekonomis, juga menanam tanaman yang memiliki nilai ekologis. “Kita semua harus bergandengan tangan menyelamatkan lingkungan ekosistem kita. Bagaimana mendapatkan manfaat ekonomi tanpa merusak ekosistem,” tegas Doni.

Kepada pengurus Maporina yang hadir fisik di PPAD maupun virtual, Doni minta agar mengasah keterampilan di bidang lingkungan. Contohnya, bagaimana memanfaatkan limbah sampah untuk dijadikan pupuk organik. “Jangan tergantung dari pupuk yang harus dibeli,” kata Doni yang juga Ketua Dewan Pembina Yayasan Kita Jaga Alam.

Highest Number

Di podium yang sama, Try Sutrisno berbicara dengan lancar dan runut. Ia mengaku, awalnya tidak mengikuti Maporina, sampai akhirnya mengikuti perjalanan organisasi yang didirikan di Malang, 1 Februari 2000 itu. “Hari ini istimewa sekali. Tanggalnya 18 bulannya September. Serba sembilan. Saya suka angka itu. The highest number,” kata Try yang merupakan Panglima ABRI ke-9 itu.

Try juga menyatakan bangga terhadap variasi kegiatan Maporina yang beragam. Termasuk strategi Maporina menggandeng dua pejabat di tingkat desa yakni Babinsa dan Bhabinkamtibmas. Babinsa adalah Bintara Pembina Desa. Sedangkan, Bhabinkamtibmas adalah Bhayangkara Pembina Keamanan dan Ketertiban Masyarakat. “Terapkan pola itu di seluruh Indonesia, maka petani dan pertanian organik di seluruh Tanah Air akan maju,” ujarnya.

Maporina harus bersama-sama pemerintah membantu menyediakan dan menyiapkan kemandirian dan ketahanan pangan. Bahkan Try menambah satu item lagi, yakni keamanan dan ketahanan nasional. “Ada dua pengertian, national security dan kamtibmas. Nah kita berbicara yang lebih luas,” ujar pria kelahiran Surabaya 15 November 1935 itu.

Daulat Pangan

Di bagian akhir, Try Sutrisno mengingatkan ihwal kedaulatan pangan. Terlebih bidang garapan Maporina sangat strategis, yakni sumber pangan, menuju kadaulatan pangan. “Amerika sampai sekarang terus mengekspor gandum ke Indonesia. Padahal kita punya tapioka. Punya sorgum, punya sagu. Kita tidak boleh tergantung kepada negara mana pun, sebab kita punya semuanya,” kata Try.

“Saya ingatkan kepada Maporina dan generasi muda Maporina untuk waspada,” tegasnya.

Kita, tambahnya, boleh bekerjasama dengan asing, tetapi harus equal, sederajat. Asing tidak boleh mendikte kita. Lihatlah, bangsa maju telah mendorong yang namanya pasar terbuka. Tetapi, ketika ada komoditas mereka terpuruk, pemerintahnya campur tangan.

“Jadi jangan terlena dengan jargon pasar terbuka. Pemerintah Indonesia juga harus melindungi pengusaha dan petaninya. Sebab, itu juga dilakukan pemerintahan negara maju pencetus pasar terbuka,” papar Try. (egy dan roso)

Tags: doni monardoegy massadiahfajar wiryonomaporinaPPADsubandriyotry sutrisno
Share197Tweet123
admin

admin

  • Trending
  • Comments
  • Latest
Kisah Prof Yuddy Chrisnandi, Ditonjok dan Diusir

Kisah Prof Yuddy Chrisnandi, Ditonjok dan Diusir

April 22, 2018
Ken Dedes dan Vagina yang Bersinar

Ken Dedes dan Vagina yang Bersinar

June 22, 2018
Asia Trans, Transportasi Online Baru Milik Putra Bangsa

Asia Trans, Transportasi Online Baru Milik Putra Bangsa

January 30, 2019
Aufa, Bangga Ditonton Bima Arya

Aufa, Bangga Ditonton Bima Arya

19
SCTV 30 Tahun Dimeriahkan 30 Bintang 30 Pemirsa dan 30 Kejutan Bayi

SCTV 30 Tahun Dimeriahkan 30 Bintang 30 Pemirsa dan 30 Kejutan Bayi

11
Pesona Tersembunyi, Curug Leuwi Hejo

Pesona Tersembunyi, Curug Leuwi Hejo

8
Barantin dan KP2MI Bersinergi Lindungi PMI, Siapkan Layanan Karantina Terpadu

Barantin dan KP2MI Bersinergi Lindungi PMI, Siapkan Layanan Karantina Terpadu

November 4, 2026
Presiden Prabowo Prihatin atas Dugaan Penyadapan terhadap Kepala Negara dan Sejumlah Tokoh

Presiden Prabowo Prihatin atas Dugaan Penyadapan terhadap Kepala Negara dan Sejumlah Tokoh

November 4, 2026
Urutan Tersangka di Kasus BGN Mengundang Pertanyaan, Empat Paket Pengadaan Masih Gelap

Urutan Tersangka di Kasus BGN Mengundang Pertanyaan, Empat Paket Pengadaan Masih Gelap

November 4, 2026
Jayakarta News

Copyright © 2026 Jayakarta News

Navigate Site

  • About
  • Advertise
  • Privacy & Policy
  • Contact

Follow Us

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Politics
    • Business
    • World
    • Science
  • Entertainment
    • Gaming
    • Music
    • Movie
    • Sports
  • Tech
    • Apps
    • Gear
    • Mobile
    • Startup
  • Lifestyle
    • Food
    • Fashion
    • Health
    • Travel

Copyright © 2026 Jayakarta News

Go to mobile version