• Features
  • LIFE STYLE
    • Traveling
    • Kuliner
    • Fashion
    • Entertainment
  • Kabar
  • Kesehatan
  • EkoBis
    • Ekonomi & Bisnis
    • e-Commerce
    • Entrepreneur
  • TELKO
  • Sport
  • Video
  • Majalah
Friday, October 2, 2026
  • Login
Jayakarta News
Advertisement
  • Features
  • LIFE STYLE
    • Traveling
    • Kuliner
    • Fashion
    • Entertainment
  • Kabar
  • Kesehatan
  • EkoBis
    • Ekonomi & Bisnis
    • e-Commerce
    • Entrepreneur
  • TELKO
  • Sport
  • Video
  • Majalah
No Result
View All Result
  • Features
  • LIFE STYLE
    • Traveling
    • Kuliner
    • Fashion
    • Entertainment
  • Kabar
  • Kesehatan
  • EkoBis
    • Ekonomi & Bisnis
    • e-Commerce
    • Entrepreneur
  • TELKO
  • Sport
  • Video
  • Majalah
No Result
View All Result
Jayakarta News
No Result
View All Result

RUU Sisdiknas Dikebut, Pengamat Curiga Ada Spekulan Regulasi

RUU Sisdiknas Dikebut, Pengamat Curiga Ada Spekulan Regulasi

admin by admin
August 29, 2022
in Kabar
0
0
SHARES
0
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

JAYAKARTA NEWS— Pengamat pendidikan dari Vox Populi Institute dan NU Circle mencurigai adanya spekulan regulasi sedang bermain dalam pembahasan RUU Sistem Pendidikan Nasional (Sisdiknas). Para spekulan ini ikut terlibat dalam mempercepat pembahasan dan menutup rapat keterlibatan publik. Dengan begitu, mereka bisa memasukkan kepentingannya dan meraup keuntungan ideologis, politis, dan komersial  jika RUU Sisdiknas ini disahkan.

“Saya menduga ada spekulan regulasi yang bermain dalam pembahasan RUU Sisdiknas. Ada yang berkepentingan RUU ini cepat disahkan.  Ciri-cirinya sangat terlihat. Proses pembahasan RUU ini tidak transparan dan kental komersialisasi pendidikan. Semacam ada yang mengorder dan memasukkan pasal-pasal tuyul,” kata Indra Charismiadji dari Vox Populi Institute di Jakarta Senin (29/8). Demikian dikutip dari rilis yang diterima redaksi.

Pasal tuyul adalah istilah pasal yang tiba-tiba menyelinap masuk sebelum disahkan DPR RI.  Pasal seperti ini dianggap sangat menguntungkan para spekulan regulasi dan sangat merugikan masyarakat.

“Rakyat nanti yang akan menanggung beban buruknya regulasi pendidikan nasional. Para spekulan biasanya mengejar sisi keuntungan bisnis,” tegas Indra.

Pengamat dari NU Circle yang juga pendiri Ikatan Guru Indonesia mencurigai terjadinya pergeseran dan perubahan haluan dasar  pendidikan nasional. Para spekulan bekerja untuk meyakinkan publik bahwa RUU Sisdiknas ini ingin mencetak profil pelajar Pancasila. Padahal sejatinya secara regulatif, terjadi penyimpangan terhadap Pancasila itu sendiri.

“Kami curiga Pancasila   dipermainkan para spekulan ini. Mereka mengubah haluan dasar pendidikan nasional yang berlandaskan Pancasila menjadi haluan pendidikan yang tidak menganut nilai-nilai Pancasila. Mereka bungkus nilai-nilai anti Pancasila dengan baju Pancasila. Ini patut diwaspadai,” terang Ahmad Rizali.

Buktinya sudah tersurat dalam naskah akademik yang menjadi landasan pembuatan RUU Sisdiknas. Profil Pelajar Pancasila dengan tegas disebutkan tidak diturunkan dari nilai-nilai luhur Pancasila.

“Kami cek naskah akademik RUU Sisdiknas menyebutkan secara eksplisit bahwa Profil Pelajar Pancasila tidak diturunkan dari nilai-nilai luhur Pancasila. Artinya profil pelajar Pancasila tidak mengenal nilai-nilai ketuhanan seperti yang termaktub dalam Pancasila, kemanusiaan, persatuan dan nasionalisme, kerakyatan dan demokrasi, serta keadilan sosial seperti dalam Pancasila. Ini berbahaya sekali,” ujar Indra.

Para pemerhati pendidikan meminta DPR RI mewaspadai para spekulan regulasi ini. Mereka bekerja secara diam-diam dan memasukkan kepentingannya secara sembunyi-sembunyi. Ruang publik ditutup agar tidak diketahui.

Karena itu, baik Indra maupun Ahmad Rizali meminta dengan sangat agar DPR RI harus menghentikan pembahasan RUU Sisdiknas ini dan menolak memasukkannya dalam Prolegnas prioritas tahun 2022.  “Rakyat mesti mewaspadai RUU Sisdiknas agar jangan sampai menjadi wahana mengaburkan nilai-nilai luhur  Pancasila,” ujarnya.***/din

Tags: jayakartanewspendidikanProlegnas Prioritas 2022RUU Sisdiknas
Previous Post

Gempa M6.4 Guncang Kepulauan Mentawai, Kerusakan Ringan Dilaporkan di Siberut

Next Post

Nama Vaksin Merah Putih Menjadi Inavac, Ini Kata Gubernur Khofifah

admin

admin

Next Post
Nama Vaksin Merah Putih Menjadi Inavac, Ini Kata Gubernur Khofifah

Nama Vaksin Merah Putih Menjadi Inavac, Ini Kata Gubernur Khofifah

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

TERPOPULER

Plugin Install : Popular Post Widget need JNews - View Counter to be installed
  • Activity
  • Blog
  • Feature Terbaru Hari Ini
  • Home
  • INDEKS
  • KODE PERILAKU PERUSAHAAN PERS
  • Konfirmasi Pembayaran
  • Kontak
  • Members
  • Pasang Iklan
  • PEDOMAN PEMBERITAAN MEDIA SIBER
  • PENGELOLA JAYAKARTA NEWS

© 2018 JayakartaNews

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • Features
  • LIFE STYLE
    • Traveling
    • Kuliner
    • Fashion
    • Entertainment
  • Kabar
  • Kesehatan
  • EkoBis
    • Ekonomi & Bisnis
    • e-Commerce
    • Entrepreneur
  • TELKO
  • Sport
  • Video
  • Majalah

© 2018 JayakartaNews

Go to mobile version