• Features
  • LIFE STYLE
    • Traveling
    • Kuliner
    • Fashion
    • Entertainment
  • Kabar
  • Kesehatan
  • EkoBis
    • Ekonomi & Bisnis
    • e-Commerce
    • Entrepreneur
  • TELKO
  • Sport
  • Video
  • Majalah
Friday, October 2, 2026
  • Login
Jayakarta News
Advertisement
  • Features
  • LIFE STYLE
    • Traveling
    • Kuliner
    • Fashion
    • Entertainment
  • Kabar
  • Kesehatan
  • EkoBis
    • Ekonomi & Bisnis
    • e-Commerce
    • Entrepreneur
  • TELKO
  • Sport
  • Video
  • Majalah
No Result
View All Result
  • Features
  • LIFE STYLE
    • Traveling
    • Kuliner
    • Fashion
    • Entertainment
  • Kabar
  • Kesehatan
  • EkoBis
    • Ekonomi & Bisnis
    • e-Commerce
    • Entrepreneur
  • TELKO
  • Sport
  • Video
  • Majalah
No Result
View All Result
Jayakarta News
No Result
View All Result

Tanah Menangis

Tanah Menangis

admin by admin
December 8, 2025
in Kabar
0
0
SHARES
0
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

Bumi ini dulu bernyanyi,
menumbuhkan padi,
menenangkan anak-anak yang tertidur pulas
di rumah yang dibangun dengan harapan.

Kini ia menangis…
air matanya adalah banjir,
ratapannya adalah longsor,
teriaknya adalah gelondongan kayu
yang menghantam rumah dan kehidupan.

Siapa yang menyakiti bumi?
Bukan hujan…
Bukan gunung…
Bukan sungai…

Kitalah yang menebang tanpa menanam,
mengambil tanpa menjaga,
membangun tanpa menghitung nyawa.

Leluhur pernah berpesan:
“Jaga hutan, maka hutan menjaga engkau.
Hormat pada tanah, maka tanah memberi makanmu.”
Namun pesan itu dilupakan
oleh tangan-tangan yang menukar masa depan
dengan kekayaan sesaat.

Lihatlah…
yang pergi bukan hanya rumah,
tapi juga impian…
yang dibawa hanyut bukan hanya kayu,
tapi juga masa depan anak-anak.

Hari ini bumi menangis untuk mengingatkan:
bencana bukan hukuman,
melainkan cermin dari kelalaian kita.

Mari berhenti menyalahkan langit.
Mari tengok ke hati:
apakah kita bagian dari masalah,
atau bagian dari perbaikan?

Bangkitlah, Indonesia—
dari puing bukan hanya bangunan,
tapi kesadaran.

Peluk kembali hutan yang tersisa.
Tanam harapan yang baru.
Belajar lagi pada sungai, angin, dan gunung
yang lebih bijak dari ambisi manusia.

Karena bila tanah terus menangis,
maka suatu hari
air mata itu akan menenggelamkan kita semua.

— Jakarta, 7 Desember 2025
Brigjen Purn. MJP Hutagaol

Previous Post

Arumi Bachsin: AI Membuka Peluang Baru bagi Generasi Muda untuk Berkarya

Next Post

Cengkeh, Antara Pengobatan dan Media Spiritual

admin

admin

Next Post
Cengkeh, Antara Pengobatan dan Media Spiritual

Cengkeh, Antara Pengobatan dan Media Spiritual

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

TERPOPULER

Plugin Install : Popular Post Widget need JNews - View Counter to be installed
  • Activity
  • Blog
  • Feature Terbaru Hari Ini
  • Home
  • INDEKS
  • KODE PERILAKU PERUSAHAAN PERS
  • Konfirmasi Pembayaran
  • Kontak
  • Members
  • Pasang Iklan
  • PEDOMAN PEMBERITAAN MEDIA SIBER
  • PENGELOLA JAYAKARTA NEWS

© 2018 JayakartaNews

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • Features
  • LIFE STYLE
    • Traveling
    • Kuliner
    • Fashion
    • Entertainment
  • Kabar
  • Kesehatan
  • EkoBis
    • Ekonomi & Bisnis
    • e-Commerce
    • Entrepreneur
  • TELKO
  • Sport
  • Video
  • Majalah

© 2018 JayakartaNews

Go to mobile version