Bercanda Bersama Ular Sanca

Di Situ Bungur, Ciputat Timur, Tangerang Selatan, setiap hari Sabtu dan Minggu sore ada pemandangan menarik. Sekelompok pawang ular memamerkan koleksi ular-ularnya untuk umum.

Satu di antara ular yang dibawa adalah ular sanca kembang, yang panjangnya 8 meter. Pengunjung, termasuk anak-anak (tetap dalam pengawasan dan penjagaan pawang), bisa memegang-megang ular-ular yang dipamerkan.

Bahkan, diperkenankan foto bersama, jika berani. Di saat pandemi begini… lumayan buat hiburan.

Ular Sanca Dibilang Permen

DUA ekor ular sanca dari Sumbawa Besar gagal diselundupkan berkat kesigapan petugas Badan Karantina Pertanian Bandara Soekarno-Hatta, Tangerang. Penyelundupan ular sanca batik dengan modus mengirim via Kantor Pos tersebut berhasil digagalkan saat paket akan diterbangkan.

Kepala Badan Karantina Pertanian Bandara Soekarno Hatta, Tangerang, Banun Harpini mengatakan, pihaknya bekerja sama dengan Kantor Pos mengungkap kasus penyelundupan tersebut. “Jadi ular ini dibungkus kardus berlakban cokelat dan akan diterbangkan melalui Bandara Soekarno-Hatta,” ujarnya, Rabu (1/3).

Dalam paket tersebut, ditulis isi kardus adalah permen. Padahal, kata dia, berisi ular sanca batik.  “Paket kiriman berasal dari Sumbawa Besar. Tujuannya daerah Kudus melalui Jakarta,” tuturnya. Pihaknya, hingga kini masih melakukan penyelidikan lebih lanjut terkait data pengirim dan maskapai yang digunakan. “Kami ketahui karena isi kardus bergerak,” ujarnya. ***