Tags : museum khalil gibran

Feature

Anak Panah dari Al Hikmah

Oleh: Dahlan Iskan ‘Saya hidup seperti kamu. Saya berdiri di sebelahmu. Tutuplah matamu. Lihatlah sekeliling. Kau akan melihatku ada di depanmu’ . Saya baca kata-kata itu. Tergantung di banner. Tertera di dinding. Di ruang terakhir museum Khalil Gibran. Di depan peti matinya. Yang masih tersimpan mayat. Yang hampir 90 tahun di dalamnya. Entah masih bersama […]Read More

Feature

Semua Anak Panah Gibran

Oleh: Dahlan Iskan Semua orang tua. Semua. Mestinya membaca sajak  Khalil Gibran ini. Yang jauh-jauh saya datangi makamnya. Yang juga museumnya. Di pegunungan bersalju: Lebanon Utara. Semua orang tua mestinya jadi busur untuk anaknya. Bukan berebut jadi anak panahnya. Saya kutipkan puisi Khalil Gibran itu. Satu. Dari begitu banyak pilihan. Versi Indonesianya. Saya pinjam saja […]Read More