Hari Santri, Menag Bareng 200 Santri Ikuti Senam Sehat

JAYAKARTA NEWS – Dalam rangka memperingati Hari Santri Nasional 2024, sebanyak 200 santri dari Pondok Pesantren Aziyadah turut serta dalam acara Senam Santri Sehat yang digelar di halaman kantor pusat Kementerian Agama, Jakarta. Acara senam ini merupakan salah satu rangkaian dari berbagai acara peringatan hari santri yang jatuh pada tanggal 22 Oktober 2024.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas, jajaran eselon I dan II, Penasihat Dharma Wanita Persatuan (DWP) Eny Retno, dan pengurus dan anggota DWP Kemenag RI.

“Santri itu makhluk paling hebat di dunia. Kalian harus bangga menjadi santri karena masa depan negara ini ada di pundak kalian,” ujar Menag, Jumat, (18/10/2024).

Menurutnya, menjadi santri memberikan peluang luas bagi masa depan. “Nasib bangsa ini sangat tergantung kepada kalian para santri. Baik-buruknya dunia ini ada di tangan kalian,” kata sosok yang akrab disapa Gus Men ini.

Gus Men mengajak semua peserta untuk menikmati momen kebersamaan ini. “Hari ini adalah hari kalian, hari para santri. Mari kita bergembira bersama dan menyambut masa depan dengan penuh semangat,” lanjutnya.

Acara ini juga dimeriahkan dengan berbagai stand makanan, band performance, dan layanan cek kesehatan.***/mel

Menag: Selamat Iduladha, Mari Tingkatkan Solidaritas Kemanusiaan dan Kedermawanan

MAKKAH, JAYAKARTA NEWS – Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas menyampaikan Selamat Iduladha 1444H/2023M kepada umat muslim di Indonesia.

“Mari kita menjadikan Iduladha ini untuk meningkatkan solidaritas kemanusiaan dan kedermawanan bangsa,” kata Menag Yaqut dari Tanah Suci, Kamis (29/6/2023).

Hal ini, menurut Menag, sesuai dengan keteladanan dari Nabi Ibrahim AS. “Nabi Ibrahim AS, bapak para nabi, merupakan sosok yang memiliki kemanusiaan dan kedermawanan yang luar biasa. Beliau memiliki kepekaan sosial yang sangat baik,” ujar Gus Men, panggilan akrabnya.

Gus Men menyampaikan, Ibrahim AS memiliki kekayaan yang banyak, termasuk hewan ternak. Namun hal ini tidak membuat Ibrahim AS lalai. Bahkan, iya tak segan untuk membagi apa yang dimilikinya.

Terlebih, bila yang meminta adalah tamu yang datang kepadanya. Itu merupakan sikap Ibrahim untuk memanusiakan orang lain. Ini pula yang kemudian membuat Ibrahim AS dikenal dengan julukan Abu Ad-Duyuf atau Bapak Para Tamu.

“Semangat untuk memuliakan kemanusiaan dan kedermawanan Ibrahim ini yang perlu kita contoh dari Ibrahim AS pada momentum Iduladha,” ujar Menag.

Sementara khusus bagi jemaah haji yang sejak kemarin mulai melakukan lempar jumrah, Gus Men berpesan seluruh agar tetap menjaga kesehatan.

“Pertama, jemaah harus jaga stamina, jangan lakukan kegiatan yang tidak diperlukan,” ujarnya.

Selain itu, jemaah juga diminta tetap mengikuti arahan petugas dan pembimbing haji.

“Jangan ambil inisiatif-inisiatif sendiri. Ikuti saja. Karena di Mina ini puncak kebutuhan fisik, jemaah sangat membutuhkan kekuatan fisik. Saya harap jemaah tetap jaga stamina dan ikuti pembimbing ibadah,” ujar Menag Yaqut.

Khusus bagi jemaah lansia, Menag mengimbau agar tidak memaksakan diri melaksanakan lempar jumrah. Mereka dapat meminta bantuan untuk badal lempar jumrah kepada jemaah yang lebih kuat fisiknya atau petugas haji.

“Perjalanan menuju jamarat ditempuh dengan jalan kaki dan ini sangat menguras energi. Terlebih saat ini cuaca di tanah suci sangat panas,” kata Menag.

“Kami minta untuk jemaah haji lansia, cukup beristirahat di dalam tenda Mina, dan membadalkan lempar jumrahnya. InsyaAllah ibadah hajinya tetap sempurna,” tandasnya.***/mel

Menag: Petugas Haji Tak Berintegritas, Langsung Dipulangkan ke Tanah Air

JAYAKARTA NEWS – Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas menegaskan akan langsung memulangkan petugas yang terbukti tidak berintegritas dalam melayani jemaah haji di Tanah Suci.

Penegasan ini disampaikan Gus Men panggilan akrabnya dalam rapat kerja bersama Komisi VIII DPR RI, di Jakarta. “Silahkan kirim data petugas yang terbukti tidak berintegritas melayani jemaah haji di Tanah Suci kepada kami. Petugas tersebut akan langsung kami pulangkan ke Tanah Air,” kata Gus Men, Senin (5/6/2023).

“Kami punya tim monitoring untuk hal ini. Sekali lagi bila ada data dan nama petugas yang jelas tidak berintegritas kirim ke kami dan akan ditindaklanjuti,” sambung Gus Men.

Pernyataan ini disampaikan Gus Men menjawab pertanyaan Ahmad, salah seorang anggota Fraksi Demokrat terkait adanya keluhan jemaah atas pelayanan petugas haji di Tanah Suci yang dianggap tidak berintegritas.

Rapat kerja Menteri Agama bersama Komisi VIII DPR RI kali ini membahas pembicaraan pendahuluan tentang RAPBN TA 2024 dan RKP Tahun 2024.

Rapat kerja dipimpin Ketua Komisi VIII DPR RI Ashabul Kahfi dan dihadiri sejumlah anggota komisi dan fraksi lainnya. Sementara dari Kemenag dihadiri Sekjen Kemenag Nizar, para Staf Ahli, Staf Khusus dan Tenaga Ahli Menag serta para pejabat eselon I dan eselon II.***/mel

Menag Sebut Pelaku Penembakan di Kantor MUI Salah Memahami Agama

JAYAKARTA NEWS— Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas menyesalkan aksi penembakan yang terjadi di kantor Majelis Ulama Indonesia (MUI). Menag meminta aparat kepolisian mengusut tuntas hingga latar belakang pelaku.

Pernyataan ini disampaikan Menag Yaqut usai membuka Annual International Conference on Islamic Studies (AICIS) ke-22 di Sport Center UIN Sunan Ampel Surabaya.

“Kita menyesalkan apa pun alasannya. Namun saya yakin ini bukan dari teror melainkan orang yang salah dari belajar agama atau memahami agamanya,” kata Gus Men panggilan akrabnya kepada awak media. Demikian dikutip dari kemenag.go.id

“Dan kita minta aparat kepolisian mengusut ini secara tuntas meskipun saya dengar kabar pelakunya meninggal. Namun latar belakangnya perlu dicari agar kejadian serupa tidak terjadi,” sambung Gus Men.

Penembakan di Kantor MUI terjadi pada Selasa (2/5/2023) sekitar pukul 11.24 WIB. Peristiwa itu menyebabkan kaca kantor MUI pecah. Ada staf resepsionis dan petugas keamanan kantor MUI yang dilaporkan terluka.

Dari alamat yang tercamtum di KTP, diketahui pelaku merupakan warga Provinsi Lampung. Karenanya, pihak kepolisian berkoordinasi dengan Polda Lampung untuk mengidentifikasi identitas dan riwayat hidup pelaku.

“Sekali lagi kita dukung Polri untuk menelusuri latar belakang pelaku,” tandas Menag.***/din