Lumbung Pangan Jatim Gandeng BUMDes untuk Layanan Sembako Murah

JAYAKARTA NEWS—Lumbung Pangan Jatim terus berinovasi agar bisa menjangkau lebih luas masyarakat dalam memperoleh sembako yang murah dan di bawah harga pasar. Terbaru, Lumbung Pangan Jatim menggandeng BUMDes di sejumlah kabupaten Jatim untuk lebih mendorong tumbuhnya ekonomi di pedesaan.

Dengan sistem menggandeng BUMDes, maka selain masyarakat mendapatkan akses sembako murah dan melimpah, BUMDes juga mendapatkan keuntungan dari setiap pembelanjaan sembako Lumbung Pangan yang dipasarkan melalui BUMDes.

Sistem yang digunakan dalam integrasi Lumbung Pangan dan BUMDes tepatnya yaitu BUMDes mengambil peran sebagai pihak yang ikut memasarkan produk Lumbung Pangan atau sebagai dropshipper.

BUMDes bukan sebagai gudang melainkan Lumbung Pangan Jatim akan mengirimkan paket sembako sesuai dengan pembelian dari masyarakat di daerah tersebut.

Dalam pelaksanaannya BUMDes berperan sebagai dropshipper sekaligus agen PT Pos. Setiap masyarakat yang membeli paket sembako, Lumbung Pangan Jatim akan mengirimkan langsung ke BUMDes melalui PT Pos dengan gratis ongkir. Setiap paket sembako yang berhasil dipasarkan oleh BUMDes, BUMDes akan mendapatkan keuntungan Rp5.000 per paket sembako.

Selain itu juga ada tambahan bila akumulasi penjualan oleh BUMDes dalam sebulan diatas 1.000 pemesanan, maka Lumbung Pangan Jatim akan memberikan tambahan Rp1,2 juta pada BUMDes. Dan jika pemesanan lebih dari 1.500 per bulan, akan mendapatkan tambahan Rp3 juta dari Lumbung Pangan Jatim.

“Ini menjadi langkah inovasi dari Lumbung Pangan Jatim untuk bisa memperluas manfaat ekonomi. Bukan hanya masyarakat yang dapat untung namun BUMDes juga bisa mendapatkan keuntungan ekonomi yang nantinya bisa digunakan untuk memajukan BUMDes nya masing-masing,” kata Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa, Selasa (15/9/2020), di Gedung Negara Grahadi.

Dikemukakan pula, yang belanja tetap dapat sembako murah karena harga yang dipasarkan BUMDes sama dengan harga di outlet, website, maupun aplikasi. Ongkirnya juga tetap gratis, dan tetap bisa COD.

Layanan menggandeng BUMDes ini sejatinya juga disebabkan Pemprov Jatim ingin menjangkau masyarakat pedesaan yang belum terbiasa menggunakan gadget. Sehingga mereka tetap bisa mengakses layanan sembako murah Lumbung Pangan Jatim.

Lebih lanjut penanggung jawab Lumbung Pangan Jatim Erlangga Satriagung menyebutkan sistem integrasi BUMDes ini sudah diuji coba di lima kabupaten. Yaitu di Pasuruan, Malang, Sidoarjo, Gresik dan Mojokerto. Dan ternyata antusiasme masyarakat belanja lewat BUMDes cukup besar.

“Dari uji coba yang kami lakukan sejak akhir Agustus kemarin, di lima kabupaten dengan 16 BUMDes sudah ada 259 transaksi dengan total transaksi Rp28,1 juta. Dari sini kita menganalisa bahwa antusiasme masyatakat cukup tinggi dan akan positif dalam mengembangkan BUMDes,” papar Erlangga.

Dengan membeli sembako murah Lumbung Pangan di BUMDes, masyarakat bisa dapat harga sembako di bawah harga pasar, bisa belanja dengan mengisi google form saja tanpa keluar rumah, pembayaran dilakukan di tempat (COD), dan juga mendapatkan masker gratis dari Lumbung Pangan.

Ke depan, Lumbung Pangan Jatim siap memperluas sasaran integrasi dengan BUMDes mengingat sudah banyak BUMDes di Jatim yang memiliki usaha toko dan menjadi agenpos. Per September 2020 sudah ada 62 BUMDes di Jatim yang memiliki usaha toko dan menjadi agenpos. Mereka menjadi sasaran yang siap untuk diajak integrasi perluasan layanan sembako murah Lumbung Pangan Jatim.

“Target kita adalah 523 BUMDes yang memiliki usaha toko di Jatim bisa kita integrasikan sehingga akan mendekatkan layanan sembako murah gratis ongkir pada masyarakat di pedesaan,” pungkas Erlangga. (poedji)

Sembako Murah Lewat WA

JAYAKARTA NEWS—  Program Lumbung Pangan Jatim terus berinovasi memberikan kemudahan dan perluasan jangkauan layanannya untuk masyarakat.

Selain bisa dipesan online lewat website dan free ongkir, program tersebut kini bahkan sudah bisa dipesan melalui sistem bayar di tempat atau cash on delivery (COD) lewat platform What’s App (WA).

Layanan belanja bayar di tempat alias COD via WA tersebut bisa dinikmati warga Kota Surabaya, Kabupaten Sidoarjo dan Kabupaten Gresik dengan tanpa biaya kirim atau free ongkir.

Dengan begitu masyarakat yang belum terbiasa belanja menggunakan sistem cashless lewat transfer bank atau terkendala tidak memiliki rekening bank maupun e-money maka mereka tetap bisa menjangkau  sembako murah yang tersedia di Lumbung Pangan Jatim.

“Lumbung Pangan ini sudah kita mulai sejak 21 April 2020. Sebelumnya belanja bisa dilakukan tiga sistem, yaitu belanja online via web https://lumbungpanganjatim.com/ gratis ongkir, belanja drive thru, dan juga belanja langsung di Jatim Expo,” kata Gubernur Jatim Khofifah, Sabtu (6/6/2020).

Pemesanan lewat WA bisa diakses warga Kota Surabaya, Kabupaten Sidoarjo, dan Kabupaten Gresik di nomor 0811 334 0033. Pemesanan bisa dilakukan setiap hari pada jam kerja mulai pukul 09.00 WIB hingga pukul 16.00 WIB.

Begitu mengakses atau mengirim pesan ke nomor tersebut maka sistem customer service akan memberikan panduan pada calon pembeli.

Selain itu dalam profile WA nomor tersebut juga sudah tersedia katalog sembako yang bisa dibeli lewat sistem COD atau bayar di tempat. Hanya yang ada di katalog tersebut yang bisa dipesan lewat sistem COD ini.

Dalam pemesanan, calon pembeli akan dimintai konfirmasi dan juga identitas berupa KTP. Semua pemesanan COD akan langsung diproses di hari yang sama namun untuk pengiriman akan dilakukan di hari berikutnya. Lewat nomor yang sama pembeli akan dikonfirmasi waktu pengirimannya.

Syarat yang diberlakukan dalam sistem pembelian COD adalah minimal pembelian sembako adalah Rp 60 ribu. Sedangkan berat belanjaan maksimalnya adalah 20 kilogram.

Sejauh ini di masa uji coba, sudah ada lebih dari 30 pelanggan yang dilayani via COD. Dan terus akan dibuka hingga tanggal 21 Juli 2020 mendatang.

Diharapkan lewat sistem COD lewat WA ini, ibu-ibu dan masyarakat bisa terbantu untuk mengakses sembako murah yang harganya jauh di bawah harga pasar.

Tercatat sejak dibuka 21 April 2020 lalu program Lumbung Pangan Jatim menjual aneka sembako di bawah harga pasar. Mulai beras, telur ayam, minyak goreng, mie instan, gula, daging ayam siap olah, kecap, daging ikan fillet, dan banyak lagi.

Pemesanan via website https://lumbungpanganjatim.com/ bisa dilakukan 24 jam. Pemesanan via website bisa dilakukan dan diantar menggunakan ojek online serta PT Pos dan free ongkir. Pembayaran bisa melalui virtual account Bank Jatim, Bank Mandiri, BNI, Permata Bank dan juga Go Pay.

Hingga 5 Juni 2020, tercatat total transaksi penjualan dari Lumbung Pangan Jatim mencapai Rp 5,41 miliar. (poedji)